Manajemen Grup Sendratari pada Pogram Studi Pendidikan Sendratasik 76 Universitas Palangka Raya (UPR) (Sendratari Group Management In Sendratasic Education Study Program Palangkaraya University)

Dec 2019

Kehadiran pertunjukan seni tidak lepas dari sebuah kelompok dan komunitas kesenian. Manajemen berfungsi untuk menjamin masukan dari berbagai sumber daya organisasi, guna menghasilkan produk yang dirancang secara tepat sehingga keinginan konsumen dapat terpenuhi. Adapun fungsi manajemen terdiri dari empat: 1) Perencanaan (planning); 2) Pengorganisasian (organizing); 3) Penggerakan (actuating); dan 4) Pengawasan (controlling) yang digunakan pada Grup SendratariProdi Sendratasik Universitas Palangka Raya. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif, yaitu lebih banyak mementingkan segi proses daripada hasil. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatif deskriptif adalah metode pengumpulan data berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan cara non-statis/tidak menggunakan angka, danpenulis membuat gambaran kompleks, laporan terinci dari pandangan responden secara deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah proses pengolahan manajemen kegiatan Grup Sendratari Tambun Bungai Gaib Malambunan Prodi Sendratasik Universitas Palangka Raya. Hasil penelitian ini yaitu Grup Sendratari Prodi Sendratasik Universitas Palangka Raya memiliki manajemen kekeluargaan karena berada di lingkungan komunitas Unit Kegiatan Mahasiswa dengan tanggung jawabdi bawah pimpinan dan dosen program studi bidang seni drama, tari, dan musik. Mahasiswa menjadi wadah terbentuknya susunan organisasi grup sendratari yang dikelola langsung oleh mahasiswa.AbstractThe presence of art performances can not be separated from a group and the arts community. Management functions to ensure input from various organizational resources to produce that is precisely designed so that consumer desires can be fulfilled. The Management function consists of four: 1) Planning, 2) Organizing, 3)Actuating, and 4) Controlling of the Group of Ballet Studies Program at Palangka Raya University. This study uses a qualitative approach, which is more concerned with the aspects of the process in terms of results. The qualitative method as a research procedure that produces descriptive data in the form of written or oralwords from people and observable behavior. The descriptive qualitative approach is a method of collecting data based on observations and interviews in a nonstatic/does not use numbers, and researchers make a complex picture, detailed reports from respondents' views descriptively. The objective of this research is the management process of Tambun Bungai Gaib Malambunan Group Study Program activities the Sendratasik University of Palangka Raya. The results of this study are the family management study programs in Palangka Raya University because based on the Student Activity Unit community environment with responsibilities under the leadership and lecturers of the study programs in the fields of drama, dance, and music. Students become a place to form a ballet group organizational structure that is managed directly by students.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.isi.ac.id/index.php/JTKS/article/download/3259/1511

Manajemen Grup Sendratari pada Pogram Studi Pendidikan Sendratasik 76 Universitas Palangka Raya (UPR) (Sendratari Group Management In Sendratasic Education Study Program Palangkaraya University)

