PERAN KEPEMIMPINAN TOKOH INFORMAL TERHADAP KEMANDIRIAN KELOMPOK TANI HUTAN

Jurnal Kommunity Online, Mar 2021

AbstractCommunities that exist around the forest in general are still very dependent on their leaders. Effectiveness empowerment of forest communities/reserves can be measured from three aspects of self-reliance in the economic, social, cultural and ecological. The purpose of this study are: (1) analyze the effect of a leadership role informal leader of the economic self-reliance of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor, (2) analyze the effect of a leadership role informal leader of the self-reliance of the ecology of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor, (3) analyze the effect of the leadership role the informal leaders of the social and cultural independence of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor. The research was conducted from March to May 2016. Data were analyzed using multiple regression analysis. The conclusions of this study are (1) a leadership role informal leaders did not significantly affect the economic self-reliance of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor, (2) a leadership role as informal community leaders (the informational role) significantly affected the self-reliance of the ecology of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua, Bogor, (3) the leadership role of informal leaders did not significantly affect social and cultural self-reliance of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua, Bogor.Keywords: leadership; informal; self-relianceAbstrakMasyarakat yang ada di sekitar hutan pada umumnya masih sangat tergantung pada pemimpin mereka. Efektifitas pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi dapat diukur dari kemandirian masyarakat dalam tiga aspek ekonomi, sosial budaya dan ekologi. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian ekonomi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (2) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian ekologi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (3) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian sosial budaya kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai Mei 2016. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) peran kepemimpinan tokoh informal tidak berpengaruh nyata terhadap kemandirian ekonomi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (2) peran kepemimpinan tokoh informal (peran informasional) berpengaruh nyata terhadap kemandirian ekologi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (3) peran kepemimpinan tokoh informal tidak berpengaruh nyata terhadap kemandirian sosial budaya kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.Kata kunci: kepemimpinan; informal; kemandirian

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/jko/article/download/20202/8544

