PENGAMAN GANDA SEPEDA MOTOR DENGAN SISTEM SMART SECURITY

Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba), Feb 2019

The dual safety system is designed to protect scooter from theft when a motorcycle is placed in place nothing supervision from its owner. There are two types of safety device for scooter, they are electric and nonelectric. One of the most widely used examples of this two safety device is using an electric alarm and a nonelectric using a steering lock. However, in the two examples of safety devices that cannot be relied upon if the Scooter is in a place that is less supervision, it is certain that the owner cannot monitor it. So the purpose of the safety device Arduino-based dual safety device is designed to effectively secure Scooter because it is equipped with GPS that is used to track the location of scooter coordinates without distance being limited.The device is equipped with a GSM module as communication between the owner and the safety device so that the owner can monitor his Scooter remotely, using SMS. If the SMS is sent to the mobile number installed on the GSM module with the appropriate SMS command, the tool will work according to the SMS command.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/download/39/36

PENGAMAN GANDA SEPEDA MOTOR DENGAN SISTEM SMART SECURITY

36 JTE UNIBA, Vol. 01, No. 01, Agustus2019 Pengaman Ganda Sepeda Motor Dengan Sistem Smart Security Darwis Parawiro1, A. Asni B2, Aswadul Fitri S R3 1,2,3 Teknik Elektro,Fakultas Teknologi Industri Universitas Balikpapan Jln. Pupuk Raya Gn. Bahagia Balikpapan 76114 Indonesia Email : Abstract—The dual safety system is designed to protect scooter from theft when a motorcycle is placed in place nothing supervision from its owner. There are two types of safety device for scooter, they are electric and nonelectric. One of the most widely used examples of this two safety device is using an electric alarm and a nonelectric using a steering lock. However, in the two examples of safety devices that cannot be relied upon if the Scooter is in a place that is less supervision, it is certain that the owner cannot monitor it. So the purpose of the safety device Arduino-based dual safety device is designed to effectively secure Scooter because it is equipped with GPS that is used to track the location of scooter coordinates without distance being limited. The device is equipped with a GSM module as communication between the owner and the safety device so that the owner can monitor his Scooter remotely, using SMS. If the SMS is sent to the mobile number installed on the GSM module with the appropriate SMS command, the tool will work according to the SMS command. diperlukan rancangan suatu sistem untuk mengendalikan dan mengamankan sepeda motor. Dengan berkembangnya teknologi saat ini terutama pada telepon gengam maka dapat dimanfaatkan teknologi tersebut untuk mengendalikan sekaligus mengamankan sepeda motor yang dicuri dengan menampilkan posisi sepeda motor pada Google maps. Sehingga akan dirancang sebuah sistem pengendali dan pengaman kendaraan bermotor dengan menggabungkan antara modul GSM dan modul GPS. Dimana sistem ini menggunakan media SMS pada telephone gengam Android sehingga dapat mengontrol dan memonitoring kendaraan bermotor dengan melihat posisi kendaraan melalui Google maps. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori Intisari— Alat sistem pengaman ganda ini dirancang untuk mengamankan sepeda motor dari adanya kejadian pencurian ketika sepeda motor ditempatkan pada tempat yang tidak ada pengawasan dari pemiliknya. Pada umumnya pengaman sepeda motor terdiri dua macam yaitu elektrik dan nonelektrik. Salah satu contoh yang paling banyak digunakan dari kedua pengaman tersebut adalah menggunakan alarm dengan elektrik dan yang nonelektrik menggunakan kunci stir. Namun, pada kedua contoh alat pengaman tersebut belum bisa diandalkan jika sepeda motor berada di tempat yang kurang pengawasan, di pastkan pemilik tidak dapat memantau motor tersebut. Sehingga tujuan dari alat pengaman ganda yang berbasis Arduino ini dirancang untuk mengamankan sepeda motor secara efektif karena dilengkapi dengan GPS yang digunakan untuk melacak lokasi koordinat sepeda motor tanpa dibatasi jarak. Alat dilengkapi modul GSM sebagai komunikasi antara pemilik dengan alat