SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MANAJEMEN ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH
JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA)
Vol.2, No.6 Juni 2024
e-ISSN: 3031-5220; DOI: 10.62281, Hal XX-XX
PT. Media Akademik Publisher
AHU-084213.AH.01.30.Tahun 2023
SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MANAJEMEN
ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH
Oleh:
Aulia Akhmad1
Chindy Aulia Azzahra2
Subandi3
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Alamat: JL. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung,
Lampung (35131)
Korespondensi Penulis:
Abstract. The supervision of school education and financial administration are the two
main components of school management. The school's financial administration aims to
manage tuition fees effectively and openly, while education supervision seeks to improve
the quality of instruction and learning. In this article, we describe the scope of
educational supervision, successful supervision models, and ideas and procedures for
school financial administration. We use methods of literature study and content analysis.
The results show that education supervision and school financial administration must
work together to achieve the best educational goals. The conclusion is that both. These
components should be done regularly and effectively if they want to support better
education in school.
Keywords: Educational Supervision, School Financial Administration, School
Management, Quality of Instruction.
Abstrak. Supervisi pendidikan dan administrasi keuangan sekolah adalah dua komponen
utama manajemen sekolah. Administrasi keuangan sekolah bertujuan untuk mengelola
uang sekolah secara efektif dan terbuka, sementara supervisi pendidikan berusaha untuk
meningkatkan kualitas instruksi dan pembelajaran. Dalam artikel ini, kami menjelaskan
Received May 18, 2024; Revised May 26, 2024; June 05, 2024
*Corresponding author:
SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MANAJEMEN
ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH
lingkup supervisi pendidikan, model-model supervisi yang berhasil, dan ide dan prosedur
administrasi keuangan sekolah. Kami menggunakan metode studi literatur dan analisis
isi. Hasilnya menunjukkan bahwa supervisi pendidikan dan administrasi keuangan
sekolah harus bekerja sama untuk mencapai tujuan pendidikan yang terbaik.
Kesimpulannya adalah bahwa kedua komponen ini harus dilakukan secara teratur dan
efektif jika mereka ingin mendukung pendidikan yang lebih baik di sekolah.
Kata Kunci: Supervisi Pendidikan, Administrasi Keuangan Sekolah, Manajemen
Sekolah, Kualitas Instruksi.
LATAR BELAKANG
Kualitas Lembaga Pendidikan di Indonesia adalah tergantung pada pengolahan
dari Lembaga Pendidikan itu, peran dan fungsi strategis ada pada kepala sekolah itu
sendiri, Lembaga Pendidikan yang bermutu terbentuk karena peran serta dan upaya dari
kreativitas kepala dan pengawas sekolahnya.
Pengawasan disini sangat berperan penting dalam pengembangan profesionalisme
guru Dimana pengawasan atau supervisi meningkatkan proses dan hasil belajar yang
memerlukan motivasi yang kuat dari seorang guru, maka dari itu seorang supervisor perlu
melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan profesionalisme yang disupervisikan
Dalam proses Pendidikan, administrasi keuangan adalah bagian yang menyatu dengan
penyelenggaraan Pendidikan. Keuangan adalah inti dari pelaksanaan kegiatan
Pendidikan.
Semua kegiatan yang akan dilakukan diatur dengan baik agar kegiatan berjalan
dengan efektif dan efisien. Sehingga diakhir pencatatan tidak terjadi minus ataupun ada
kegiatan yang tidak tercatat sehingga bisa dipertanggung jawabkan.1
Setiap unit kerja selalu berhubungan dengan masalah keuangan, demikian pula
dilembaga Pendidikan. Segala yang menyangkut keuangan diseoklah pada garis besarnya
biasanya berkaitan tentang uang SPP (Sumbangan Pembinaan Pendiidkan), uang
kesejahteraan
personil
dan
gaji
serta
keuangan
yang
berhubungan
dengan
penyelenggaraan perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Komponen keuangan dan pembiayaan ini perlu dikelola sebaik – baiknya agar dana yang
Gelmala Sari, “Administrasi Dan Supervisi Pendidikan,” Jurnal Administrasi Keuangan, volume 1. no. 1,
(2019), h. 8.
1
2
JMA - VOLUME 2, NO. 6, JUNI 2024
ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang tercapainya tujuan Pendidikan.
METODE PENELITIAN
Penelitian
ini
menggunakan
metode
studi
literatur,
dimana
penulis
mengumpulkan data dan materi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan topik yang
dibahas dalam artikel ini, yaitu supervisi pendidikan dan administrasi keuangan sekolah
yang meliputi ruang lingkup supervisi pendidikan, model dan pendekatan supervisi
pendidikan kepala sekolah yang efektif, pengertian administrasi keuangan sekolah, proses
administrasi keuangan sekolah.Tujuan dari artikel ini untuk membuat deskripsi gambaran
atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta–fakta, sifat-sifat serta
hubungan antar fenomena yang diselidiki.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian content analysis atau dikenal
juga dengan meta analisis, yaitu dengan cara analisis isi dan penggabungan beberapa
jenis penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Ruang Lingkup Supervisi Pendidikan
Supervisi berasal dari Bahasa inggris yaitu “supervision” yang terdiri dari dua
kata “super” dan “vision”. Super artinya “atas” dan vision artinya “melihat” maka
supervisi secara etimologis adalah melihat dan menilai dari atas yang dilakukan oleh
pihak atasan terhadap hasil kerja bawahan. Dalam dunia Pendidikan supervisi disediakan
oleh pimpinan untuk membantu guru agar menjadi guru atau personal yang berkopeten
sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya.
Tujuan Supervisi Pendidikan adalah untuk menilai kemampuan guru sebagai
pengajar dan pendidik untuk membantu mereka melakukan perbaikan jika diperlukan
agar bisa diatasi oleh usaha sendiri.2
Pengembangan dan bimbingan yang diberikan kepada semua karyawan sekolah,
termasuk guru dan karyawan lainnya. Supervisi sangat penting untuk meningkatkan
kualitas pembelajaran. Jika supervisi pendidikan dilakukan dengan baik, dapat
2
Putri Nilam Zahara, “ADM Supervisi Pendidikan,” Jurnal Serambi Ilmu, Volume 1, No. 1 . h. 1.
SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MANAJEMEN
ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH
meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dengan kualitas pembelajaran yang
lebih baik, hasil belajar siswa juga diharapkan meningkat.3
Model dan Pendekatan Supervisi Pendidikan Kepala Sekolah yang Efektif
1. Model Supervisi Pendidikan
a) Model Konvensional
Sahertian menjelaskan bahwa supervisi konvensional adalah konsep yang
dimiliki
oleh
pengawas.
Dalam
paradigma
pengawasan
supervisi
konvensional, salah satu elemen penting adalah kewenangan untuk
menentukan masa depan guru dan kepala sekolah. Administrator, guru, dan
karyawan akan membuat kesalahan selama mereka berada di bawah
pengawasan, dan pengawas konvensional akan terus mengawasi mereka.
Menurut model supervisi ini, supervisor selalu menemukan sesuatu yang
tidak beres pada orang yang disupervisinya. Akibatnya, selama mereka
bekerja, mereka selalu menolak ide-ide yang dibuat oleh or (...truncated)