TATA KELOLA SISTEM INFORMASI PADA MEDIA INTERNAL AMS (APLIKASI MANAJEMEN SURAT) SEBAGAI SARANAPENYAMPAIAN INFORMASI DI PT. PLN (PERSERO) WILAYAH RIAU DAN KEPULAUAN RIAU
TATA KELOLA SISTEM INFORMASI PADA MEDIA INTERNAL AMS
(APLIKASI MANAJEMEN SURAT) SEBAGAI SARANAPENYAMPAIAN
INFORMASI DI PT. PLN (PERSERO) WILAYAH RIAU DAN KEPULAUAN
RIAU
Oleh :
Finalia Yunus
Pembimbing: Evawani Elysa Lubis, M.Si
Jurusan Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Riau
Kampus Bina Widya JL HR. Subrantas Km. 12,5 Simp. Baru Pekanbaru 28294 Telp/Fax.
0761-63277
ABSTRACT
PT. PLN (Persero) Region Riau and Riau Islands have Office Area 4, namely
Dumai, Rengat, Cape nut and Pekanbaru. This makes pln must strive to meet every
information needed throughout the PLN offices scattered in every part in Riau and Riau
islands so that PLN using AMS as the internal media. Its presence helps in the process of
delivering information PT. PLN (Persero) Region Riau and Riau Islands. So the purpose
of this study was to determine how the planning, management, control, and assessment of
internal media in disseminating information on PT.PLN (Persero) Region Riau and Riau
Islands.
This research receipts descriptive qualitative method. His research subjects are
employees of PT. PLN (Persero) Region Riau and Riau Islands by using purposive
sampling technique. The technique of collecting data through participant observation,
interviews and documentation. For analyze the results of this study using analysis of
technical data by Miles and Huberman through data reduction, while data validity
checking techniques through extension of participation, and triangulation.
Results of this study using the planning stages through the tiers of the
formation of ideas and design by PT .PLN Center, execution, control, and evaluation
carried out in the entire PT. PLN (Persero) spread throughout Indonesia in accordance
with SOP (System Operational Procedure) as well as tailored to the needs of employees.
Stage management is done according to SOP that has already been prepared. Phase
control is done with training, assessment, and technical guidance that is done once a week
according to the needs and the good cooperation between employees. Appraisal done on
employees who actively access the internal media and obtained very satisfactory
assessment and assist the employee in the process of delivering correspondence and data
storage company.
Keywords: governance, internal media, information delivery.
Jom FISIP Volume 2 No. 2 - Oktober 2015
Page 1
I.
PENDAHULUAN
PT. PLN (Persero) merupakan
suatu Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) yang bergerak dibidang
ketenagalistrikan, dan merupakan salah
satu perusahaan listrik di Indonesia. PT.
PLN (Persero) terdiri dari beberapa
wilayah di Indonesia, salah satunya
adalah PT. PLN (Persero) Wilayah Riau
dan Kepulauan Riau.PT. PLN (Persero)
Wilayah Riau dan Kepulauan Riau
memiliki 4 Kantor Area yaitu Area
Dumai,
Area
Rengat,
Area
Tanjungpinang dan Area Pekanbaru. PT.
PLN (Persero) Area Pekanbaru ini
merupakan
tempat
khusus
bagi
pelanggan listrik besar, di PT. PLN
(Persero) Area Pekanbaru ini ada 9 Unit
Rayon Pelayanan
Seiring dengan perkembangan
teknologi yang semakin tinggi, semakin
berkembang pula tingkat kebutuhan
terhadap kemajuan teknologi itu sendiri.
Setiap
inovasi
diciptakan
untuk
memberikan manfaat positif bagi
kehidupan
manusia.
Memberikan
banyak kemudahan, serta sebagai cara
baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Teknologi ini pun terjadi pada dunia
perusahaan untuk lebih memudahkan
proses kegiatan perusahaan salah
satunya yang berkaitan dengan sistem
informasi surat menyurat.
