Vol. 3 No. 1 Maret, 2021
Journal homepage: http://www. ejurnalpangan-gizipoltekkesbjm.com
Vol. 3 No. 3 Maret 2021
Faktor Yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan
Ibu Balita ke Posyandu
(Factors Related to the Activity of A Mother's Visit to Posyandu)
Rival Fitriyana Saputro1, Fathurrahman2, Siti Mas’odah2,
1. Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
2. Prodi Gizi dan Dietetika, Jurusan Gizi Poltekkes, Banjarmasin
e-mail:
[email protected]) ,
[email protected]) ,
[email protected])
Article Info
Article History
Received Date:13 Februari 2021
Revised Date:13 Februari 2021
Accepted Date: 12 Maret 2021
Kata kunci:
Pendidikan Ibu, Pengetahuan Ibu,
Jarak
Posyandu,
Sikap
Ibu,
Dukungan
Keluarga,
Keaktifan
Kunjungan ke Posyandu
Keywords:
Maternal Education, Maternal
Knowledge, Posyandu Distance,
Mother Attitude, Family Support,
Active Visits to Posyandu
ABSTRAK
Latar Belakang Penimbangan terhadap bayi dan balita yang dilakukan
di posyandu merupakan upaya untuk memantau pertumbuhan dan
perkembangan bayi dan balita yang di integrasikan dengan pelayanan
kesehatan dasar lain. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui faktor yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan ibu
balita ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Satui Kabupaten Tanah
Bumbu. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik
dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu
yang memiliki balita. Pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling sebanyak 96 orang. Analisis data menggunakan uji
Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa
hasil uji hubungan menggunakan uji Chi Square didapatkan ada
hubungan antara pendidikan ibu (ρ=0,007), sikap ibu (ρ=0,039), dan
dukungan keluarga (ρ= 0,037) dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke
posyandu. Selain itu, tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu
(ρ=0,303) dan jarak posyandu (ρ=0,1000) dengan keaktifan kunjungan
ibu balita ke posyandu. Kesimpulan: Diharapkan kepada ibu agar lebih
sering memantau tumbuh kembang anak ke posyandu walaupun telah
melakukan imunisasi dan memasuki taman kanak-kanak ibu harus tetap
memantau tumbuh kembang anak sampai usia 5 tahun.
Background: Weighing babies and toddlers at posyandu is an effort to
monitor the growth and development of infants and toddlers which are
integrated with other basic health services. Objectives: The purpose of
this study was to determine the factors related to the active visits of
mothers under five to posyandu in the work area of the Satui Community
Health Center, Tanah Bumbu Regency. Methods: The study is an
observational analytic study with a cross sectional design. The
population of this study is mothers who have toddlers. Sampling using
purposive sampling technique as many as 96 people. The data analysis
was conducted by the Chi-Square test α = 0.05. Results: Based on the
results shows that there is a relationship between exclusive breastfeeding
with ρ value (0.0)] and parenting with ρ value (0.00) with the mentalemotional development of early childhood in the working area of
Puskesmas Guntung Manggis. Conclusions: It is expected for the
mothers to monitor their child's growth and development at the posyandu
even though the child's immunizations have been and enter kindergarten.
Copyright © 2021 Jurnal Riset Pangan dan Gizi.
All rights reserved
11 | P a g e
Vol. 3 No. 1 Maret, 2021
Korespondensi Penulis :
Rival Fitriyana Saputro
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
Jl. Mistar Cokrokusumo No. 1A Banjarbaru Kalimantan Selatan Indonesia
e-mail:
PENDAHULUAN
Latar belakang Penimbangan terhadap bayi dan balita yang dilakukan di posyandu
merupakan upaya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang di
integrasikan dengan pelayanan kesehatan dasar lain (KIA, imunisasi, dan pemberantasan
penyakit). Cakupan penimbangan balita dapat diukur dengan frekuensi kunjungan balita
untuk menimbang berat badan secara rutin enam bulan terakhir.
Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018 tentang cakupan penimbangan balita
(D/S) di Indonesia adalah sebesar 80,6%. Di Provinsi Kalimantan Selatan sendiri menunjukkan angka
79,9%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019 kabupaten dengan
cakupan penimbangan (D/S) terendah adalah Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 40,80% dari total
39,154 balita dan Satui adalah salah satu kecamatan di tanah bumbu yang jumlah cakupan
penimbangan balita rendah yaitu sebesar 39,68% dari total 6605 balita.
Dampak yang dialami balita jika ibu balita tidak aktif dalam kegiatan posyandu terutama
pada penimbangan yaitu permasalahan gizi karena ibu tidak dapat memantau tumbuh
kembang balita tersebut. Kejadian masalah gizi pada balita ini dapat dihindari apabila ibu
memiliki pengetahuan yang cukup tentang cara pemberian makanan dan mengatur makanan
balita dengan baik. Kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi dapat mengakibatkan terjadinya
gangguan gizi pada balita.
Keaktifan datang ke posyandu merupakan salah satu bentuk perilaku yang menurut Green (1982)
dipengaruhi faktor predisposisi (pengetahuan, sikap, motivasi, persepsi, nilai-nilai, dan kepercayaan),
faktor pendukung (kemampuan dan ketersediaan fasilitas seperti pelayanan kesehatan dan promosi
kesehatan), serta faktor penguat (hukum dan penghargaan, dukungan keluarga, media masa dan
dukungan teman sejawat).
Tujuan Penelitian ini diharapkan memberikan tambahan wawasan kepada para ibu tentang manfaat
dari mengikuti kegiatan posyandu secara rutin agar dapat memantau pertumbuhan perkembangan
serta kesehatan balita. Berdasarkan latar belakang diatas, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
hubungan pendidikan ibu, pengetahuan ibu, jarak posyandu, sikap ibu dan dukungan keluarga dengan
keaktifan kunjungan ibu balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Satui.
METODE
Jenis dan desain penelitian Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross
sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Satui Kabupaten Tanah Bumbu pada
bulan Januari-Februari 2021.
Populasi dan sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang
berada di wilayah kerja Puskesmas Satui Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 6605 orang dan sampel
bagian dari populasi berjumlah 96 sampel.
Bahan dan Alat Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah non
probability sampling dengan metode purposive sampling.[P1]
Teknik pengumpulan data Data primer didapatkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, data
sekunder didapatkan melalui data laporan tahunan di Puskesmas Satui.
12 | P a g e
Vol. 3 No. 1 Maret, 2021
Analisis Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% dan α=0,05.
HASIL PENELITIAN
Gambaran Karakteristik Responden
Karakteristik responden digunakan sebagai bahan memperkaya hasil penelitian ini berupa
karakteristik usia ibu, usia balita dan jenis kelamin balita. Tabel 1 memuat uraian karakteri (...truncated)