ANALISIS NILAI PENDIDIKAN DAN GAYA BAHASA DALAM NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE LIYE

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Mar 2021

This research is a descriptive studi aimed at describing (1) the structure that builds my father’s novel (not) Liar by Tere Liye, (2) the educational value in my father’s novel (not) Liar by Tere Liye’s work (3) Language stlye in my father’s novel (not) Liar Tere Liye’s . The method use is qualitative descriptive. The object of study is the educational value and language stly in my father’s novel (not) liar. This research data in the from of words, phrases, sentences, and discourse that contain educational value and language stlyes in the novel father’s not liar. Data collection techniques used were observation and literature. Based on the results of this study are. Based on an analysis of the value of education in the novel my father is not a lair namely, a) honest, b) independent, c) hard work, d) responsibility, e) fond of reading, f) curiosity, g) discipline, h) respect achievement, i) friendly or communicative, j) social care, and k) tolerance. In addition there are also various styles of language used by the author in my father’s novel (not) a liar by namely, a) Equality or simile, b) personification, c) metaphor, d) irony, and e) hyperbole.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/2527/1918

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN DAN GAYA BAHASA DALAM NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE LIYE

ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 2 No. 1 Maret 2021 ANALISIS NILAI PENDIDIKAN DAN GAYA BAHASA DALAM NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE LIYE Ni Komang Ayu Wintari, Ni Luh Sukanadi Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univeristas Mahasaraswati Denpasar Abstract This research is a descriptive studi aimed at describing (1) the structure that builds my father’s novel (not) Liar by Tere Liye, (2) the educational value in my father’s novel (not) Liar by Tere Liye’s work (3) Language stlye in my father’s novel (not) Liar Tere Liye’s . The method use is qualitative descriptive. The object of study is the educational value and language stly in my father’s novel (not) liar. This research data in the from of words, phrases, sentences, and discourse that contain educational value and language stlyes in the novel father’s not liar. Data collection techniques used were observation and literature. Based on the results of this study are. Based on an analysis of the value of education in the novel my father is not a lair namely, a) honest, b) independent, c) hard work, d) responsibility, e) fond of reading, f) curiosity, g) discipline, h) respect achievement, i) friendly or communicative, j) social care, and k) tolerance. In addition there are also various styles of language used by the author in my father’s novel (not) a liar by namely, a) Equality or simile, b) personification, c) metaphor, d) irony, and e) hyperbole. Keywords: Educational value and language style my father’s novel (Not) liar. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian Deskritif yang bertujuan memaparkan (1) struktur yang membangun novel Ayahku (Bukan) Pembohong Karya Tere Liye, (2) nilai pendidikan dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong Karya Tere Liye (3) Gaya Bahasa dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong Karya Tere Liye. Metode yang digunakan adalah deskritif kualitatif. Objek yang diteliti adalah nilai pendidikan dan gaya Bahasa dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang mengandung nilai pendidikan dan gaya Bahasa dalam novel Ayahku Bukan Pembohong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan 40 ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 2 No. 1 Maret 2021 mencatat. Berdasarkan hasil penelitian analisis nilai pendidikan dalam novel Ayahku Bukan Pembohong yaitu, a) Jujur, b) mandiri, c) kerja keras, d) tanggung jawab, e) gemar membaca, f) rasa ingin tahu, g) disiplin, h) menghargai prestasi, i) bersahabat atau Komunikatif, j) peduli social, dan j) toleransi. Selain itu juga terdapat macam-macam gaya Bahasa yang digunakan pengarang dalam novel ayahku (Bukan) pembohong karya Tere Liye yaitu, a) Persamaan atau simile, b) personifikasi, c) Metafora, d) Ironi, dan e) Hiperbola. Kata Kunci: Nilai pendidikan dan gaya