Penguatan Pendidikan Akhlak Siswa Melalui Pembelajaran Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya Syeikh Hasyim Asy’ari Di MAS Al Washliyah 12 Perbaungan

IQRO: Journal of Islamic Education, Aug 2025

This article discusses the strengthening of students' moral education at MAS Al Washliyah 12 Perbaungan through learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim. The discussion in this article focuses on the background of learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim, the moral values contained in learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim, the benefits and implementation of learning Adabul 'Alim wal Muta'allim which includes methods and evaluation in learning. The methodology used in writing this article is qualitative research with a case study approach. This research is located at MAS Al Washliyah 12 Perbaungan which is located at Jl. Malinda II, Batang Terap Village, Perbaungan District. The data collection techniques in this study were carried out by observation, interviews, and documentation. While the data analysis technique in the study used four stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The data validity technique carried out in this study uses creadibility techniques (credibility test) with source triangulation. The results of this study indicate that learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim has a very positive impact on strengthening student morals. This is evident in the development of students' morals which are getting better during the learning of this book. The learning method used is the wetonan method. The choice of this method is because it is in accordance with the needs of students. The evaluation used in learning this book is formative, summative, and talaqqi evaluation

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro/article/download/7726/4725

Penguatan Pendidikan Akhlak Siswa Melalui Pembelajaran Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya Syeikh Hasyim Asy’ari Di MAS Al Washliyah 12 Perbaungan

