USAHA PELATIHAN KETERAMPILAN DI BIDANG PEKERJAAN KAYU SEBAGAI UPAYA KEBERMANFAATAN ALAT DI SMKN SURABAYA
Jurnal Qua Teknika Vol.14 No.1 Maret 2024
ISSN 2088-2424 ( Cetak ) : ISSN 2527-3892 (Elektronik)
Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar, Blitar
Https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua; Email:
Dyah Ayu Pangastuti Ardiani1), Andang Widjaya2),Yunaidi Supriyanto 3)
USAHA PELATIHAN KETERAMPILAN DI BIDANG PEKERJAAN KAYU SEBAGAI
UPAYA KEBERMANFAATAN ALAT DI SMKN 2 SURABAYA
Jurnal Qua Teknika, (2024), 14(1): 11-17
USAHA PELATIHAN KETERAMPILAN DI BIDANG PEKERJAAN KAYU SEBAGAI UPAYA
KEBERMANFAATAN ALAT DI SMKN 2 SURABAYA
Dyah Ayu Pangastuti Ardiani1), Andang Widjaya2),Yunaidi Supriyanto 3)
12)
Pasca Sarjana, Universitas Negeri Surabaya
Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Lakarsantri
1)
email:
3
SMKN 2 Surabaya
Jl. Tentara Genie Pelajar No. 26
ABSTRACT
Basically every human being has the opportunity to become an entrepreneur. Likewise for vocational
school students, they are educated to be able to enter directly into the world of work as employees or
entrepreneurs. As students in the building sector, this furniture business can become a business field for
students after being given technopreneur training and how to work wood. Later, it is hoped that students
will be able to develop their potential and create jobs for other people. Utilizing tools and materials tha t
are rarely used for the purpose of creating special extracurricular activities for students who have an
interest in becoming technopreneurs will be an added value when students graduate and create
additional skills that can become a selling point in the industrial world.
Keyword : Techopreneur, Wood, Furniture, Industry, Training
ABSTRAK
Pada dasarnya setiap manusia memiliki peluang untuk menjadi wirausahawan. Begitu juga peserta
didik SMK, mereka dididik untuk dapat terjun langsung ke dunia kerja sebagai karyawan ataupun
wirausahawan. Sebagai peseerta didik yang ada di bidang bangunan, usaha mebel ini dapat menjadi
ladang usaha bagi peserta didik setelah diberikan pelatihan technopreneur dan cara kerja kayu.Nantinya
diharapkan peserta didik dapat mengembangkan potensinya dan membuat lapangan pekerjaan untuk
orang lain. Memanfaatkan alat dan material yang sudah jarang dipakai untuk tujuan membuat
ekstrakurikuler khusus untuk peserta didik yang memiliki minat untuk menjadi technopreneur akan
menjadi nilai tambah saat peserta didik lulus dan membuat keahlian tambahan yang dapat menjadi nilai
jual di dunia industri
Kata kunci: Techopreneur, Kayu, Mebel, Industri, Pelatihan
PENDAHULUAN
Orang harus terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena tuntutan zaman. Salah
satunya berada di pendidikan. Diharapkan bahwa inovasi dalam bidang pendidikan akan membuat belajar
lebih menyenangkan, efisien, dan efektif. Pendidikan di Indonesia harus memiliki kemampuan untuk
beradaptasi dengan perkembangan zaman dan globalisasi. Proses pembelajaran harus meningkatkan
pemahaman siswa tentang apa yang mereka pelajari, terutama dalam sistem pembelajaran siswa sekolah
menegah kejuruan (SMK).
SMK adalah awal untuk mempersiapkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Untuk
mencapai tujuan pemerintah untuk mempersiapkan lulusan yang berkualitas dengan SDM tingkat menengah
11
Jurnal Qua Teknika Vol.14 No.1 Maret 2024
ISSN 2088-2424 ( Cetak ) : ISSN 2527-3892 (Elektronik)
Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar, Blitar
Https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua; Email:
Dyah Ayu Pangastuti Ardiani1), Andang Widjaya2),Yunaidi Supriyanto 3)
USAHA PELATIHAN KETERAMPILAN DI BIDANG PEKERJAAN KAYU SEBAGAI
UPAYA KEBERMANFAATAN ALAT DI SMKN 2 SURABAYA
Jurnal Qua Teknika, (2024), 14(1): 11-17
yang produktif, kreatif, inovatif, dan efektif, diperlukan upaya penguatan entrepreneur terhadap siswa, guru,
dan sekolah (Triyono, 2015). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki kemampuan untuk
mengembangkan siswa menjadi pengusaha harus berhubungan dan bekerja sama dengan dunia usaha.
