INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research
Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Page 6898-6909
E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Website: https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Analisis Menurunnya Tekanan Pompa Air Tawar pada Sistem Pendingin Mesin
Induk di Atas Kapal HT. Kresna 3116
Vina Serlisa Prameswari1✉, Antonius Kristiyono2, Teguh Pribadi3
Politeknik Pelayaran Surabaya, Surabaya, Indonesia
Email:
[email protected]✉
Abstrak
Pompa sebagai salah satu mesin aliran zat cair, yang pada dasarnya digunakan untuk memindahkan
zat cair dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan cara menaikkan tekanan zat cair yang
dipindahkan tersebut. Cara kerja pompa dengan memberikan energi mekanis pada zat cair, dan
energi yang diterima zat cair digunakan untuk menaikkan tekanan. Pompa sentrifugal diartikan
sebagai pesawat bantu yang mempunyai impeller yang berputar bergerak melingkar untuk
mengangkat zat cair dari tempat berdasarkan prinsip gaya sentrifugal. Benda bergerak secara
melengkung akan mengalami gaya yang arahnya keluar dari titik pusat lintasan yang melengkung
tersebut. Masalah yang terjadi pada pompa yaitu sering mengalami penurunan tekanan, biasanya
terjadi akibat kebocoran instalasi pompa, rumah atau casing kemasukan udara, dan kebocoran
mechanical seal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis FTA (Fault Tree
Analysis). Objek penelitian ini dilakukan di Kapal HT. Kresna 3116. Hasil penelitian ini membuktikan
bahwa menurunnya tekanan pompa air tawar pada kapal HT. Kresna 3116 disebabkan oleh faktor yang
saling berhubungan. Fungsi metode FTA ini adalah untuk mengetahui akar permasalahan teknis yang
dihadapi secara lebih efektif.
Kata Kunci: Pompa, Sistem Pendingin, Mesin Induk, FTA
Copyright @ Vina Serlisa Prameswari, Antonius Kristiyono, Teguh Pribadi
Abstract
The pump is a liquid flow machine, which is basically used to move liquid from one place to another
by increasing the pressure of the liquid being transferred. The way a pump works is by providing
mechanical energy to the liquid, and the energy received by the liquid is used to increase the pressure.
A centrifugal pump is defined as an auxiliary aircraft that has a rotating impeller that moves in a circle
to lift liquid from a place based on the principle of the centrifugal force. An object moving in a curved
manner will experience a force that is outward from the center point of the curved path. The problems
that occur in pumps are often pressure drops, usually due to leaks in the pump installation, air ingress
housing or casing, and mechanical seal leaks. This study uses a qualitative method with FTA (Fault Tree
Analysis) analysis techniques. The object of this research was carried out on the ship HT. Kresna 3116.
The results of this study prove that the pressure of the freshwater pump on the HT ship decreases.
Krishna 3116 is caused by interrelated factors. The function of this FTA method is to find out the root of
the technical problems faced more effectively.
Keyword: Pumps, Cooling Systems, Main Engine, FTA
PENDAHULUAN
Indonesia berada pada benua Asia dan Australia yang dilintasi oleh garis
khatulistiwa. Negara yang dikenal sebagian besar lautnya terbentang luas, maka dari itu
angkutan laut sangat diperlukan untuk kelancaran roda ekonomi dan penggerak bagi
pertum buhan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah
agar bisa dinikmati rakyat Indonesia. Transportasi angkutan laut dipandang lebih
ekonomis jika dibandingkan transportasi darat maupun udara karena transportasi laut
lebih efisien dan dapat mengangkut bahan maupun penumpang lebih banyak. Kapal
merupakan alat transportasi angkutan laut yang sangat penting dalam perkembangan
perekonomian suatu negara. Di Indonesia terdapat berbagai jenis kapal sesuai dengan
kapasitas dan kegunaanya diantaranya kapal penumpang, kapal barang, dan masih
banyak lagi. Kapal tersebut selalu diawasi oleh pemerintah melalui syahbandar maupun
biro klasifikasi untuk syarat melakukan pelayaran di laut dan sebagai pencegahan
pencemaran lingkungan.
Oleh karena itu untuk memperlancar arus distribusi barang maka diperlukan sarana
dan prasarana untuk menambatkan atau menyandarkan kapal sehingga distribusi barang
dapat berjalan lancar, yaitu pelabuhan. Pelabuhan adalah tempat berlabuh atau
bertambatnya kapal laut, tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, juga sebagai
tempat bongkar muat barang. Dalam melakukan aktifitasnya, pelabuhan dilengkapi
beberapa fasilitas antara lain: fasilitas pelayaran, jasa kepelabuhanan, keselamatan
Copyright @ Vina Serlisa Prameswari, Antonius Kristiyono, Teguh Pribadi
pelayaran, dan kegiatan penunjang pelabuhan. Aspek terpenting di pelabuhan salah
satunya yaitu kegiatan pemanduan. Selain kapal barang dan kapal penumpang ada juga
jenis kapal pemandu yang disebut dengan kapal HT (Harbour Tug) / TB (Tug boat).
Pergerakan utamanya yaitu mendorong atau menarik kapal di pelabuhan, laut lepas, atau
melalui sungai. Tug boat digunakan juga untuk menarik tongkang, kapal rusak, dan
peralatan lainnya. Maka dari itu peran Tug boat sangat penting karena memiliki tenaga
yang besar jika dibandingkan dengan ukurannya. Ditinjau dari fungsinya kapal Tugboat
juga biasa beroperasi pada medan yang sulit seperti laut dangkal yang berkarang, sungai
kecil sampai laut luas antar pulau. Sehingga Tugboat harus dapat melakukan manuever
yang lebih baik daripada kapal lain. (Damanik et al, 2019).
Penulis melaksanakan praktek laut di kapal HT. Kresna 3116 yang dimana kapal
tersebut berjenis Tug boat atau kapal tunda yang mesin induknya memiliki kekuatan 3.000
horsepower, sehingga digunakan untuk mendorong atau menarik kapal-kapal yang
beroperasi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kapal HT. Kresna 3116 digunakan dan
dioperasikan oleh Pelindo dari PT. Pelindo Marine Service untuk membantu kapal-kapal
besar bersandar maupun keluar dari pelabuhan selama 24jam. Untuk menunjang
operasional kapal, maka permesinan kapal harus dalam kondisi prima. Permesinan kapal
khususnya mesin induk merupakan mesin utama yang berfungsi untuk menggerakkan
sebuah kapal, untuk itu mesin induk perlu mendapatkan perhatian yang serius dari para
masinis di kapal. Tenaga yang dihasilkan oleh mesin induk diperoleh dari proses
pembakaran bahan bakar yang terjadi pada ruang bakar motor. Akibat timbulnya panas
hasil dari pembakaran akan menyebkan kenaikan temperatur, sehingga diperlukan suatu
sistem pendingin untuk meredamkan panas yang berlebihan tersebut. Dalam hal ini ada
beberapa faktor yang menyebabkan tidak optimalnya kinerja mesin induk tersebut, salah
satu faktor yang berpengaruh adalah sistem pendinginan. Sistem pendingin berfungsi
menjaga temperatur mesin pada suhu tertentu sesuai dengan desain yang ditentukan
agar mesin dapat beroperasi secara berkelanjutan (Ziliwu, B. Wisely et al, 2021). Salah satu
bagian yang memiliki peran sangat penting dalam sistem pendinginan yang harus dijaga
dalam perawatan dan perbaikannya agar pengoperasian (...truncated)