Improving Nurses Knowledge and Skills in Providing Developmental Care Through Training

Jurnal Persada Husada Indonesia, Apr 2017

Application of developmental care by nurses are essential to facilitate the growth and development of infants during care in the hospital, however not all nurses understand the benefits and practice of developmental care. This study identifies the influence of providing developmental care training using videos,booklets and practices. The study design used a quasi-experiment pre and post tests equivalent group involving 34 NICU nurses divided into 2 groups (control and intervention), chosen using total sampling method. Data were analyzed using SPSS software with dependent t-test. The results showed there is a significant difference in knowledge and skills between the intervention and control groups (p = 0.000), and there are no relationship between nurses’ characteristics (age, education, length of work, training history) against skills (p> 0.05).trained skills namely: nesting creation, families visitation facilities and positioning. Developmental care training for nurses is important to optimize developmental care application.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/174/83

Improving Nurses Knowledge and Skills in Providing Developmental Care Through Training

Jurnal Persada Husada Indonesia Vol.4 No.13 April 2017 Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Perawat dalam Pemberian Asuhan Perkembangan melalui Pelatihan Ayuda Nia Agustina1, Yeni Rustina1 Improving Nurses Knowledge and Skills in Providing Developmental Care Through Training Abstrak Aplikasi asuhan perkembangan oleh perawat penting untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan bayi selama di rawat di RS, namun belum semua perawat memahami manfaat dan praktik asuhan perkembangan. Penelitian ini mengidentifikasi pengaruh pemberian pelatihan asuhan perkembangan menggunakan video, buku saku dan praktik. Rancangan penelitian menggunakan kuasi eksperimen pre-test posttest equivalent group melibatkan 34 perawat NICU yang terbagi dalam 2 kelompok (kontrol dan intervensi), dipilih menggunakan metode total sampling. Data dianalisis menggunakan software SPSS dengan uji dependent t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan dan keterampilan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi (p=0,000), serta tidak terdapat hubungan antara karakteristik perawat (usia, pendidikan, lama bekerja, riwayat pelatihan) dengan keterampilan (p>0,05). Keterampilan yang dilatih yaitu: pembuatan nesting, memfasilitasi keluarga untuk berkunjung, dan pemberian posisi. Pelatihan asuhan perkembangan penting bagi perawat agar aplikasi asuhan perkembangan dapat dioptimalkan. Kata Kunci: Pelatihan, asuhan perkembangan, keterampilan perawat, NICU. Abstract Application of developmental care by nurses are essential to facilitate the growth and development of infants during care in the hospital, however not all nurses understand the benefits and practice of developmental care. This study identifies the influence of providing developmental care training using videos,booklets and practices. The study design used a quasi-experiment pre and post tests equivalent group involving 34 NICU nurses divided into 2 groups (control and intervention), chosen using total sampling method. Data were analyzed using SPSS software with dependent t-test. The results showed there is a significant difference in knowledge and skills between the intervention and control groups (p = 0.000), and there are no relationship between nurses’ characteristics (age, education, length of work, training history) against skills (p> 0.05).trained skills namely: nesting creation, families visitation facilities and positioning. Developmental care training for nurses is important to optimize developmental care application. Keywords: training, developmental care, nurses’ skills, NICU. 1 Dosen di AKPER Fatmawati 1 Jurnal Persada Husada Indonesia Vol.4 No.13 April 2017 edukasi, dilakukan pre-test pengetahuan dan keterampilan dalam merawat bayi di NICU, selanjutnya selama 5 hari perawat diberikan intervensi mengenai asuhan perkembangan dan setelah 14 hari pemberian mini pelatihan dilakukan post-test untuk menilai kembali pengetahuan dan keterampilan