Gambaran Asuhan Keperawatan pada Klien Anak yang Mengalami Defisit Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh dengan Diare di RSUD Pasar Rebo
Online ISSN: 2622-4666
Print ISSN: 2356-3281
Jurnal Persada Husada Indonesia
Vol. 9 No. 33 (April 2022) : 37- 47
Gambaran Asuhan Keperawatan pada Klien Anak yang Mengalami Defisit Nutrisi
Kurang dari Kebutuhan Tubuh dengan Diare di RSUD Pasar Rebo
Febby Ardila1, Kurniati Nanangwulan2
Overview of Nursing Care for Child Clients who Experienced a Nutrition Deficit
Less than Body Requirements with Diarrhea at RSUD Pasar Rebo
Abstrak
Penyakit diare adalah penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme meliputi
bakteri, virus, parasit, protozoa, dan penularannya secara fekal-oral. Pada setiap tahunnya diare menyebabkan
sekitar 688 juta orang sakit dan 499.000 kematian di seluruh dunia tejadi pada anak-anak di bawah 5 tahun. Desain
pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif tanpa intervensi langsung ke pasien dengan pendekatan
studi literatur. Berhubung situasi pada masa pandemik Covid-19 maka peneliti tidak dapat bertemu langsung
dengan pasien. Penelitian ini dilakukan secara literatur dengan mengambil data dari kasus penelitian tahun 2019.
Hasil pengkajian didapatkan data klien mengalami mual(+), muntah 3 kali sehari berwarna hijau, mencret (+) 5x
sehari, demam (-), batuk (-), pilek (-). Berdasarkan hasil pengkajian klien mengalami masalah utama pada defisit
nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dengan diagnosis medis diare. Intervensi yang dilakukan berdasarkan literatur
yang ada, implementasi yang diberikan untuk mengatasi masalah ketidakseimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh yaitu menimbang berat badan, mengobservasi tanda-tanda vital, memberikan susu rendah atau
bebas laktosa sebagai terapi diit untuk meningkatkan nutrisinya. Evaluasi tidak dilakukan karena penulis tidak
melakukan implementasi secara langsung ke klien sehingga pada bagian evaluasi hanya memberikan gambaran
tentang evaluasi yang dapat dicapai pada klien yang mengacu kepada kriteria hasil. Hasil penelitian berdasarkan
jurnal menunjukkan ada perbedaan nutrisi pada anak sebelum dan sesudah diberikan tindakan pemberian susu
rendah atau bebas laktosa dengan nilai p=0,794 > ∝= 0,05. Diharapkan perawat dapat lebih meningkatkan tindakan
mandiri yang berdasarkan evidence based untuk membantu meningkatkan nutrisi klien dengan diare.
Kata kunci: Asuhan Keperawatan Anak, Diare, Defisit Nutrisi, Pemberian Susu Rendah Laktosa
Abstract
Diarrheal disease is an environmentally based disease caused by infection with microorganisms including
bacteria, viruses, parasites, protozoa, and transmission by fecal-oral route. Every year diarrhea causes
approximately 688 million people sick and 499,000 deaths worldwide occur in children under 5 years. This
scientific paper research design is a qualitative descriptive study without direct intervention to patients with a
literature study approach. Due to the situation during the pandemic, researchers could not meet directly with
patients. This research was conducted in the literature by taking data from a case study in 2019. The results
showed that the client experienced nausea (+), vomited 3 times a day, green, diarrhea (+) 5 times a day, fever (), cough (-), runny nose ( -). Based on the results of the assessment, the client experienced the main problem in
nutritional deficits less than the body's needs with a medical diagnosis of diarrhea. The interventions are based
on the existing literature, the implementation is given to overcome the problem of nutritional imbalance less than
the body's needs, namely weighing, observing vital signs, giving low or lactose-free milk as dietary therapy to
improve nutrition. Evaluation is not carried out because the author does not implement it directly to the client so
that the evaluation section only provides an overview of the evaluation that can be achieved by the client which
refers to the outcome criteria. The results of research based on journals show that there are differences in nutrition
in children before and after being given low or lactose-free milk feeding with a value of p = 0.794> ∝ = 0.05.
Nurses to further enhance evidence based self-action to help improve nutrition of clients with diarrhea.
Keywords: Childcare Nursing, Diarrhea, Nutritional Imbalance, Low-Lactose Milk
1
2
Mahasiswa Akademi Keperawatan Berkala Widya Husada
Dosen Akademi Keperawatan Berkala Widya Husada
Copyright © 2014-2022 STIKES Persada Husada Indonesia
http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan
Jurnal Persada Husada Indonesia
Vol. 9 No. 33 (April 2022)
Asuhan Keperawatan pada Klien Anak yang Mengalami Defisit Nutrisi.…
Pendahuluan
Penyakit diare masih merupakan masalah
global dengan derajat kesakitan dan kematian
yang tinggi di berbagai negara terutama di
negara berkembang, dan sebagai salah satu
penyebab utama tingginya angka kesakitan dan
kematian anak di dunia (Oktaviani Siregar,
2015). Menurut World Helath Organization
(WHO) diare adalah kejadian buang air besar
dengan konsistensi lebih cair dari biasanya,
dengan frekuensi tiga kali atau lebih dalam
periode 24 jam. Secara global terjadi
peningkatan kejadian diare dan kematian akibat
diare pada balita dari tahun 2015-2017. Pada
tahun 2015 diare menyebabkan sekitar 688 juta
orang sakit dan 499.000 kematian di seluruh
dunia tejadi pada anak-anak di bawah 5 tahun.
Data WHO (2017) menyatakan hampir 1,7
miliar kasus diare terjadi pada anak dengan
angka kematian sekitar 525.000 pada anak balita
tiap tahunnya. Menurut data WHO, diare adalah
penyebab nomor satu kematian balita di seluruh
dunia, di mana setiap tahunnya 1,5 juta balita
meninggal dunia akibat diare.
Data Kementrian Kesehatan Indonesia
(2016) menyatakan, jumlah kasus diare yang
ditangani instansi kesehatan di Indonesia
menurun tiap tahunnya. Pada tahun 2016
penderita diare di Indonesia yang ditangani
sebanyak 46,4% dari jumlah penderita diare
keseluruhan yang tercatat berjumlah 6.897.463
orang. Pada tahun 2015, jumlah kasus yang
Identitas Klien
Nama
Umur
Agama
Jenis kelamin
Pendidikan
Pekerjaan
Status perkawinn
Alamat
No register
Dx. Medis
ditangani 4.017.861 orang, sedangkan pada
tahun 2014 jumlah penanganan kasus diare oleh
instansi kesehatan adalah 8.490.976 orang (Titik
Lestari, 2016). Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui lebih lanjut evaluasi asuhan
keperawatan pada pasien yang mengalami defisit
nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dengan
diare di RSUD Pasar Rebo.
Metode
Desain penelitian yaitu menggunakan
penelitian deskriptif tanpa intervensi langsung
ke pasien. Desain ini digunakan berkaitan
dengan masa pandemik Covid-19 dan PSBB
yang masih berlangsung, sehingga peneliti tidak
dapat melaksanakan asuhan keperawatan secara
langsung kepada pasien. Lokasi kasus ini
dilakukan di RSUD Pasar Rebo. Waktu yang
digunakan untuk pengambilan data laporan
kasus pada klien An.B dilakukan tanggal 6-7
Juli 2019. Tehnik pengumpulan data yang
dilakukan yaitu dengan studi dokumentasi
sekunder, penelitian kepustakaan dan riset
internet. Dalam menguji keabsahan digunakan
uji kredibilitas (...truncated)