Bahasa novel Ayahku (Bukan) Pembohong. PENDAHULUAN ilham bagi pengarang untuk mengungkapkan dirinya dengan media karya sastra. Hal ini, dapat dikatakan bahwa tanpa kehadiran manusia, sastra mungkin tidak ada. Memang sastra tidak terlepas dari manusia, baik manusia sebagai sastrawan maupun sebagai penikmat sastra. Mencermati hal tersebut, jelaslah manusia berperan sebagai pendukung yang sangat menentukan dalam kehidupan sastra. Makna karya sastra semata-mata tidak hanya ditentukan oleh struktur intrinsiknya saja, malainkan juga ditentukan oleh latar sosial budaya dan kesejahteraannya. Hal ini disebabkan oleh karya sastra ditulis sastrawan tidak lepas dari latar sosial budaya pada waktu dia menulis. Karya sastra tidak ditulis dalam kekosongan budaya (Teeuw: 1980: 11). Karya sastra adalah suatu kegiatan kreatif, sebuah karya seni (Wellek dan Warren, 1993: 3). Kreatif dalam sastra berarti ciptaan baik dari bentuk maupun makna merupakan kreasi. Sebagai karya kreatif, karya sastra berfungsi sebagai hiburan yang menyenangkan juga guna menambah pengalaman batin bagi para pembacanya. Karya sastra sebagai hasil cipta manusia selain memberikan hiburan juga sarat dengan nilai, baik nilai keindahan maupun nilai- nilai ajaran hidup. Orang dapat mengetahui nilainilai hidup, susunan adat istiadat, suatu keyakinan, dan pandangan hidup orang lain atau masyarakat melalui karya sastra. Dengan hadirnya karya sastra yang membicarakan persoalan manusia, antara karya sastra dengan manusia memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Sastra dengan segala ekspresinya merupakan pencerminan dari kehidupan manusia. Adapun permasalahan manusia merupakan Sebuah karya prosa fiksi sudah tentu terdapat unsur-unsur yang membangun karya sastra. Unsur-unsur itu berperan penting dalam menentukan karya itu berkualitas atau tidak. Seorang penikmat karya sastra secara 41 ISSN :2774-6259 E-ISSN : JIPBSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (JIPBSI) Volome 2 No. 1 Maret 2021 umum tentu beragam dalam hal memahami unsur-unsur yang ada di dalam karya sastra, serta dalam proses pencarian makna yang terkandung di dalam sebuah novel. Karya sastra memang banyak jenisnya antara lain novel, cerpen, dongeng, puisi, dan lain sebagainya. Novel dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 694) novel diartikan sebagai karangan prosa yang panjang, yang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dan orang disekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Ketika proses pencarian itu terkadang pembaca mengalami kejenuhan dikarenakan sulit menangkap isi atu maksud cerita di dalam sebuah novel. Tidak jarang terjadi jurang pemisah antara pengarang dan pembaca. mentransformasikan nilai, terutama nilai pendidikan. Novel itu sendiri dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilainilai pendidikan, yaitu novel yang berupa kisah-kisah menarik, menghibur, serta yang pastinya mengandung nilai moral. Novel dapat memikat perhatian para pembacanya dalam waktu singkat. Akan tetapi tidak semua novel dapat dijadikan sebagai media pendidikan. Novel yang dapat dijadikan sebagai media pendidikan merupakan novel yang mengandung nilai-nilai yang mendidik manusia secara menyeluruh. Nilai pendidikan adalah suatu yang diyakini kebenarannya dan mendorong orang untuk berbuat positif di dalam kehidupannya sendiri atau bermasyarakat. Sehingga nilai pendidikan dalam karya sastra dimaksudkan adalah nilai-nilai yang bertujuan mendidik seseorang atau individu agar menjadi manusia yang baik dalam arti berpendidikan. Novel Ayahku Bukan Pembohong karya Tere Liye merupakan sebuah karya sastra yang dapat membangun jiwa, dan juga dapat membangun motivasi para pembacanya. Pada novel Ayahku Bukan Pembohong, Tere Liye mengisahkan tentang anak yang dibesarkan oleh orang tua dengan kesederhanaan hidup. Dalam novel ini, Tere Liye mampu memberikan contoh Novel merupakan hasil daya cipta seorang pengarang akan pengalaman kehidupannya serta bentuk-bentuk kehidupan masyarakat. Masyaraka (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/download/2527/1918
Article home page: https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/view/2527/1918

Ni Komang Ayu Wintari, Ni Luh Sukanadi. ANALISIS NILAI PENDIDIKAN DAN GAYA BAHASA DALAM NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE LIYE, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2021, pp. 40-49,