Dengan
perkembangan
teknologi tersebut maka perlu adanya
pengelolaan
informasi
didalam
perusahaan agar tersampaikan dengan
lebih efektif dan efisien baik untuk
karyawan
kemanager
dan
antar
karyawan setiap cabang, PT. PLN
(Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan
Riau mneggunakan media online yang
disebut AMS (Aplikasi Manajemen
Surat)
PT.PLN
melakukan
penyampaian informasi perusahaan
Jom FISIP Volume 2 No. 2 - Oktober 2015
berupa surat menyurat yang ditujukan
oleh internal maupun eksternalnya
dalam
bentuk
intranet
yang
menggunakan sistem . Sistem ini
dibangun dari kondisi eksistansi
informasi perusahaan yang sangat
beragam dan bervariasi, sehingga
membutuhkan sebuah “aplikasi” yang
akan mengintegrasi informasi-informasi
tersebut sehingga mempermudah dalam
pengaksesannya oleh karyawan.
Surat menyurat merupakan
bagian yang sangat penting dalam suatu
badan usaha termasuk PT. PLN
(Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan
Riau.Adapun masalah yang dihadapi
oleh PLN (Persero) Wilayah Riau dan
Kepulauan Riau, penataan surat
menyurat belum sempurna sehingga
sulit dalam mencari data serta lambatnya
pendistribusian surat menyurat dan
lambat dalam mengeksekusi sebuah
surat yang diakibatkan sistem. Dalam
hal ini perlu tata kelola dari sebuah
sistem informasi agar terbentuk suatu
sistem yang teratur.
Adapun tata kelola sistem
informasi adalah salah satu bagian dari
tata kelola perusahaan yang difokuskan
pada teknologi informasi perusahaan
tersebut beserta manajemen kinerja dan
resikonya. Tata kelola sistem informasi
membangun sebuah sistem yang
nantinya digunakan oleh pihak-pihak
penting dalam perusahaan
guna
memberikan masukan yang diperlukan
untuk proses pengambilan keputusan.
Selain
hemat
biaya
dan
kecepatan dalam mengakses data,
penggunaan teknologi informasi dalam
bidang penyampaian informasi juga
dapat meningkatkan transparasi dan
control dalam proses penyampaian
informasi
itu
sendiri
serta
mempermudah untuk mendapatkan
Page 2
pelayanan yang baik, cepat dan akurat
(Richardus, 2000:5),
Dalam sistem yang ada di AMS
ini hanya mencakup tiga pembagian
surat utama yaitu : Surat Masuk, Surat
Keluar dan Nota Dinas. Surat Masuk
adalah semua jenis surat yang diterima
dari instansi lain maupun dari
perorangan, baik yang diterima melalu
pos (kantor pos) maupun yang diterima
dari kurir (penerima surat) dengan
mempergunakan
buku
pengiriman
(Wursanto, 2005: 108). Kemudian Surat
Keluar adalah segala komunikasi tertulis
yang diterima oleh suatu badan usaha
dari instansi lain atau perorangan
(Wursanto, 2005: 144). Sedangkan Arti
Nota Dinas menurut kamus besar
Bahasa
Indonesia
adalah
alat
komunikasi intern antar pejabat satuan
organisasi yang memuat atau berisi
pemberitahuan, permintaan, penjelasan,
laporan dan sebagainya. Adapun Surat
Khusus tidak termasuk pada sistem
AMS ini, surat khusus ini pengambilan
nomor dan kode masalahnya diambil
secara manual menggunakan buku
penomoran sesuai perihal surat.
Jika dilihat dari fasilitas yang
diberikan di AMS , karyawan diberikan
dengan berbagai macam kemudahan
dalam proses pengamplikasiannya.
Berbeda dengan dulu saat PT. PLN
(Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan
Riau sebelum menggunakan AMS,
semua
dilakuka
secara
manual.
Pencarian surat menyurat juga dilakukan
dengan sangat lambat dan lama. Biaya
yang dikeluarkan juga cukup banyak
karena menggunakan kertas yang sangat
banyak untuk menyampaiakan informasi
keseluruh bidang. Proses ini juga
membutuhkan waktu yang sangat lama
karena setiap bidang memiliki tempat
yang berbeda dan daerah.
Jom FISIP Volume 2 (...truncated)