KONSEP UJI ASUMSI KLASIK PADA REGRESI LINIER BERGANDA
JURNAL RISET AKUNTANSI SOEDIRMAN (JRAS)
Vol. 2 No. 2 Desember Tahun 2023
Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Jenderal Soedirman
ISSN 2830-571X
KONSEP UJI ASUMSI KLASIK PADA REGRESI LINIER BERGANDA
Siti Mar’atush Sholihah1*, Nanda Yoga Aditiya2, Elsa Saphira Evani3, Siti Maghfiroh4
1, 2, 3,4 Universitas
Jenderal Soedirman
*Corresponding author:
Abstract
Progress is in the era of the 4.0 era where there are quite a lot of statistical analysis software to choose from.
One of them is SPSS software which has quite high statistical analysis capabilities as seen from the results
showing ease and in calculations it is able to analyze the variables in the research. From this, the researcher
will explain the concept of classical assumption testing in multiple linear regression. The research method used
in this research is quantitative research, researchers are not directly involved in the field to collect data, and
one form of qualitative research is library research. The classical assumption tests that must be passed in a
study using multiple linear regression models include several tests that must be passed by researchers,
including normality testing, multicollinearity testing, heteroscedasticity testing, and autocorrelation testing.
Keywords: Classic Assumption test, multiple linear regression, SPSS
PENDAHULUAN
Penelitian merupakan hal yang sangat penting bagi seluruh tri dharma perguruan tinggi,
dalam hal penelitian oleh mahasiswa dituangkan dalam model penulisan skripsi maupun tesis.
Hal tersebut merupakan syarat wajib bagi mahasiswa untuk mencapai tujuannya yaitu kelulusan,
sementara penelitian merupakan hal yang sangat penting bagi dosen karena merupakan salah
satu suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh dosen dalam pengabdian kepada masyarakat.
Permasalahan menjadi sumber dari suatu tindakan atau permasalahan yang digunakan dalam
menganalisa suatu masalah dalam penelitian. Dari permasalahan munculah tujuan penelitian
yang akan dicapai suatu peneliti. Untuk menjawab tujuan dari penelitian yang akan dilakukan
maka diperlukan data dan alat analisis yang akan digunakan.
Kemajuan jaman di era zaman 4.0, dimana perkembangan alat statistik menjadi peran yang
sangat penting. Salah satunya Kemajuan teknologi yang sangat tak terbendung menjadikan
tantangan di masa sekarang. Dengan lahirnya berbagai software komputer yang ditemukan oleh
para ilmuwan. Sangatlah membantu para peneliti dalam melaksanakan penelitiannya untuk
menghasilkan suatu penelitian yang aman, cepat, akurat, mudah, murah dan akuntabel. Software
SPSS memiliki kemampuan analisis statistik yang cukup tinggi dimana dari hasil menunjukan
kemudahan dan dalam perhitungan mampu menganalisa variabel yang lebih banyak. Komputer
yang telah dirancang khusus untuk membantu dalam pengolahan data statistik. Pengelolaan data
statistik menjadi mudah tanpa mengurangi hasil atau output suatu hasil yang telah dilaksanakan.
Software statistik merupakan suatu program yang dirancang memiliki tujuan untuk menganalisa
data dan melakukan perhitungan data maupun perhitungan statistik baik parametrik maupun
non parametrik.
Salah satu software yang sering digunakan oleh peneliti dalam uji asumsi klasik dengan
penelitian regresi linier berganda yang dilakukan melalui aplikasi software SPSS. Dalam
penelitian kuantitatif, penggunaan metode statistik dengan melakukan uji asumsi klasik dianggap
sebagai suatu keharusan. Hal ini dikarenakan jika tidak mematuhi langkah-langkah dari metode
statistik ini, maka model regresi yang telah diuji tidak akan memenuhi persyaratan yang
diperlukan. Namun, seringkali hasil dari uji asumsi klasik ini diabaikan atau dianggap remeh oleh
peneliti. Beberapa peneliti pemula mungkin merasa khawatir saat memilih metode statistik
karena mereka tidak yakin apakah persyaratan yang diperlukan oleh metode tersebut akan
terpenuhi sesuai dengan tujuan penelitian. Hal inilah yang menjadi latar belakang peneliti untuk
mengetahui seberapa penting uji asumsi klasik dalam penelitian sehingga mampu dipahami dan
menjadi pedoman dalam melakukan penelitian.
102
JURNAL RISET AKUNTANSI SOEDIRMAN (JRAS)
Vol. 2 No. 2 Desember Tahun 2023
Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Jenderal Soedirman
ISSN 2830-571X
METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian ini memiliki karakteristik sebagai penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif,
peneliti tidak secara langsung terlibat di lapangan untuk mengumpulkan data, dan salah satu
bentuk penelitian kualitatif adalah penelitian kepustakaan. Jenis penelitian ini digunakan peneliti
untuk memperoleh informasi melalui kajian terhadap sumber-sumber kepustakaan seperti
jurnal ilmiah dan publikasi yang berkaitan dengan pokok bahasan yang diteliti. Penelitian ini
bersandarkan pada analisis buku referensi tentang pembelajaran statistika dan metodologi
penelitian di perguruan tinggi. Langkah-langkah yang diambil dalam penelitian ini mencakup (1)
pencarian buku atau artikel yang relevan dengan topik penelitian, (2) pengutipan dan
dokumentasi sumber-sumber yang digunakan, serta (3) analisis dan pembuatan laporan hasil
penelitian.
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Uji Asumsi Klasik
Uji asumsi klasik merupakan persyaratan statistik yang harus dipenuhi dalam analisis
regresi linear berganda berbasis Ordinary Least Squares (OLS). Untuk memastikan bahwa
model regresi yang diperoleh adalah yang terbaik dalam hal ketepatan estimasi, ketiadaan
bias, dan konsistensi, diperlukan pengujian asumsi klasik (Juliandi et al., 2014). Uji asumsi
klasik ini dilakukan untuk memastikan bahwa persamaan regresi yang digunakan adalah
tepat dan valid. Sebelum melaksanakan analisis regresi berganda dan pengujian hipotesis,
perlu dilakukan beberapa uji asumsi klasik. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah
model regresi yang digunakan bebas dari penyimpangan asumsi dan memenuhi persyaratan
yang diperlukan untuk memastikan kualitas regresi yang optimal.
Tujuan dari pengujian asumsi klasik ini adalah untuk memastikan bahwa persamaan regresi
yang diperoleh memiliki tingkat ketepatan estimasi, ketiadaan bias, dan konsistensi yang
optimal. Asumsi klasik merupakan kondisi-kondisi yang harus terpenuhi pada model regresi
linear Ordinary Least Squares (OLS) agar model tersebut dapat dianggap valid sebagai alat
prediksi. Regresi OLS terbagi menjadi dua jenis, yaitu regresi linear sederhana dan regresi
linear berganda. Analisis regresi yang tidak menggunakan OLS tidak memerlukan
persyaratan asumsi klasik, contohnya seperti regresi logistik atau regresi ordinal. Dalam
analisis regresi yang tidak bersandarkan pada OLS dan tidak memerlukan persyaratan
asumsi klasik, misalnya pada regresi ordinal atau logistik, kondisi ini tidak berlaku.
Mengapa Uji Asumsi Klasik Penting?
Sebelum melibatkan pengujian hipotesis, uji asumsi klasik dilakukan untuk memastikan
apakah persamaan pada model regresi dapat diterima secara ekonometrika. Pengujian
asumsi klasik ini mencakup uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastis (...truncated)