Review Penelitian K3 di Bagian Radiologi Rumah Sakit

Jurnal Persada Husada Indonesia, Apr 2021

Pelayanan Instalasi Radiologi merupakan bagian integral dari pelayanan penunjang medik di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan diagnostik. Pemanfaatan radiasi pengion dan non-pengion ini dipandang perlu mendapatkan perhatian khusus oleh karena pelayanan radiologi memiliki peranan yang sangat besar dalam menunjang diagnosa suatu penyakit. Keselamatan kerja dalam radiologi mempunyai risiko baik secara langsung maupun tidak langsung, risiko tersebut dapat terjadi bila kelalaian dan sebab-sebab lain di luar kemampuan manusia. Penelitian ini bertujuan merangkum hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan K3 di bagian radiologi (diagnostik dan intervensional). Penelitian ini mereview 10 jurnal penelitian tentang K3 di bagian Radiologi RS terbitan tahun 2013 sampai dengan tahun 2021. Hasil yang dibahas dikelompokkan pada topik penelitian. Ada tiga topik besar yaitu pengawasan, SDM dan dampak radiasi yang dikaitkan dengan pemakaian APD. Hasil yang dipaparkan adalah tabel karakteristik jurnal dan tabel rangkuman hasil penelitian. Terdapat sebanyak masing-masing 2 artikel terbitan tahun 2013, 2016, 2017 dan 2018. Sedangkan yang terbitan tahun 2020 dan 2021 masing-masing satu artikel. Dari 10 artikel tersebut, delapan artikel membahas tentang manajemen K3, satu artikel membahas tentang dampak radiasi dan satu artikel membahas tentang pocket dosimetri (sebagai APD). Hanya ada satu penelitian yang menyatakan bahwa penerapan K3 pada pelayanan radiologi berkualitas. Selebihnya menilai bahwa penerapan K3 di bagian radiologi masih kurang. Dua artikel membahas keterbatasan SDM yaitu ketiadaan tenaga fisikawan medis dan staf administrasi, yang satu membahas tidak adanya pelatihan dan kurangnya SDM. Pengawasan ada empat artikel yang membahasnya Sedangkan datu artikel membahas dampak radiasi pada pekerja.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/317/210