Jasa wirausaha yang akan penulis sampaikan dalam tulisan ini adalah tentang pengadaan pelatihan
keterampilan di bidang pekerjaan kayu sebagai ekstrakurikuler khusus ataupun pelatihan umum sebagai
bentuk kebermanfaatan alat yang ada di bengkel KGSP SMKN 2 Surabaya. Bengkel KGSP yang dahulunya
menjadi tempat peserta didik jurusan KGSP (Konstruksi Gedung Sanitasi dan Perawatan) sudah 2 tahun terakhir
jarang dipakai. Jurusan KGSP yang sesuai kurikulum sudah ditiadakan, membuat bengkel tersebut hanya
dipakai sesekali untuk peserta didik kelas XII dan XIII. Peserta didik jurusan KGSP kelas XII dan XIII pun saat
ini sedang melaksanakan praktek kerja industri di luar sekolah.
SMKN 2 Surabaya saat ini memiliki 11 konsentrasi keahlian yang 2 diantaranya adalah yang berasal dari
bidang bangunan, yakni Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan Teknik Konstruksi dan
Properti (TKP). Di kedua konsentrasi keahlian itupun juga tidak ada mata pelajaran untuk praktek kayu. Hal
ini membuat bengkel kayu yang dahulu ramai sekarang menjadi sepi dan sedikit terbengkalai. Selain itu,
bengkel kayu yang masih memiliki banyak alat kerja dan juga material masih dapat dimanfaatkan.
GAMBAR 1. MATERIAL YANG DAPAT DIMANFAATKAN
GAMBAR 2. ALAT YANG DAPAT DIMANFAATKAN
Peserta didik yang dibekali ilmu kewirausahaan pada mata pelajaran kewirausahaan dapat dijadikan awal
kompetensi untuk dikembangkan. Membuat ekstrakurikuler khusus untuk melatih keterampilan cara kerja
kayu membuat peserta didik mendapatkan pengetahuan baru. Dahulu saat bengkel masih beroperasi, hasil mebel
dari praktek peserta didik dapat dimanfaatkan menjadi prasarana ataupun dijual lewat bussines center (Effendy,
2023). Hal ini dapat menjadi pertimbangan untuk melanjutkan kesuksesan dalam pembelajaran saat
itu.
Program ini akan memberikan pelatihan tentang desain, teknik kerja kayu, perencanaan efisiensi bahan
dengan metode RAB sederhana, dan teknik pemasaran. Program dapat melakukan uji kualitatif dengan
menggunakan angket. Sasarannya adalah siswa SMKN 2 Surabaya, terutama siswa dari jurusan bangunan.
Pemilihan tujuan ini adalah tujuan yang produktif dan menarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang
12
Jurnal Qua Teknika Vol.14 No.1 Maret 2024
ISSN 2088-2424 ( Cetak ) : ISSN 2527-3892 (Elektronik)
Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar, Blitar
Https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua; Email:
Dyah Ayu Pangastuti Ardiani1), Andang Widjaya2),Yunaidi Supriyanto 3)
USAHA PELATIHAN KETERAMPILAN DI BIDANG PEKERJAAN KAYU SEBAGAI
UPAYA KEBERMANFAATAN ALAT DI SMKN 2 SURABAYA
Jurnal Qua Teknika, (2024), 14(1): 11-17
bermanfaat. Diharapkan peserta didik SMKN 2 Surabaya akan memiliki kemampuan untuk berwirausaha dan
melakukan peran penting pendidikan vokasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa melalui
program ini. Pendidikan vokasi tidak hanya menyiapkan lulusan yang siap untuk bekerja, tetapi juga
memberikan insentif kepada siswa untuk memulai usaha sendiri.
METODE PENELITIAN
Pelaksanaan program pelatihan keterampilan Pekerjaan kayu dilaksanakan di Bengkel KGSP SMKN 2 (...truncated)