Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran Online pada Mahasiswa STIKes PHI
Online ISSN: 2622-4666
Print ISSN: 2356-3281
Jurnal Persada Husada Indonesia
Vol. 10 No. 37 (April 2023) : 21 - 27
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran
Online pada Mahasiswa STIKes PHI
Elwindra1, Ririn Nobrianti2
Factors Related to Fatigue in Online Learning Among STIKes PHI Students
Email:
Abstrak
Virus SARS-CoV-2 (Covid-19) pertama kali terdeteksi di China pada akhir 2019, dan pada Juni 2021 telah
menyebar ke seluruh dunia. Aturan Social Distancing yang dijalankan pemerintah pada masyarakat Indonesia
berdampak pada aktivitas belajar mengajar. Implikasinya adalah mahasiswa harus melakukan pembelajaran secara
daring/online dengan menggunakan perangkat seperti ponsel pintar maupun komputer atau laptop dalam durasi
perkuliahan tersebut. Pancaran sinar yang dihasilkan dari perangkat elektronik tersebut dapat menyebabkan
kelelahan baik secara fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang hubungan
dengan kelelahan dalam pembelajaran online pada mahasiswa STIKes PHI tahun 2022. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STIKes PHI yang berjumlah 123 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 94
mahasiswa yang diambil dengan Stratified Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 70 (74,5%)
mahasiswa mengalami kelelahan tingkat sedang. Dari analisis bivariat ditemukan dua faktor yang berhubungan
dengan kelelahan pembelajaran online, yaitu durasi (P-value 0.009) dan waktu pembelajaran (P-value 0,007).
Ditemukan kecenderungan bahwa ketika durasi belajar online semakin lama (≥ 3 jam), dan waktu pembelajaran
sore hari, maka mahasiswa akan mengalami tingkat kelelahan lebih tinggi. Disarankan kepada pinak kampus untuk
lebih mendistribusikan durasi pembelajaran online sehingga tidak terlalu lama, dan juga lebih mengutamakan
waktu pembelajaran pada pagi hari.
Kata kunci: Covid-19, kelelahan, pembelajaran online, mahasiswa
Abstract
The SARS-CoV-2 virus (Covid-19) was first detected in China in late 2019 and has spread worldwide by June
2021. The social distancing measures implemented by the Indonesian government have impacted teaching and
learning activities. As a result, students have had to engage in online learning using devices such as smartphones,
computers, or laptops for the duration of their lectures. The emission of light from these electronic devices can
cause both physical and mental fatigue. This study aims to identify the factors related to fatigue in online learning
among students at STIKes PHI in 2022. This research is quantitative in nature and adopts an analytical survey
method using a cross-sectional approach. The population of this study consists of all STIKes PHI students,
totalling 123 students, with a sample size of 94 students selected using stratified random sampling. The results of
the study show that 70 (74.5%) students experience moderate levels of fatigue. From the bivariate analysis, two
factors were found to be related to fatigue in online learning, which are duration (P-value 0.009) and study time
(P-value 0.007). It was found that as the duration of online learning increases (> 3 hours) and the study, time is
in the afternoon, students experience higher levels of fatigue. It is recommended that the campus management
distribute the duration of online learning more evenly to avoid excessively long sessions and prioritize morning
study times.
Keywords: Covid-19, fatigue, online learning, students
1
2
Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Persada Husada Indonesia
Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Persada Husada Indonesia
Copyright © 2014-2023 STIKES Persada Husada Indonesia
http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan
Jurnal Persada Husada Indonesia
Vol. 10 No. 37 (April 2023)
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran
Pendahuluan
Virus SARS-CoV-2 pertama kali
terdeteksi di China pada akhir 2019, dan pada
Juni 2021 telah menyebar ke seluruh dunia
dengan menyebabkan lebih dari 178 juta kasus
yang dikonfirmasi dan 3,9 juta kematian.
Beberapa kasus awal terkait dengan pasar basah
di Kota Wuhan, tempat klaster pertama infeksi
Covid-19 tercatat (Britt Yip and Valeria Perasso,
BBC World Service, 25 Juni 2021). Pemerintah
menjalankan aturan Social distancing pada
masyarakat Indonesia yang berdampak pada
aktivitas belajar mengajar. Pembelajaran yang
semula bertatap muka untuk sementara
diberhentikan untuk mengikuti protokol
kesehatan yang dilakukan Pemerintah. Implikasi
yang terjadi adalah pihak Universitas harus
melakukan pembelajaran secara daring/online
(Gunawan, 2020; Didin et.all, 2020).
Pembelajaran online adalah suatu metode
pembelajaran
yang
dilakukan
dengan
menggunakan teknologi seperti perangkat
ponsel pintar, komputer, atau laptop, yang
terhubung dengan jaringan internet (Hoi dan Lu,
2018). Metode pembelajaran secara online
menuntut mahasiswa untuk belajar mandiri di
rumah. Durasi perkuliahan online sama dengan
durasi perkulihan di kelas, yaitu kurang 1- 3 jam
untuk 1 mata kuliah. Mahasiswa harus tetap
menggunakan perangkat seperti ponsel pintar
maupun komputer atau laptop dalam durasi
perkuliahan tersebut. Pancaran sinar yang
dihasilkan dari perangkat elektronik tersebut
dapat menyebabkan kelelahan baik secara fisik
maupun mental (Sukmayanti, 2022).
Kelelahan adalah salah satu risiko
terjadinya penurunan derajat kesehatan tenaga
kerja (Izzun, 2020) mendefinisikan kelelahan
sebagai rasa lelah yang dirasakan seseorang
ketika melakukan suatu kegiatan. Dalam kondisi
fisiologis normal, kelelahan dapat berupa
perasaan yang merasa lelah atau lelah sebagai
dampak dari penggunaan tenaga secara berulang
atau penurunan respon sel, jaringan, atau organ
setelah stimulasi yang berlebihan. Kelelahan
Copyright © 2023 STIKES Persada Husada Indonesia
juga dapat mengakibatkan mahasiswa merasa
tidak nyaman dengan proses pembelajaran
sehingga hasil akademik masih di bawah standar
yang ditetapkan, bahkan berfikir untuk drop-out
(Firdaus, et al, 2021). Mahasiswa yang
mengalami kelelahan akan berdampak pada
proses perkuliahan yang tidak maksimal, seperti
mengerjakan tugas asal asalan, prokastinasi
(menunda pekerjaan), mencontek, gejala
depresi, penurunan skor kepuasan hidup, dan
kualitas tidur yang memburuk (Kusuma, 2022).
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Persada
Husada Indonesia (STIKes PHI) memiliki dua
Program Studi yang terdiri dari Keperawatan
(D3) dan Kesehatan Masyarakat (S1) yang
belokasi di Jatiwaringin Junction JL.
Jatiwaringin Raya No. 24 Kav. 4-7 Cipinang
Melayu, Makassar, Jakarta Timur (Kampus A),
dan Jl. Wibawa Mukti, Gg. Mayangsari, Jatisari,
Bekasi (Kampus B), (STIKes PHI, 2022). Pada
awal tahun 2020, mahasiswa STIKes PHI telah
mulai melakukan pembelajaran online sesuai
dengan anjuran dari pemerintah.
Berdasarkan latar belakang ini maka
peneliti tertarik untuk melakukan sebuah
penelitian dengan judul: “Faktor-Faktor (...truncated)