Implementasi Sensor MQ-2 dan ESP8266 Menggunakan Metode ADDIE untuk Mendeteksi Kebocoran LPG

Fahma : Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen, May 2024

Gas LPG termasuk dalam kategori flammable gas atau gas yang mudah terbakar. Jika terjadi kebocoran atau kesalahan dalam penggunaan, gas dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan yang berpotensi merugikan manusia dan lingkungan. Maka diperlukan teknologi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Alat peringatan dan pendeteksi udara yang terkontaminasi gas adalah alat yang tepat sebagai upaya pencegahan dini, oleh sebab itu dibuatlah proyek tugas akhir yang berjudul “Implementasi sensor MQ-2 dan modul esp8266 untuk mendeteksi kebocoran gas LPG rumah memanfaatkan katup solenoide dengan notifikasi via Telegram”. Metode yang digunakan adalah metode ADDIE dengan merancang detektor kebocoran gas dengan mengimplementasikan sensor MQ-2 dan modul esp8266 dengan mekanisme penghentian kebocoran gas memanfaatkan katup solenoide dan notifikasi via Telegram. Penelitian ini menghasilkan detektor kebocoran gas menggunakan sensor MQ-2 sebagai sensor gas, NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler, LED merah dan hijau sebagai indikator peringatan visual, buzzer sebagai indikator peringatan suara, LCD sebagai media penampil data dan mekanisme penghentian kebocoran gas otomatis menggunakan katup solenoide serta notifikasi via Telegram.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.stmikelrahma.ac.id/index.php/fahma/article/download/135/110

Implementasi Sensor MQ-2 dan ESP8266 Menggunakan Metode ADDIE untuk Mendeteksi Kebocoran LPG

