PARENTING ANAK DALAM MEMAHAMI ISI AL-QURAN
JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA)
Vol.2, No.6 Juni 2024
e-ISSN: 3031-5220; DOI: 10.62281, Hal XX-XX
PT. Media Akademik Publisher
AHU-084213.AH.01.30.Tahun 2023
PARENTING ANAK DALAM MEMAHAMI ISI AL-QURAN
Oleh:
Putry Rahmadania
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis
Alamat: JL. Lembaga, Senggoro, Kec. Bengkalis, Kab. Bengkalis, Riau (28714).
Korespondensi Penulis:
Abstract. This journal examines the role of parents in helping children understand the
contents of the Koran. The main focus is effective parenting methods in educating
children about the meaning and application of Al-Quran teachings in everyday life. The
methods applied include routine reading, discussion of interpretations, and application
of the moral values taught by the Al-Quran. This study highlights the importance of an
approach adapted to the child's psychological development and the use of modern
technology as an assistive tool. The research results show that active parental
involvement significantly increases children's understanding of the Qur’an.
Keywords: Parenting, Al-Qur'an.
Abstrak. Jurnal ini mengkaji peran orang tua dalam membantu anak memahami isi AlQuran. Fokus utama adalah metode parenting yang efektif dalam mendidik anak tentang
makna dan aplikasi ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang
diterapkan meliputi pembacaan rutin, diskusi tafsir, dan penerapan nilai-nilai moral yang
diajarkan oleh Al-Quran. Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan yang disesuaikan
dengan perkembangan psikologis anak dan penggunaan teknologi modern sebagai alat
bantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua secara signifikan
meningkatkan pemahaman anak terhadap Al-Quran.
Kata Kunci: Parenting, Al-Qur’an.
Received May 25, 2024; Revised May 28, 2024; June 11, 2024
*Corresponding author:
PARENTING ANAK DALAM MEMAHAMI ISI AL-QURAN
LATAR BELAKANG
Mengajarkan anak memahami isi al-qur’an adalah proses yang penting dalam
membentuk karakter islami dan spriritualitas mereka. Memerlukan pendekatan yang
penuh kesabaran, kreativitas, dan konsistensi. Dengan metode yang tepat dan dukungan
yang terus menerus, anak-anak dapat tumbuh dengan pemahaman yang mendalam
tentang Al-Quran dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, membentuk mereka
menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan taat pada ajaran Islam.
Sejarah parenting anak dalam memahami isi Al-Quran telah berlangsung sejak
zaman Nabi Muhammad SAW. Pada masa itu, orang tua dan guru di lingkungan Islam
mulai mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak mereka melalui metode pengajaran
langsung, hafalan, dan tafsir. Para sahabat Nabi juga memainkan peran penting dalam
menyebarkan ajaran Al-Quran dan metodologi pengajarannya.
Pada era modern, teknologi telah memperkenalkan cara-cara baru untuk
mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak, termasuk melalui aplikasi pendidikan dan
program interaktif yang mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.
Pendekatan ini bertujuan agar anak tidak hanya menghafal ayat-ayat Al-Quran tetapi juga
memahami maknanya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
METODE PENELITIAN
Penulisan jurnal ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research).
Penelitian kepustakaan adalah suatu metode penelitian yang melibatkan pemeriksaan dan
analisis berbagai sumber informasi mengenai suatu topik penelitian tertentu. Sumber
informasi antara lain buku, jurnal ilmiah, artikel, laporan penelitian, dan sumber lain yang
berkaitan dengan pokok bahasan penelitian.
Tujuan dari metode tinjauan pustaka adalah untuk memahami secara mendalam
topik penelitian yang sedang diteliti, mengkaji literatur yang ada, mengidentifikasi
kesenjangan pengetahuan atau topik yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut, dan
mengembangkan landasan teori untuk penelitian selanjutnya.
Proses penelitian literatur biasanya melibatkan pencarian literatur, memilih
sumber yang relevan, membaca dan memahami sumber tersebut, menganalisis informasi
yang ditemukan, dan menulis laporan atau tinjauan literatur yang mencerminkan
pemahaman Anda tentang literatur dan hasilnya.
2
JMA - VOLUME 2, NO. 6, JUNI 2024
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pengertian Parenting
Parenting adalah proses mendidik, merawat, dan membimbing anak-anak dari
masa kanak-kanak hingga dewasa. Ini melibatkan berbagai aspek seperti memenuhi
kebutuhan fisik, emosional, sosial, dan intelektual anak. Tujuan utama parenting adalah
membantu anak tumbuh menjadi individu yang sehat, bertanggung jawab, dan mandiri.
Parenting mencakup berbagai metode dan gaya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan
anak dan situasi keluarga, termasuk komunikasi yang efektif, disiplin positif, dan
pengembangan hubungan yang hangat dan penuh kasih sayang.
Parenting menurut Jerome Kagan adalah serangkaian keputusan tentang
sosialisasi pada anak yang mencakup apa yang dilakukan oleh orang tua/pengasuh agar
anak mampu bertanggungjawab dan memberikan kontribusi sebagai anggota masyarakat
termasuk juga apa yang harus dilakukan orang tua/ pengasuh agar anak mampu
bertanggungjawab dan memberikan kontribusi sebagai anggota masyarakat termasuk
juga apa yang harus dilakukan orang tua/pengasuh ketika anak menangis, marah,
berbohong dan tidak melakukan kewajibannya dengan baik (1997). Sedangkan Brooks
(2001) mengemukakan pengasuhan sebagai sebuah proses yang merujuk pada
serangkaian aksi dan interaksi yang dilakukan orang tua untuk mendukung perkembangan
anak. Dari beberapa definisi tersebut diperoleh pengertian bahwa pengasuhan atau
parenting mengandung beberapa unsur pokok yaitu :
a. Pengasuhan bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak
secara fisik, mental maupun sosial.
b. Pengasuhan merupakan proses interaksi yang terus menerus antara orang tua
terhadap anak.1
Parenting atau disebut pola pengasuhan yaitu suatu bentuk usaha yang dilakukan
orang tua pada anak, agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang unggul, sebenarnya
pola pengasuhan membutuhkan tata cara dan tata cara tertentu, sehingga tidak sekedar
pengetahuan common sanse yang bisa langsung difahami secara langsung, bukan juga
pengetahuan yang akan cepat difahami dengan seiring berjalannya waktu, sebagai ilmu
tentang cara pengasuhan anak dalam arti sederhana dengan jalan melakukan tanggung
1
Luluk elyana, manajemen parenting class melalui media E-learning, (universitas IVET:sentra cendekia
2020), h-31
PARENTING ANAK DALAM MEMAHAMI ISI AL-QURAN
jawab dan tugas demi mendampingi tumbuh kembang anak fisik, meliputi, perawatan
tubuh anak, pemberian makanan dan memperhatikan kesehatan anak dalam masa tumbuh
kembangnya, dan mental meliputi, penanaman nilai moral dan sifat yag baik,
mengembangkan kreatifitas dan bakat anak, dan perkembangan sosial meliputi cara
menyapa orang lain, menghargai dan menghormati jasa orang lain2.
Orang tua sebagai pengasuh bagi anak-anaknya, yang terdiri dari ayah dan ibu
akan membawa dan menerapkan budaya pengasuhan yang pernah mereka alami
dilingkungannya dahulu.
Faktor sosial dan ekonomi dari kedua orang tua ak (...truncated)