PROTOTIPE SISTEM KENDALI OTOMATIS PADA SMART HOME DENGAN ARDUINO UNO BERTENAGA SURYA

Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba), Feb 2020

Abstract— Research on effectiveness and energy efficiency is now an interesting topic. One of them is designing a Smart Home System concept with a source of electricity from the Solar Cell System in a home that facilitates human activities while in the house such as turning on and turning off lights or fans automatically. Smart Home System is a technology that allows homeowners not to control the entire contents of the house. In improving safety and comfort, this system is controlled by a microcontroller, Arduino. Arduino is connected to a computer via USB. Arduino microcontroller can be used as a home light controller, fan control and other electronic device controller features. Related to the many electronic features used in the Smart Home System, solar power is used as a source of electrical energy Keywords: Smart Home, Solar Panel, Arduino, Technology. Abstrak— Penelitian mengenai efektifitas dan efisiensi energi saat ini menjadi topik yang menarik. Salah satunya yaitu merancang suatu konsep Smart Home System dengan sumber listrik berasal dari Solar Cell System di suatu rumah yang mempermudah aktifitas manusia ketika berada dalam rumah seperti menyalakan dan mematikan lampu atau kipas secara otomatis. Smart Home System adalah teknologi yang memungkinkan pemilik rumah tidak perlu mengontrol seluruh isi rumah. Dalam meningkatkan keamanan serta kenyamanan, sistem ini dikontrol dengan mikrokontroller yaitu Arduino. Arduino dikoneksikan ke komputer melalui USB. Mikrokontroller Arduino dapat dimanfaatkan sebagai pengontrol lampu rumah, pengontrolan kipas dan pengontrol fitur alat elektronik yang lainnya. Terkait dengan banyaknya fitur elektronik yang digunakan pada Smart Home System, tenaga surya dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/download/57/49