IQRO: Journal of Islamic Education 2025, Vol.8, No.2, hal.777-790 ISSN(E): 2622-3201 2025 PAI IAIN Palopo. https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro Penguatan Pendidikan Akhlak Siswa Melalui Pembelajaran Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya Syeikh Hasyim Asy’ari di MAS Al Washliyah 12 Perbaungan Muhammad Iqbal Hafiz1, Wahyudin Nur Nasution2 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia Email: Abstract: This article discusses the strengthening of students' moral education at MAS Al Washliyah 12 Perbaungan through learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim. The discussion in this article focuses on the background of learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim, the moral values contained in learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim, the benefits and implementation of learning Adabul 'Alim wal Muta'allim which includes methods and evaluation in learning. The methodology used in writing this article is qualitative research with a case study approach. This research is located at MAS Al Washliyah 12 Perbaungan which is located at Jl. Malinda II, Batang Terap Village, Perbaungan District. Observation, interviews, and documentation carried out the data collection techniques in this study. While the data analysis technique in the study used four stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The data validity technique carried out in this study uses creadibility techniques (credibility test) with source triangulation. The results of this study indicate that learning the book of Adabul 'Alim wal Muta'allim has a very positive impact on strengthening student morals. This is evident in the development of students' morals which are getting better during the learning of this book. The learning method used is the wetonan method. The choice of this method is because it is in accordance with the needs of students. The evaluation used in learning this book is formative, summative, and talaqqi evaluation Keywords: Moral education, students, learning, adabul 'alim wal muta'allim Abstrak: Artikel ini membahas mengenai penguatan pendidikan akhlak siswa di MAS Al Washliyah 12 Perbaungan melalui pembelajaran kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim. Pembahasan dalam artikel ini difokuskan pada latar belakang adanya pembelajaran kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam pembelajaran kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, manfaat serta implementasi pembelajaran Adabul ‘Alim wal Muta’allim yang meliputi metode dan evaluasi dalam pembelajarannya. Metodologi yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini berlokasi di MAS Al Washliyah 12 Perbaungan yang beralamat Jl. Malinda II, Desa Batang Terap, Kecamatan Perbaungan. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian menggunakan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik creadibility (uji kredibilitas) dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim berdampak sangat positif dalam penguatan akhlak siswa. Hal ini terbukti dalam perkembangan akhlak siswa yang semakin baik selama mengikuti pembelajaran kitab ini. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode wetonan. Pemilihan metode ini dikarenakan sesuai dengan kebutuhan siswa. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran kitab ini adalah evaluasi formatif, sumatif, dan talaqqi. Kata Kunci: Pendidikan Akhlak, siswa, pembelajaran, adabul ‘alim wal muta’allim 778 | Muhammad Iqbal Hafiz et al. ©IQRO: Journal of Islamic Education. This is an open access article under the Creative Commons - Attribution-ShareAlike 4.0 International license (CC BY-SA 4.0) Pendahuluan Pendidikan akhlak memiliki kedudukan yang sangat diutamakan dalam ajaran Islam. Bahkan Islam menempatkan kedudukan akhlak sebagai ranah pembelajaran yang harus dipelajari, karena didalamnya terdapat aturan-aturan dan tata kelola dalam menjalani kehidupan sehari-hari (Imelda, 2017). dalam ajaran Islam sendiri, akhlak menjadi wujud dari keimanan seseorang. Hal ini dijelaskan di dalam kitab Adabul ‘alim wal Muta’allim karya syeikh Hasyim Asy’ari yang mengatakan bahwa orang yang tidak memiliki akhlak yang baik maka ia tidak bersyari’at, tidak beriman, dan tidak bertauhid kepada Allah Swt. (Asy’ari, 2023). Adabul ‘Alim wal Muta’allim merupakan sebuah kitab turats yang ditulis oleh hadratus syeikh Hasyim Asy’ari sang pendiri Nahdlatul Ulama. Beliau merupakan ulama yang berasal dari Indonesia yang berpegang teguh terhadap Al Qur’an dan Hadis. (Miftahuddin, 2018). Pendidikan tidak hanya sekedar mencari ilmu saja, namun juga bagaimana mendapatkan ridho orangtua dan guru agar ilmu yang dipelajari menjadi keberkahan bagi para siswa.Marimba (1989) mengatakan bahwa pendidikan adalah sebuah kegiatan seorang pendidik dengan membimbing peserta didik agar dapat membentuk kepribadian yang baik. Selain itu, pendidikan juga diartikan sebagai sebuah usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain atau sekelompok orang secara sistematis dan berkesinambungan baik pada pendidikan formal maupun informal (Mulyadi & Adriantoni, 2021). Berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan pendidikan adalah suatu proses bimbingan yang dilakukan secara sadar oleh pendidik agar peserta didik memiliki perkembangan kepribadian yang lebih baik dari sebelumnya. Secara etimologi kata akhlak berasal dari bahasa arab yaitu “akhlaqun” sebagai bentuk jamak dari kata “Khulqun” yang artinya perangai, budi pekerti, dan tingkah laku (Hidayat et al., 2019). Secara terminologi Ibnu Maskawaih berpendapat bahwa akhlak merupakan sifat yang tertanam dalam jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pertimbangan dan pemikiran. Selain itu, senada dengan pendapat tersebut, Imam Ghazali berpendapat bahwa akhlak merupakan sebagai sebuah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan IQRO: Journal of Islamic Education Penguatan Pendidikan Akhlak Siswa... |779 perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa memerlukan pertimbangan pemikiran terlebih dahulu (Ghazali, 1988). Berdasarkan pemikiran imam Ghazali tersebut maka para ulama membagi akhlak menjadi dua macam yaitu akhlaqul mahmudah dan akhlaqul mazhmumah. Akhlaqul mahmudah merupakan akhlak baik yang sesuai dengan ajaran Rasulullah Saw. Abuddin Nata (2008) mengatakan bahwa Akhlaqul mahmudah adalah sebuah perbuatan ikhlas yang dilaksanakan hanya karena Allah Swt. bukan karena ingin dipuji oleh manusia. Imam Ibnul Qayyim menerangkan bahwa akhlak terpuji terbagi menjadi dua bentuk yaitu akhlak terpuji kepada Allah Swt. dengan selalu ridho terhadap takdirnya dan akhlak terpuji kepada manusia yakni dengan senantiasa berbuat baik kepada manusi (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro/article/download/7726/4725
Article home page: https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro/article/view/7726/4725

Iqbal Hafiz, Wahyudin Nur Nasution. Penguatan Pendidikan Akhlak Siswa Melalui Pembelajaran Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim Karya Syeikh Hasyim Asy’ari Di MAS Al Washliyah 12 Perbaungan, IQRO: Journal of Islamic Education, 2025, pp. 777-790,