Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam pada Pasien Post Sectio Caesarea dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut
ORIGINAL ARTICLE AACENDIKIA: Journal of Nursing
AACENDIKIA: Journal of Nursing, Volume 3 (1), Juli 2024, p.1-4
https://doi.org/10.59183/aacendikiajon.v3i1.31
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam pada Pasien Post Sectio Caesarea dengan
Masalah Keperawatan Nyeri Akut
Application of Deep Breathing Relaxation Techniques in Post Sectio Caesarea Patients with
Nursing Problems of Acute Pain
Siti Masitoh1*,Yuningsih1*
1
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Cendikia Abditama
*Correspondence: Ace Sudrajat. Address: Jalan Arteri JORR Jatiwarna, Kec. Pondok Melati, Bekasi. 17415
Email:
Responsible Editor: Rohandi Baharuddin, S.Kep., Ns., M.Kep
Received: 24 Juni 2024 ○ Revised: 14 Juli 2024 ○ Accepted: 30 Juli 2024
ABSTRACT
Introduction: Sectio caesarea (SC) is a way to give birth to a fetus by making an incision in the uterine wall through the front
wall of the abdomen. Sectio caesarea surgery is an action that can cause pain due to the release of pain mediator compounds
such as acetylcholine, bradykinin and so on which increases the sensitivity of pain receptor nerves. Sectio caesarea is a surgical
delivery process where an incision is made in the stomach to remove a baby. Acute pain in post caesarean sectio is felt after the
operation is complete and the patient begins to wake up and the effect of the anesthesia wears off, so the patient will feel pain
in the part of the body that underwent surgery. Many mothers experience pain in the stitched area, this complaint is normal
because the body is injured. The deep breathing relaxation technique is a technique to reduce pain by relaxing the muscles.
Relaxation techniques are effective in reducing the scale of post-operative pain. The aim of writing a case study is to be able to
apply deep breathing relaxation techniques to post-Sectio Caesarea patients with complaints of post-operative pain in the Aster
Room, RSU, Tangerang district.
Methods: The design used was descriptive with a case study method, involving 2 participants with acute pain nursing
problems. Data collection techniques include interviews, observation, physical examination.
Results: The results of a case study with post Sectio Caesarea patients showed one main nursing diagnosis, namely acute
pain. After nursing for 3 days, participants with acute pain problems were resolved by being given deep breathing
relaxation techniques.
Conclusions: The use of deep breathing relaxation can influence the reduction of pain intensity in CS patients so it is
effective to do.
ABSTRAK
Pendahuluan:Sectio caesarea (SC) adalah suatu cara untuk melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding
uterus melalui dinding depan perut. Pembedahan sectio caesarea merupakan suatu tindakan yang dapat
menimbulkan nyeri akibat terlepasnya senyawa mediator nyeri seperti asetilkolin, bradikinin dan sebagainya yang
meningkatkan sensitivitas saraf reseptor nyeri. Sectio caesarea adalah proses persalinan dengan melalui
pembedahan dimana irisan dilakukan diperut untuk mengeluarkan seorang bayi . Nyeri akut pada post Sectio
caesarea dirasakan setelah operasi selesai dan pasien mulai sadar dan efek anastesi habis maka pasien akan
merasakan nyeri pada bagian tubuh yang mengalami pembedahan. Banyak ibu yang mengalami nyeri pada bagian
luka bekas jahitan, keluhan tersebut wajar karena tubuh mengalami luka. Teknik relaksasi nafas dalam adalah
teknik untuk mengurangi nyeri dengan merelaksasikan otot. Teknik relaksasi efektif dalam menurunkan skala nyeri
pasca operasi. Tujuan studi kasus ialah mampu melakukan penerapan teknik relaksasi nafas dalam pada pasien post
Sectio caesarea dengan keluhan nyeri pasca operasi di Ruang Aster RSU kabupaten Tangerang.
