Implementasi Algoritma SLAM pada Prototipe Robot Pemotong Rumput (Lawn Mower) menggunakan Raspberry Pi
Volume 4 Nomor 1 Januari 2022
e-ISSN : 2715-0887
p-ISSN : 2654-7813
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering
Implementasi Algoritma SLAM pada Prototipe
Robot Pemotong Rumput Menggunakan Raspberry
Pi
Istas Pratomo Manalu
Departemen Teknologi Komputer
Institut Teknologi Del
Laguboti, Indonesia
Diterima
Disetujui
Dipublikasi
Putra Bakti Butarbutar
Departemen Teknologi Komputer
Institut Teknologi Del
Laguboti, Indonesia
Febriend B.R.C Sigalingging
Departemen Teknologi Komputer
Institut Teknologi Del
Laguboti, Indonesia
: Juni 2021
: November 2021
: Januari 2022
Pemotongan rumput secara manual masih sering dilakukan oleh
sebagian pemilik pekarangan atau ladang rumput yang luas
sehingga menimbulkan kebosanan dan kelelahan. Kegiatan
pemotongan rumput ini juga membutuhkan banyak waktu dan
tenaga. Salah satu penemuan mesin pemotong rumput adalah
mesin pemotong rumput gendong. Penemuan ini juga memiliki
beberapa kelemahan seperti menimbulkan polusi udara dan suara
yang sangat mengganggu masyarakat sekitar. Selain itu
pemotongan manual ini juga merupakan pekerjaan yang
monoton dan berbahaya. Robot pemotong rumput juga telah
diperkenalkan dan tentunya memiliki biaya yang tinggi. Oleh
karena itu, dalam penelitian ini kami berhasil membuat prototipe
mesin pemotong rumput yang lebih ekonomis dari segi biaya,
energi, dan polusi dengan memanfaatkan Raspberry Pi 3 sebagai
mikrokontroler. Prototipe dirancang dengan panjang 24,5 cm dan
lebar 22 cm serta dilengkapi dengan pisau mekanik pada bagian
depan yang memiliki arah putaran ke bawah. Prototipe ini juga
dilengkapi dengan sensor Infrared yang dapat mendeteksi
pembatas area untuk menghindari tabrakan. Area pengujian
adalah 2x2 meter tanpa hambatan di dalamnya. Jalur
pemotongan telah ditentukan menggunakan algoritma SLAM
dimana robot memotong rumput dengan jalur berbentuk S. Kami
menunjukkan bahwa robot berjalan sesuai dengan algoritma dan
memotong rumput dengan sempurna.
Kata Kunci— Mikrokontroller; Raspberry Pi; SLAM; S-shaped;
Lawn Mower.
Abstract— Manual grass cutting is still often done by some
owners of large yards or fields which causes boredom and
fatigue. This activity also requires a lot of time and effort. One
of the inventions of the lawn mower is the carrying grass cutting
machine. This invention also has several drawbacks such as
causing air pollution and noise which is very disturbing to the
surrounding community, monotonous and dangerous work. The
lawn mower robot has also been introduced with various
programs set in it and of course has a high cost. Therefore, in
this research, we succeeded in making a prototype lawn mower
that is more economical in terms of cost, energy, and pollution
by utilizing the Raspberry Pi 3 as a microcontroller. The
prototype is designed with a length of 24.5 cm and a width of 22
cm and is equipped with a mechanical knife on the front which
has a downward rotation direction. The prototype is also
equipped with IR sensor that can detect area delimiters to avoid
collisions. The test area is 2x2 meters without any obstacles in it.
The mowing path has been determined using the SLAM
algorithm wherein the robot cuts the grass in an S-shaped path.
We show that the prototype robot runs according to the
algorithm and cuts the grass perfectly. for further work it is
necessary to apply a different algorithm that can detect any
obstacles in the test area.
Keywords— Microcontroller; Raspberry Pi; SLAM; S-shaped;
Lawn Mower.
I.
PENDAHULUAN
Pemotongan rumput secara manual masih sering
dilakukan oleh sebagian pemilik pekarangan atau ladang
yang luas sehingga menimbulkan kebosanan dan kelelahan.
