PENENTUAN KONSENTRASI GLUKOSA DAN INSULIN DARAH NORMAL DENGAN METODE SIMULINK
Jurnal Komunikasi Fisika Indonesia
http://ejournal.unri.ac.id./index.php/JKFI
Jurusan Fisika FMIPA Univ. Riau Pekanbaru.
http://www.kfi.-fmipa.unri.ac.id
Edisi Oktober 2017,Vol. 14.No. 2, p-ISSN.1412-2960.; e-2579-521X
Email:
PENENTUAN KONSENTRASI GLUKOSA DAN
INSULIN DARAH NORMAL DENGAN
METODE SIMULINK
Muhammad Hamdi1, Antonius Surbakti 2, Salomo3, Isroyani 4
Program Studi S1 Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Riau Kampus Bina Widya
Jl. Prof. Muchtar Luthfi Pekanbaru, 28293, Indonesia
ABSTRACT
A study was conducted with the aim of comparing normal glucose concentrations between modeling
results and the experimental results of 6 normal glucose patients. The patterns of graphs produced in
each of the normal glucose patients vary although each patient is treated equally. The results showed
that the modeling is suitable for experimental data in 17-20 year old women who obtained static
glucose concentration of 73 mg / dl. It can be seen that there are several values of transport rate
constant (K) of the same curve fitting value, that is, on glucose flux (Fg) 80000 mg/dl.s parameter,
transport rate of first order (K1) 24.7 s-1, Renal elimination transport rate (K2) 72 s-1, transport rate of
insulin-glucose (K3) reduction 13,9 s-1, pancreas metabolism transport rate constant (K4) 14,3 s-1.
The existence of several parameters that have the same value between modeling and also this
experiment means that the patient in maintaining the balance of blood plasma glucose in the same
daily, blood plasma glucose is balanced when the efficient pancreatic and kidney organs.
Keywords: Concentration, glucose, insulin and blood plasma
ABSTRAK
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan membandingkan konsentrasi glukosa normal antara hasil
pemodelan dengan hasil eksperimen dari 6 orang pasien glukosa normal. Pola-pola grafik yang
dihasilkan pada masing-masing pasien glukosa normal berbeda-beda walaupun setiap pasien
mendapatkan perlakuan yang sama. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemodelan cocok digunakan
untuk data hasil eksperimen pada wanita berumur 17-20 tahun dimana diperoleh konsentrasi glukosa
statis 73 mg/dl. Hal ini dikarenakan ada beberpa harga konstanta laju transport (K) hasil pencocokan
kurva yang bernilai sama, yaitu pada parameter Fluk glukosa (Fg) 80000 mg/dl s, konstanta laju
transport pengurangan glukosa orde pertama (K1) 24,7 s-1, konstanta laju transport eliminasi ginjal
(K2) 72 s-1, konstanta laju transport pengurangan insulin-glukosa (K3) 13,9 s-1, konstanta laju transport
metabolisme pankreas (K4) 14,3 s-1. Adanya beberapa parameter yang memliki nilai sama antara
pemodelan dan juga eksperimen ini berarti bahwa pasien dalam menjaga keseimbangan glukosa
plasma darah dalam
kesehariannya sama, glukosa plasma darah seimbang bila efisiennya organ pankreas dan ginjal.
Kata kunci: Konsentrasi, glukosa, insulin dan plasma darah
1055
1055
berfungsi
PENDAHULUAN
menjaga kestabilan
glukosa
darah dengan aktivitasnya memproduksi
Nilai konsentrasi glukosa normal
hormon insulin dan glikogen.
berkisar di range 70 mg/dl – 110 mg/dl,
darah
Penelitian
normal seseorang yang tidak makan dalam
membandingkan
waktu 3 atau 4 jam yang lalu sekitar 90
normal antara hasil pemodelan dengan
mg/dl. Bahkan setelah konsumsi makanan
hasil eksperimen yang dilakukan terhadap
yang banyak mengandung karbohidrat
6 orang pasien glukosa normal dengan tiap
sekalipun,
masing-masing pasien mendapat perlakuan
sedangkan
konsentrasi
konsentrasi
glukosa
ini
jarang
ini
dilakukan
konsentrasi
untuk
glukosa
meningkat diatas 140 mg/dl kecuali orang
sama dalam tiap pengambilan sampel.
tersebut
METODE PENELITIAN
menderita
Diabetes
Melitus.
