Pengaruh Motivasi Kerja Guru Terhadap Performa Mengajar Yang Tinggi dalam Mengajar
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT)
e-ISSN: 2963-3176
Vol. 03 No. 02 (2024): Maret 2024
Pengaruh Motivasi Kerja Guru Terhadap Performa Mengajar Yang
Tinggi dalam Mengajar
Yasmin Hadiyya Fatin Hana1*, Rivia Juliani2, Ryan Fajar Ramadani3, Salsa
Kusumadiniati4, Gunawan Santoso5
1,2,3,4
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Muhammadiyah Jakarta
*Corresponding email:
5
Abstrak – Pengaruh motivasi kerja guru terhadap motivasi mengajar menjadi topik penelitian yang
relevan dalam konteks pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas bagaimana
motivasi kerja guru dapat mempengaruhi motivasi mengajar guru. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuisioner. Penelitian ini
melibatkan 55 responden yang berasal dari guru dari semua jenjang pendidikan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa motivasi kerja guru mempengaruhi dorongan mereka untuk mengajar. Guru
yang memiliki motivasi kerja yang tinggi cenderung memiliki motivasi yang tinggi dalam mengajar.
Motivasi kerja guru dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain kompetensi profesional, kepuasan
kerja, timbal balik siswa dan cita-cita. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa
peningkatan motivasi kerja guru juga dapat meningkatkan motivasi guru untuk mengajar, yang pada
gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Oleh karena itu, hasil positif dari
penelitian ini adalah bahwa dapat membantu dalam pengembangan pendekatan yang berguna untuk
meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran yang diberikan kepada siswa.
Kata kunci: Motivasi Kerja Guru, Motivasi Mengajar, Kinerja Guru, Pendidikan
Abstract - The impact of teacher work motivation on teaching motivation is a relevant research topic
in the context of education. The aim of this research is to clarify how teacher work motivation can
influence teacher teaching motivation. This research uses quantitative research methods with data
collection techniques in the form of questionnaires. This research involved 55 respondents from
teachers from all levels of education. The research results show that teachers' work motivation
influences their drive to teach. Teachers who have high work motivation tend to have high motivation
in teaching. Teacher work motivation is influenced by various factors, including professional
competence, job satisfaction, student feedback and ideals. Overall, this research shows that
increasing teacher work motivation can also increase teacher motivation to teach, which in turn can
significantly improve student learning outcomes. Therefore, a positive outcome of this research is that
it can help in the development of useful approaches to improve the quality of education and teaching
provided to students.
Keywords: Teacher Work Motivation, Teaching Motivation, Teacher Performance, Education
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
202
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT)
e-ISSN: 2963-3176
Vol. 03 No. 02 (2024): Maret 2024
Pendahuluan
Pendidikan merupakan salah satu pondasi penting dalam membangun bangsa menuju arah yang
lebih baik. Dalam hal tersebut, guru berperan sebagai agen utama dalam keberhasilan proses belajar
mengajar. Kinerja guru dalam mendidik tentunya memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Tidak hanya berhenti sampai disitu, kinerja guru juga mempengaruhi kualitas pendidikan suatu
bangsa (Santoso, Marcellia, et al., 2023). Maka dari itu, motivasi kerja yang mempengaruhi performa
mengajar guru menjadi topik yang cukup penting untuk dikaji. Mangkunegara (2011) mengatakan
bahwa motivasi merupakan sebuah dorongan yang timbul pada diri seseorang yang menggerakkan
untuk melakukan sesuatu (Gunawan, 2023). Dalam konteks pendidikan, motivasi kerja guru adalah
suatu proses yang dilakukan untuk menggerakkan guru agar perilaku mereka dapat diarahkan pada
upaya-upaya nyata untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Hamzah, 2011) (Santoso, 2019).
Motivasi kerja guru menjadi salah satu hal terpenting karena berpengaruh langsung terhadap dedikasi
dan komitmen mereka selama proses mengajar. Proses pembelajaran merupakan inti dari proses
belajar siswa. Selama proses belajar mengajar akan selalu mengacu pada bagaimana seorang guru
mampu memberikan suatu pembelajaran yang optimal.
Guru yang berkualitas dapat dilihat dari performa mengajarnya. Performa mengajar adalah
suatu prestasi yang diperlihatkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang meliputi: (a)
sikap, (b) pengetahuan, (c) keterampilan yang diberikan kepada siswanya, karena guru tersebut
mempunyai kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi (Sudiyono, (2011)
(Santoso, 2021). Oleh karena itu, performa mengajar guru merupakan suatu hasil yang dicapai oleh
seorang guru dalam mencapai tujuan sekolah. Performa mengajar guru dapat dilihat melalui
tanggungjawabnya dalam menjalankan amanah, profesi yang diembannya, serta moral yang ia miliki,
yang tercermin dari kepatuhan, komitmen, dan loyalitasnya dalam mengembangkan potensi peserta
didik serta kemajuan sekolah (Priansa, D. J, 2014: 79) (Santoso, Sakinah, et al., 2022). Oleh karena
itu, performa mengajar guru sangat menentukan keberhasilan proses belajar yang efektif dan juga
efisien sehingga hasil belajar siswa yang baik akan terwujud. Berdasarkan hasil pengamatan yang
penulis lakukan, ditemukan bahwa mayoritas guru memiliki motivasi kerja tinggi dan merasa puas
dengan performa mengajar mereka. Motivasi kerja juga mempengaruhi kemampuan guru dalam
mengelola kelas dan menciptakan atmosfer belajar yang kondusif. Hal tersebut menunjukkan bahwa
motivasi kerja tidak hanya memengaruhi kualitas pengajaran, tetapi juga memberikan dampak positif
pada pengelolaan kelas dan atmosfer pembelajaran secara keseluruhan.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
203
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT)
e-ISSN: 2963-3176
Vol. 03 No. 02 (2024): Maret 2024
Metode
Untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja guru terhadap performa mengajar mereka,
penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Meskipun data dikumpulkan melalui
kuesioner, analisis dan interpretasi data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk
memperoleh perspektif yang terkandung dalam jawaban para guru (Maulana et al., 2023a). Data
primer dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada para guru dari berbagai macam
jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA/SMK, menggunakan Google Form (Khoirroni et al.,
2023). Kuesioner ini terdiri dari 18 pertanyaan tertutup yang dirancang untuk menggali informasi
mengenai motivasi kerja guru, persepsi mereka terhadap performa mengajar, serta beberapa faktor
yang memengaruhi kedua hal tersebut. Total terdapat 55 guru yang berpartisipasi dalam penelitian ini
dengan mengisi kuesioner secara sukarela. Partisipan berasal dari berbagai latar belakang, meliputi
usia, jenjang pendid (...truncated)