Penerapan Metode SAW-TOPSIS untuk PPDB Online di SMK LPI Semarang

JURNAL MAHAJANA INFORMASI, Jun 2022

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang, oleh karena itu setiap orang berhak mendapatkannya dan dapat berkembang. Pendidkan secara umum diartikan sebagai proses kehidupan dalam mengembangkan diri setiap individu untuk dapat hidup dan dapat melangsungkan hidup. Untuk mendapatkan Pendidikan di sekolah tentunya harus melalui proses, dimana proses tersebut disebut dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Penelitian ini bertujuan untuk Mengembangkan sistem informasi penerimaan peserta didik baru yang mampu mengelola pendataan calon peserta didik baru di SMK LPI Semarang. Pada penelitian ini penulis mencoba menerapkan penggabungan metode SAW (Simple Additive Weighting) dan Metode TOPSIS (Technique Order Preferenceby Similarity To Ideal Solution) sebagai solusi pendukung pengambilan keputusan penerimaan peserta didik baru. Sistem informasi web penerimaan peserta didik baru (PPDB) dapat berjalan dengan baik dan digunakan calon siswa untuk melakukan pendaftaran di SMK LPI Semarang.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/7/article/download/2878/2017

Penerapan Metode SAW-TOPSIS untuk PPDB Online di SMK LPI Semarang

Jurnal Mahajana Informasi. Vol. 7, No. 1, Juni 2022 e-ISSN : 2527-8290 Penerapan Metode SAW-TOPSIS untuk PPDB Online di SMK LPI Semarang Shindu Rizky Ananda1*, Theresia Dwiati Wismarini2 1,2 Program Studi Teknik Informatika, Universitas Stikubank Semarang, Jl. Tri Lomba Juang No.1 Mugassari, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia Phone: (024) 8451976. E-mail: , Abstrak Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang, oleh karena itu setiap orang berhak mendapatkannya dan dapat berkembang. Pendidkan secara umum diartikan sebagai proses kehidupan dalam mengembangkan diri setiap individu untuk dapat hidup dan dapat melangsungkan hidup. Untuk mendapatkan Pendidikan di sekolah tentunya harus melalui proses, dimana proses tersebut disebut dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Penelitian ini bertujuan untuk Mengembangkan sistem informasi penerimaan peserta didik baru yang mampu mengelola pendataan calon peserta didik baru di SMK LPI Semarang. Pada penelitian ini penulis mencoba menerapkan penggabungan metode SAW (Simple Additive Weighting) dan Metode TOPSIS (Technique Order Preferenceby Similarity To Ideal Solution) sebagai solusi pendukung pengambilan keputusan penerimaan peserta didik baru. Sistem informasi web penerimaan peserta didik baru (PPDB) dapat berjalan dengan baik dan digunakan calon siswa untuk melakukan pendaftaran di SMK LPI Semarang. Kata Kunci : Pendidikan, ppdb, siswa, SAW, TOPSIS, sistem informasi. Abstract Education is very important for everyone's life, therefore everyone has the right to get it and can develop. Education is generally defined as a life process in developing each individual to be able to live and be able to live. To get education in schools, of course, you have to go through a process, where the process is called New Student Admission (PPDB). This study aims to develop a new student admissions information system that is able to manage data collection of prospective new students at SMK LPI Semarang. In this study, the authors tried to apply the combination of the SAW (Simple Additive Weighting) and TOPSIS (Technique Order Preference by Similarity to Ideal Solution) methods as a solution to support decision-making for new student admissions. The new student admissions web information system (PPDB) can run well and is used by prospective students to register at SMK LPI Semarang. Keywords: Education, ppdb, students, SAW, TOPSIS, information systems. mewujudkan suasana belajar dan proses Pendahuluan Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan setiap orang, oleh karena itu setiap orang berhak mendapatkannya dan dapat berkembang. Pendidikan secara umum diartikan sebagai proses kehidupan dalam mengembangkan diri setiap individu untuk dapat hidup dan dapat melangsungkan hidup. Menurut UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. [1] Seperti yang dikatakan oleh harahap dan