Kegiatan ini juga membutuhkan banyak waktu dan tenaga.
Salah satu penemuan mesin pemotong rumput adalah mesin
pemotong rumput gendong. Penemuan ini juga memiliki
beberapa kelemahan seperti menimbulkan polusi udara dan
kebisingan yang sangat mengganggu masyarakat sekitar,
pekerjaan yang monoton dan berbahaya. Memotong rumput
juga perlu fokus pada setiap aspek seperti kemiringan
halaman, rintangan. Terkadang terdapat batu yang apabila
terkena akan menimbulkan bahaya terhadap orang ataupun
mesin itu sendiri. Ini akan menyebabkan cedera kerja dan
biaya tambahan penggantian material. Selain itu penentuan
lintasan pemotongan juga perlu diperhatikan untuk
menghindari bahaya kerja terhadap orang ataupun mesin.
Wang et al. [1] menerapkan algoritma SLAM dan
cuntuk mesin pemotong rumput. Mereka menggunakan
NVIDIA JETSON TX1 sebagai mikrokontroler yang
cenderung cukup mahal. Sebagai hasilnya, dengan
menggunakan kedua algoritma tersebut, mesin dapat
memotong dengan baik, namun masih perlu untuk mengganti
33
DFS dengan algoritma lainnya. Hal ini disebabkan DFS tidak
selalu menghasilkan solusi yang paling optimal karena
mengembalikan jalur sukses pertama yang ditemukannya
tanpa memperhitungkan waktu atau langkah yang diperlukan
untuk sampai ke titik tersebut [2]–[5].
B. Flowchart Sistem
Berikut
gambaran
flowchart
sistem
menggunakan algoritma ‘S’ Shape pathway.
dengan
Penelitian ini membuat prototipe robot dengan
memanfaatkan Rasberry Pi sebagai mikrokontroler yang
mampu mengatur semua kinerja pada robot seperti sensor dan
aktuator. Dengan mengganti algoritma DFS dengan S-shaped
dan algoritma SLAM [6], [7], diharapkan dapat mengatasi
kelemahan dari segi waktu dan efisiensi penentuan rute.
Robot akan mengikuti jalur S sesuai dengan algoritma yang
diprogram [8]–[10]. Dengan demikian mesin akan mengikuti
jalur dan memotong rumput dari titik awal hingga ke titik
akhir.
II. METODE
A. Metode SLAM
Metode Simultaneous localization and Mapping
(SLAM) adalah sebuah teknik yang digunakan untuk
membangun sebuah peta pada lingkungan yang belum
diketahui melalui bantuan sebuah alat yang berupa robot
ataupun autonomous vechile, atau juga mengupdate peta
yang sudah diketahui dan pada waktu yang sama mengenali
lokasi robot tersebut[11]. Simultaneous merupakan suatu hal
yang terjadi/berjalan pada saat yang bersamaan, localization
merupakan lokasi yang diberikan oleh peta, dan Mapping
merupakan peta yang diberikan dari lokasi. Dalam buku
“SLAM for Dummies” menyatakan SLAM bukanlah sebuah
algoritma yang berdiri sendiri, melainkan sebuah metode
yang didalamnya terdiri dari bebrapa algoritma. Pada
prinsipnya semua algoritma yang tergabung akan bekerja
bersamaan pada kondisi tertentu[12][13]. Dalam metode ini
terdapat beberapa algoritma diantaranya adalah Wall follow
algorithm, ‘S’ Shape Pathway algorithm, Random walk
algorithm, dan lain sebagainya. Metode SLAM ini sangat
cocok dan mendukung untuk pembuatan prototype lawn
mower yang akan di bangun.
Gambar 1 'S' Shape pathway algorithm
Algoritma ‘S’ Shape pathway adalah algoritma yang
memetakan lingkungan dengan membentuk huruf seperti ‘S’
[14][15] seperti yang ditunjukkan pada gambar 1. Kelebihan
dari algoritma ini adalah memiliki jalur tercepat dan dapat
mencakup seluruh area untuk melakukan pemotongan.
Kekurangan dari algoritma ini adalah tidak dapat kembali ke
titik (...truncated)