pengaman sehingga pemilik dapat memantau sepeda motornya dari jarak jauh, yaitu menggunakan SMS. Bila SMS tersebut dikirimkan ke nomor handphone yang dipasang pada GSM modul dengan SMS perintah yang sesuai maka alat akan bekerja sesuai SMS perintah tersebut. Kata Kunci—Alat pengaman, Sepeda motor, GSM, GPS I. PENDAHULUAN Sepeda motor saat ini merupakan kebutuhan yang digunakan sebagai alat transportasi dalam melakukan aktifitas. Kebutuhan yang tidak diimbangi dengan kemampuan seseorang akan berpotensi menyebabkan tindak kriminalitas antara lain dalam bentuk pencurian sepeda motor. Dengan terjadinya peningkatan kriminal pencurian motor, maka 1) Sepeda Motor: Sepeda motor adalah kendaraan beroda dua yang digerakan oleh sebuah mesin. Penggunaan sepeda motor di Indonesia sangat populer karena harganya yang relatif murah, terjangkau untuk sebagian besar kalangan dan penggunaan bahan bakarnya serta biaya operasionalnya cukup hemat. 2) Arduino Uno: Arduino adalah sebuah platform komputasi fisik yang bersifat open source, berdasar pada papan I/O yang simpel dan mudah digunakan, serta lingkungan pengembangannya mengimplementasikan bahasa pemrograman Processing. Arduino dapat digunakan untuk membuat sebuah objek interaktif yang dapat beroperasi secara mandiri (stand alone). Atau juga dapat terkoneksi dengan perangkat lunak (software) yang ada di komputer (seperti Visual studio). Arduino didesain agar mudah digunakan oleh pemula yang tidak memiliki pengalaman dengan perangkat lunak (bahasa pemrograman) atau pengalaman dengan rangkaian elektronik. [2]. Arduino dikenal baik dengan perangkat kerasnya, namun pengguna juga memerlukan perangkat lunak untuk memprogramnya. Kedua perangkat keras dan perangkat lunak itu juga disebut “Arduino”. Kombinasi yang memungkinkan pengguna untuk membuat proyek yang dapat merasakan dan mengontrol dunia fisik. Perangkat lunaknya sendiri bersifat gratis, open source, dan lintas platform. Sedangkan papan sirkuitnya sendiri dapat dibeli dengan harga yang cukup murah, atau pengguna juga dapat membuatnya sendiri (karena desain perangkat kerasnya juga bersifat open source).[3]. Jenis yang ini adalah yang paling banyak digunakan. Terutama untuk pemula sangat disarankan untuk menggunakan Arduino uno. Banyak sekali p-ISSN 2528 - 6498 E-ISSN 2549-0842 Darwis Parawiro: Pengaman Ganda Sepeda Motor ….. JTE UNIBA, Vol. 03, No. 02, April 2019 37 referensi yang membahas Arduino uno. Versi yang terakhir adalah Arduino uno R3 (Revisi 3), menggunakan ATMEGA328 sebagai Microcontrollernya, memiliki 14 pin I/O digital dan 6 pin input analog. Untuk pemprograman cukup menggunakan koneksi USB type A to to type B. Sama seperti yang digunakan pada USB printer. Spesifikasi dari Arduino Uno:        14 pin I/O Digital yang dapat dikonfugirasi sebagai pin input ataupun output menurut kehendak pemakai. 6 Pin input Analog yang dapat dipakai sebagai input Analog dan mengubahnya menjadi angka mulai dari 0 sampai 1023. Seperti pembacaan nilai voltase dari sebuah sensor 6 Pin output Analog (pin 3, 5, 6, 9, 10 dan 11) yang dapat dipakai sebagai output analog dengan menggunakan metode PWM. Flash Memory sebesar 32 KB SRAM sebesar 2 KB EEPROM sebesar 1 KB Clock speed 16 3) GSM Shield: GSM Shield adalah modul ekspansi untuk Arduino yang memungkinkan Arduino dapat terhubung dengan jaringan seluler GSM. Dengan modul ini, Arduino dapat menerima dan mengirim SMS, melakukan panggilan suara, serta dapat terhubung ke Internet dengan menggunakan port koneksi pada GSM Shield. Modul GSM Shield menggunakan chip SIM900 yang diproduksi oleh SIMCOM. [4]. GSM Shield kompatibel dengan beberapa model Arduino yang memiliki tata letak pin yang sama. Spesifikasi lengkap dari GSM Shield adalah sebagai berikut:            Quad-Band 850 / 900/ 1800 / 1900 MHz yang dapat digunakan di seluruh negara. GPRS multi-slot class 10/8 GPRS mobile station class B Compliant to GSM phase 2/2+ Class 4 (2W@850/900MHz) Class 1 (1W@1800/1900MHz) Kontrol melalui perintah (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/download/39/36
Article home page: https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/39/36

darwis Parawiro, b. andi asni, Saiful Rahman Aswadul Fitri. PENGAMAN GANDA SEPEDA MOTOR DENGAN SISTEM SMART SECURITY, Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba), 2019, pp. 36-40,