PROTOTIPE SISTEM KENDALI OTOMATIS PADA SMART HOME DENGAN ARDUINO UNO BERTENAGA SURYA

JTE UNIBA, Vol. 04, No. 02, April 2020 41 PROTOTIPE SISTEM KENDALI OTOMATIS PADA SMART HOME DENGAN ARDUINO UNO BERTENAGA SURYA Asriningati1, Esa Apriaskar2, Djuniadi3 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik,Universitas Negeri Semarang Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229, Indonesia 1, 2, 3 Abstract— Research on effectiveness and energy efficiency is now an interesting topic. One of them is designing a Smart Home System concept with a source of electricity from the Solar Cell Systems in a home that facilitates human activities while in the house such as turning on and turning off lights or fans automatically. Smart Home System is a technology that allows homeowners do not to control the entire contents of the house. In improving safety and comfort, this system is controlled by a microcontroller, Arduino. Arduino is connected to a computer via USB. Arduino microcontroller can be used as a home light controller, fan control and other electronic device controller features. Related to the many electronic features used in the Smart Home System, solar power is used as a source of electrical energy. Keywords: Smart Home, Solar Panel, Arduino, Technology. diminati dengan menggabungkan perkembangan teknologi tinggi dan kepraktisan dibidang desain ruangan rumah. Sebenarnya hampir sama dengan kebanyakan teknologi lain, smart home diciptakan untuk memberikan kemudahan bagi manusia. Namun, permasalahan utama yang dihadapi dalam pengembangan teknologi ini adalah terbatasnya sumber energi listrik. Oleh karena itu, sumber energi yang digunakan adalah sumber energi terbarukan yang berasal dari energi matahari menjadi suatu sistem energi yang lebih efisien, efektif dan handal untuk dapat menyuplai kebutuhan energi listrik. Dalam bentuk upaya mengoptimalisasi penggunaan teknologi Smart Home, maka dibutuhkan suatu sistem kontrol ruangan pada rumah memungkinkan pengguna untuk mengontrol lampu dan kipas yang terintegrasi dengan 1 buah pengontrol dalam hal ini menggunakan mikrokontroller Arduino, dan sensor yang digunakan untuk membantu dan memudahkan kinerja maupun kualitas hidup manusia modern. Abstrak— Penelitian mengenai efektifitas dan efisiensi energi saat ini menjadi topik yang menarik. Salah satunya yaitu merancang suatu konsep Smart Home System dengan sumber listrik berasal dari Solar Cell System di suatu rumah yang mempermudah II. LANDASAN TEORI aktifitas manusia ketika berada dalam rumah seperti menyalakan dan mematikan lampu atau kipas secara otomatis. Smart Home a. Arduino Uno System adalah teknologi yang memungkinkan pemilik rumah Arduino UNO adalah sebuah board mikrokontroler yang tidak perlu mengontrol seluruh isi rumah. Dalam meningkatkan didasarkan pada ATmega328 (datasheet). Arduino UNO keamanan serta kenyamanan, sistem ini dikontrol dengan mempunyai 14 pin digital input/output (6 di antaranya dapat mikrokontroller yaitu Arduino. Arduino dikoneksikan ke digunakan sebagai luaran PWM), 6 masukan analog, sebuah komputer melalui USB. Mikrokontroller Arduino dapat osilator Kristal 16 MHz, sebuah koneksi USB, sebuah power dimanfaatkan sebagai pengontrol lampu rumah, pengontrolan kipas dan pengontrol fitur alat elektronik yang lainnya. Terkait jack, sebuah ICSP header, dan sebuat tombol reset. Arduino dengan banyaknya fitur elektronik yang digunakan pada Smart UNO memuat semua yang dibutuhkan untuk menunjang Home System, tenaga surya dimanfaatkan sebagai sumber energi mikrokontroler, mudah menghubungkannya ke sebuah computer dengan sebuah kabel USB atau mensuplainya dengan listrik. Kata kunci : Smart Home, Panel Surya, Arduino, Teknologi. I. PENDAHULUAN Dalam kehidupan sehari-hari aktivitas manusia tidak terlepas dari teknologi yang mereka temukan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, rumah kini tidak hanya sekedar tempat berlindung. Banyak rumah modern yang berteknologi tinggi dan didasarkan desain sistem yang canggih. Seiring dengan perkembangan teknologi, ruangan rumah pun dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memiliki teknologi tinggi. Hal ini membuat kita semakin nyaman berada di rumah karena dimanjakan oleh berbagai kemudahan. Pada jaman yang modern ini desain ruangan rumah populer pada gaya yang lebih minimalis dan bersahaja, kini telah lebih Asriningati : Prototype Sistem kendali Otomatis… sebuah adaptor AC ke DC atau menggunakan baterai untuk memulainya [1]. Gambar 1. Diagram struktur Arduino E-ISSN : 2549-0842 42 JTE UNIBA, Vol. 04, No. 02, April 2020 b. Panel Surya Panel surya adalah alat yang terdiri dari sel surya yang mengubah energi foto cahaya menjadi listrik. Mereka disebut surya atas Matahari atau "sol" karena Matahari merupakan sumber cahaya terkuat yang dapat dimanfaatkan. Panel surya sering kali disebut sel photovoltaic, photovoltaic dapat diartikan sebagai "cahaya-listrik". “Sel surya atau sel PV bergantung pada efek photovoltaic untuk menyerap energi Matahari dan menyebabkan arus mengalir antara dua lapisan bermuatan yang berlawanan” [2] . Untuk mendeteksi intensitas cahaya yang masuk ke suatu ruangan maka digunakan sensor LDR. LDR (Light Dependent Resistor) yang merupakan Komponen Elektronika peka cahaya ini sering digunakan atau diaplikasikan dalam Rangkaian Elektronika sebagai sensor pada Lampu Penerang Jalan, Lampu Kamar Tidur, Rangkaian Anti Maling, Shutter Kamera, Alarm dan lain sebagainya. Rangsangan cahaya akan sangat mempengaruhi nilai yang akan ditangkap oleh sensor. Sensor LDR terbuat dari cadmium sulide yaitu merupakan bahan semikonduktor yang resistansinya berubah-ubah menurut banyaknya cahaya (sinar) yang mengenainya [4]. Gambar 4. Sensor LDR Gambar 2. Panel Surya e. c. Sensor Suhu DHT11 Sensor suhu DHT11 adalah module sensor yang berfungsi untuk mensensing objek suhu dan kelembaban yang memiliki output tegangan analog yang dapat diolah lebih lanjut menggunakan mikrokontroler. Module sensor ini tergolong kedalam elemen resistif seperti perangkat pengukur suhu seperti contohnya yaitu NTC [3]. Relay Relay adalah suatu peranti yang menggunakan electromagnet untuk mengoperasikan seperangkat kontak sakelar. Susunan paling sederhana terdiri dari kumparan kawat penghantar yang dililit pada inti besi. Bila kumparan ini di energikan, medan magnet yang terbentuk menarik armatur berporos yang digunakan sebagai pengungkit mekanisme sakelar. setelah itu relay ini akan bekerja menghubungkan arus dari baterai ke motor. Disini digunakan Kipas angin, yang akan membuat suhu ruangan menjadi sejuk dan memberi pengaruh terhadap sensor DHT11 sehingga tegangan pada sensor akan menjadi turun dan kemudian relay akan otomatis mematikan seluruh sensor begitu pula sebaliknya ketika suhu ruangan meningkat kembali maka keseluruhan system diatas akan bekerja kembali. Gambar 3. Sensor DHT11 d. LDR (Light Dependent Resistor) E-ISSN : 2549-0842 Gambar 5. Relay Modul Asriningati : Prototype Sistem kendali Otomatis… JTE UNIBA, Vol. 04, No. 02, April 2020 III. METODOLOGI PENELITIAN Tahap pelaksanaan penelitian dilakukan dengan 3 tahap ya (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/download/57/49
Article home page: https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/57/49

asri ningati. PROTOTIPE SISTEM KENDALI OTOMATIS PADA SMART HOME DENGAN ARDUINO UNO BERTENAGA SURYA, Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba), 2020, pp. 41-46,