Pengaruh Jumlah Lubang Injektor Terhadap Performa Motor Yamaha New Vixion 150 CC
Pengaruh Jumlah Lubang Injektor Terhadap Performa Motor
Yamaha New Vixion 150 CC
Handika Adi Pratama, Yoyok Winardi, Kuntang Winangun*
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhamadiyah Ponorogo
E-mail Korespondensi :
History Artikel
Diterima : 18 Januari 2023 Disetujui : 03 Maret 2023 Dipublikasikan : 24 April 2023
Abstract
For now the development of EFI (Electronic Fuel Injection) motorcycle engines for motorcycle engines to improve engine
performance. The injector functions as a fuel sprayer inlet (intake manifold). This research was conducted to determine the
effect of the number of injector holes on engine performance. The research method used was an experimental method carried
out in the laboratory and using a Yamaha New Vixion 150 cc motorcycle with Pertalite fuel and using 4 hole, 6 hole and 10
hole injectors to determine the effect on its performance. This study used a Dynamometer (Dynotest) to determine the results
of torque, power and the Cartec CET 210 series tool to determine the results of exhaust emissions and a measuring cup to
determine the results of fuel consumption. The results showed that the maximum torque indicated on the 6-hole injector was
14.18 Nm compared to the 4-hole 13.36 Nm and 10-hole 5.83 Nm. The maximum power on the 6 hole injector is 15.18 HP
compared to 4 holes 14.38 HP and 10 holes 4.80 HP. The best exhaust emissions from the 6-hole injector are CO2 12.7%, O2
6.53%, HC 428 ppm. Fuel consumption 4 holes 18.2 ml/minute, 6 holes 24.2 ml/minute, 10 holes 39.7 ml/minute. From the
research it can be concluded that the 6-hole injector is a good size for the performance of the 150 cc Yamaha New
Vixion motorbike.
Keywords: EFI, Injector Holes, Engine Performance, Exhaust Emissions
96
Abstrak
Untuk saat ini perkembangan EFI ( Elektronic Fuel Injection ) mesin sepeda motor untuk pada mesin sepeda motor untuk dapat
meningkatkan kinerja mesin. Injector berfungsi sebagai penyemprot bahan bakar kesaluran masuk ( intake manifold ).
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah lubang injektor terhadap performa mesin. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium dan menggunakan sepeda motor Yamaha New Vixion
150 cc dengan bahan bakar Pertalite serta menggunakan injektor 4 hole, 6 hole dan 10 hole untuk mengetahui pengaruh terhadap
unjuk kerjanya. Penelitian ini menggunakan alat Dynamometer ( Dynotest ) untuk mengetahui hasil torsi, daya dan alat Cartec
seri CET 210 untuk mengetahui hasil emisi gas buang serta gelas ukur untuk mengetahui hasil dari konsumsi bahan bakar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa torsi maksimum ditunjukkan pada injektor 6 hole 14,18 Nm dibandingkan dengan 4 hole
13,36 Nm dan 10 hole 5,83 Nm. Daya maksimum pada injektor 6 hole 15,18 HP dibandingkan 4 hole 14,38 HP dan 10 hole
4,80 HP. Emisi gas buang terbaik pada injektor 6 hole yaitu CO2 12,7%, O2 6,53%, HC 428 ppm. Konsumsi bahan bakar 4
hole 18,2 ml/menit, 6 hole 24,2 ml/menit, 10 hole 39,7 ml/menit. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa injektor 6 hole
adalah ukuran yang baik untuk performa motor Yamaha New Vixion 150 cc.