PERAN KEPEMIMPINAN TOKOH INFORMAL TERHADAP KEMANDIRIAN KELOMPOK TANI HUTAN

Jurnal Kommunity Online, 1 (2), 2020, 135-141 Website: http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/jko e-ISSN: PERAN KEPEMIMPINAN TOKOH INFORMAL TERHADAP KEMANDIRIAN KELOMPOK TANI HUTAN Suyadi*, Dyah Ekaprasetya MR BP2SDM, KemenLHK, Indonesia E-mail: Abstract Communities that exist around the forest in general are still very dependent on their leaders. Effectiveness empowerment of forest communities/reserves can be measured from three aspects of selfreliance in the economic, social, cultural and ecological. The purpose of this study are: (1) analyze the effect of a leadership role informal leader of the economic self-reliance of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor, (2) analyze the effect of a leadership role informal leader of the self-reliance of the ecology of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor, (3) analyze the effect of the leadership role the informal leaders of the social and cultural independence of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor. The research was conducted from March to May 2016. Data were analyzed using multiple regression analysis. The conclusions of this study are (1) a leadership role informal leaders did not significantly affect the economic self-reliance of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua Bogor, (2) a leadership role as informal community leaders (the informational role) significantly affected the selfreliance of the ecology of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua, Bogor, (3) the leadership role of informal leaders did not significantly affect social and cultural self-reliance of forest farmer groups in the village of Kopo District Cisarua, Bogor. Keywords: leadership; informal; self-reliance Abstrak Masyarakat yang ada di sekitar hutan pada umumnya masih sangat tergantung pada pemimpin mereka. Efektifitas pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi dapat diukur dari kemandirian masyarakat dalam tiga aspek ekonomi, sosial budaya dan ekologi. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian ekonomi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (2) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian ekologi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (3) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian sosial budaya kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai Mei 2016. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) peran kepemimpinan tokoh informal tidak berpengaruh nyata terhadap kemandirian ekonomi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (2) peran kepemimpinan tokoh informal (peran informasional) berpengaruh nyata terhadap kemandirian ekologi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (3) peran kepemimpinan tokoh informal tidak berpengaruh nyata terhadap kemandirian sosial budaya kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Kata kunci: kepemimpinan; informal; kemandirian DOI - *Corresponding author Jurnal Kommunity Online, 1 (2), 2020 PENDAHULUAN Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah. Keberadaan hutan dan kawasan hutan bukan hanya sebagai penghasil kayu tetapi juga dapat menghasilkan komoditas dan jasa lainnya dalam rangka meningkatkan keberdayaan masyarakat sekitar hutan. Untuk meningkatkan peran sektor kehutanan dalam pembangunan, maka diupayakan peningkatan kualitas sumberdaya manusia sebagai pelaku pembangunan. Penyuluhan sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum. Hal ini merupakan kegiatan strategis dan merupakan kebutuhan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM. Kelompok tani hutan sebagai bagian dari masyarakat, selain sebagai sasaran utama penyuluhan kehutanan saat ini menjadi pelaku utama pembangunan kehutanan di tingkat tapak. Menurut Peratuan Menteri kehutanan Nomor 57/Menhut-II/2014, Kelompok Tani Hutan (KTH) adalah kumpulan petani atau perorangan warga negara Indonesia beserta keluarganya yang mengelola usaha di bidang kehutanan di dalam dan di luar kawasan hutan yang meliputi usaha hasil hutan kayu, hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan baik di hilir maupun di hulu. Keberhasilan pembangunan kehutanan memerlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak. Untuk mencapai pengelolaan hutan secara lestari diperlukan kesamaan persepsi tentang manfaat dan kepentingan sumber daya hutan dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) kehutanan, baik pemerintah, swasta, LSM maupun tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah dan swasta dalam pelaksanaan pengelolaan hutan. Tokoh-tokoh masyarakat yang mempunyai peranan penting tersebut adalah merupakan pemimpin informal. Mintzberg yang diacu oleh Arifin (2015) mengelompokkan sepuluh peran kepemimpinan ke dalam tiga kategori yaitu interpersonal roles, informational roles dan decisional roles. Kegiatan yang diperuntukan untuk masyarakat sekitar hutan hendaknya memperhatikan sistem sosial masyarakat setempat. Hal ini disebabkan karena masyarakat yang ada disekitar hutan pada umumnya masih paternalistik dan sangat tergantung pada pemimpin mereka. Soekanto (2013), mengemukakan bahwa kepemimpinan diartikan sebagai kemampuan dari seseorang (yaitu pemimpin atau leader) untuk mempengaruhi orang lain (yaitu orang yang dipimpin atau pengikut-pengikutnya), sehingga orang lain tersebut bertingkah laku sebagaimana dikehendaki oleh pemimpin tersebut. Kepemimpinan ada yang bersifat resmi (formal leadership), yaitu pemimpin yang tersimpul di dalam suatu jabatan. Ada pula kepemimpinan karena pengakuan masyarakat akan kemampuan seseorang untuk menjalankan kepemimpinan. Efektifitas pemberdayaan masyarakat sekitar hutan/kawasan konservasi dapat diukur dari kemandirian masyarakat dalam tiga aspek ekonomi, sosial budaya dan ekologi yang didukung oleh kemampuan sumberdaya manusia secara utuh (kognitif, afektif, psikomotorik) serta sumberdaya lain yang memungkinkan dan mendorong masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam prosesnya (Ristianasari 2012). Keberhasilan pembangunan kehutanan di Indonesia tersebut tentunya sangat diperlukan dukungan dari berbagai pihak termasuk para tokoh informal yang diakui oleh masyarakat sebagai pemimpin mereka. Pemimpin dan kepemimpinannya merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan umat manusia dan berperan sentral dalam menjalankan roda organisasi. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian ekonomi kelompok tani hutan di Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, (2) menganalisis pengaruh peran kepemimpinan tokoh informal terhadap kemandirian ekologi kelompok (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/jko/article/download/20202/8544
Article home page: https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/jko/article/view/20202/8544

Suyadi Suyadi, MR. Dyah Ekaprasetya. PERAN KEPEMIMPINAN TOKOH INFORMAL TERHADAP KEMANDIRIAN KELOMPOK TANI HUTAN, Jurnal Kommunity Online, 2021,