Manajemen Grup Sendratari pada Pogram Studi Pendidikan Sendratasik Universitas Palangka Raya (UPR) Elvira Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta Email: Abstrak Kehadiran pertunjukan seni tidak lepas dari sebuah kelompok dan komunitas kesenian. Manajemen berfungsi untuk menjamin masukan dari berbagai sumber daya organisasi, guna menghasilkan produk yang dirancang secara tepat sehingga keinginan konsumen dapat terpenuhi. Adapun fungsi manajemen terdiri dari empat: 1) Perencanaan (planning); 2) Pengorganisasian (organizing); 3) Penggerakan (actuating); dan 4) Pengawasan (controlling) yang digunakan pada Grup Sendratari Prodi Sendratasik Universitas Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu lebih banyak mementingkan segi proses daripada hasil. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatif deskriptif adalah metode pengumpulan data berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan cara non-statis/tidak menggunakan angka, dan penulis membuat gambaran kompleks, laporan terinci dari pandangan responden secara deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah proses pengolahan manajemen kegiatan Grup Sendratari Tambun Bungai Gaib Malambunan Prodi Sendratasik Universitas Palangka Raya. Hasil penelitian ini yaitu Grup Sendratari Prodi Sendratasik Universitas Palangka Raya memiliki manajemen kekeluargaan karena berada di lingkungan komunitas Unit Kegiatan Mahasiswa dengan tanggung jawab di bawah pimpinan dan dosen program studi bidang seni drama, tari, dan musik. Mahasiswa menjadi wadah terbentuknya susunan organisasi grup sendratari yang dikelola langsung oleh mahasiswa. Kata kunci: seni pertunjukan, manajemen, sendratari Sendratari Group Management In Sendratasic Education Study Program Palangkaraya University Abstract The presence of art performances can not be separated from a group and the arts community. Management functions to ensure input from various organizational resources to produce that is precisely designed so that consumer desires can be fulfilled. The Management function consists of four: 1) Planning; 2) Organizing; 3) Actuating; and 4) Controlling of the Group of Ballet Studies Program at Palangka Raya University. This study uses a qualitative approach, which is more concerned with the aspects of the process in terms of results. The qualitative method as a research procedure that produces descriptive data in the form of written or oral words from people and observable behavior. The descriptive qualitative approach is a method of collecting data based on observations and interviews in a nonstatic/does not use numbers, and researchers make a complex picture, detailed reports from respondents' views descriptively. The objective of this research is the management process of Tambun Bungai Gaib Malambunan Group Study Program activities the Sendratasik University of Palangka Raya. The results of this study are the family management study programs in Palangka Raya University because based on the Student Activity Unit community environment with responsibilities under the leadership and lecturers of the study programs in the fields of drama, dance, and 76 Elvira, Manajemen Grup Sendratari pada Pogram ... music. Students become a place to form a ballet group organizational structure that is managed directly by students. Keywords: performing arts, management, ballet PENDAHULUAN Kesenian merupakan bentuk cipta, rasa, dan karsa manusia. Berkesenian memiliki esensi dan logika tersendiri, baik dari segi estetika keindahan yang tidak mudah dijelaskan. Menurut Bastomi (1990:42), seni adalah simbol pribadi atau simbol sesuatu antara alam, suasana kejadian, harapan, dan lainnya berhubungan dengan kejiwaan yang dapat memengaruhi jiwa orang lain. Pertunjukan seni drama, tari, dan musik merupakan kegiatan pertunjukan yang selalu hadir dalam masyarakat. Kehadiran pertunjukan seni tidak lepas dari sebuah kelompok dan komunitas kesenian. Dalam sebuah komunitas pasti terdapat sistem yang terorganisasi disebut manajemen. Menurut Murgiyanto (1985:21), kata manajemen dalam Bahasa Inggris ditulis “management” (dari kata kerja to manage) yang artinya mengurusi atau menangani sesuatu, secara umum disarikan sebagai kegiatan-kegiatan (terutama pimpinan) dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. Menurut Murgiyanto (2016:53), seni pertunjukan merupakan padanan kata “performing arts” yaitu: seni-seni, seperti drama, tari, dan musik yang melibatkan pertunjukan di depan penonton. Dari batasan ini, pengertian yang baru ternyata adalah: 1) adanya orang yang ingin mempertunjukan keterampilannya, dan 2) adanya penonton yang bersedia menyaksikan pameran keterampilan tersebut-bukan apakah pameran itu dilakukan di dalam atau di luar gedung. Grup Pertunjukan Sendratari Program Studi Pendidikan Sendratasik Universitas Palangka Raya adalah sebuah kegiatan yang rutin digelar pada Program Studi Pendidikan Sendratasik Universitas Palangka Raya, yaitu setiap semester ganjil, mahasiswa Pendidikan Sendratasik melaksanakan sebuah Pagelaran Karya pada tanggal 19 s/d 22 Desember 2018 di Gedung Olah Seni Pariwisata Kota Palangkaraya, dengan tema “Melestarikan Kebudayaan Kalimantan Tengah melalui Pagelaran Karya Seni”. Dalam hal ini mahasiswa semester V khususnya kelompok A (A Team Management) akan menyajikan sebuah karya drama yang kompleks yaitu sendratari. Sendratari merupakan jenis drama yang menggabungkan antara seni tari dan seni drama dalam satu pementasan serta memuat unsur musik di dalamnya. Sajian ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempertahankan eksistensi kebudayaan masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah. Adapun naskah yang diangkat dalam pementasan kali ini adalah “Bungai Tambun Gaib Malambunan”, yaitu berupa cerita rakyat Kalimantan Tengah yang di adaptasi dari sebuah buku berjudul “The Ot Danum From Tumbang Miri Until Tumbang Rungan (Based on Tatum) Theirs Historis And Legends”. Banyak hal yang ingin disampaikan dalam naskah “Bungai Tambun Gaib Malambunan” kepada para penikmat seni maupun orang awam, baik dari segi kehidupan sosial masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah, prosesi adat dan ritual suku Dayak Kalimantan pada saat itu, kekayaan sumber daya alam khususnya satwa berupa burung 77 Jurnal Tata Kelola Seni-Vol. 5 No. 2 Desember 2019 p-ISSN 2442-9589, e-ISSN 2614-7009 Tingang, keagamaan dan kepercayaan nenek moyang/leluhur kita, kebudayaan yang harus terus dilestarikan, attitude/tata karma, bahkan suatu tanggung jawab yang dimiliki masingmasing individu. Melalui pagelaran ini diharapkan mampu mencetak generasi-generasi muda yang berbudaya dan berprestasi dalam karya. Kajian Pustaka Dalam Bahasa Indonesia terdapat banyak istilah yang digunakan untuk menerjemahkan kata manajemen, yaitu: kepemimpinan, ketatalaksanaan, pembinaan, pengurusan, pengelolaan, dsb. Dari istil (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.isi.ac.id/index.php/JTKS/article/download/3259/1511
Article home page: https://journal.isi.ac.id/index.php/JTKS/article/view/3259/1511

Elvira Elvira. Manajemen Grup Sendratari pada Pogram Studi Pendidikan Sendratasik 76 Universitas Palangka Raya (UPR) (Sendratari Group Management In Sendratasic Education Study Program Palangkaraya University), 2019, pp. 76-87,