EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PADA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BARANG HABIS PAKAI (STUDI KASUS PADA HOTEL X)
JOURNAL
GEOEKONOMI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BALIKPAPAN
https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.478
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi/article/view/478
Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/semnas-feb-uniba
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PADA SISTEM
INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN BARANG HABIS PAKAI
(STUDI KASUS PADA HOTEL X)
Silmi Fitriana1, Miswaty2, Yanzil Azizil Yudaruddin3, Hairul Anam4
Prodi Akuntansi Universitas Balikpapan
ABSTRAK
Pertumbuhan Ibu Kota Nusantara yang terletak di Kalimantan Timur telah menarik banyak perhatian
terutama dari kalangan pebisnis, dan banyak dikunjungi masyarakat untuk keperluan bisnis ataupun
lainnya. Hal ini memberikan pengaruh baik terhadap beberapa kegiatan perekonomian, termasuk
bisnis perhotelan. Hotel adalah jenis perusahaan jasa yang menyediakan akomodasi wisata. Salah satu
strategi untuk memaksimalkan strategi operasional hotel adalah dengan fokus pada segala sesuatu
yang berhubungan dengan kualitas produk dan pelayanan tamu, termasuk pengelolaan persediaan
guest supplies. Persediaan guest supplies adalah barang yang disediakan hotel yang melengkapi
layanan dan meningkatkan kenyamanan pengunjung selama tamu menginap. Sistem pengendalian
internal pada sistem informasi akuntansi persediaan barang habis pakai dibutuhkan dalam rangka
membantu manajemen dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi perusahaan untuk menghindari
risiko kecurangan, menghasilkan informasi yang relevan bagi pengguna dan selisih stock fisik yang
ada dengan sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan sistem
pengendalian internal pada sistem informasi akuntansi persediaan barang habis pakai pada Hotel X di
Balikpapan. Dalam penelitian ini, lima komponen pengendalian internal COSO digunakan untuk
menganalisis efektivitas sistem pengendalian internal persediaan barang habis pakai pada Hotel X.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Jenis data yang
digunakan berasal dari kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sistem pengendalian internal terhadap sistem informasi akuntansi persediaan barang habis pakai yang
diterapkan oleh Hotel X sudah memadai, Namun masih ditemukan ketidaksesuaian dalam komponen
aktivitas pengendalian, dan pemantauan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sebagai dasar
dalam perbaikan atas pengendalian internal pada perusahaan agar kedepannya tidak terjadi
penyimpangan.
Kata kunci: Pengendalian Internal; Sistem Informasi Akuntansi; Persediaan
ABSTRACT
The growth of the capital city of the archipelago, located in East Kalimantan, has attracted a lot of
attention, especially from business people, and is visited by many people for business and other
purposes. This has a good influence on several economic activities, including the hotel business.
Hotels are a type of service company that provides tourist accommodation. One strategy to maximize
hotel operational strategies is to focus on everything related to product quality and guest service,
including management of guest supplies inventory. Guest supplies are items provided by the hotel that
complement services and increase visitor comfort during the guest's stay. An internal control system
in the inventory accounting information system for consumable goods is needed in order to assist
management in increasing the company's effectiveness and efficiency to avoid the risk of fraud,
produce relevant information for users and the difference between existing physical stock and the
system. The purpose of this research is to evaluate the implementation of the internal control system
in the accounting information system for inventory of consumables at Hotel X in Balikpapan. In this
research, the five components of COSO internal control are used to analyze the effectiveness of the
internal control system for consumable goods inventory at Hotel X. The method used is qualitative
research with a case study design. The type of data used comes from questionnaires, interviews and
Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/semnas-feb-uniba
371
JOURNAL
GEOEKONOMI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BALIKPAPAN
https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.478
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi/article/view/478
Vol. 15 No. 1.2024 (2024): EDISI KHUSUS SEMNAS FEB-UNIBA 2024
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/semnas-feb-uniba
observations. The results of the research show that the internal control system for the consumable
goods inventory accounting information system implemented by Hotel The results of this research can
be used as a basis for improving internal control in companies so that in the future there are no
irregularities.
Keywords: Internal Control System, Accounting System, Inventory
PENDAHULUAN
Bisnis perhotelan merupakan salah satu komponen dari sektor pariwisata. Hotel
mempunyai dampak ekonomi karena dapat membuka lapangan kerja yang sangat besar.
Operasional hotel dapat berfungsi secara efektif karena memerlukan persediaan yang cukup
sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku pada perusahaan. Persediaan di bidang
perhotelan salah satunya terdiri dari makanan, minuman atau yang disebut dengan persediaan
guest supplies. Persediaan ini termasuk dalam kategori barang habis pakai karena berisi
perlengkapan yang hanya dapat digunakan satu kali kemudian harus diganti dengan yang
baru, seperti air mineral, teh, kopi, dental kit (pasta gigi), tissue, slippers (sandal), dan lainlain. Karena tingkat kebutuhan tiap harinya sangat besar, maka dibutuhkan sistem
pengendalian internal terhadap persediaan (Wakilla et al., 2022).
Permasalahan umum yang sering terjadi adalah ketika bagian gudang mempunyai
masalah terkait dengan selisih stock opname. Hal ini terjadi pada banyak perusahaan di
Balikpapan, termasuk hotel X dimana terdapat kesalahan oleh karyawan (human error) dalam
pengelolaan data persediaan, Hal ini mengakibatkan adanya ketidaksesuaian jumlah akhir
persediaan antara bukti fisik dengan catatan yang ada pada kartu stock atau database. Hotel X
masih memiliki kendala dalam pengelolaan barang habis pakai, seperti dalam proses
pengambilan barang urgent yang diambil diluar jam kerja storekeeper atau staff tidak
mencatat barang yang masuk/keluar dari gudang. Hal ini dapat mengakibatkan
ketidaksesuaian stock antara bukti fisik dan jumlah barang di sistem. Oleh karena itu,
perusahaan membutuhkan pengelolaan persediaan yang lebih baik untuk meminimalisir
risiko terjadinya selisih stock fisik yang ada dengan sistem.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka perumusan masalah dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Seberapa efektif penerapan pengendalian internal
terhadap sistem informasi akuntansi persediaan yang dilakukan Hotel X Balikpapan? (2)
Faktor apa saja yang menyebab (...truncated)