FAHMA – Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol.22, No.2, Mei 2024, pp. 70~81 ◼ 70 Implementasi Sensor MQ-2 dan ESP8266 Menggunakan Metode ADDIE untuk Mendeteksi Kebocoran LPG Siswaya*1, Anddini Fitriani2 Program Studi Informatika, STMIK El Rahma Yogyakarta e-mail: 1 , * Abstrak Gas LPG adalah gas yang mudah terbakar sehingga membahayakan. Jika terjadi kebocoran atau kesalahan dalam penggunaan, gas dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan yang berpotensi merugikan manusia dan lingkungan. Maka diperlukan teknologi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Alat peringatan dan pendeteksi udara yang terkontaminasi gas adalah alat yang tepat sebagai upaya pencegahan dini, oleh sebab itu dibuatlah proyek tugas akhir yang berjudul “Implementasi sensor MQ-2 dan modul esp8266 untuk mendeteksi kebocoran gas LPG rumah memanfaatkan katup solenoide dengan notifikasi via Telegram”. Metode yang digunakan adalah metode ADDIE dengan merancang detektor kebocoran gas dengan mengimplementasikan sensor MQ-2 dan modul esp8266 dengan mekanisme penghentian kebocoran gas memanfaatkan katup solenoide dan notifikasi via Telegram. Penelitian ini menghasilkan detektor kebocoran gas menggunakan sensor MQ-2 sebagai sensor gas, NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler, LED merah dan hijau sebagai indikator peringatan visual, buzzer sebagai indikator peringatan suara, LCD sebagai media penampil data dan mekanisme penghentian kebocoran gas otomatis menggunakan katup solenoide serta notifikasi via Telegram. Kata kunci— LPG, ADDIE, MQ-2, NodeMCU ESP8266, Kebocoran Gas. 1. PENDAHULUAN Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan gas yang dihasilkan dari pengolahan minyak mentah menjadi berbagai produk minyak bumi yang dapat langsung digunakan di masyarakat dan campuran berbagai gas yang merupakan hasil penyulingan. Gas propana dan butana adalah komponen utama dari LPG. Komposisinya sekitar 99% dan sisanya merupakan gas pentana yang dicairkan. Perbandingan antara komposisi butana (C4H10) dengan propana (C3H8) adalah 70 berbanding 30. LPG banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti di sektor industri, komersial, maupun rumah tangga. Sebagian besar dari penggunanya adalah dari kalangan rumah tangga. Sejak diadakannya program konversi dari minyak tanah ke LPG pengguna dari kalangan rumah tangga semakin bertambah. [1] Gas memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Di rumah tangga, gas digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak, memanaskan air, dan mengoperasikan peralatan rumah tangga lainnya. Industri juga sangat mengandalkan gas untuk berbagai keperluan, seperti pemanasan, pembangkit listrik, dan proses produksi. Di bidang medis, gas digunakan dalam berbagai prosedur seperti anestesi dan terapi pernapasan. Penggunaan gas memiliki sejumlah pengaruh positif. Pertama, gas sebagai bahan bakar memiliki efisiensi yang tinggi dalam menghasilkan panas, sehingga dapat meningkatkan efektivitas produksi panas dan mengurangi konsumsi energi. Selain itu, gas juga lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya seperti batu bara dan minyak. Hal ini berkontribusi pada penurunan emisi zat pengotor dan polusi udara, namun penggunaan gas juga memiliki beberapa sisi negatif yang perlu diperhatikan. Salah satu risiko utama adalah sifat mudah terbakarnya gas. Jika terjadi kebocoran atau kesalahan dalam penggunaan, gas dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan yang berpotensi merugikan manusia dan lingkungan. [2] Internet of Things (IoT) adalah sebuah gagasan dimana semua benda di dunia nyata dapat berkomunikasi satu sama lain sebagai bagian dari sistem yang terhubung secara terus menerus, Implementasi Sensor MQ-2 dan ESP8266 Menggunakan Metode ADDIE untuk Mendeteksi Kebocoran LPG (Siswaya, Andini Fitriani / Andini Fitriani) ISSN: 2715-2944 (media online) 71 yang memungkinkan untuk menghubungkan mesin, peralatan, dan benda fisik lainnya dengan sensor jaringan dan aktuator untuk mengumpulkan data dan mengevaluasi kinerjanya sendiri. Teknologi Internet of Things (IoT) banyak digunakan untuk tata kelola sistem keamanan perkotaan karena tidak hanya memungkinkan komunikasi antara benda atau alat, tetapi juga memantau kondisi makhluk hidup dan lokasi. Internet of Things memiliki sensor khusus yang ditanam di dalamnya dan selalu aktif untuk memantau keadaan. Salah satu bentuk perkembangan dari teknologi IoT ini adalah sistem keamanan rumah, alat ini berfungsi sebagai pemantau kondisi rumah dan proteksi rumah secara otomatis jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti kebocoran gas. Keamanan dan keselamatan merupakan aspek penting dalam suatu sistem atau lingkungan, baik itu perumahan, perkantoran, kampus, tempat wisata pedesaan maupun perkotaan, pusat perbelanjaan, atau tempat-tempat lain yang rawan kebakaran. Kebakaran sering terjadi karena kelalaian manusia dan disebabkan oleh berbagai faktor seperti kebocoran tabung LPG (Liquid Petroleum Gas) kecil maupun besar, puntung rokok yang dibuang sembarangan, hubungan arus pendek listrik yang mengakibatkan kebakaran dan menjalar ke area lainnya. Kebakaran tentu saja merugikan banyak pihak baik secara moral maupun materiil, dan tidak sedikit pula yang menimbulkan korban jiwa..[3] Alat peringatan dan pendeteksi udara tercemar gas merupakan alat yang paling tepat sebagai upaya pencegahan dini. Teknologi internet dapat mempercepat komunikasi antar perangkat dengan menggunakan konektivitas secara berkala, menjadikan perangkat yang digunakan sebagai solusi tepat untuk permasalahan yang ada, maka diusulkan teknologi yang tepat untuk permasalahan tersebut yaitu dengan membangun alat yang dapat memonitor dan mendeteksi kandungan gas yang mudah terbakar di udara serta mengatasi kebakaran akibat kebocoran dengan membuat mekanisme untuk menghentikan kebocoran gas. NodeMCU merupakan platform IoT yang bersifat open source. Terdiri dari perangkat keras berupa System On Chip ESP8266 dari Espressif Systems. Teknologi ini memungkinkan untuk menjadi salah satu solusi sebagai teknologi informasi yang terintegrasi dengan sensor MQ2 sebagai sensor pendeteksi gas LPG, serta menggunakan notifikasi dari aplikasi Telegram agar pengguna mengetahui adanya kebocoran gas dan penggunaan solenoid valve sebagai penghenti aliran gas secara otomatis. Detektor ini diciptakan agar kecelakaan yang terjadi di masyarakat dapat berkurang dan tidak menimbulkan kerugian yang besar, maka dibuatlah sebuah proyek tugas akhir yang berjudul “Implementasi Sensor MQ-2 dan Modul ESP8266 untuk Mendeteksi Kebocoran Gas LPG di Rumah Menggunakan Solenoid Valve dengan Notifikasi Melalui Telegram”. 2. METODE PENELITIAN Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tujuan dari metode ADDIE adalah untuk mengembangkan sebuah produk yang teruji secara empiris. a. Langkah-langkah metode penelitian ADDIE Adapun langkah-langkah metode penelitian ADDIE yang dilakukan seperti Gambar 1. Implementas (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.stmikelrahma.ac.id/index.php/fahma/article/download/135/110
Article home page: https://ejournal.stmikelrahma.ac.id/index.php/fahma/article/view/135/110

Siswaya, Anddini Fitriani. Implementasi Sensor MQ-2 dan ESP8266 Menggunakan Metode ADDIE untuk Mendeteksi Kebocoran LPG, Fahma : Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen, 2024, pp. 70-81,