Kata Kunci: EFI, Lubang Injektor, Perfroma Mesin, Emisi Gas Buang
How to Cite: Pratama, Handika Adi (2023). Pengaruh Jumlah Lubang Injektor Terhadap Performa Motor Yamaha New
Vixion 150 CC. KOMPUTEK : Jurnal Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo Vol 7 (1): Halaman 96-105
© 2023 Universitas Muhammadiyah Ponorogo. All rights reserved
ISSN 2614-0985 (Print)
ISSN 2614-0977 (Online)
97
KOMPUTEK : Jurnal Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo
PENDAHULUAN
Akhir – akhir ini pengembangan ilmu pengetahuan
terapan injeksi pada kendaraan dijadikan komponen utama. Bukan
hanya pada kendaraan roda 4 tetapi sudah merambah pada
kendaraan roda 2. Produsen sendiri berlomba – lomba
menawarkan teknologi ini untuk menarikminat pembeli. Selain
itu teknologi ini dikenal menghasilkantenaga yang besar, irit &
ramah terhadap lingkungan. Sistem atomisasi bahan bakar yang
dikendalikan secara elektronik dari EFI mendukung proses
pembakaran secara sempurna karena campuran bahan bakar
dengan udara disesuaikan agar seimbang dengan kebutuhan mesin.
Penggunaan mesin berkepanjangan tanpa disadari dapat
mempengaruhi kinerja kendaraan bermotor itu sendiri. Hal ini
juga dipengaruhi oleh kinerja injektor. Engine dengan sistem fuel
injeksi bahan bakar melakukan kontrol aliran bahan bakar
berdasarkan ukuran beban serta kecepatan engine untuk setiap
interval, karenapencampuran bahan bakar dengan udara menjadi
lebih presisi serta seragam [1].
Electronic Fuel Injection ( EFI ) merupakan sistem
injeksi bekerja di bawah kendali ECU (Engine Control Unit) untuk
mendapatkan campuran udara yang singkron dengan keperluan
mesin. Hal ini menghasilkan kinerja mesin yang ideal dengan
konsumsi bahan bakar yang minimum, sehingga menciptakan
kendaraan yang rendah emisi [2].
Injektor terdiri atas nozzle, Fuel strainer screen,
konektor dari ECU ( Engine Control Unit ) ke solenoid, fuel
passage, plunger, solenoid coil, spring. Nozzle yaitu salahsatu
komponen yang sangat penting pada sistem injeksi. Ada 2 jenis
nozzle pada injektor yaitu nozzle body dan nozzle needle. Fungsi
nozzle untuk menginjeksikan bahan bakar berbentuk butiran –
butiran / pengkabutan. Cara kerja nozzle yaitu dengan
memperkecil ruang untuk aliranbahan bakar [3].
dihasilkan untuk mendorong piston silinder [5]. Besarnya motor
putar sebagai motor 4 langkah dihitung dengan rumus :
Dimana :
T = Torsi (Nm)
P = Daya (watt)
#=
$.60
'( . . . . . . .(2)
2.%
.&
n = Putaran mesin (rpm)
2. Daya
Daya diartikan sebagai laju kerja dan sama dengan
hasil kali gaya dikali kecepatan linier atau torsi dikali
kecepatan sudut. Pengukuran daya adalah tentang
tenaga kuda atau torsi dan kecepatan. Daya yang
dihasilkan oleh proses pembakaran pada silinder disebut
indikator daya. Tenaga diterapkan ke piston yang
bergerak maju mundur didalam silinder mesin. Didalam
silinder mesin, proses perubahan energi mekanik dari
energi kimia bahan bakar di dalam piston melalui proses
pembakaran [6].
7(1), 2023: 96-105
Jumlah lubang (hole) pada nozzle injektor sangat
berpengaruh terhadap nilai tenaga dan torsi. Secara teoritis,
semakin banyak bahan bakar yang mencapai keruang bakar,
maka tenaga yang didapatkan juga semakin besar, tetapi efek
buang menunjukkan perbedaannya.
Tujuan perlu diadakan penelitian pada jumlah lubang
injektor yaitu untuk mengetahui pengaruh jumlah lubang
injektor terhadap performa mesin injeksi dengan cara
memvariasikan hole dengan pengetesan torsi, daya, serta
konsumsi bahan bakar.
METODE
Dalam melakukan penelitian terhadap pengaruh jumlah
lubang injektor ini maka menentukan alat dan bahan. Tenaga
mesin (engine horsepower) merupakan keluarandari mesin, dan
hal ini berkaitan erat dengan keluaran mesin dan kegunaan mesin
itu sendiri. Kinerja mesin mobil pada umumnya dipahami dalam
tiga dimensi yaitu daya,torsi, serta jumlah bahan bakar yang
dikonsumsi. Tenaga yang dih (...truncated)