KEWENANGAN BADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIA DALAM PENEGAKKAN HUKUM LAUT DI INDONESIA
Jurnal Lex Suprema
ISSN: 2656-6141 (online)
Volume 5 Nomor I Maret 2023
Artikel
KEWENANGAN BADAN KEAMANAN LAUT REPUBLIK INDONESIA
DALAM PENEGAKAN HUKUM LAUT DI INDONESIA
THE AUTHORITY OF THE MARINE SECURITY AGENCY REPUBLIC
INDONESIA IN ENFORCING THE LAW OF THE SEA IN INDONESIA
Aryanita Berlyan RS1, Azzahra Fildza S.2, Jeremia Sutan M.3
Fakultas Hukum, Universitas Balikpapan
Jalan Pupuk Raya, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan,
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, 76114
Email: , ,
ABSTRAK
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan sesuai yang diamanatkan oleh
Pasal 25 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 tentang wilayah negara.
Wilayah laut yang terbentang luas mengitari Indonesia mendatangkan sumber daya alam yang
melimpah baik sumber daya hayati maupun non hayati guna kepentingan pembangunan nasional.
Dengan banyaknya keuntungan yang dimiliki Indonesia tersebut pastilah akan dibarengi oleh masalah
keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia. Dalam upaya mewujudkan keamanan dan
keselamatan di wilayah Indonesia serta dibarengi pula dengan niat membangun Indonesia menjadi
poros maritim dunia, maka Indonesia membentuk Badan Keamanan Laut (Bakamla). Minimnya aturan
selama Bakamla beroperasi membuat lembaga ini menjadi tidak maksimal dalam menjalankan
tugasnya. Karenanya bagi pihak yang tergabung dalam Bakamla, keluarnya Peraturan Pemerintah
Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di
Wilayah Perairan dan Yurisdiksi Indonesia merupakan kesempatan untuk dapat menjalankan
kewenangannya tanpa tumpang tindih dengan lembaga lain yang terkait. Dalam penelitian jurnal ini
menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan mengkaji Undang-Undang Nomor 32 Tahun
2014 tentang Kelautan dan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan,
Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan dan Yurisdiksi Indonesia sebagai
perbandingan dalam kewenangan Bakamla. Melihat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2022
tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan dan
Yurisdiksi Indonesia ini tentunya harus memberikan kesiapan bagi pihak Bakamla untuk
mempersiapkan segala. Mengingat kondisi Bakamla begitu terbatas maka dibutuhkan anggaran besar
untuk mempersiapkan Bakamla sebagai Koordinator dalam penyelenggaraan keamanan, keselamatan
serta penegakan hukum di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia.
Kata Kunci: Kewenangan;Badan Keamanan Laut;Hukum Laut
ABSTRACT
The Unitary State of the Republic of Indonesia is an archipelagic state as mandated by Article 25 of
the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia concerning the territorial of the state. The sea area
that stretches around Indonesia brings abundant natural resources, both biological and nonbiological resources for the benefit of national development. With the many advantages that Indonesia
1
Mahasiswa Fakultas Hukum Unversitas Balikpapan
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Balikpapan
3
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Balikpapan
2
1
Jurnal Lex Suprema
ISSN: 2656-6141 (online)
Volume 5 Nomor I Maret 2023
Artikel
has, it will certainly be accompanied by security and safety issues in Indonesian waters. In an effort to
realize security and safety in the territory of Indonesia and also with the intention to build Indonesia
into a world maritime axis, Indonesia formed the Maritime Security Agency (Bakamla). The lack of
regulations while Bakamla operates makes this institution not optimal in carrying out its duties.
Therefore, for parties who are members of Bakamla, the issuance of Government Regulation Number
13 of 2022 concerning the Implementation of Security, Safety and Law Enforcement in Indonesian
Waters and Jurisdiction is an opportunity to be able to exercise their authority without overlapping
with other related institutions. This journal research uses normative juridical research methods by
reviewing Law Number 32 of 2014 concerning Marine Affairs and Government Number 13 of 2022
concerning the Implementation of Security, Safety, and Law Enforcement in Indonesian Waters and
Jurisdiction as a comparison within the authority of Bakamla. Seeing Government Regulation Number
13 of 2022 concerning the Implementation of Security, Safety, and Law Enforcement in Indonesian
Waters and Jurisdiction, of course, must provide readiness for Bakamla to prepare everything. Given
that Bakamla’s condition is so limited, a large budget is needed to prepare Bakamla as a Coordinator
in the administration of security, safety and law enforcement in Indonesian waters and jurisdictions.
Keywords: Authority;Marine Security Agency;Law of The Sea
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Indonesia adalah salah satu Negara kepulauan terbesar yang ada di Asia bahkan di dunia.
Hal ini terbukti dengan tercatatnya abanyak pulau yang ada di wilayah Indonesia, yaitu
mencapai 17.499 pulau. Jumlah tersebut terdiri dari 13.446 pulau yang telah memiliki nama
serta hanya 6.000 pulau yang memiliki penghuni. Meskipun untuk saat ini masih perlu
dilakukan pendataan ulang karena berkurangnya jumlah pulau yang disebabkan oleh pasang
surut air laut.4
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan sesuai yang
diamanatkan oleh Pasal 25 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
tentang wilayah negara. Wilayah laut yang terbentang luas mengitari Indonesia mendatangkan
sumber daya alam yang melimpah baik sumber daya hayati maupun non hayati guna
kepentingan pembangunan nasional.5
Mengingat pentingnya fungsi laut bagi bangsa Indonesia, maka masyarakat Indonesia
wajib mengelola, menjaga, memanfaatkan dan melestarikan wilayah laut ini sesuai dengan
yang diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945. Pentingnya fungsi laut sering kali memunculkan berbagai ancaman, meliputi
penyelundupan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing), pencemaran lingkungan laut,
pembuangan limbah berbahaya dan beracun (B3), dan sebagainya.6
Selain sebagai Negara kepulauan, Indonesia juga memiliki karakteristik laut yang cukup
unik yang digunakan sebagai alur transportasi Internasional yang didukung oleh posisi
“Kementerian
Dalam
Negeri
(Kemendagri),”
accessed
June
29,
2022,
http://kemendagri.go.id/news/2012/07/13/pulau-lari-larian-segera-didaftarkan-ke-pbb.
5 Zakky, “Kondisi Geografis Indonesia Beserta Keadaan Penduduk & Pengaruhnya,” ZonaReferensi.com (blog),
January 16, 2018, https://www.zonareferensi.com/kondisi-geografis-indonesia/.
6
Susanto and Dicky Munaf R, Komando Dan Pengendalian Keamanan Dan Keselamatan Laut : Berbasis
Sistem Peringatan Dini (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2015), hlm. 72.
4
2
Jurnal Lex Suprema
ISSN: 2656-6141 (online)
Volume 5 Nomor I Maret 2023
Artikel
geostrategic. Atas keuntungan tersebut Indonesia layak untuk menjadi poros maritim dunia.
Dengan banyaknya keuntungan yang dimiliki Indonesia tersebut pastilah akan dibarengi oleh
masala (...truncated)