Strategi Cyber PR Polda Metro Jaya Dalam Membangun Citra Positif Melalui Instagram
Indonesian Journal of Science,
Technology and Humanities
Vol. 2, No. 2, Oktober 2024
E-ISSN: 3024-997X
Hal 125-134
P-ISSN: 2988-7976
Site: https://jurnal.intekom.id/index.php/ijstech
Strategi Cyber PR Polda Metro Jaya Dalam Membangun
Citra Positif Melalui Instagram
Lovella Ramadhania Azhara1, Amalia Azmi Sitorus2
1,2
Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Interstudi, Jakarta, Indonesia
Article Info
Article history:
Received Oktober 16, 2024
Revised Oktober 16, 2024
Accepted Oktober 16, 2024
Kata Kunci:
Citra,
Cyber Public Relations,
Instagram,
Polda Metro Jaya
Keywords:
Image,
Cyber Public Relations,
Instagram,
Jakarta Metropolitan Regional
Police
ABSTRAK
Citra dalam sebuah organisasi sangat menggambarkan kualitas organisasi
tersebut. Oleh karena itu Citra perlu dikelola dengan baik agar selalu
bernilai positif. Hal tersebut dilakukan oleh Humas Polda Metro Jaya
dengan strategi Cyber Public Relationsnya untuk mengelola berbagai
sosial media milik Humas Polda Metro Jaya salah satunya melalui
konten Instagram. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui strategi Cyber Public Relations Humas Polda Metro Jaya
dalam membangun citra yang positif. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara mendalam dan pengamatan secara langsung. Manfaat
akademis penelitian ini sebagai referensi untuk perkembangan
pengetahuan seputar Cyber Public Relations dalam melakukan kegiatan
kehumasan bagi para dosen, mahasiswa dan peneliti dan Manfaat Praktis
penelitian ini untuk mengedukasi dan memberi pemahaman seputar
kinerja Divisi Humas Polda Metro Jaya bagi masyarakat awam juga
sebagai referensi pengetahuan untuk instansi-instansi lainnya. Hasil dari
penelitian ini menunjukan bahwa strategi Cyber Public Relations Humas
Polda Metro Jaya adalah dengan pengelolaan sosial media secara intens
dan membuat konten yang menarik. Namun ada beberapa kendala seperti
masih banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh anggota kepolisian
hingga menimbulkan susahnya kepercayaan masyarakat terhadap polisi
dan memukul rata bahwa semua anggota kepolisian itu sama. Pemaparan
proses pengelolaan Cyber Public Relations pada konten Instagram
dengan berbagai tahapan yang dimulai dari penetuan jangka panjang
hingga implementasi dan juga evaluasi.
ABSTRACT
The image of an organization describes the quality of the organization.
Therefore, the image needs to be managed well then it always has a
positive value. Public Relations of Polda Metro Jaya with its Cyber
Public Relations has a strategy to manage various social media
belonging to Public Relations of Polda Metro Jaya, one of which is
through Instagram content. Thus, this research aims to determine the
Cyber Public Relations strategy of Polda Metro Jaya Public Relations in
building a positive image. This research uses a qualitative descriptive
method with data collection techniques through in-depth interviews and
direct observation. The academic benefit of this research is as a
reference for developing knowledge about Cyber Public Relations in
carrying out public relations activities for lecturers, students, and
researchers and the practical benefit of this research is to educate and
provide understanding about the performance of the Public Relations
Division of Polda Metro Jaya for the lay public as well as a knowledge
reference for agencies. The results of this research show that Polda
Metro Jaya's Cyber Public Relations strategy is to manage social media
intensively and create interesting content. However, there are several
obstacles, such as the many mistakes made by police officers, which
Page 125
Journal Homepage : https://jurnal.intekom.id/index.php/ijstech
IJSTECH : Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities
Vol. 2, No. 2, Oktober 2024, Hal 125-134
E-ISSN : 3024-997X
P-ISSN : 2988-7976
make it difficult for the public to trust the police and make it clear that
all police officers are the same. Explanation of the Cyber Public
Relations management process on Instagram content with various stages
starting from long-term determination to implementation and evaluation.
This is an open access article under the CC BY license.
Corresponding Author:
Lovella Ramadhania Azhara
Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Interstudi,
Jakarta, Indonesia
Email:
1.
PENDAHULUAN
Public Relations mempromosikan citra organisasi dan memastikan bahwa organisasi
dikenal secara baik oleh publiknya juga berfokus pada memahami kebutuhan dan keinginan
publik serta memberikan informasi yang akurat dan transparan mengenai organisasi. Tujuan
akhir dari PR adalah untuk menciptakan kepercayaan dan dukungan publik terhadap
organisasi, oleh karena itu seorang PR harus selalu mendapatkan perhatian masyarakat untuk
mendukung kemajuan dalam memperbaiki citra yang positif. Dengan berkembangnya
teknologi dan informasi pada masa kini, membantu praktisi Public Relations menggunakan
internet dalam penyampaian dan penyebaran informasi kepada masyarakat sehingga
menghasilkan konsep CPR (Cyber Public Relations) karena menggunakan internet sebagai
penunjangnya, CPR adalah kegiatan kehumasan yang menggunakan dunia maya dan internet.
Kepolisian memiliki peran untuk keamanan, menjaga ketertiban masyarakat, pelindung
masyarakat, penegak hukum, dan pengayom masyarakat, oleh karena itu kepolisian hidup
sangat berdampingan dengan masyarakat dan perlu untuk selalu memiliki kepercayaan
masyarakat [1].
Namun dengan maraknya masalah yang terjadi dalam Polri membuat kepercayaan
masyarakat berkurang. Penilaian negatif terhadap Polri sudah lama merajalela, banyak sekali
masyarakat yang menyerukan tentang ketidakpuasannya dengan pelayanan Polri bahkan
hingga muncul kampanye pada sosial media dengan menggunakan hashtag
#PercumaLaporPolisi di tiap komentar di postingan instagram bahkan di twitter, hashtag
tersebut muncul di berbagai sosial media seperti Facebook, Tiktok, Twitter, dan Instagram.
Ditambah dengan adanya kasus yang menimpa citra polri menjadi menurun hingga
melibatkan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo yakni kasus pembunuhan Brigadir J yang
merupakan ajudannya sendiri. Dilansir dari laman DataIndonesia.id, survei yang pernah
dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada akhir tahun 2022, Menurunnya
kepercayaan masyarakat terhadap polri menurun dari 70% menjadi 53%. Penurunan
persentase kepercayaan masyarakat tersebut terjadi setelah kasus pembunuhan berencana oleh
Ferdy Sambo dan tragedi Kanjuruhan. J
Page 126
Journal Homepage : https://jurnal.intekom.id/index.php/ijstech
IJSTECH : Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities
Vol. 2, No. 2, Oktober 2024, Hal 125-134
E-ISSN : 3024-997X
P-ISSN : 2988-7976
Gambar 1: Hasil Survei
Namun Hasil survei terbaru pada bulan Juni tahun 2023, dilansir pada laman
news.detik.com Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengeluarkan hasil survei tingkat
kepercayaan publik ke Polri meningkat menjadi (...truncated)