Identifikasi Penyakit pada Tanaman Vanili (Vanilla sp.) di Kebun Raya Liwa, Lampung Barat

Bioma : Berkala Ilmiah Biologi, Jul 2024

Vanili (Vanilla sp.) adalah salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomis dalam berbagai bidang industri. Lampung merupakan salah satu provinsi di Indonesia penghasil vanili terbanyak, dengan luas tanam 479 Ha dan produksi tahun 2014 sebanyak 63 ton. Tanaman vanili juga ditemukan dapat hidup dengan baik di Kabupaten Lampung Barat tepatnya di Kebun Raya Liwa karena letak geografisnya yang sesuai. Akan tetapi, jumlah tanaman vanili di Kebun Raya Liwa belum terlalu banyak karena teknik budidaya yang sulit dan banyaknya penyakit yang sering menginfeksi tanaman vanili. Beberapa penyakit yang menginfeksi tanaman vanili di Kebun Raya Liwa antara lain yaitu penyakit busuk batang, busuk akar, busuk pangkal batang, antraknosa, dan penyakit karat merah yang disebabkan oleh ganggang Cephaleuros henningsii. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit, gejala dari masing-masing penyakit, dan pengendalian penyakit pada tanaman vanili (Vanilla sp.). Metode yang digunakan adalah metode observasi langsung melalui pengamatan, dokumentasi, mencatat, dan memperlajari penyakit pada tanaman vanili.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.undip.ac.id/index.php/bioma/article/download/60829/26333

Identifikasi Penyakit pada Tanaman Vanili (Vanilla sp.) di Kebun Raya Liwa, Lampung Barat

