Pengaruh Komunikasi Keluarga Dan Penerimaan Kasih Sayang Terhadap Ketahanan Akademik Siswa SMPIT Nurut Taqwa The Effect Of Family Communication And Acceptance Of Affection On Students Academic Resilience In SMPIT Nurut Taqwa

eProceedings of Management, Dec 2024

Pada masa remaja awal anak dipaksa untuk dapat beradaptasi untuk memenuhi tuntutan akademik. Dalam prosespenyesuaian ini anak harus memiliki tingkat ketahanan akademik yang memadai agar dapat menyesuaikan diri denganlingkungannya. peran keluarga merupakan salah satu factor yang mempengaruhi ketahanan akademik siswa, dengankomunikasi keluarga dan pemberian kasih saying yang rendah akan menciptakan anak yang memiliki ketahananakademik yang rendah, salah satunya yang dialami oleh siswa SMPIT Nurut Taqwa. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui besarnya pengaruh komunikasi keluarga (X) dan penerimaan kasih saying (Z) terhadap ketahananakademik siswa (Y). Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlahresponden yang diambil dari seluruh populasi berjumlah 83 responden. Metode Pengumpulan data yang digunakanpada penelitian ini adalah kuesioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linier berganda.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel komunikasi keluarga (X) berpengaruh signifikan dan positifterhadap ketahanan akademik siswa (Y) dengan nilai t hitung 3,313 > 1,990 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 <0,005, selanjutnya variabel penerimaan kasih sayang (Z) berpengaruh signifikan terhadap ketahanan akademik siswa(Y) dengan nilai t hitung 88,710 > 1,990 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,005, lalu variabel komunikasi keluarga(X) dan penerimaan kasih sayang (Z) memiliki pengaruh secara stimultan terhadap variabel ketahanan akademik siswa(Y) dengan nilai f hitung sebesar 7169,72 > 3,110 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,005. Kemudian hasil ujikoefisien determinasi dengan nilai r square sebesar 99,1%.Kata Kunci-komunikasi keluarga, penerimaan kasih sayang, ketahanan akademik, siswa

Pengaruh Komunikasi Keluarga Dan Penerimaan Kasih Sayang Terhadap Ketahanan Akademik Siswa SMPIT Nurut Taqwa The Effect Of Family Communication And Acceptance Of Affection On Students Academic Resilience In SMPIT Nurut Taqwa

ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6901 Pengaruh Komunikasi Keluarga Dan Penerimaan Kasih Sayang Terhadap Ketahanan Akademik Siswa SMPIT Nurut Taqwa The Effect Of Family Communication And Acceptance Of Affection On Students Academic Resilience In SMPIT Nurut Taqwa Naufal Qisthi1, Maulana Rezi Ramadhana2 1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom, Indonesia, 2 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom, Indonesia, Abstract In early adolescence, children are forced to be able to adapt to meet academic demands. In this adjustment process, children must have an adequate level of academic resilience in order to be able to adjust to their environment. The role of family is one of the factors that affect students' academic resilience, with low family communication and giving love will create children who have low academic resilience, one of which is experienced by SMPIT Nurut Taqwa students. This study aims to determine the magnitude of the influence of family communication (X) and acceptance of love (Z) on students' academic resilience (Y). In this study, a descriptive quantitative research method was used with the number of respondents taken from the entire population totaling 83 respondents. The data collection method used in this study is a questionnaire. The analysis used in this study is multiple linear analysis. The results of this study show that the family communication variable (X) has a significant and positive effect on the academic resilience of students (Y) with a t-value of 3.313 > 1.990 and a significance value of 0.001 < 0.005, then the variable of receiving affection (Z) has a significant effect on the academic resilience of students (Y) with a t-value of 88.710 > 1.990 and a significance value of 0.000 < 0.005, then the variables of family communication (X) and acceptance of affection (Z) had a stimulating influence on the variables of students' academic resilience (Y) with a value of f calculated as 7169.72 > 3.110 and a significance value of 0.001 < 0.005. Then the results of the determination coefficient test with an r square value of 99.1%. Keywords-family communication, acceptance of affection, academic resilince, students Abstrak Pada masa remaja awal anak dipaksa untuk dapat beradaptasi untuk memenuhi tuntutan akademik. Dalam proses penyesuaian ini anak harus memiliki tingkat ketahanan akademik yang memadai agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. peran keluarga merupakan salah satu factor yang mempengaruhi ketahanan akademik siswa, dengan komunikasi keluarga dan pemberian kasih saying yang rendah akan menciptakan anak yang memiliki ketahanan akademik yang rendah, salah satunya yang dialami oleh siswa SMPIT Nurut Taqwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh komunikasi keluarga (X) dan penerimaan kasih saying (Z) terhadap ketahanan akademik siswa (Y). Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden yang diambil dari seluruh populasi berjumlah 83 responden. Metode Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel komunikasi keluarga (X) berpengaruh signifikan dan positif terhadap ketahanan akademik siswa (Y) dengan nilai t hitung 3,313 > 1,990 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,005, selanjutnya variabel penerimaan kasih sayang (Z) berpengaruh signifikan terhadap ketahanan akademik siswa (Y) dengan nilai t hitung 88,710 > 1,990 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,005, lalu variabel komunikasi keluarga ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6902 (X) dan penerimaan kasih sayang (Z) memiliki pengaruh secara stimultan terhadap variabel ketahanan akademik siswa (Y) dengan nilai f hitung sebesar 7169,72 > 3,110 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,005. Kemudian hasil uji koefisien determinasi dengan nilai r square sebesar 99,1%. Kata Kunci-komunikasi keluarga, penerimaan kasih sayang, ketahanan akademik, siswa I. PENDAHULUAN Menurut Cassidy (2016) ketahanan akademik adalah kapasitas untuk mengatasi kesulitan dan mencapai tujuan, serta kapasitas untuk menumbuhkan mekanisme sosial, intelektual, dan koping untuk mengurangi stres. Anak-anak yang tangguh dalam menghadapi tantangan akademis mempunyai peluang lebih besar untuk berhasil di sekolah, sebaliknya anak yang memiliki ketahanan akademik yang rendah akan menjadi anak yang mudah putus asa, berpikir negative serta tidak mampu menyelesaikan tuntutan masalah akademiknya. Peserta didik yang memiliki resiliensi akademik, memiliki daya untuk mengatasi hambatan dan kesulitan sehingga dapat membantu peserta didik dalam melakukan penyesuaian (Sari & Suhariadi, 2019). Fenomena yang terjadi pada saat ini adalah masih banyak peserta didik yang memiliki ketahanan akademik yang rendah. Dari riset pendahuluan yang dijalankan, peneliti memperoleh informasi melalui wawancara dengan kepala sekolah SMPIT Nurut Taqwa, didapati ketahanan akademik siswa cenderung rendah. Hal tersebut di tunjukan dengan hasil wawancara kepala sekolah, yang mengatakan hampir 60% peserta didik SMPIT Nurut Taqwa memiliki ketahanan akademik yang rendah, Menurut kepala sekolah SMPIT Nurut taqwa ketahanan akademik siswa yang rendah ini disebabkan oleh komunikasi keluarga yang berjalan tidak baik, karena seluruh siswa siswi yang memiliki ketahanan akademik yang rendah berasal dari keluarga yang tidak lengkap, seperti orang tua yang bercerai, orang tua yang telah meninggal, serta orang tua yang tinggal jauh dengan anak. Hal ini diperkuat dengan riset yang dijalankan oleh Masdelina et al., (2023) Ketahanan akademis siswa seringkali buruk, menurut temuan ini. Hasil analisa angket dan perilaku siswa yang berjuang mengatasi kendala pembelajaran menunjukkan demikian. Siswa yang mengalami masalah ini sering kali merasa frustrasi ketika nilai mereka buruk dan ketika mereka mendapat banyak tugas sekaligus. Mereka juga mengalami stres akibat tekanan untuk menyelesaikan seluruh tugasnya sekaligus. Selain itu, siswa yang kesulitan beradaptasi dengan tuntutan akademik seringkali merasa gagal ketika nilai rapornya turun dari semester sebelumnya. Menurut Rahmah, (2019) Salah satu teknik penanaman nilai-nilai yang menjadi pedoman hidup seseorang adalah melalui komunikasi keluarga, yang mengacu pada cara seorang anggota keluarga berhubungan dengan anggota lainnya. Didalam keluarga, orang tua dituntut untuk selalu memenuhi keperluan pendidikan anaknya, sebab yang bertanggung jawab penuh pada pendidikan anak merupakan orang tua, Menurut gunarsih dalam (Hasbullah, 2015) Selain mewariskan gen mereka kepada generasi mendatang, orang tua juga mempunyai peran krusial dalam pendidikan anak-anak mereka sebagai pengajar utama kapasitas kognitif anak-anak mereka. Komunikasi antara orang tua d (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/download/25100/24038
Article home page: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/25100/24038

Qisthi Naufal, Ramadhana Maulana Rezi. Pengaruh Komunikasi Keluarga Dan Penerimaan Kasih Sayang Terhadap Ketahanan Akademik Siswa SMPIT Nurut Taqwa The Effect Of Family Communication And Acceptance Of Affection On Students Academic Resilience In SMPIT Nurut Taqwa, eProceedings of Management, 2024,