Analisis Earnings Manipulation Shenanigans Dan F-Score Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.12, No.1 Februari 2025 | Page 120
Analisis Earnings Manipulation Shenanigans Dan F-Score Dalam Mendeteksi
Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor
Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)
Farros Rhamzi Munthasir1, Ruri Octari Dinata2
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom, Indonesia,
2
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom, Indonesia,
1
Abstrak
Kecurangan laporan keuangan yakni tindakan yang dijalankan oleh individu ataupun kelompok dengan sengaja guna
menyembunyikan kebenaran dan informasi penting dalam laporan keuangan, sehingga pemangku kepentingan,
investor dan pengguna laporan keuangan tidak mengetahui kondisi perusahaan dengan benar. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui analisis earnings manipulation shenanigans dan F-score. Adapun obyek studi ini yakni perusahaan
sector infrastruktur yang ada pada Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019-2023. Teknik yang dipergunakan pada studi ini
yakni purposive sampling serta menciptakan 160 data yang dipergunakan. Peneliti mempergunakan uji beda untuk
mengetahui rata-rata dari earnings manipulation shenanigans dan F-score dengan mempergunakan IBM SPSS
Statistic 23. Uji beda mempergunakan wilcoxon signed rank test. Dari uji beda rata-rata dari earnings manipulation
shenanigans dan F-score memiliki selisih rata-rata berbeda atau tidak identik. Metode earnings manipulation
shenanigans dapat mencari kecuranganya pada pelaporan keuangan dan F-score tidak dapat mencari kecurangannya
pada pelaporan keuangan. Berdasarkan temuan studi ini, berharap kedepannya bagi penulis untuk memperbanyak
variable independent, mempergunakan proksi yang berbeda, serta objek penelitian yang berbeda, mungkin
memberikan hasil terhadap kecurangan laporan keuangan. Bagi perusahaan disarankan menyajikan laporan keuangan
dengan jujur, relevan, dan keterbukaan informasi untuk menjadi bahan pertimbangan investor. Perusahaan diharapkan
untuk mempergunakan earnings manipulation shenanigans dan F-score untuk mendeteksi kecurangan pelaporan
keuangan.
Kata Kunci-cash flow shenanigans, earnings manipulation shenanigans, financial shenanigans, kecurangan laporan
keuagan
Abstract
Individuals are responsible for financial statement fraud. or groups deliberately to hide the truth and important
information in financial statements, so that stakeholders, investors and the situation of the firm is not accurately
known by those who utilize financial statements. The purpose of this research is to analyze F-score and earnings
manipulation antics. Companies in the infrastructure industry that are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX)
between 2019 and 2023 are the focus of this study. Purposive sampling was the method used in this investigation, and
160 data points were obtained. Using IBM SPSS Statistic 23, the researcher used a new test to calculate the F-score
and average earnings manipulating antics. The test is different using the Wilcoxon signed rank test. The results of the
mean difference test of earnings manipulation shenanigans and F-score have different or non-identical mean
differences. The earnings manipulation shenanigans method can detect financial statement fraud, and F-score cannot
detect financial statement fraud. Considering the findings of this investigation, Future researchers are advised to
include independent variables., using different proxies, and different research objects, possibly providing results
against financial statement fraud. For companies, it is recommended to present financial statements with honesty,
relevance, and information disclosure to be considered by investors. Companies are expected to use earnings
manipulation shenanigans and F-scores to detect financial statement fraud.
ISSN : 2355-9357
e-Proceeding of Management : Vol.12, No.1 Februari 2025 | Page 121
Keywords-cash flow shenanigans, earnings manipulation shenanigans, financial shenanigans, fraudulent financial
statement
I.
PENDAHULUAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni sebuah lembaga yang dipakai serta dipercaya oleh pemegang sahan serta emiten
guna memebri fasilitas perdagangan saham (Lutfi et al., 2024). BEI memberi fasilitas kepentingan investor serta
emiten bahkan menyiapkan banyak informasi terkini terkait perkembangan bursa melalui menampilkan data
pergerakan kinerja harga saham perusahaan yang terdaftar. IDXINFRA (IDX Infrastructure) yakni beberapa
perusahaan sektor infrastruktur yang ada pada BEI klasifikasi IDX-IC (IDX- Industrial classification). Selain itu
perusahaan infrastruktur yakni sektor yang utama pada perekonomian di Indonesia. Sektor infrastruktur berperan
dalam pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di Indonesia. Pemilihan sektor ini dikarenakan
kontribusinya terhadap ekonomi dan yakni salah satu titik vital untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia.
Dimasa pemerintahan Presiden Joko Widodo menghabiskan anggaran ribuan triliun untuk pembangunan infrastruktur
di Indonesia. Tetapi, besarnya anggaran yang dipergunakan tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal karena adanya
kecurangan (fraud) dan terindikasi korupsi.
Kecurangan laporan keuangan yakni ketika manajemen suatu perusahaan dengan sengaja mengubah angka dalam
laporan keuangan hingga pengguna laporan keuangan tak tahu bagaimana keadaan keuangan sebenarnya. (Sakti et al.,
2020). Association of Certified Fraud Examiner (ACFE) mengatakan bahwasannya seharusnya laporan keuangan
perusahaan menyediakan informasi yang relevan, dan dapat dipahami kepada penggunanya, tetapi disajikan secara
tidak benar dan tepat karena adanya pelaporan penipuan yang dijalankan oleh internal perusahaan (ACFE, 2020).
Fraud yakni tindakan atau perbuatan yang melanggar atau melawan hukum yang dijalankan secara sengaja dari
individu atau kelompok guna tujuan yang ditentukan. Kecurangan laporan keuangan yakni ketika seseorang didalam
atau diluar organisasi perusahaan manipulasi atau memberi pelaporan palsu pada pihak lain
guna memeroleh keuntungan pribadi atau kelompok yang merugikan pihak lain secara langsung atau tak langsung.
(ACFE Report, 2022).
Beberapa langkah-langkah yang diambil manajemen perusahaan guna mendistorsi atau menyembunyikan kualitas
kerja atau situasi keuangan perusahaan yang sebenarnya yakni financial shenanigans. Istilah ini diciptakan oleh
Profesor Akuntansi di Universitas Chicago, Howard M. Schilit. Howard M. Schilit menciptakan sebuah buku pada
tahun 1993, Financial Shenanigans: How to Detect Accounting Gimmicks & Fraud in Financial Reports. Financial
shenanigans dikelompokan menjadi tiga kategori, yaitu cash flow shenanigans, earnings manipulation shenanigans
dan key metrics shenanigans.
Earnings manipulation shenanigans yakni memanipulasi laba yang ada ketika perusahaan melaporkan informasi
keuangan triwulan atau tahunan dalam upaya menutupi penurunan kinerja bisnis atau harga saham serta berupaya
mewujudkan ekspektasi investor yang t (...truncated)