PENERAPAN METODE BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR GERAK DASAR LOMPAT JAUH PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI DUKUHAN KERTEN SURAKARTA

Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST), Nov 2024

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar lompat jauh dengan penerapan metode bermain pada siswa kelas 5 SD Negeri Dukuhan Kerten Surakarta tahun pelajaran 2023/2024. Menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tes dan observasi, hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar dari 59,33% sebelum siklus 1, menjadi 62,21% pada akhir siklus 1, 69,52% pada akhir siklus 2, 74% pada akhir siklus 3, dan 79,19% pada akhir siklus 4. Kesimpulannya, penerapan metode bermain dapat meningkatkan motivasi belajar gerak dasar lompat jauh pada siswa kelas V SD Negeri Dukuhan Kerten Surakarta.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst/article/download/6267/4336

PENERAPAN METODE BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR GERAK DASAR LOMPAT JAUH PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI DUKUHAN KERTEN SURAKARTA

Jurnal IJST (Jurnal Indonesian Journal of Sport Science and Technology) https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst Doi: 10.31316/ijst.v3i2.6267 Vol. 3, No. 2, November 2024, Hal 315-328 PENERAPAN METODE BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR GERAK DASAR LOMPAT JAUH PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI DUKUHAN KERTEN SURAKARTA Agus Mukholid1, Witarto2, Tomy Priya Dinata3 Mohammad Latif Nor Rofiq4*, Lalang Atletika5, Wisnu Murti6, Bima Aji Prakosa7 1 Dosen (PPG Prajabatan, FKIP, Universitas Sebelas Maret) 2 Guru (SD Negeri Dukuhan Kerten Surakarta) 3,4,5,6,7 Mahasiswa (PPG Prajabatan, FKIP, Universitas Sebelas Maret) Correspondence : .id1, .id2, [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar lompat jauh dengan penerapan metode bermain pada siswa kelas 5 SD Negeri Dukuhan Kerten Surakarta tahun pelajaran 2023/2024. Menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tes dan observasi, hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar dari 59,33% sebelum siklus 1, menjadi 62,21% pada akhir siklus 1, 69,52% pada akhir siklus 2, 74% pada akhir siklus 3, dan 79,19% pada akhir siklus 4. Kesimpulannya, penerapan metode bermain dapat meningkatkan motivasi belajar gerak dasar lompat jauh pada siswa kelas V SD Negeri Dukuhan Kerten Surakarta. Kata kunci: bermain; motivasi; lompat jauh Info Artikel Dikirim Diterima Dipublikasikan © 2024 UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Prodi Ilmu Keolahragaan E-ISSN 2964-4224 : 15 Mei 2024 : 12 Agustus 2024 : 1 November 2024 Alamat korespondensi: Mahasiswa (PPG Prajabatan, FKIP, Universitas Sebelas Maret) PENDAHULUAN Pendidikan Jasmani olahraga dan Kesehatan merupakan bagian yang terpenting dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugara jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berpikir kritis, kemampuan sosial, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas Jurnal IJST Edisi November|315 Jurnal IJST (Jurnal Indonesian Journal of Sport Science and Technology) https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst Doi: 10.31316/ijst.v3i2.6267 Vol. 3, No. 2, November 2024, Hal 315-328 jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Pencapaian tujuan pendidikan khususnya pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan tidak dapat dicapai dengan mudah, hal ini dikarenakan masih ditemukannya permasalahan di dalam pelaksanaannya. Salah satunya masih ada kurangnya guru yang berkompetensi dalam mengajarkan mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, hal ini dikarenakan masih ditemukannya mengajar yang tidak bersesuaian dengan bidang akademik keahliannya. Sementara itu sikap guru pendidikan Jasmani oalahraga dan kesehatan masih terjebak dengan kewajiban untuk melaksanakan pokok- pokok bahasan yang termuat dalam kurikulum, yang banyak hal disusun oleh para perencanaan tanpa memperhitungkan kesulitan dilapangan. Proses pengajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan memiliki empat unsur utama yaitu tujuan, substansi, metode dan strategi, dan asasmen serta evaluasi. Keempat unsur tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Tugas utama guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah mengelola persiapan dan keterkaitan keempat unsur tersebut dalam sebuah mata rantai yaitu berawal pada perencanaan tujuan dan berakhirnya pada gambaran pencapaian tujuan. Keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya yang paling menentukan adalah kemampuan guru dalam mengelola kelas menggunakan alat atau media dan memilih strategi atau metode pembelajaran. Berdasarkan rencana yang sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan dan kemampuan professional guru, maka besar kemungkinan akan terwujud situasi belajar atau sistem lingkungan ditentukan oleh faktor yang berkaitan dengan fasilitas yang dapat disediakan oleh sekolah, jumlah murid dalam kelas dan ukuran ruang kelas. Karena itu dalam pengelolaan kelas hendaknya guru mengenal fasilitas dan keadaan kelas. Anak usia Sekolah Dasar tahap berfikirnya adalah tahap operasional kongkrit. Dalam periode ini berlangsung dari usia 7-11 tahun. Anak masih bergantung pada rupa benda namun dia telah mampu mempelajari kaidah mengenai konservasi dan dapat menggunakan logika sederhana dalam memecahkan berbagai permasalahan yang selalu muncul setiap kali ia berhadapan dengan benda nyata. Atletik adalah salah satu unsur dari pendidikan jasmani dan kesehatan, juga merupakan komponen-komponen pendidikan keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani serta pembinaan hidup sehat dan pengembangan jasmani, mental, sosial dan emosional yang serasi, selaras dan seimbang. Atletik merupakan salah satu cabang olahraga yang tertua yang gerakan-gerakannya terdapat di dalam aktivitas sehari-hari seperti berjalan, melompat, berlari, melempar, dan lain- lain. Gerakan-gerakan di dalam atletik cukup mudah untuk dilakukan, namun untuk mencapai hasil yang maksimal perlu dilatih secara fisik, teknik, dan juga taktik. Mochamad Djumidar A.widya (2004). atletik menjadi salah satu cabang olahraga yang dibelajarkan di sekolah- sekolah dan menjadi bagian dari kurikulum atau modul ajar dalam pembelajaran. Hal itu dimaksudkan agar Peserta Didik dapat meningkatkan diri dan bahkan berprestasi di dalam cabang olahraga atletik. Bagi jenjang Sekolah Dasar (SD), atletik Jurnal IJST Edisi November|316 Jurnal IJST (Jurnal Indonesian Journal of Sport Science and Technology) https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst Doi: 10.31316/ijst.v3i2.6267 Vol. 3, No. 2, November 2024, Hal 315-328 dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan gerak (motorik) Peserta Didik. Setiap nomor atletik yang diajarkan hanya sebatas gerak dasar yang memang sesuai dengan kebutuhan Peserta Didik SD termasuk gerak dasar lompat jauh seperti yang ada di dalam penelitian ini. Olahraga lompat jauh adalah suatu aktivitas gerak yang dilakukan di dalam lompatan untuk mencapai lompatan yang sejauh-jauhnya. Bentuk gerakan lompat jauh adalah gerakan melompat, mengangkat kaki keatas dan kedepan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara. Melompat dalam lompat jauh sebenarnya adalah perwujutan dari gabungan gerakan lari dan menolak. Jadi hasil lompatan akan besar jika larinya cepat dan tolakan yang dibuat pada balok tumpuan dilakukan dengan kuat. Lompat Jauh termasuk salah satu nomor lompat dalam olahraga atletik,. Menurut Adi, dkk (2008: 49) pengertian lompat jauh adalah nomor olahraga atletik lompat yang menuntukan keterampilan lompat kedepan sejauh mungkin dengan satu kaki tolakan. Biasanya, pelompat jauh yang handal juga merupakan pelari jarak pendek yang tangguh, sebab penempaan fisik kedua olahraga itu hampir sama, yaitu kaki dan otot perut yang kuat. Berdasarkarkan teori di atas, maka dapat disimpulkan bahwa lompat jauh meru (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst/article/download/6267/4336
Article home page: https://journal.upy.ac.id/index.php/ijst/article/view/6267/4336

Agus Mukholid, Witarto Witarto, Dinata Tomy Priya, Rofiq Mohammad Latif Nor, Lalang Atletika, Murti Wisnu, Prakosa Bima Aji. PENERAPAN METODE BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR GERAK DASAR LOMPAT JAUH PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI DUKUHAN KERTEN SURAKARTA, Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST), 2024, pp. 315-328,