Pengaruh Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022)
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6476
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Struktur
Modal Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor
Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022)
Della Nathalia1, Dwi Urip Wardoyo2
1
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom, Indonesia,
2
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom, Indonesia,
Abstrak
Nilai perusahaan ialah tanggapan dari penanam modal pada pencapaian emiten yang selalu berhubungan dengan
harga saham. Hal ini dikarenakan nilai perusahaan yaitu satu di antara faktor yang dicermati oleh penanam modal
untuk mengivestasikan sahamnya pada emiten. Nilai perusahaan juga mencerminkan keberhasilan dan
keberlangsungan usaha untuk tahun-tahun berikutnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh
ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor
teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 2022 secara simultan maupun parsial. Metode yang
digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor teknologi yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2018-2022. Teknik pemilihan sampel adalah teknik purposive sampling
serta terkumpul 11 data observasi dengan 5 periode sehingga diperoleh sebanyak 55 sampel. Teknik analisisnya adalah
analisis regresi data panel dengan software Eviews 12. Hasil penelitian mamaparkan ukuran perusahaan,
pertumbuhan perusahaan, dan struktur modal secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara parsial,
ukuran perusahaan juga pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kemudian
struktur modal berpengaruh signifikan ke arah positif terhadap nilai perusahaan.
Kata Kunci-nilai perusahaan, pertumbuhan perusahaan, struktur modal, ukuran perusahaan
Abstract
Firm’s value is the response of investors to the issuer's achievements which is always related to the share price. This
is because firm’s value is one of the factors that investors pay attention to when investing their shares in issuers.
Company value also reflects the success and sustainability of the business for the following years. This research aims
to determine the influence of firm’s size, firm’s growth and capital structure on firm’s value in technology sector
companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022 simultaneously or partially. The method used is a
quantitative research method. The population of this research is technology sector companies listed on the Indonesia
Stock Exchange during 2018-2022. The sample selection technique was purposive sampling technique and 11
observation data were collected over 5 periods to obtain 55 samples. The analysis technique is panel data regression
analysis with Eviews 12 software. The research results show that firm’s size, firm’s growth, and capital structure
simultaneously influence firm’s value. Partially, firm’s size also firm’s growth do not have a significant effect on
firm’s value. Then, capital structure has a significant positive effect on firm’s value.
Keywords-firm’s value, firm’s growth, capital structure, firm’s size
I.
PENDAHULUAN
Menurut Mahanani & Kartika (2022) terdapat faktor yang sangat penting yang wajib lebih dicermati oleh
pemimpin emiten, yaitu nilai perusahaan. Hal tersebut dikarenakan nilai perusahaan menyiratkan keberhasilan serta
kelangsungan hidup suatu perusahaan pada tahun-tahun berikutnya. Tingginya nilai suatu perusahaan maka kian
bernilai pula emiten bagi investor, karena nilai perusahaan ialah parameter keberhasilan manajemen emiten dalam
kegiatan usaha periode lalu dan harapan masa depan guna meyakinkan pemegang saham. Nilai perusahaan mengacu
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6477
pada signaling theory yang dimana laporan keuangan dapat digunakan untuk memberikan sinyal positif ataupun sinyal
negatif pada para penggunanya, sehingga dapat menunjukkan kondisi perusahaan telah menjalankan kegiatan
operasionalnya dengan baik atau tidak terhadap nilai perusahaan.
Nilai perusahaan adalah pendapat orang pada tingkat keberhasilan emiten (Liong et al., 2023). Berikutnya,
Rossa et al. (2023) berpendapat yaitu pendapat investor mengenai seberapa baik suatu emiten mengurus
kekayaannya pada akhir tahun berjalan tercermin dalam harga saham emiten. Sehingga dapat disimpulkan, nilai
perusahaan adalah suatu pendapat dari investor pada keberhasilan emiten yang dapat tercermin pada harga saham.
Harga Saham
Rata-Rata Saham Sektor Teknologi
4.500
4.000
3.500
3.000
2.500
2.000
1.500
1.000
500
-
4.064
2.691
1.997
2018
1.229
1.338
2019
2020
Tahun
2021
2022
Gambar Nilai Tengah Saham Sektor Teknologi
Pada gambar rata-rata saham sektor teknologi di atas bergerak fluktuatif pada tahun 2018-2022. Tahun 2019 sektor
teknologi mengalami penurunan harga saham menjadi Rp 1.229 atau sebesar -38% dari tahun 2018. Penurunan ini
sebab pandemi Covid-19 yang menimbulkan kekhawatiran serta perlambatan ekonomi global. Selanjutnya, pada tahun
2020 dan tahun 2021 mengalami peningkatan yang signifikan. Namun, tahun 2022 kembali menurun menjadi Rp
2.691 atau sebesar -34%. Hal ini terjadi karena meningkatnya suku bunga dari bank sentral AS dan menyebabkan
penurunan keyakinan penanam modal berdampak pada nilai suatu emiten.
Dalam meningkatkan variabel dependen, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya, yaitu ukuran
perusahaan (Alif & Khalifaturofiah, 2023), pertumbuhan perusahaan (Melinia & Priyadi, 2021), dan struktur modal
(Putra & Widati, 2022).
II. TINJAUAN LITERATUR
A. Signaling Theory
Teori ini pada dasarnya ialah konsepsi membahas tentang perbedaan informasi yang didapat antara pemangku
kepentingan luar dan dalam suatu perusahaan. Teori ini juga memaparkan bahwasanya manajer menerima informasi
lebih komprehensif tentang keadaan emiten daripada investor. Hal tersebut berarti manajemen perlu memberikan
informasi tahun depan serta harapan emiten kepada investor dalam bentuk laporan tahunan agar terhindar dari
ketidaksesuaian informasi yang diterima antar para pihak (Chynthiawati & Jonnardi, 2022). Perbedaan informasi
tersebut dihindari agar tidak terjadinya asimetri informasi antara kedua pihak.
B. Nilai Perusahaan
Amarudin et al. (2019) mengemukakan nilai perusahaan ialah tanggapan penanam modal perihal tingkatan
pencapaian emiten selalu berhubungan bersama harga saham. Besarnya nilai suatu emiten menyatakan kesejahteraan
kepada pemilik bagian. Investor memilih emiten yang baik untuk menanamkan modal dikarenakan nilainya tercermin
dalam harga sahamnya. Besarnya harga saham juga menciptakan nilai suatu emiten juga besar, begitu juga sebaliknya.
C. Ukuran Perusahaan
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.11, No.6 Desember 2024 | Page 6478
Variabel independen pertama ini ialah ukuran emiten yang mampu dit (...truncated)