Sistem Informasi Nomor Antrian Pasien Berbasis Web
Jurnal ProTekInfo | Vol. 10 No.1 | Maret 2023
e-ISSN: 2597 - 6559
p-ISSN: 2406 - 7741
SISTEM INFORMASI NOMOR ANTRIAN
PASIEN BERBASIS WEB
1
1,2
Muhammad Amin Murodi, 2 Wahyuddin
1
2
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Serang Raya
Jl. Raya Serang – Cilegon Km. 05 (Taman Drangong), Serang – Banten
Intisari—Pelayanan jasa seperti Klinik, kualitas pelayanan merupakan kunci keberhasilan, karena dengan adanya pelayanan yang baik maka
dapat menumbuhkan citra positif dimata masyarakat kepada klinik tersebut. Salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam kegiatan
pelayanan klinik adalah masalah antrian. Aplikasi perancangan sistem nomor antrian dirancang untuk memberikan kemudahan bagi pengguna
dalam yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam mendaptakan nomor antrian di Klinik Rahima. Aplikasi sistem nomor antrian ini
merupakan sistem informasi berbasis web, Pembuatan aplikasi ini menggunakan PHP dan XML.Pembuatan aplikasi ini menggunakan metode
pengembangan menggunakan waterfall dan untuk pengujian menggunakan metode Pengujian black Box. Penelitian ini telah menghasilkan
sebuah aplikasi sistem nomor antrian yang dapat digunakan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam yang dapat digunakan oleh
masyarakat dalam mendaptakan nomor antrian di Klinik Rahima.. Hasil Pengujian black box dari aplikasi ini menunjukkan bahwa semua
fungsi menu yang terdapat dalam aplikasi telah berhasil sesuai dengan fungsinya
Kata Kunci: Sistem Informasi, Klinik, Antrian, Waterfall
I.
PENDAHULUAN
Berdasarkan uraian pada latar belakang bahwa hal ini
menjadi masalah bagi masyarakat jika pasien atau
pengunjung yang datang langsung ke Klinik Rahima dalam
jumlah banyak masalah yang muncul yaitu antrian
panjang pada klinik seperti kejelasan, kemudahan akses dan
kenyaman tidak dipenuhi. Untuk menikatkan pelayanan
Klinik maka peneliti melakukan perancangan sistem nomor
antrian yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam
mendaptakan nomor antrian di Klinik Rahima.
1.1. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat di era
globalisasi ini memacu semua kalangan untuk dapat
memanfaatkan teknologi secara maksimal serta
memberikan pengaruh berbagai bidang. Pelayanan jasa
seperti Klinik, kualitas pelayanan merupakan kunci
keberhasilan, karena dengan adanya pelayanan yang baik
maka dapat menumbuhkan citra positif dimata masyarakat
kepada klinik tersebut. Salah satu masalah yang perlu
diperhatikan dalam kegiatan pelayanan klinik adalah
masalah antrian.
Antrian merupakan salah satu fenomena yang sering terjadi
dalam kehidupan sehari-hari dan sering ditemui dalam
fasilitas - fasilitas pelayanan umum. Antrian akan terjadi
bila banyaknya pasien yang dilayani melebihi
kapasitas layanan yang tersedia. Antrian yang sangat
panjang dan terlalu lama tentu saja sangat merugikan pihak
yang membutuhkan pelayanan, karena banyak waktu yang
terbuang selama menunuggu. Disamping itu pihak
pemberi pelayanan secara tidak langsung juga mengalami
kerugian karena akan mengurangi efesiensi dan efektifitas
kerja dan bahkan akan menimbulkan citra kurang baik pada
masyarakat.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dirumuskan
permasalah yaitu sebagai berikut :
1. Bagaimana membangun sebuah sistem untuk nomor
antrian agar memudahkan masyarakat yang ingin berobat ke
Klinik Rahima?
2. Bagaimana mengimplementasikan sistem pelayanan
nomor antrian kedalam platform web ?
1.3. Tujuan Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah diatas, maka tujuan
penelitian ini yaitu sebagai berikut :
1. Merancang sistem pelayanan nomor antrian untuk
masyarakat mendapatkan nomor antrian di klinik.
