Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Keputusan Pembelian Smartphone Iphone pada Konsumen Generasi Z di Kabupaten Garut

Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management (JESM), Oct 2024

Kabupaten Garut terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Menurut data dari Garutkab.go.id, Demografi Generasi Z adalah yang terbesar di daerah ini. Keputusan Generasi Z untuk membeli iPhone di Kabupaten Garut yaitu efek dari gaya hidup, citra merek, dan kelompok kelompok referensi. Penurunan harga saham Apple dan pendapatan dikarenakan munculnya iPhone refurbished, iPhone high definition copy & iPhone internasional mempengaruhi kualitas iPhone di pasaran. Keputusan pembelian smartphone iPhone oleh Generasi Z baik itu unit bekas internasional, refurbished, atau resmi sering kali dipilih demi memenuhi gaya hidup mereka tanpa mempertimbangkan harga, kualitas dan isu-isu negatif yang mempengaruhi citra merek iPhone. Sementara itu, Generasi Z belum mampu membeli smartphone iPhone. Diantisipasi bahwa metodologi deskriptif dan asosiatif penelitian ini akan mengklarifikasi dan mengevaluasi kejadian yang diperiksa dengan cermat. Metodologi dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan basis menganalisis populasi dan sampel pada setiap variabel. Random Sampling merupakan prosedur pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner melalui penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan e-mail dengan skala likert. Penelitian ini melibatkan Generasi Z yang menggunakan iPhone sebagai populasi. Seratus responden adalah bagian dari populasi yang ditetapkan menggunakan metode sampel non-probabilitas. Aplikasi pengolahan data statistik seperti SEM-PLS dan SmartPLS 4 akan digunakan untuk teknik analisis data yang akan digunakan.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.pps.uniga.ac.id/index.php/jurnalmanagement/article/download/420/217

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Keputusan Pembelian Smartphone Iphone pada Konsumen Generasi Z di Kabupaten Garut

