Membangun Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Stres Karena Kesepian: Studi Kasus Pada Mahasiswa Telkom University

eProceedings of Management, Dec 2024

Mahasiswa, terutama mereka yang berada di lingkungan baru seperti Telkom University, seringkali menghadapi stresakibat kesepian. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan mental dan menghambat kemampuan mereka dalamberinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Telkom University membangunkomunikasi interpersonal sebagai strategi untuk mengatasi stres karena kesepian. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan studi kasus pada empat mahasiswa yang mengalami atau pernah mengalami stres akibatkesepian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teorikomunikasi interpersonal dan teori pemeliharaan hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswamenggunakan berbagai strategi komunikasi interpersonal untuk mengatasi stres karena kesepian. Strategi-strategi inimeliputi: 1) Memulai kontak dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung; 2) Meningkatkanketerlibatan dalam hubungan melalui aktivitas bersama, berbagi cerita, dan memberikan dukungan; 3) Membangunkeakraban dan kepercayaan melalui keterbukaan, kejujuran, dan saling menghargai; 4) Mengatasi konflik danperselisihan dengan komunikasi terbuka dan mencari solusi bersama; 5) Menghadapi pemutusan hubungan denganintrospeksi diri, mencari dukungan sosial, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, mahasiswa jugamenggunakan strategi pemeliharaan hubungan, seperti menjaga sikap positif, keterbukaan, memberikan jaminan,menghabiskan waktu bersama, menggunakan humor, memperluas jaringan sosial, berbagi tugas, dan memanfaatkanteknologi komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalammembantu mahasiswa mengatasi stres karena kesepian. Dengan memahami tahapan-tahapan komunikasi interpersonaldan menerapkan strategi-strategi pemeliharaan hubungan yang tepat, mahasiswa dapat membangun dan memeliharahubungan yang positif dan suportif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraanpsikologis mereka. Kata Kunci-komunikasi interpersonal, stres, kesepian, mahasiswa Telkom University, pemeliharaan hubungan.

Membangun Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Stres Karena Kesepian: Studi Kasus Pada Mahasiswa Telkom University

ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6808 Membangun Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Stres Karena Kesepian: Studi Kasus Pada Mahasiswa Telkom University Gusti Rofhi1, Idola Perdini Putri2 1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Universitas Telkom, Indonesia, 2 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Universitas Telkom, Indonesia, ABSTRAK Mahasiswa, terutama mereka yang berada di lingkungan baru seperti Telkom University, seringkali menghadapi stres akibat kesepian. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan mental dan menghambat kemampuan mereka dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Telkom University membangun komunikasi interpersonal sebagai strategi untuk mengatasi stres karena kesepian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada empat mahasiswa yang mengalami atau pernah mengalami stres akibat kesepian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teori komunikasi interpersonal dan teori pemeliharaan hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan berbagai strategi komunikasi interpersonal untuk mengatasi stres karena kesepian. Strategi-strategi ini meliputi: 1) Memulai kontak dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung; 2) Meningkatkan keterlibatan dalam hubungan melalui aktivitas bersama, berbagi cerita, dan memberikan dukungan; 3) Membangun keakraban dan kepercayaan melalui keterbukaan, kejujuran, dan saling menghargai; 4) Mengatasi konflik dan perselisihan dengan komunikasi terbuka dan mencari solusi bersama; 5) Menghadapi pemutusan hubungan dengan introspeksi diri, mencari dukungan sosial, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, mahasiswa juga menggunakan strategi pemeliharaan hubungan, seperti menjaga sikap positif, keterbukaan, memberikan jaminan, menghabiskan waktu bersama, menggunakan humor, memperluas jaringan sosial, berbagi tugas, dan memanfaatkan teknologi komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam membantu mahasiswa mengatasi stres karena kesepian. Dengan memahami tahapan-tahapan komunikasi interpersonal dan menerapkan strategi-strategi pemeliharaan hubungan yang tepat, mahasiswa dapat membangun dan memelihara hubungan yang positif dan suportif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis mereka. Kata Kunci-komunikasi interpersonal, stres, kesepian, mahasiswa Telkom University, pemeliharaan hubungan. Abstract Students, especially those in a new environment such as Telkom University, often face stress due to loneliness. This condition can disrupt mental health and hinder their ability to interact socially. This study aims to understand how Telkom University students build interpersonal communication as a strategy to overcome stress due to loneliness. This study uses a qualitative approach with a case study of four students who experience or have experienced stress due to loneliness. Data were collected through in-depth interviews and observations, then analyzed using interpersonal communication theory and relationship maintenance theory. The results showed that students used various interpersonal communication strategies to overcome stress due to loneliness. These strategies include: 1) Initiating contact with others, both directly and indirectly; 2) Increasing involvement in relationships through shared activities, sharing stories, and providing support; 3) Building intimacy and trust through openness, honesty, and mutual respect; 4) Overcoming conflicts and disputes with open communication and finding solutions together; 5) Dealing with breakups through self-introspection, seeking social support, and doing fun activities. In addition, students also use relationship maintenance strategies, such as maintaining a positive attitude, openness, providing reassurance, spending time together, using humor, expanding social networks, sharing tasks, and utilizing communication technology. This study concludes that interpersonal communication plays an important role in helping students cope with stress due to loneliness. By understanding the stages of interpersonal communication and ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6809 implementing appropriate relationship maintenance strategies, students can build and maintain positive and supportive relationships, which can ultimately improve their mental health and psychological well-being. Keywords-interpersonal communication, stress, loneliness, Telkom University students, relational maintenance. I. PENDAHULUAN Komunikasi interpersonal, yang merupakan proses pertukaran pesan verbal dan nonverbal antara individu, memainkan peran sentral dalam membentuk dan memelihara hubungan sosial. Bagi mahasiswa, yang berada dalam fase transisi penting dari remaja menuju dewasa, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi krusial, terutama dalam menghadapi berbagai tekanan dan tuntutan di lingkungan akademik dan sosial mereka (Umberson & Karas Montez, 2010). Salah satu tantangan utama yang dihadapi mahasiswa adalah stres yang dipicu oleh perasaan kesepian. Kesepian, yang didefinisikan sebagai perasaan terisolasi dan kurangnya koneksi sosial yang bermakna, merupakan masalah yang umum terjadi di kalangan mahasiswa, terutama mereka yang berada di lingkungan baru atau jauh dari keluarga dan teman-teman dekat mereka (Nuriandini & Naryoso, 2016). Di Indonesia, penelitian juga menunjukkan bahwa mahasiswa, terutama mereka yang merantau, rentan terhadap kesepian dan dampak negatifnya pada kesehatan mental (Amelia, 2021). Bahkan, di kota Bandung sendiri, banyak kasus stres dan depresi, termasuk percobaan bunuh diri, dilaporkan terjadi di kalangan mahasiswa (Survei: 20 Persen Mahasiswa Di Bandung Terpikir Bunuh Diri, Kesehatan Mental Isu Mendesak Bagi Anak Muda Indonesia).Fenomena ini juga terlihat di Telkom University, di mana terdapat kasus mahasiswa yang mengalami stres berat hingga bunuh diri akibat masalah pribadi (Mahasiswanya Tewas Gantung Diri, Telkom University Berduka) Stres akibat kesepian dapat berdampak serius pada kesejahteraan mahasiswa. Penelitian telah menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kesepian dan berbagai masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan tidur (Wang et al., 2020). Selain itu, stres karena kesepian juga dapat mengganggu kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi sosial, membangun hubungan yang sehat, dan mencapai potensi akademik mereka. Dalam menghadapi tantangan ini, komunikasi interpersonal dapat menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengatasi stres karena kesepian dan meningkatkan kesehatan mental mereka. Melalui komunikasi interpersonal, mahasiswa dapat membangun hubungan yang bermakna, mendapatkan dukungan sosial, berbagi perasaan dan pikiran, serta merasa lebih terhubung de (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/download/25078/24017
Article home page: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/25078/24017

Rofhi Gusti, Putri Idola Perdini. Membangun Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Stres Karena Kesepian: Studi Kasus Pada Mahasiswa Telkom University, eProceedings of Management, 2024,