2. Memanfaatkan sistem ini untuk memberikan
kemudahan untuk masyarakat.
6
Jurnal ProTekInfo | Vol. 10 No.1 | Maret 2023
II.
e-ISSN: 2597 - 6559
p-ISSN: 2406 - 7741
LANDASAN TEORI
mempunyai prioritas lebih rendah, meskipun yang terakhir
ini kemungkinan sudah lebih dahulu tiba dalam garis
tunggu. Kejadian seperti ini kemungkinan disebabkan oleh
beberapa hal, misalnya seseorang yang dalam keadaan
penyakit lebih berat dibanding dengan orang lain dalam
suatu tempat praktek dokter.
1. Aplikasi software spesialis, program dengan dokumentasi
tergabung yang dirancang untuk menjalankan tugas
tertentu.
2. Aplikasi paket, suatu program dengan dokumentasi
tergabung yang dirancang unutk jenis masalah tertentu.
2.1 Klinik
Klinik
merupakan
fasilitas
kesehatan
yang
menyelenggarakan pelayanan medis, berupa medis dasar
dan atau medis spesialistik. Diselenggarakan oleh lebih dari
satu jenis tenaga kesehatan juga dipimpin oleh seorang
tenaga medis berdasarkan Permenkes RI No.9, 2014.
1. Klinik Pratama
Klinik Pratama adalah klinik yang menyediakan
pelayanan medis, berupa medis dasar oleh dokter
umum dan dipimpin oleh seorang dokter umum. Dari
perijinannya, klinik ini dapat dimiliki badan usaha atau
juga perorangan.
2. Klinik Utama
Klinik Utama adalah klinik yang menyediakan
pelayanan medis spesialistik atau dapat juga
menyelenggarakan
pelayanan
medis
dasar
dan spesialistik sekaligus. Klinik ini dipimpin oleh
seorang dokter umum, bidan dan perawat. Dari
perijinannya klinik ini hanya dapat dimiliki oleh
sebuah badan usaha berupa CV, atau PT.
2.3 Website
Menurut Budi Irawan website dalam buku jaringan
computer merupakan tempat penyimpanan data dan
informasi dengan berdasarkan topik tertentu. Website atau
situs Web juga merupakan kumpulan dari halaman-halaman
web yang saling berkaitan didalam website tersebut.
2.4. Metodelogi Penelitian
Metode waterfall adalah salah satu jenis model
pengembangan aplikasi dan termasuk ke dalam classic life
cycle
(siklus
hidup
klasik),
yang
mana
menekankan pada fase yang berurutan dan sistematis.
Untuk model pengembangannya, dapat dianalogikan seperti
air terjun, dimana setiap tahap dikerjakan secara berurutan
mulai dari atas hingga ke bawah. Jadi, untuk setiap tahapan
tidak boleh dikerjakan secara bersamaan. Menurut
Sukamto dan Shalahuddin (2015:28), “Model air terjun
menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara
sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain
pengodean,
pengujian
dan
tahap
pendukung
(support)”.
Tahapan medote waterfall :
2.2 Antrian
Menurut Mulyono (1991), antrian adalah antri itu sendiri.
Timbulnya antrian terutama tergantung dari sifat
kedatangan dan proses pelayanan. Jika tak ada antrian
berarti terdapat pelayan yang menganggur atau kelebihan
fasilitas
pelayanan.
Penentu antrian lain yang penting adalah disiplin antri.
Disiplin antri adalah aturan keputusan yang menjelaskan
cara melayani pengantri. Menurut Siagian (1987), ada 4
bentuk disiplin pelayanan yang biasa digunakan, yaitu :
Adapun pengertian aplikasi adalah penggunaan atau
penerapan suatu konsep yang menjadi pokok pembahasan.
Aplikasi dapat diartikan juga sebagai program komputer
yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan
tugas tertentu. Aplikasi software yang dirancang untuk
penggunaan praktisi khusus, klasifikasi luas ini dapat dibagi
menjadi 2 (dua) yaitu (...truncated)