poerkatja, pendidikan adalah usaha yang 68 Jurnal Mahajana Informasi. Vol. 7, No. 1, Juni 2022 e-ISSN : 2527-8290 secara sengaja dari orang tua yang selalu diartikan mampu menimbulkan tanggung jawab moril dari segala perbuatannya. [2]. Pendidikan pertama kali kita dapatkan dilingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat. Untuk mendapatkan Pendidikan di sekolah tentunya harus melalui proses, dimana proses tersebut disebut dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Proses ini merupakan hal paling penting bagi pihak sekolah. Melalui proses ini calon siswa baru akan diseleksi. Seleksi bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa sesuai dengan minat dan bakat calon siswa dilihat dari nilai akademik dan prestasi siswa. Oleh karena itu proses yang dilakukan harus cepat dan tepat serta dapat diikuti oleh calon siswa secara up to date. Saat ini belum banyak sekolah yang menggunakan sistem pendaftaran online, beberapa sekolah masih menggunakan sistem pendaftaran offline yang dilakukan menggunakan kertas formulir pendaftaran yang di input kedalam bentuk digital menggunakan komputer dan software pengolahan data, sehingga dengan cara tersebut dikhawatirkan adanya kertas fomulir yang tercecer sehingga tidak terdata dan ketika proses penginputan data akan terjadi penggandaan data. Di SMK LPI Semarang proses PPDB dilakukan disekolah, siswa datang kemudian mengisi formulir yang disediakan oleh panitia. Kemudian calon peserta didik menunggu informasi yang diinfokan melalui telefon dari sekolah untuk mengikuti tahap selanjutnya. Tahap selanjutnya yaitu mengisi formulir siswa datang pada waktu yang ditentukan oleh panitia PPDB, biasanya di laksanakan saat libur kenaikan kelas, selanjutnya tahap pengumpulkan berkas persyaratan, kemudian dilanjutkan wawancara bersama calon peserta didik dan orangtua atau wali, dan yang terakhir dilakukan tes kesehatan. Setelah proses pendaftaran dan seleksi siswa menunggu penggumuman.[3] Dengan uraian proses di atas maka, pengisian formulir dilaksanakan berulang, data yang diisikan secara offline tidak dapat dipantau oleh calon siswa, bahkan jika terjadi kekeliruan menginputkan data, calon siswa tidak dapat mengubah dan akan menjadi kesalahan data siswa. Hasil seleksi juga tidak dapat ditampil kan secara online. sehingga calon siswa hanya menunggu hasilnya ketika proses pendaftaran berakhir. Selain permasalahan di atas, SMK LPI Semarang juga memiliki Misi yang harus terwujutkan yaitu meningkatkan mutu pelayanan masyarakat serta siswa sesuai dengan manajemen ISO 9001:2008 demi terwujudnya misi sekolah maka sekolah seharusnya meningkatkan sistem pengelolahan data yang baik, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, salah satunya adalah meningkatkan layanan peneriman pesera didik baru. Berdasarkan kesulitan yang dialami siswa dan panitia maka dibutuhkan sistem informasi untuk mengelola data. Sistem informasi yaitu suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai tujuan yaitu menyajikan informasi.[4] Metode Pada penelitian ini penulis mencoba menerapkan penggabungan metode SAW (Simple Additive Weighting) dan Metode TOPSIS (Technique Order Preferenceby Similarity To Ideal Solution) sebagai solusi pendukung pengambilan keputusan penerimaan peserta didik baru. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menentukan alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, yakni pendaftar (siswa) yang layak lolos seleksi berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan yakni : nilai bahasa Indonesia, nilai bahasa inggris, nilai matematika dan nilai IPA. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai matrisks ternormalisasi untuk setiap atribut menggunakan metode SAW, kemudian dilanjutkan dengan metode TOPSIS untuk mencari solusi atau alternatif yang dipilih. Terdapat 4 (empat) kriteria yang diac (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/7/article/download/2878/2017
Article home page: https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/7/article/view/2878/2017

Ananda Shindu Rizky, Wismarini Theresia Dwiati. Penerapan Metode SAW-TOPSIS untuk PPDB Online di SMK LPI Semarang, JURNAL MAHAJANA INFORMASI, 2022, pp. 68 - 75,