Pengaruh Uang Beredar Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Periode Tahun 2010-2020

Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), Feb 2023

Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis jumlah uang beredar diIndonesia pada periode satu dekade kebelakang yaitu dari tahun 2010-2020. Data didapat dari data hasil publikasi bank Indonesia sepuluh tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh dari jumlah uang beredar terhadap inflasi di Indonesia pada satu dekade kebelakang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik pengumpulan data sekunder yang mana data diperoleh langsung dari publikasi bank Indonesia dan untuk metode analisis data penulis menggunakan teknik anaisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa banyaknya jumlah uang beredar pada periode 2010-2020 mempengaruhi tingkat inflasi secara positif dan signifikan.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/download/1565/1057

Pengaruh Uang Beredar Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Periode Tahun 2010-2020

Management Studies and Entrepreneurship Journal Vol 4(2) 2023 : 1061-1068 The Influence of The Money Supply on The Inflation Rate in Indonesia for The 20102020 Period Pengaruh Uang Beredar Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Periode Tahun 20102020 Muhammad Akbar Almuttaqin1*, Nuriman M. Nur2, Jumatul Haj3 Universitas Islam Riau1,2,3 .id1, 2, .id3 *Corresponding Author ABSTRACT This research was conducted to test and analyze the money supply in Indonesia in the past decade, namely from 2010-2020. The data is obtained from data published by Bank Indonesia for the last ten years. The purpose of this study is to measure how much influence the money supply has had on inflation in Indonesia in the past decade. The data collection technique in this study was a secondary data collection technique in which the data was obtained directly from the publications of Bank Indonesia and for the data analysis method the authors used a simple regression analysis technique. The results of this study indicate that the large amount of money in circulation in the 2010-2020 period affects the inflation rate positively and significantly Keywords: Inflation, money supply ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis jumlah uang beredar diIndonesia pada periode satu dekade kebelakang yaitu dari tahun 2010-2020. Data didapat dari data hasil publikasi bank Indonesia sepuluh tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh dari jumlah uang beredar terhadap inflasi di Indonesia pada satu dekade kebelakang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik pengumpulan data sekunder yang mana data diperoleh langsung dari publikasi bank Indonesia dan untuk metode analisis data penulis menggunakan teknik anaisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa banyaknya jumlah uang beredar pada periode 2010-2020 mempengaruhi tingkat inflasi secara positif dan signifikan Kata Kunci : Inflasi, Jumlah uang beredar 1. Pendahuluan Salah satu permasalahan dalam perekonomian disetiap negara adalah masalah inflasi. Inflasi adalah proses kenaikan barang- barang umum yang merupakan barang-barang pokok yang dibutuhkan masyarakat secara terus menerus. Kenaikan harga yang hanya terjadi sekali meskipun dengan presentase yang cukup besar bukanlah merupakan inflasi. Pengendalian inflasi hingga saat ini masih menjadi sorot perhatian utama kebijakan perekonomian nasional yaitu kebijakan moneter. Koebijakan moneter yang sedang diterapkan oleh Bank Indonesia akan melakukan analisis terhadap pengaruh jumlah uang beredar, nilai tukar Rupiah US Dollar dan tingkat suku bunga terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Inflasi memiliki dampak negatif juga dampak positif bagi perekonomian. Salah satunya dari dampak negatif yang dapat terjadi jika peningkatan inflasi ini tidak tepat ialah menurunnya nilai mata uang, lalu dapat menurunkan daya beli masyarakat, terutama masyarakat yang memiliki pendapatan tetap. Tingkat inflasi yang terlalu tinggi akan memiliki kekuatan menurunkan kesejahteraan masyarakat dan juga mampu mempengaruhi distribusi pendapatan serta alokasi faktor produksi suatu Negara. Jumlah uang beredar merupakan unsur