PENGAMAN GANDA SEPEDA MOTOR DENGAN SISTEM SMART SECURITY
36
JTE UNIBA, Vol. 01, No. 01, Agustus2019
Pengaman Ganda Sepeda Motor Dengan Sistem Smart
Security
Darwis Parawiro1, A. Asni B2, Aswadul Fitri S R3
1,2,3
Teknik Elektro,Fakultas Teknologi Industri Universitas Balikpapan
Jln. Pupuk Raya Gn. Bahagia Balikpapan 76114 Indonesia
Email :
Abstract—The dual safety system is designed to protect scooter
from theft when a motorcycle is placed in place nothing
supervision from its owner. There are two types of safety device
for scooter, they are electric and nonelectric. One of the most
widely used examples of this two safety device is using an electric
alarm and a nonelectric using a steering lock. However, in the
two examples of safety devices that cannot be relied upon if the
Scooter is in a place that is less supervision, it is certain that the
owner cannot monitor it. So the purpose of the safety device
Arduino-based dual safety device is designed to effectively secure
Scooter because it is equipped with GPS that is used to track the
location of scooter coordinates without distance being limited.
The device is equipped with a GSM module as communication
between the owner and the safety device so that the owner can
monitor his Scooter remotely, using SMS. If the SMS is sent to
the mobile number installed on the GSM module with the
appropriate SMS command, the tool will work according to the
SMS command.
diperlukan rancangan suatu sistem untuk mengendalikan dan
mengamankan sepeda motor.
Dengan berkembangnya teknologi saat ini terutama pada
telepon gengam maka dapat dimanfaatkan teknologi tersebut
untuk mengendalikan sekaligus mengamankan sepeda motor
yang dicuri dengan menampilkan posisi sepeda motor pada
Google maps.
Sehingga akan dirancang sebuah sistem pengendali dan
pengaman kendaraan bermotor dengan menggabungkan antara
modul GSM dan modul GPS. Dimana sistem ini
menggunakan media SMS pada telephone gengam Android
sehingga dapat mengontrol dan memonitoring kendaraan
bermotor dengan melihat posisi kendaraan melalui Google
maps.
II. TINJAUAN PUSTAKA
A. Landasan Teori
Intisari— Alat sistem pengaman ganda ini dirancang untuk
mengamankan sepeda motor dari adanya kejadian pencurian
ketika sepeda motor ditempatkan pada tempat yang tidak ada
pengawasan dari pemiliknya. Pada umumnya pengaman sepeda
motor terdiri dua macam yaitu elektrik dan nonelektrik. Salah
satu contoh yang paling banyak digunakan dari kedua
pengaman tersebut adalah menggunakan alarm dengan elektrik
dan yang nonelektrik menggunakan kunci stir.
Namun, pada kedua contoh alat pengaman tersebut belum
bisa diandalkan jika sepeda motor berada di tempat yang
kurang pengawasan, di pastkan pemilik tidak dapat memantau
motor tersebut. Sehingga tujuan dari alat pengaman ganda yang
berbasis Arduino ini dirancang untuk mengamankan sepeda
motor secara efektif karena dilengkapi dengan GPS yang
digunakan untuk melacak lokasi koordinat sepeda motor tanpa
dibatasi jarak. Alat dilengkapi modul GSM sebagai komunikasi
antara pemilik dengan alat pengaman sehingga pemilik dapat
memantau sepeda motornya dari jarak jauh, yaitu menggunakan
SMS. Bila SMS tersebut dikirimkan ke nomor handphone yang
dipasang pada GSM modul dengan SMS perintah yang sesuai
maka alat akan bekerja sesuai SMS perintah tersebut.
Kata Kunci—Alat pengaman, Sepeda motor, GSM, GPS
I. PENDAHULUAN
Sepeda motor saat ini merupakan kebutuhan yang
digunakan sebagai alat transportasi dalam melakukan aktifitas.