1. Secara eksperimen
(Guyton, 1997).
a) Keadaan pagi hari.
Tingkat gula darah dalam tubuh
diatur
oleh
memproduksi
pankreas
hormon
dengan
insulin.
- Mula-mula sampel darah diambil
cara
pada pagi hari saat pasien dalam
Tubuh
keadaan puasa.
harus mempertahankan kadar gula dalam
- Setelah itu pasien diberi suplai
darah yang konstan yaitu sekitar 80-100
makanan,
mg/dl bagi dewasa dan 80-90 mg/dl bagi
dengan
masing-masing
anak, walaupun pasokan makanan dan
pasien mendapat suplai makanan
kebutuhan jaringan berubah-ubah sewaktu
yang sama dan segera setelah ½ jam
kita tidur, makan dan bekerja (Cranmer H.
pertama sampel diambil.
- Kemudian
Et al., 2009).
pengambilan
sampel
darah normal dilakukan berikutnya
Dalam darah sistem regulasi fluks
insulin-glukosa melibatkan fungsi-fungsi
per interval ½
dari organ utama yang dominan dalam
terahir.
jam sampai 2 jam
merespon regulasi insulin-glukosa. Organ-
b) Keadaan siang hari.
organ yang terlibat adalah hati, pankreas
- Mula-mula sampel darah diambil
dengan pemberian suplai makanan
dan ginjal, serta sistem syaraf otak, otototot, sel-sel dan jaringan-jaringan utama
terhadap pasien, dengan masing-
dalam
masing
sirkulasi
daerah
ekstraseluler.
kekomplekan
Diantara
organ
pasien
mendapat
suplai
makanan yang sama. Segera setelah
yang
dominan menjaga kestabilan konsentrasi
½
glukosa darah adalah organ pankreas yang
sampel darah.
1056
jam
dilakukan
pengambilan
1056
- Kemudian
darah
pengambilan
dilakukan
sampel
berikutnya
per
interval ½ jam sampai 2 jam terahir.
2. Secara modelling
Pemrograman
ini
menggunakan
program simulink berbasis MATLAB
yang
mana
diterjemahkan
Gambar 1.b Konsentrasi glukosa darah
siang.
kembali
dalam bahasa Matematika. Pemodelan
Hasil
pencocokan
kurva
pada
dilakukan dengan softwer Matematika
Gambar 1.a terlihat konsentrasi glukosa
9
Model
statis darah pada pagi dan siang hari yaitu
Konsentrasi Glukosa dan Insulin Darah
73 mg/dl diperoleh laju fluks glukosa
Normal
darah
menggunakan
program
yang
mana
menyelesaikan
matematis
dalam
persoalan-persoalan
di
dalamnya
digunakan
dimana
untuk
nilai laju fluks glukosa darah yang sama
yaitu
80000
mg/dl.s.
memperlihatkan
HASIL DAN PEMBAHASAN
eksperimen
mg/dl.s,
keadaan statis pada pemodelan diperoleh
metode numerik Runge Kutta orde 4.
Hasil
80000
Gambar
penurunan
1.a
konsentrasi
glukosa darah yang tajam pada 1 jam
telah
pertama, namun pada waktu 1.5 jam dari
dilakukan terhadap enam orang pasien
Hasil pencocokan kurva menunjukkan
glukosa normal, dengan masing-masing
bahwa simulasi menuju kepada data
pasien
eksperimen. Ini menunjukan besarnya
mendapat
yang
perlakuan
sama
didapatkan pola-pola grafik yang berbeda.
faktor yang membuat konsentrasi glukosa
darah yang hilang sebagai energi dalam
1. Wanita dan laki-laki umur 17-20
proses transport.
tahun.
Hasil eksperimen yang dilakukan
Untuk pasien wanita berumur 1720 tahun ditunjukkan pada
terhadap pasien laki-laki dapat dilihat pada
Gambar 1.a
Gambar 2.a dan 2.b.
dan 1.b
60
60
glucose
40
40
insulin
20
20
0.0
0.5
1.0
Waktu, t jam
1.5
2.0
150
100
glucose
insulin
50
0.5
Gambar 2.a
1057
100
0
0.0
Gambar 1.a (...truncated)