Metode:Desain yang digunakan deskriptif dengan metode studi kasus, melibatkan 2 partisipan dengan masalah
keperawatan nyeri akut. Teknik pengumpulan data yaitu dari wawancara, observasi, pemeriksaan fisik.
Hasil: Penelitian studi kasus dengan pasien post Sectio caesarea didapatkan satu diagnosa keperawatan utama yaitu nyeri
akut,setelah dilakukan keperawatan selama 3 hari, partisipan dengan masalah nyeri akut sudah teratasi dengan diberikan
teknik relaksasi nafas dalam.
Kesimpulan: Penggunaan relaksasi nafas dalam dapat mempengaruhi penurunan intensitas nyeri pada pasien CS sehingga
efektif untuk dilakukan.
Keywords: sectio caesarea; pain; deep breathing relaxation technique
1 | E-ISSN: 2963-6434
© 2024 AACENDIAKIA: Journal of Nursing. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative
Commons Attribution 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/).
Siti Masitoh & Yuningsih (2024)
AACENDIKIA: Journal of Nursing
Pendahuluan
Sectio caesarea adalah persalinan dengan
cara membuat sayatan perut untuk mengeluarkan
janin, persalinan. Tindakan sectio caesarea
bertujuan untuk menyelamatkan nyawa ibu dan
juga bayi. Di Indonesia kejadian sectio caesarea
naik dari tahun ke tahun pada tahun 2000, namun
tidak ada signifikan pada tahun 2007 (Sumelung
et al.,2014). Pada survei demografi dan Kesehatan
tahun 2009-2010 angka melahirkan dengan sectio
caesarea secara nasional di Indonesia sekitar
20,5% dari total persalinan (SAMBAS.2017).
Persalinan SC dapat memberikan keuntungan dan
kerugian bagi ibu. Salah satu keuntungan bisa
membantu persalinan dengan cara membedah
perut sebagai jalan lahir jika tidak dapat
melakukan persalinan secara pervaginam. Di sisi
lain, kerugiannya ibu akan merasa sakit akibat
luka insisi dan mungkin akan memberikan efek
psikologis (Utami 2016). Rasa sakit saat operasi
caesar akan mempengaruhi perubahan kontinuitas
jaringan akibat operasi. Sakit tersebut dapat
menimbulkan berbagai masalah, salah satunya
dalam menyusui, menurut laporan Juliyanti
(2014), 68% ibu post partum sectio caesarea
mengalami kesulitan dalam merawat bayinya
karena gerakan, nyeri saat menggerakkan tubuh
untuk naik turun di tempat tidur dan mengatur
postur tubuh yang nyaman. Hal ini akan
menyebabkan
keterlambatan
menyusui.
Pengobatan untuk mengurangi nyeri pada pasien
sectio
caesarea,
postpartum
biasanya
menggunakan analgesik. Terapi farmakologi tidak
digunakan untuk memperbaiki kondisi pasien.
Kemampuan mengontrol nyeri, sehingga harus
diberikan kombinasi farmakologi dan non
farmakologi agar masa kesembuhan tidak
berkepanjangan, dan nyeri ibu nifas dapat
dikurangi (Rini & Susanti, 2018). Masalah
keperawatan diatas perlu dilakukan beberapa
intervensi keperawatan. Masalah keperawatan
yang utama pada pasien post op sectio caesarea
adalah nyeri akut. Intervensi keperawatan untuk
mengatasi masalah tersebut diantaranya teknik
relaksasi nafas dalam. Teknik relaksasi nafas
dalam yang diberikan yaitu mengajarkan kepada
klien bagaimana cara melakukan nafas dalam,
nafas lambat (menahan inspirasi secara maksimal)
dan bagaimana menghembuskan nafas secara
perlahan, selain dapat menurunkan intensitas
nyeri, teknik relaksasi nafas dalam juga dapat
meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan
oksigenasi darah. Tujuan penulisan secara (...truncated)