yang cukup signifikan terhadap keadaan Submitted : 28 Desember 2022, Accepted : 15 Januari 2023, Published : 9 Februari 2023 Copyright © 2023 THE AUTHOR(S). This article is distributed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International license, http://journal.yrpipku.com/index.php/msej Almuttaqin dkk, (2023) MSEJ, 4(2) 2023: 1061-1068 perekonomian suatu negara yaitu erat hubungannya dengan tingkat inflasi. Perubahan jumlah uang beredar ditentukan oleh hasil interaksi antara masyarakat, lembaga keuangan, serta bank sentral. Perubahan jumlah uang beredar dalam jangka panjang terutama akan menghasilkan tingkat harga, sedangkan dampaknya terhadapat output real, adalah sedikit atau bahkan tidak ada. Pentingnya peranan uang menyebabkan perlunya mempelajari perkembangan serta perilakunya dalam suatu perekonomian. Jumlah uang beredar yang terlalu banyak dapat mendorong kenaikan harga barang barang secara umum (inflasi). Sebaliknya, apabila jumlah uang beredar terlalu sedikit maka kegiatan ekonomi akan menjadi melambat. Rata- rata uang beredar diindonesia dari tahun 2018 sebanyak Rp.12.956,7 triliun , untuk tahun 2019 sebanyak Rp.13.812,4 triliun dan untuk tahun 2020 adalah sebanyak Rp.15.632,5 triliun (https://www.bi.go.id/id/statistik/indikator/data-inflasi.aspx) Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pengaruh Uang Beredar Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Pada Periode Tahun 2018-2020. 2. Tinjauan Pustaka Pengertian Jumlah Uang Beredar Uang adalah suatu benda dengan satuan hitung tertentu yang memiliki nilai. Menurut (Fauziah 2022; Gunawan 2021; Priyanto 2022; Riyadi 2022) uang diciptakan dalam perekonomian dengan tujuan untuk melancarkan kegiatan tukar menukar dan perdagangan. Menurut sukirno dalam (Fadli 2022; Firda 2020; Firdaus, Reza, dan Piar 2022) Mata uang dalam peredaran adalah seluruh jumlah mata uang yang telah dikeluarkan dan diedarkan oleh bank sentral. Mata uang tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu uang logam dan uang kertas. Sedangkan uang beredar adalah semua jenis uang yang berada di dalam perekonomian, yaitu jumlah dari mata uang dalam peredaran ditambah dengan uang giral dalam bank – bank umum. Jumlah Uang Beredar tidak hanya ditentukan oleh kebijakan bank Sentral, tetapi juga oleh pelaku rumah tangga (yang memegang uang) dan bank (di mana uang disimpan). Kita mulai dengan mengingat bahwa jumlah uang beredar meliputi mata uang asing di tangan publik dan deposito di bank – bank yang bisa digunakan rumah tangga untuk bertransaksi, seperti rekening koran. Yaitu, dengan M menyatakan jumlah uang beredar, C mata uang asing, dan D rekening giro (demand deposit), dan dapat ditulis (Solikin Suseno 2002): M=C+D Fungsi Uang Uang adalah seperangkat aset dalam perekonomian yang digunakan oleh orangorang secara rutin untuk membeli barang atau jasa dari orang – orang lain. Dalam perekonomian, uang memiliki tiga fungsi yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan penyiapan nilai (Asriani dan Hapsari 2022; Nasir 2009; Solikin Suseno 2002). Uang sebagai alat tukar yang dimaksud Uang berarti sesuatu yang diberikan oleh pembeli kepada penjual ketika dilakukan pembeli barang dan jasa. Contoh, ketika membeli sebuah baju di toko pakaian, toko memberikan baju yang kita inginkan tersebut dan kita memberikan uang kepada toko tersebut. Sebagai satuan hitung berarti Ukuran untuk menetapkan harga – harga serta mencatat tagihan dan utang. Ketika berbelanja, kita memerhatikan bahwa harga barang berbeda antara satu dengan yang lain. Hal ini dapat digunakan untuk mengukur dan mencatat nilai ekonomis dengan menggunakan uang sebagai satuan hitung, sedangkan sebagai penyimpanan nilai maksudnya Uang merupakan alat yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mentransfer daya beli dari masa sekarang ke (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/download/1565/1057
Article home page: https://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/1565/1057

Almuttaqin Muhammad Akbar, M. Nur Nuriman, Dani Pratama, Haj Jumatul. Pengaruh Uang Beredar Terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia Periode Tahun 2010-2020, Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 2023, pp. 1061-1068,