perawat. Pada kelompok kontrol setelah menilai pre-test keterampilan perawat, peneliti datang kembali setelah 14 hari untuk melakukan post-test keterampilan perawat. Data diolah menggunakan program komputer yaitu dependent t-test, independent t-test dan korelasi pearson. Etika penelitian yaitu memberikan manfaat kepada perawat, memberikan kebebasan perawat untuk memilih berpartisipasi atau tidak dalam penelitian, menjaga privasi perawat, mempertahankan kenyamanan dan bersikap adil. Pendahuluan Bayi yang dirawat di rumah sakit akan terpapar lingkungan yang bervariasi dan stimulus yang berlebihan yang ada di di rumah sakit seperti prosedur, cahaya, suara dan infeksi (Solhaug, Bjork & Sandtro,2010). Lingkungan fisik NICU juga ikut mempengaruhi peperawatan bayi di ruang intensif, seperti 1) jarak antar tempat perawatan bayi; 2) kerahasiaan bayi dan 3) kemanan ruang perawatan (Altimier & Phillips, 2013). Selain itu adanya perpisahan dengan orangtua juga menjadi sumber stres lainnya dalam lingkungan perawatan intensif ini (Lissauer & Fanaroff, 2009). Berbagai upaya telah dilakukan oleh tim kesehatan guna meminimalkan dampak negatif seperti stres yang akan diterima oleh bayi selama mereka dirawat di NICU serta dampak jangka panjang yang mungkin akan diterima oleh bayi baik secara fisik, psikologis dan emosional akibat pengalaman di rumah sakit setelah di rawat di NICU. Salah satu upayanya adalah dengan mengaplikasikan asuhan perkembangan. Penelitian oleh Hendrick-Munoz dan Prendergast (2007) tentang aplikasi asuhan perkembangan perawat oleh perawat. Data yang ditemukan yaitu belumsemua perawat mengaplikasikan asuhan perkembangan dalam merawat bayi karena para perawat belum memahami tentang asuhan perkembangan sehingga merasa kurang percaya diri untuk mengaplikasikan asuhan perkembangan. Hasil dan Pembahasan Hasil Tabel 1 menunjukkan rerata usia responden adalah 37,62 tahun (95% CI). Rerata lama bekerja responden adalah 5,915 tahun (95% CI).Hasil analisis uji kesetaraan usia responden adalah setara (p value>0,05 dan lama bekerja responden adalah tidak setara (p value<0,05). Metode Desain penelitian adalah quasi experiment dengan dengan rancangan pre-test dan post-tets equivalent group. Tiga puluh empat perawat ikut serta dalam penelitian ini yang dipilih secara total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi yang dikembangkan oleh peneliti. Pada kelompok intervensi, sebelum pemberian 2 Jurnal Persada Husada Indonesia Vol.4 No.13 April 2017 Tabel 1 Distribusi Rerata dan Hasil Uji Kesetaraan Perawat Menurut Usia dan Lama Bekerja Perawat di NICU Variabel Usia (intervensi) Usia (Kontrol) Lama Bekerja (Intervensi) Lama Bekerja (Kontrol) Mean 38,24 37,0 6,59 5,24 SD 7,513 5,755 2,995 1,393 95% CI 34,65-41,47 34,41-39,65 5,18-7,82 4,53-5,76 p value 0,635 0,000 Tabel 2 Distribusi Frekuensi dan Hasil Uji Kesetaraan Perawat Menurut Pendidikan dan Riwayat Pelatihan Asuhan Perkembangan Perawat Kelompok Intervensi (n=17) N % Variabel Pendidikan 1.D III Keperawatan 2.Ners Riwayat Pelatihan 1.Belum 2.Pernah Kelompok Kontrol (n=17) Jumlah (n=34) p value n % n % 13 4 76,4 23,6 15 2 88,2 11,8 28 6 82,4 17,6 0,656 8 9 47,1 52,9 15 2 88,2 11,8 23 11 67,6 32,4 0,028 Tabel 2 menunjukkan distribusi frekuensi pendidikan dan riwayat mengikuti pelatihan. Pendidikan responden mayoritas adalah D III Keperawatan (82,4%). Riwayat mengikuti pelatihan asuhan perkembangan responden mayoritas belum pernah (67,6%). Tabel 3 Hasil Analisis Perubahan Pengetahuan dan Keterampilan Perawat Kelompok Variabel n Mean SD Min - Max Sebelum Setelah Sebelum Setelah 17 17 17 17 9,71 16,24 10,94 11,24 1,40 1,25 2,30 1,99 7 – 12 14 – 18 5 – 14 8 – 14 Sebelum Setelah Kontrol Sebelum Setelah *bermakna pada α < 0,05 17 17 17 17 9,85 16,09 10,41 10,71 0,91 1,25 1,18 1,01 9 – 11,5 14 - 18 8,5 – 12,5 9 – 12.5 Pengetahuan Intervensi Kontrol Keterampilan Intervensi Tabel 3 menunjukkan hasil analisis bivariat pada kelompok intervensi. Ter (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/download/174/83
Article home page: http://jurnal.stikesphi.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/174/83

Agustina Ayuda Nia, Yeni Rustina. Improving Nurses Knowledge and Skills in Providing Developmental Care Through Training, Jurnal Persada Husada Indonesia, 2017, pp. 1-8,