Membangun Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Stres Karena Kesepian: Studi Kasus Pada Mahasiswa Telkom University
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6808
Membangun Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Stres Karena
Kesepian: Studi Kasus Pada Mahasiswa Telkom University
Gusti Rofhi1, Idola Perdini Putri2
1
Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Universitas Telkom, Indonesia,
2
Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Universitas Telkom, Indonesia,
ABSTRAK
Mahasiswa, terutama mereka yang berada di lingkungan baru seperti Telkom University, seringkali menghadapi stres
akibat kesepian. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan mental dan menghambat kemampuan mereka dalam
berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Telkom University membangun
komunikasi interpersonal sebagai strategi untuk mengatasi stres karena kesepian. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada empat mahasiswa yang mengalami atau pernah mengalami stres akibat
kesepian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teori
komunikasi interpersonal dan teori pemeliharaan hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa
menggunakan berbagai strategi komunikasi interpersonal untuk mengatasi stres karena kesepian. Strategi-strategi ini
meliputi: 1) Memulai kontak dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung; 2) Meningkatkan
keterlibatan dalam hubungan melalui aktivitas bersama, berbagi cerita, dan memberikan dukungan; 3) Membangun
keakraban dan kepercayaan melalui keterbukaan, kejujuran, dan saling menghargai; 4) Mengatasi konflik dan
perselisihan dengan komunikasi terbuka dan mencari solusi bersama; 5) Menghadapi pemutusan hubungan dengan
introspeksi diri, mencari dukungan sosial, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, mahasiswa juga
menggunakan strategi pemeliharaan hubungan, seperti menjaga sikap positif, keterbukaan, memberikan jaminan,
menghabiskan waktu bersama, menggunakan humor, memperluas jaringan sosial, berbagi tugas, dan memanfaatkan
teknologi komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam
membantu mahasiswa mengatasi stres karena kesepian. Dengan memahami tahapan-tahapan komunikasi interpersonal
dan menerapkan strategi-strategi pemeliharaan hubungan yang tepat, mahasiswa dapat membangun dan memelihara
hubungan yang positif dan suportif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan
psikologis mereka.
Kata Kunci-komunikasi interpersonal, stres, kesepian, mahasiswa Telkom University, pemeliharaan hubungan.
Abstract
Students, especially those in a new environment such as Telkom University, often face stress due to loneliness. This
condition can disrupt mental health and hinder their ability to interact socially. This study aims to understand how
Telkom University students build interpersonal communication as a strategy to overcome stress due to loneliness.
This study uses a qualitative approach with a case study of four students who experience or have experienced stress
due to loneliness. Data were collected through in-depth interviews and observations, then analyzed using
interpersonal communication theory and relationship maintenance theory. The results showed that students used
various interpersonal communication strategies to overcome stress due to loneliness. These strategies include: 1)
Initiating contact with others, both directly and indirectly; 2) Increasing involvement in relationships through shared
activities, sharing stories, and providing support; 3) Building intimacy and trust through openness, honesty, and
mutual respect; 4) Overcoming conflicts and disputes with open communication and finding solutions together; 5)
Dealing with breakups through self-introspection, seeking social support, and doing fun activities. In addition,
students also use relationship maintenance strategies, such as maintaining a positive attitude, openness, providing
reassurance, spending time together, using humor, expanding social networks, sharing tasks, and utilizing
communication technology. This study concludes that interpersonal communication plays an important role in helping
students cope with stress due to loneliness. By understanding the stages of interpersonal communication and
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6809
implementing appropriate relationship maintenance strategies, students can build and maintain positive and
supportive relationships, which can ultimately improve their mental health and psychological well-being.
Keywords-interpersonal communication, stress, loneliness, Telkom University students, relational maintenance.
I.
PENDAHULUAN
Komunikasi interpersonal, yang merupakan proses pertukaran pesan verbal dan nonverbal antara individu,
memainkan peran sentral dalam membentuk dan memelihara hubungan sosial. Bagi mahasiswa, yang berada dalam
fase transisi penting dari remaja menuju dewasa, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi krusial, terutama
dalam menghadapi berbagai tekanan dan tuntutan di lingkungan akademik dan sosial mereka (Umberson & Karas
Montez, 2010). Salah satu tantangan utama yang dihadapi mahasiswa adalah stres yang dipicu oleh perasaan kesepian.
Kesepian, yang didefinisikan sebagai perasaan terisolasi dan kurangnya koneksi sosial yang bermakna, merupakan
masalah yang umum terjadi di kalangan mahasiswa, terutama mereka yang berada di lingkungan baru atau jauh dari
keluarga dan teman-teman dekat mereka (Nuriandini & Naryoso, 2016).
Di Indonesia, penelitian juga menunjukkan bahwa mahasiswa, terutama mereka yang merantau, rentan terhadap
kesepian dan dampak negatifnya pada kesehatan mental (Amelia, 2021). Bahkan, di kota Bandung sendiri, banyak
kasus stres dan depresi, termasuk percobaan bunuh diri, dilaporkan terjadi di kalangan mahasiswa (Survei: 20 Persen
Mahasiswa Di Bandung Terpikir Bunuh Diri, Kesehatan Mental Isu Mendesak Bagi Anak Muda Indonesia).Fenomena
ini juga terlihat di Telkom University, di mana terdapat kasus mahasiswa yang mengalami stres berat hingga bunuh
diri akibat masalah pribadi (Mahasiswanya Tewas Gantung Diri, Telkom University Berduka)
Stres akibat kesepian dapat berdampak serius pada kesejahteraan mahasiswa. Penelitian telah menunjukkan
adanya hubungan yang kuat antara kesepian dan berbagai masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan
gangguan tidur (Wang et al., 2020). Selain itu, stres karena kesepian juga dapat mengganggu kemampuan mahasiswa
dalam berinteraksi sosial, membangun hubungan yang sehat, dan mencapai potensi akademik mereka. Dalam
menghadapi tantangan ini, komunikasi interpersonal dapat menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengatasi
stres karena kesepian dan meningkatkan kesehatan mental mereka. Melalui komunikasi interpersonal, mahasiswa
dapat membangun hubungan yang bermakna, mendapatkan dukungan sosial, berbagi perasaan dan pikiran, serta
merasa lebih terhubung de (...truncated)