Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran Online pada Mahasiswa STIKes PHI

Jurnal Persada Husada Indonesia, Apr 2023

Virus SARS-CoV-2 (Covid-19) pertama kali terdeteksi di China pada akhir 2019, dan pada Juni 2021 telah menyebar ke seluruh dunia. Aturan Social Distancing yang dijalankan pemerintah pada masyarakat Indonesia berdampak pada aktivitas belajar mengajar. Implikasinya adalah mahasiswa harus melakukan pembelajaran secara daring/online dengan menggunakan perangkat seperti ponsel pintar maupun komputer atau laptop dalam durasi perkuliahan tersebut. Pancaran sinar yang dihasilkan dari perangkat elektronik tersebut dapat menyebabkan kelelahan baik secara fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang hubungan dengan kelelahan dalam pembelajaran online pada mahasiswa STIKes PHI tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STIKes PHI yang berjumlah 123 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 94 mahasiswa yang diambil dengan Stratified Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 70 (74,5%) mahasiswa mengalami kelelahan tingkat sedang. Dari analisis bivariat ditemukan dua faktor yang berhubungan dengan kelelahan pembelajaran online, yaitu durasi (P-value 0.009) dan waktu pembelajaran (P-value 0,007). Ditemukan kecenderungan bahwa ketika durasi belajar online semakin lama (≥ 3 jam), dan waktu pembelajaran sore hari, maka mahasiswa akan mengalami tingkat kelelahan lebih tinggi. Disarankan kepada pinak kampus untuk lebih mendistribusikan durasi pembelajaran online sehingga tidak terlalu lama, dan juga lebih mengutamakan waktu pembelajaran pada pagi hari.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/367/260

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran Online pada Mahasiswa STIKes PHI