Kebutuhan yang tidak diimbangi dengan kemampuan
seseorang akan berpotensi menyebabkan tindak kriminalitas
antara lain dalam bentuk pencurian sepeda motor. Dengan
terjadinya peningkatan kriminal pencurian motor, maka
1) Sepeda Motor: Sepeda motor adalah kendaraan beroda
dua yang digerakan oleh sebuah mesin. Penggunaan sepeda
motor di Indonesia sangat populer karena harganya yang
relatif murah, terjangkau untuk sebagian besar kalangan dan
penggunaan bahan bakarnya serta biaya operasionalnya cukup
hemat.
2) Arduino Uno: Arduino adalah sebuah platform
komputasi fisik yang bersifat open source, berdasar pada
papan I/O yang simpel dan mudah digunakan, serta
lingkungan pengembangannya mengimplementasikan bahasa
pemrograman Processing. Arduino dapat digunakan untuk
membuat sebuah objek interaktif yang dapat beroperasi secara
mandiri (stand alone). Atau juga dapat terkoneksi dengan
perangkat lunak (software) yang ada di komputer (seperti
Visual studio). Arduino didesain agar mudah digunakan oleh
pemula yang tidak memiliki pengalaman dengan perangkat
lunak (bahasa pemrograman) atau pengalaman dengan
rangkaian elektronik. [2]. Arduino dikenal baik dengan
perangkat kerasnya, namun pengguna juga memerlukan
perangkat lunak untuk memprogramnya. Kedua perangkat
keras dan perangkat lunak itu juga disebut “Arduino”.
Kombinasi yang memungkinkan pengguna untuk membuat
proyek yang dapat merasakan dan mengontrol dunia fisik.
Perangkat lunaknya sendiri bersifat gratis, open source, dan
lintas platform. Sedangkan papan sirkuitnya sendiri dapat
dibeli dengan harga yang cukup murah, atau pengguna juga
dapat membuatnya sendiri (karena desain perangkat kerasnya
juga bersifat open source).[3]. Jenis yang ini adalah yang
paling banyak digunakan. Terutama untuk pemula sangat
disarankan untuk menggunakan Arduino uno. Banyak sekali
p-ISSN 2528 - 6498
E-ISSN 2549-0842
Darwis Parawiro: Pengaman Ganda Sepeda Motor …..
JTE UNIBA, Vol. 03, No. 02, April 2019
37
referensi yang membahas Arduino uno. Versi yang terakhir
adalah Arduino uno R3 (Revisi 3), menggunakan
ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin
I/O digital dan 6 pin input analog. Untuk pemprograman
cukup menggunakan koneksi USB type A to to type B. Sama
seperti yang digunakan pada USB printer. Spesifikasi dari
Arduino Uno:
14 pin I/O Digital yang dapat dikonfugirasi sebagai pin
input ataupun output menurut kehendak pemakai.
6 Pin input Analog yang dapat dipakai sebagai input
Analog dan mengubahnya menjadi angka mulai dari 0
sampai 1023. Seperti pembacaan nilai voltase dari
sebuah sensor
6 Pin output Analog (pin 3, 5, 6, 9, 10 dan 11) yang
dapat dipakai sebagai output analog dengan
menggunakan metode PWM.
Flash Memory sebesar 32 KB
SRAM sebesar 2 KB
EEPROM sebesar 1 KB
Clock speed 16
3) GSM Shield: GSM Shield adalah modul ekspansi untuk
Arduino yang memungkinkan Arduino dapat terhubung
dengan jaringan seluler GSM. Dengan modul ini, Arduino
dapat menerima dan mengirim SMS, melakukan panggilan
suara, serta dapat terhubung ke Internet dengan menggunakan
port koneksi pada GSM Shield. Modul GSM Shield
menggunakan chip SIM900 yang diproduksi oleh SIMCOM.
[4]. GSM Shield kompatibel dengan beberapa model Arduino
yang memiliki tata letak pin yang sama. Spesifikasi lengkap
dari GSM Shield adalah sebagai berikut:
Quad-Band 850 / 900/ 1800 / 1900 MHz yang dapat
digunakan di seluruh negara.
GPRS multi-slot class 10/8
GPRS mobile station class B
Compliant to GSM phase 2/2+
Class 4 (2W@850/900MHz)
Class 1 (1W@1800/1900MHz)
Kontrol melalui perintah (...truncated)