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Keputusan Pembelian Smartphone IPhone pada Konsumen Generasi Z di Kabupaten Garut Dede Hikmatulloh1, Irfan Nabhani2, Oktri Mohammad Firdaus3 1, 2, 3 Program Studi Magister Manajemen, Universitas Garut 1 3 2 Abstrak Kabupaten Garut terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Menurut data dari Garutkab.go.id, demografi Generasi Z adalah yang terbesar di daerah ini. Keputusan Generasi Z untuk membeli iPhone di Kabupaten Garut yaitu efek dari gaya hidup, citra merek, dan kelompok kelompok referensi. Penurunan harga saham Apple dan pendapatan dikarenakan munculnya iPhone refurbished, iPhone high definition copy & iPhone internasional mempengaruhi kualitas iPhone di pasaran. Keputusan pembelian smartphone iPhone oleh Generasi Z baik itu unit bekas internasional, refurbished, atau resmi sering kali dipilih demi memenuhi gaya hidup mereka tanpa mempertimbangkan harga, kualitas dan isu-isu negatif yang mempengaruhi citra merek iPhone. Sementara itu, Generasi Z belum mampu membeli smartphone iPhone. Diantisipasi bahwa metodologi deskriptif dan asosiatif penelitian ini akan mengklarifikasi dan mengevaluasi kejadian yang diperiksa dengan cermat. Metodologi dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan basis menganalisis populasi dan sampel pada setiap variabel. Random Sampling merupakan prosedur pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner melalui penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan e-mail dengan skala likert. Penelitian ini melibatkan Generasi Z yang menggunakan iPhone sebagai populasi. Seratus responden adalah bagian dari populasi yang ditetapkan menggunakan metode sampel non-probabilitas. Aplikasi pengolahan data statistik seperti SEM-PLS dan SmartPLS 4 akan digunakan untuk teknik analisis data yang akan digunakan. Kata Kunci: Citra Merek, Gaya Hidup, Kelompok Referensi, Proses Keputusan Pembelian. 1. Pendahuluan Teknologi berkembang lebih cepat di Indonesia, di mana orang dapat memperoleh pengetahuan lebih cepat berkat pemahaman masyarakat tentang internet. Jumlah pengguna Internet di Indonesia data dari HootSuite, 73,7% dari 202,6 juta, sebagian besar menggunakan internet dan media sosial. Data dari We Are Social (2024), Indonesia memiliki populasi pengguna internet yang sangat tinggi, melampaui total populasi nasional. Di Indonesia, sejumlah brand besar seperti Oppo, Vivo, Xiaomi, Samsung, Realme, Apple dan lainnya telah mengikuti persaingan di bidang teknologi smartphone. Apple, Inc. merupakan salah satu produsen smartphone terkemuka di pasar Indonesia sejak peluncuran perdananya pada 2007. Pada April 2024, nilai perusahaan Apple masih menempati posisi kedua terbesar secara global. 101 Hikmatulloh, et. al. Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management Vol. 03; No. 02; 2024; 101-110 Menurut survei yang dilakukan oleh Marketeers pada tahun 2023, iPhone berada di peringkat ketiga sebagai merek telepon yang paling populer di kalangan remaja Indonesia. Survei ini melibatkan 1.005 responden yang aktif dalam mengakses internet dan aplikasi e-commerce. (sumber: https://www.marketeers.com/top-3-smartphone-gen-z-pilihan merek/). Menurut data yang dikumpulkan dalam penelitiannya pada tahun 2015 oleh (Kesumo, Agus Mulyo, 2015), sekitar 48 juta individu di Indonesia menggunakan iPhone wilayah Jawa Barat (37%). Kabupaten Garut adalah wilayah di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kabupaten Garut sebagai lokasi yang memiliki Gen Z yang dapat mendominasi kelompok masyarakat terbesar di Kabupaten Garut menurut data Garutkab.go.id. Sementara beberapa anggota Generasi Z memang menghasilkan antara 2 juta Rupiah sampai dengan 5 juta Rupiah sebagai kompensasi, mayoritas tidak memiliki sumber pendapatan yang stabil. Jika kita bandingkan dengan UMR (Upah Minimum Regional) di Kabupaten Garut yang saat ini sekitar Rp 2.000.000, maka Generasi Z belum dapat membeli smartphone iPhone, mengingat harga terendah iPhone adalah Rp 6.000.000. Tabel 1: Pengguna Smartphone iPhone Generasi Z di Kabupaten Garut (Survei terhadap 100 Orang) No 1 2 3 4 Merek Smartphone Apple Samsung Xiaomi Lainnya TOTAL Total 63 22 10 5 100 Persentase 63% 22% 10% 5% 100% Berdasarkan data yang tercantum dalam Tabel 1, terlihat bahwa 63 orang atau 63% dari total 100 responden menggunakan iPhone. Gambar 1: Pertimbangan Generasi Z di Kabupaten Garut Ketika Membeli iPhone (Survei terhadap 63 orang) Hasil dari survei diatas secara jelas mendukung tema penelitian, dengan menyoroti faktor-faktor dari 4 variabel yang diteliti sebagai dampak utama dalam keputusan pembelian iPhone oleh Generasi Z di Kabupaten Garut. Hasil ini sejalan dengan temuan dari dua pra-survei yang www.jurnal.pps.uniga.ac.id 102 Hikmatulloh, et. al. Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management Vol. 03; No. 02; 2024; 101-110 sebelumnya telah dilakukan. Untuk penelitian ini, identifikasi masalahnya adalah penurunan harga saham dan pendapatan Apple di kuartal kedua 2024 yang disebabkan oleh produk iPhone yang menurun, yang berdampak pada penjualan iPhone; karena iPhone tidak lagi menjadi produk eksklusif, reputasi merek iPhone mulai melemah. Munculnya produk refurbished, tiruan, dan produk internasional membuat masyarakat mulai ragu dengan kualitas pasar iPhone dan fakta bahwa harganya tidak sebanding dengan pesaingnya. Akan tetapi variabel-variabel tersebut ternyata tidak mempengaruhi keputusan pembelian yang dibuat oleh Generasi Z. Pelanggan Generasi Z terus memilih untuk membeli smartphone iPhone, apakah itu resmi, bekas, atau refurbished, tanpa mempertimbangkan harga, kualitas, atau masalah yang dapat memengaruhi reputasi merek iPhone. Hal ini tentunya masih bisa menjadi peluang bagi Apple dan reseller handphone untuk bisa meningkatkan penjualan. Dengan begitu penelitian ini dapat menjadi perhatian dan sangat tertarik untuk diteliti. 2. Tinjauan Pustaka a. Gaya Hidup Pengertian gaya hidup yang di kemukakan Hardius Usman dan Nurdin Sobari (2020:121) yaitu “Aktivitas, hobi, dan pendapat seseorang semuanya mencerminkan gaya hidup mereka. Selain itu, definisi ini menyoroti perilaku dan cita-cita yang sesuai dengan konteks sosial dan budaya dan sering digunakan untuk mengkarakterisasi bagaimana orang menjalani hidup mereka”. Sedangkan Menurut Al Shabiyah (2019:108) “Gaya hidup seseorang mencakup semua aspek keberadaan mereka, seperti hal-hal yang mereka beli, cara mereka menggunakannya, dan emosi dan ide yang mereka miliki setelah melakukannya. Pendekatan ini menempatkan penekanan kuat pada hubungan antara gaya hidup dan cara pelanggan benar-benar menanggapi pembelian mereka”. Puranda dan Madiawati (2017:28) menyatakan bahwa gaya hidup diukur dari 3 komponen utama, yaitu sebagai berikut: 1) 2) 3) b. Kegiatan: pekerjaan, hobi, hiburan, acara sosial, perjalanan, keanggotaan klub, olahraga, dan belanja adalah contoh kegiatan. Elemen pribadi yang berdampak pada proses pengambilan keputusan adalah minat. Opini, yang mencakup berbagai topik termasuk key (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.pps.uniga.ac.id/index.php/jurnalmanagement/article/download/420/217
Article home page: https://jurnal.pps.uniga.ac.id/index.php/jurnalmanagement/article/view/420/217

Dede Hikmatulloh, Irfan Nabhani, Firdaus Oktri Mohammad. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Keputusan Pembelian Smartphone Iphone pada Konsumen Generasi Z di Kabupaten Garut, Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management (JESM), 2024, pp. 101-110,