Bioma: Berkala Ilmiah Biologi, Juni 2024 Vol. 26, No. 1, Hal. 27-34 p ISSN: 1410-8801 e ISSN: 2598-2370 Identifikasi Penyakit pada Vanili (Vanilla sp.) di Kebun Raya Liwa, Lampung Barat (Identification of Diseases in Vanilla (Vanilla sp.) in Liwa Botanical Garden, West Lampung) Alfina Amrani1, Mahfut1*, Khoirul Umur2 1 Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung, Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1, Bandar Lampung, 35145 2 Kebun Raya Liwa, Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, 34813 Penulis Korespondensi: Abstract Vanilla (Vanilla sp.) is a plant that has economic value in various industrial fields in Indonesia. Lampung is one of the provinces in Indonesia that produces the most vanilla, with a planting area of 479 hectares and production in 2020 of 46 tons. This plant was found to live well in West Lampung Regency, specifically in the Liwa Botanical Gardens because of its suitable geographical location. However, the amount of vanilla in the Liwa Botanical Gardens is not very large due to difficult cultivation techniques and the many diseases that often infect it. The method used was the method of observing infection symptoms in the Araceae greenhouse, Liwa Botanical Gardens and continued with microscopic observations in the Botany Laboratory, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung. The results of observations of several diseases that infect vanilla in the Liwa Botanical Gardens include stem and root rot caused by Fusarium oxysporum, anthracnose by Colletotrichum sp., and red rust disease caused by the algae Cephaleuros sp. with the highest disease severity analysis results, namely 25%. The results of this research can be used as basic data in efforts to preserve vanilla in Lampung. Keywords: Disease symptoms, disease identification, Vanilla sp., Liwa Botanical Garden, Lampung Abstrak Vanili (Vanilla sp.) adalah salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomis dalam berbagai bidang industri. Lampung merupakan salah satu provinsi di Indonesia penghasil vanili terbanyak, dengan luas tanam 479 Ha dan produksi tahun 2020 sebanyak 46 ton. Tanaman ini ditemukan dapat hidup dengan baik di Kabupaten Lampung Barat tepatnya di Kebun Raya Liwa karena letak geografisnya yang sesuai. Akan tetapi, jumlah vanili di Kebun Raya Liwa belum terlalu banyak karena teknik budidaya yang sulit dan banyaknya penyakit yang sering menginfeksi. Metode yang digunakan adalah metode observasi gejala infeksi di rumah kaca Araceae, Kebun Raya Liwa dan dilanjutkan pengamatan mikroskopis di Laboratorium Botani, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung. Hasil pengamatan beberapa penyakit yang menginfeksi vanili di Kebun Raya Liwa antara lain yaitu penyakit busuk batang dan akar yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum, antraknosa oleh Colletotrichum sp., dan penyakit karat merah yang disebabkan oleh ganggang Cephaleuros sp. dengan hasil analisis keparahan penyakit tertinggi yaitu 25%. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data mendasar dalam upaya pelestarian vanili di Lampung. Kata Kunci: Gejala penyakit, identifikasi penyakit, Vanilla sp., Kebun Raya Liwa, Lampung PENDAHULUAN Tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomis salah satunya adalah tanaman vanili (Vanilla sp.). Tanaman ini memiliki banyak manfaat dalam berbagai bidang industri, diantaranya yaitu dalam bidang industri makanan sebagai penyedap, bidang industi kosmetik, dan bidang farmasi untuk membunuh mikroorganisme dan menutupi bau tidak sedap dari bahan kimia lainnya (Nuzula, 2013). Masyarakat Indonesia membudidayakan tanaman vanili secara luas melalui perkebunan lokal. Menurut Direktorat Jendral Perkebunan (2021),dari sekian banyak provinsi di Pulau Sumatera, Lampung merupakan salah satu provinsi penghasil vanili terbanyak, dengan luas tanam 126 Ha dan produksi tahun 2020 sebanyak 46 ton Vanili dapat bertahan hidup di daerah tropis dengan curah hujan tahunan 1.000–3.000 mm dan suhu udara ideal 20–25°C. Selain itu, Alfina Amrani, Mahfut, Khoirul Umur ketinggian yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini yaitu berkisar antara 300–800 mdpl dengan kelembapan udara berkisar antara 60– 80% (Ahra, 2019). Hal tersebut, sesuai dengan kondisi geografis Kebun Raya Liwa, Lampung Barat dimana curah hujan tahunannya rata-rata 2.500–3.000 mm dengan kisaran suhu 17–30°C dan kelembaban yang berkisar antara 50–80% (Adi dkk., 2019). Berdasarkan letak geografis tersebut, tanaman vanili dapat tumbuh dengan baik pada lokasi Kebun Raya Liwa, akan tetapi jumlah tanaman ini belum terlalu banyak dikarenakan teknik budidaya nya yang sulit. Selain teknik budidaya, banyaknya tanaman yang terinfeksi penyakit merupakan salah satu penyebab minimnya jumlah tanaman vanili yang ada di Kebun Raya Liwa. Drainase yang buruk dan pemberian air yang berlebih merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan tanaman vanili rentan terinfeksi penyakit (Bariyyah dkk., 2015). Beberapa penyakit yang menginfeksi tanaman vanili di Kebun Raya Liwa antara lain yaitu penyakit busuk batang, busuk akar, busuk pangkal batang, antraknosa, dan penyakit karat merah yang disebabkan oleh beberapa jamur patogen (Adi dkk., 2019). Yuliana dkk. (2021) menyebutkan bahwa, salah satu penyakit utama yang menjadi kendala dalam budidaya tanaman vanili adalah penyakit busuk batang yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f.sp. vanillae. Selain F. oxysporum f.sp vanillae, terdapat beberapa jamur lain yang dapat menginfeksi tanaman vanili, yaitu Colletotrichum sp., Phytophthora sp., dan Uromyces joffrini (Tosa dkk., 2020). Bakteri yang dapat menginfeksi tanaman vanili adalah Pectobacterium carotovorum yang dapat menyebabkan busuk akar. Menurut Jackson (2021), selain jamur patogen dan bakteri, tanaman vanili juga tidak lepas dari infeksi penyakit yang disebabkan oleh virus. Adapun beberapa virus yang dapat menginfeksi tanaman ini yaitu Cymbidium mosaic virus (CymMV), Odontoglossum ringspot virus (ORSV), Watermelon mosaic virus – Vanilla necrosis virus strain (WMV – VNS), dan Vanilla mosaic virus (VaMV). Berdasarkan hasil survei, keseluruhan koleksi tanaman vanili di Kebun Raya Liwa belum terindentifikasi jenisnya. Selain itu, keseluruhan koleksi juga diketahui memiliki banyak gejala infeksi penyakit. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis penyakit dan gejala dari masing-masing penyakit pada tanaman vanili (Vanilla sp.). Hasil laporan ini menjadi laporan awal identifikasi penyakit pada tanaman vanili di Kebun Raya Liwa dan menjadi dasar dari keberlanjutan identifikasi penyakit dalam skala laboratorium. BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Kegiatan penelitian ini dilakukan pada tanggal 4 Januari – 10 Februari 2023 yang berlokasi di greenhouse Taman Araceae, Kebun Raya Liwa, Lampung Barat dan Laboratorium Mikrobiologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung. Alat dan Bahan Alat-alat yang digunakan (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/bioma/article/download/60829/26333
Article home page: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/bioma/article/view/60829/26333

Amrani Alfina, Mahfut Mahfut, Umur Khoirul. Identifikasi Penyakit pada Tanaman Vanili (Vanilla sp.) di Kebun Raya Liwa, Lampung Barat, Bioma : Berkala Ilmiah Biologi, 2024, pp. 27-34,