Review Penelitian K3 di Bagian Radiologi Rumah Sakit

Online ISSN: 2622-4666 Print ISSN: 2356-3281 Jurnal Persada Husada Indonesia Vol. 8 No. 29 (2021) : 15 - 23 Review Penelitian K3 di Bagian Radiologi Rumah Sakit Ratih Oemiati 1 dan Ahmad Farid Umar 2 Abstrak Pelayanan Instalasi Radiologi merupakan bagian integral dari pelayanan penunjang medik di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan diagnostik. Pemanfaatan radiasi pengion dan non-pengion ini dipandang perlu mendapatkan perhatian khusus oleh karena pelayanan radiologi memiliki peranan yang sangat besar dalam menunjang diagnosa suatu penyakit. Keselamatan kerja dalam radiologi mempunyai risiko baik secara langsung maupun tidak langsung, risiko tersebut dapat terjadi bila kelalaian dan sebab-sebab lain di luar kemampuan manusia. Penelitian ini bertujuan merangkum hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan K3 di bagian radiologi (diagnostik dan intervensional). Penelitian ini mereview 10 jurnal penelitian tentang K3 di bagian radiologi RS terbitan tahun 2013 sampai dengan tahun 2021. Hasil yang dibahas dikelompokkan pada topik penelitian. Ada tiga topik besar yaitu pengawasan, SDM dan dampak radiasi yang dikaitkan dengan pemakaian APD. Hasil yang dipaparkan adalah tabel karakteristik jurnal dan tabel rangkuman hasil penelitian. Terdapat sebanyak masingmasing 2 artikel terbitan tahun 2013, 2016, 2017 dan 2018. Sedangkan yang terbitan tahun 2020 dan 2021 masingmasing satu artikel. Dari 10 artikel tersebut, delapan artikel membahas tentang manajemen K3, satu artikel membahas tentang dampak radiasi dan satu artikel membahas tentang pocket dosimetri (sebagai APD). Hanya ada satu penelitian yang menyatakan bahwa penerapan K3 pada pelayanan radiologi berkualitas. Selebihnya menilai bahwa penerapan K3 di bagian radiologi masih kurang. Dua artikel membahas keterbatasan SDM yaitu ketiadaan tenaga fisikawan medis dan staf administrasi, yang satu membahas tidak adanya pelatihan dan kurangnya SDM. Pengawasan ada empat artikel yang membahasnya Sedangkan datu artikel membahas dampak radiasi pada pekerja. Kata Kunci: penelitian K3, radiologi, rumah sakit Review of Occupational Health and Safety (OHS) Research in Hospital Radiology Abstract Radiology installation services are an integral part of medical support services in hospitals that provide diagnostic services. The use of ionizing and non-ionizing radiation is deemed to need special attention because radiology services have a very large role in supporting the diagnosis of a disease. Occupational safety in radiology has risks, both directly and indirectly, these risks can occur if negligence and other causes are beyond human capabilities. This study aims to summarize the results of research related to OHS in radiology (diagnostic and interventional). This study reviews 10 research journals on OHS in the Radiology section of the Hospital, published from 2013 to 2021. The results discussed are grouped on research topics. There are three major topics, namely supervision, human resources and the impact of radiation associated with the use of PPE. The results presented are a table of journal characteristics and a summary table of research results. There are 2 articles each year published in 2013, 2016, 2017 and 2018. While those published in 2020 and 2021 each have one article. Of the 10 articles, eight articles discuss OHS management, one article discusses the impact of radiation and one article discusses pocket dosimetry (as PPE). There is only one study which states that the application of K3 in radiology services is of quality. The rest consider that the application of K3 in the radiology department is still lacking. Two articles discuss the limitations of human resources, namely the lack of medical physicists and administrative staff, one discusses the lack of training and the lack of human resources. Supervision there are four articles that discuss it. Meanwhile, one article discusses the impact of radiation on workers. Keywords: occupational health and safety (OHS) research, radiology, hospital 1 2 Validator Afismi Sekretariat KTKI, Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat STIKES Persada Husada Indonesia Copyright © 2014-2021 STIKES Persada Husada Indonesia http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan Jurnal Persada Husada Indonesia Vol. 8 No. 29 (April 2021) Review Penelitian K3 di Bagian Radiologi Rumah Sakit Pendahuluan Peraturan Pemerintah RI Nomor 33 Tahun 2007 tentang Keselamatan Radiasi Pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif. Berdasarkan peraturan tersebut setiap instansi yang menggunakan radiasi pengion wajib menerapkan keselamatan radiasi sabagai usaha pencegahan dan penanggulangan kecelakaan radiasi. Peraturan Kepala BAPETEN No.8 Tahun 2011 tentang Keselamatan Radiasi dalam Penggunaan Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensi untuk keselamatan radiasi pada inslatasi radiologi yang mencakup persyaratan manajemen, persyaratan proteksi radiasi, persyaratan teknik, dan persyaratan verifikasi keselamatan (Simanjuntak, 2013). Perkembangan rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan di Indonesia sangat pesat, baik dari jumlah maupun pemanfaatan teknologi kedokteran. Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tetap harus mengupayakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi seluruh pekerja rumah sakit (Kemenkes, 2010; Ristiono dan Nizwardi, 2010). Rumah Sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan karateristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Selain dituntut mampu memberikan pelayanan dan pengobatan yang bermutu, rumah sakit juga dituntut harus melaksanakan dan mengembangkan program K3 di Rumah Sakit (K3RS) seperti yang tercantum dalam buku Standar Pelayanan Rumah Sakit dan terdapat dalam instrumen akreditasi rumah sakit. (Japeri). Pelayanan instalasi radiologi merupakan bagian integral dari pelayanan penunjang medik di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan diagnostik meliputi pelayanan x-ray konvensional, penggunaan computer radiografi (CR), mammografi, panoramic, dental, serta Copyright © 2021 STIKES Persada Husada Indonesia pelayanan diagnostic imaging yaitu ultrasonografi (USG). Pemanfaatan radiasi pengion dan non-pengion ini dipandang perlu mendapatkan perhatian khusus oleh karena pelayanan radiologi memiliki peranan yang sangat besar dalam menunjang diagnosa suatu penyakit. Selain dirasakan manfaatnya dalam pengoperasian peralatan radiologi menggunakan zat radioaktif atau sumber radiasi pengion lainnya memiliki resiko yang cukup berbahaya baik terhadap pekerja yang ada di radiologi yang kontak langsung dengan sumber radiasi, pasien, maupun lingkungan dengan demikian pelayanan radiologi harus dikelola oleh tenaga radiografer yang profesional dalam bidang radiologi de (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/317/210
Article home page: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/317/210

Ratih Oemiati, Umar Ahmad Farid. Review Penelitian K3 di Bagian Radiologi Rumah Sakit, Jurnal Persada Husada Indonesia, 2021, pp. 15-23,