Online ISSN: 2622-4666 Print ISSN: 2356-3281 Jurnal Persada Husada Indonesia Vol. 10 No. 37 (April 2023) : 21 - 27 Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran Online pada Mahasiswa STIKes PHI Elwindra1, Ririn Nobrianti2 Factors Related to Fatigue in Online Learning Among STIKes PHI Students Email: Abstrak Virus SARS-CoV-2 (Covid-19) pertama kali terdeteksi di China pada akhir 2019, dan pada Juni 2021 telah menyebar ke seluruh dunia. Aturan Social Distancing yang dijalankan pemerintah pada masyarakat Indonesia berdampak pada aktivitas belajar mengajar. Implikasinya adalah mahasiswa harus melakukan pembelajaran secara daring/online dengan menggunakan perangkat seperti ponsel pintar maupun komputer atau laptop dalam durasi perkuliahan tersebut. Pancaran sinar yang dihasilkan dari perangkat elektronik tersebut dapat menyebabkan kelelahan baik secara fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang hubungan dengan kelelahan dalam pembelajaran online pada mahasiswa STIKes PHI tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STIKes PHI yang berjumlah 123 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 94 mahasiswa yang diambil dengan Stratified Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 70 (74,5%) mahasiswa mengalami kelelahan tingkat sedang. Dari analisis bivariat ditemukan dua faktor yang berhubungan dengan kelelahan pembelajaran online, yaitu durasi (P-value 0.009) dan waktu pembelajaran (P-value 0,007). Ditemukan kecenderungan bahwa ketika durasi belajar online semakin lama (≥ 3 jam), dan waktu pembelajaran sore hari, maka mahasiswa akan mengalami tingkat kelelahan lebih tinggi. Disarankan kepada pinak kampus untuk lebih mendistribusikan durasi pembelajaran online sehingga tidak terlalu lama, dan juga lebih mengutamakan waktu pembelajaran pada pagi hari. Kata kunci: Covid-19, kelelahan, pembelajaran online, mahasiswa Abstract The SARS-CoV-2 virus (Covid-19) was first detected in China in late 2019 and has spread worldwide by June 2021. The social distancing measures implemented by the Indonesian government have impacted teaching and learning activities. As a result, students have had to engage in online learning using devices such as smartphones, computers, or laptops for the duration of their lectures. The emission of light from these electronic devices can cause both physical and mental fatigue. This study aims to identify the factors related to fatigue in online learning among students at STIKes PHI in 2022. This research is quantitative in nature and adopts an analytical survey method using a cross-sectional approach. The population of this study consists of all STIKes PHI students, totalling 123 students, with a sample size of 94 students selected using stratified random sampling. The results of the study show that 70 (74.5%) students experience moderate levels of fatigue. From the bivariate analysis, two factors were found to be related to fatigue in online learning, which are duration (P-value 0.009) and study time (P-value 0.007). It was found that as the duration of online learning increases (> 3 hours) and the study, time is in the afternoon, students experience higher levels of fatigue. It is recommended that the campus management distribute the duration of online learning more evenly to avoid excessively long sessions and prioritize morning study times. Keywords: Covid-19, fatigue, online learning, students 1 2 Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Persada Husada Indonesia Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat STIKes Persada Husada Indonesia Copyright © 2014-2023 STIKES Persada Husada Indonesia http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan Jurnal Persada Husada Indonesia Vol. 10 No. 37 (April 2023) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran Pendahuluan Virus SARS-CoV-2 pertama kali terdeteksi di China pada akhir 2019, dan pada Juni 2021 telah menyebar ke seluruh dunia dengan menyebabkan lebih dari 178 juta kasus yang dikonfirmasi dan 3,9 juta kematian. Beberapa kasus awal terkait dengan pasar basah di Kota Wuhan, tempat klaster pertama infeksi Covid-19 tercatat (Britt Yip and Valeria Perasso, BBC World Service, 25 Juni 2021). Pemerintah menjalankan aturan Social distancing pada masyarakat Indonesia yang berdampak pada aktivitas belajar mengajar. Pembelajaran yang semula bertatap muka untuk sementara diberhentikan untuk mengikuti protokol kesehatan yang dilakukan Pemerintah. Implikasi yang terjadi adalah pihak Universitas harus melakukan pembelajaran secara daring/online (Gunawan, 2020; Didin et.all, 2020). Pembelajaran online adalah suatu metode pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan teknologi seperti perangkat ponsel pintar, komputer, atau laptop, yang terhubung dengan jaringan internet (Hoi dan Lu, 2018). Metode pembelajaran secara online menuntut mahasiswa untuk belajar mandiri di rumah. Durasi perkuliahan online sama dengan durasi perkulihan di kelas, yaitu kurang 1- 3 jam untuk 1 mata kuliah. Mahasiswa harus tetap menggunakan perangkat seperti ponsel pintar maupun komputer atau laptop dalam durasi perkuliahan tersebut. Pancaran sinar yang dihasilkan dari perangkat elektronik tersebut dapat menyebabkan kelelahan baik secara fisik maupun mental (Sukmayanti, 2022). Kelelahan adalah salah satu risiko terjadinya penurunan derajat kesehatan tenaga kerja (Izzun, 2020) mendefinisikan kelelahan sebagai rasa lelah yang dirasakan seseorang ketika melakukan suatu kegiatan. Dalam kondisi fisiologis normal, kelelahan dapat berupa perasaan yang merasa lelah atau lelah sebagai dampak dari penggunaan tenaga secara berulang atau penurunan respon sel, jaringan, atau organ setelah stimulasi yang berlebihan. Kelelahan Copyright © 2023 STIKES Persada Husada Indonesia juga dapat mengakibatkan mahasiswa merasa tidak nyaman dengan proses pembelajaran sehingga hasil akademik masih di bawah standar yang ditetapkan, bahkan berfikir untuk drop-out (Firdaus, et al, 2021). Mahasiswa yang mengalami kelelahan akan berdampak pada proses perkuliahan yang tidak maksimal, seperti mengerjakan tugas asal asalan, prokastinasi (menunda pekerjaan), mencontek, gejala depresi, penurunan skor kepuasan hidup, dan kualitas tidur yang memburuk (Kusuma, 2022). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Persada Husada Indonesia (STIKes PHI) memiliki dua Program Studi yang terdiri dari Keperawatan (D3) dan Kesehatan Masyarakat (S1) yang belokasi di Jatiwaringin Junction JL. Jatiwaringin Raya No. 24 Kav. 4-7 Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur (Kampus A), dan Jl. Wibawa Mukti, Gg. Mayangsari, Jatisari, Bekasi (Kampus B), (STIKes PHI, 2022). Pada awal tahun 2020, mahasiswa STIKes PHI telah mulai melakukan pembelajaran online sesuai dengan anjuran dari pemerintah. Berdasarkan latar belakang ini maka peneliti tertarik untuk melakukan sebuah penelitian dengan judul: “Faktor-Faktor (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/367/260
Article home page: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/367/260

Ririn Nobrianti, Elwindra Elwindra. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan dalam Pembelajaran Online pada Mahasiswa STIKes PHI, Jurnal Persada Husada Indonesia, 2023, pp. 21-27,