Faktor Yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu

Jurnal Riset Pangan dan Gizi, Mar 2021

Latar Belakang Penimbangan terhadap bayi dan balita yang dilakukan di posyandu merupakan upaya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang di integrasikan dengan pelayanan kesehatan dasar lain. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 96 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hubungan menggunakan uji Chi Square didapatkan ada hubungan antara pendidikan ibu (ρ=0,007), sikap ibu (ρ=0,039), dan dukungan keluarga (ρ= 0,037) dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke posyandu. Selain itu, tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu (ρ=0,303) dan jarak posyandu (ρ=0,1000) dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke posyandu. Kesimpulan: Diharapkan kepada ibu agar lebih sering memantau tumbuh kembang anak ke posyandu walaupun telah melakukan imunisasi dan memasuki taman kanak-kanak ibu harus tetap memantau tumbuh kembang anak sampai usia 5 tahun.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://www.ejurnalpangan-gizipoltekkesbjm.com/index.php/JR_PANZI/article/download/96/37

Faktor Yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu

Vol. 3 No. 1 Maret, 2021 Journal homepage: http://www. ejurnalpangan-gizipoltekkesbjm.com Vol. 3 No. 3 Maret 2021 Faktor Yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu (Factors Related to the Activity of A Mother's Visit to Posyandu) Rival Fitriyana Saputro1, Fathurrahman2, Siti Mas’odah2, 1. Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin 2. Prodi Gizi dan Dietetika, Jurusan Gizi Poltekkes, Banjarmasin e-mail: [email protected]) , [email protected]) , [email protected]) Article Info Article History Received Date:13 Februari 2021 Revised Date:13 Februari 2021 Accepted Date: 12 Maret 2021 Kata kunci: Pendidikan Ibu, Pengetahuan Ibu, Jarak Posyandu, Sikap Ibu, Dukungan Keluarga, Keaktifan Kunjungan ke Posyandu Keywords: Maternal Education, Maternal Knowledge, Posyandu Distance, Mother Attitude, Family Support, Active Visits to Posyandu ABSTRAK Latar Belakang Penimbangan terhadap bayi dan balita yang dilakukan di posyandu merupakan upaya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang di integrasikan dengan pelayanan kesehatan dasar lain. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 96 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hubungan menggunakan uji Chi Square didapatkan ada hubungan antara pendidikan ibu (ρ=0,007), sikap ibu (ρ=0,039), dan dukungan keluarga (ρ= 0,037) dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke posyandu. Selain itu, tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu (ρ=0,303) dan jarak posyandu (ρ=0,1000) dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke posyandu. Kesimpulan: Diharapkan kepada ibu agar lebih sering memantau tumbuh kembang anak ke posyandu walaupun telah melakukan imunisasi dan memasuki taman kanak-kanak ibu harus tetap memantau tumbuh kembang anak sampai usia 5 tahun. Background: Weighing babies and toddlers at posyandu is an effort to monitor the growth and development of infants and toddlers which are integrated with other basic health services. Objectives: The purpose of this study was to determine the factors related to the active visits of mothers under five to posyandu in the work area of the Satui Community Health Center, Tanah Bumbu Regency. Methods: The study is an observational analytic study with a cross sectional design. The population of this study is mothers who have toddlers. Sampling using purposive sampling technique as many as 96 people. The data analysis was conducted by the Chi-Square test α = 0.05. Results: Based on the results shows that there is a relationship between exclusive breastfeeding with ρ value (0.0)] and parenting with ρ value (0.00) with the mentalemotional development of early childhood in the working area of Puskesmas Guntung Manggis. Conclusions: It is expected for the mothers to monitor their child's growth and development at the posyandu even though the child's immunizations have been and enter kindergarten. Copyright © 2021 Jurnal Riset Pangan dan Gizi. All rights reserved 11 | P a g e Vol. 3 No. 1 Maret, 2021 Korespondensi Penulis : Rival Fitriyana Saputro Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jl. Mistar Cokrokusumo No. 1A Banjarbaru Kalimantan Selatan Indonesia e-mail: PENDAHULUAN Latar belakang Penimbangan terhadap bayi dan balita yang dilakukan di posyandu merupakan upaya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang di integrasikan dengan pelayanan kesehatan dasar lain (KIA, imunisasi, dan pemberantasan penyakit). Cakupan penimbangan balita dapat diukur dengan frekuensi kunjungan balita untuk menimbang berat badan secara rutin enam bulan terakhir. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018 tentang cakupan penimbangan balita (D/S) di Indonesia adalah sebesar 80,6%. Di Provinsi Kalimantan Selatan sendiri menunjukkan angka 79,9%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019 kabupaten dengan cakupan penimbangan (D/S) terendah adalah Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 40,80% dari total 39,154 balita dan Satui adalah salah satu kecamatan di tanah bumbu yang jumlah cakupan penimbangan balita rendah yaitu sebesar 39,68% dari total 6605 balita. Dampak yang dialami balita jika ibu balita tidak aktif dalam kegiatan posyandu terutama pada penimbangan yaitu permasalahan gizi karena ibu tidak dapat memantau tumbuh kembang balita tersebut. Kejadian masalah gizi pada balita ini dapat dihindari apabila ibu memiliki pengetahuan yang cukup tentang cara pemberian makanan dan mengatur makanan balita dengan baik. Kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi dapat mengakibatkan terjadinya gangguan gizi pada balita. Keaktifan datang ke posyandu merupakan salah satu bentuk perilaku yang menurut Green (1982) dipengaruhi faktor predisposisi (pengetahuan, sikap, motivasi, persepsi, nilai-nilai, dan kepercayaan), faktor pendukung (kemampuan dan ketersediaan fasilitas seperti pelayanan kesehatan dan promosi kesehatan), serta faktor penguat (hukum dan penghargaan, dukungan keluarga, media masa dan dukungan teman sejawat). Tujuan Penelitian ini diharapkan memberikan tambahan wawasan kepada para ibu tentang manfaat dari mengikuti kegiatan posyandu secara rutin agar dapat memantau pertumbuhan perkembangan serta kesehatan balita. Berdasarkan latar belakang diatas, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pendidikan ibu, pengetahuan ibu, jarak posyandu, sikap ibu dan dukungan keluarga dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Satui. METODE Jenis dan desain penelitian Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Satui Kabupaten Tanah Bumbu pada bulan Januari-Februari 2021. Populasi dan sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Satui Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 6605 orang dan sampel bagian dari populasi berjumlah 96 sampel. Bahan dan Alat Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling.[P1] Teknik pengumpulan data Data primer didapatkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, data sekunder didapatkan melalui data laporan tahunan di Puskesmas Satui. 12 | P a g e Vol. 3 No. 1 Maret, 2021 Analisis Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% dan α=0,05. HASIL PENELITIAN Gambaran Karakteristik Responden Karakteristik responden digunakan sebagai bahan memperkaya hasil penelitian ini berupa karakteristik usia ibu, usia balita dan jenis kelamin balita. Tabel 1 memuat uraian karakteri (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://www.ejurnalpangan-gizipoltekkesbjm.com/index.php/JR_PANZI/article/download/96/37
Article home page: https://www.ejurnalpangan-gizipoltekkesbjm.com/index.php/JR_PANZI/article/view/96/37

Saputro Rival Fitriyana, Fathur Fathurrahman, Siti Mas’odah. Faktor Yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu, Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 2021, pp. 11 - 17,