Entrepreneurship dalam Perspektif Islam: Konsep, Nilai, dan Implementasi Pendidikan

IQRO: Journal of Islamic Education, Dec 2025

Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan membentuk insan yang beriman dan berakhlak mulia, tetapi juga relevan dalam membangun jiwa kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan Islam dalam perspektif kewirausahaan, mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang mendukung pengembangan entrepreneurship, serta menjelaskan implementasinya dalam membentuk karakter wirausaha. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh dari literatur ilmiah, Al-Qur’an, hadis, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengandung prinsip-prinsip kewirausahaan seperti kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, dan kreativitas. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam ajaran Islam dan dapat diintegrasikan dalam pendidikan formal maupun nonformal. Implementasi pendidikan Islam dalam membentuk karakter wirausaha dilakukan melalui strategi integrasi kurikulum, keteladanan, serta pembinaan praktik kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membentuk wirausahawan yang tidak hanya kompeten secara ekonomi, tetapi juga beretika dan bertanggung jawab secara moral dan spiritual.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro/article/download/7555/5257

Entrepreneurship dalam Perspektif Islam: Konsep, Nilai, dan Implementasi Pendidikan

IQRO: Journal of Islamic Education 2025, Vol.8, No.3, hal.999-1014 ISSN(E): 2622-3201 2025 PAI IAIN Palopo. https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro Entrepreneurship dalam Perspektif Islam: Konsep, Nilai, dan Implementasi Pendidikan *1Agussalim, 2 Wardana, 3Aminullah 1,2,3Institut Agama Islam Negeri Bone, Indonesia Email: Abstract Islamic education not only aims to shape individuals with faith and noble character, but is also relevant in fostering an entrepreneurial spirit. This study aims to examine the concept of Islamic education from an entrepreneurial perspective, identify Islamic values that support the development of entrepreneurship, and explain their implementation in developing an entrepreneurial character. This study employed a library research method with a descriptive qualitative approach, with data obtained from scientific literature, the Quran, Hadith, and previous research findings. The results suggest that Islamic education embodies entrepreneurial principles, including honesty, hard work, responsibility, and creativity. These values are reflected in Islamic teachings and can be integrated into both formal and non-formal education. The implementation of Islamic education in developing entrepreneurial character is carried out through curriculum integration strategies, role models, and fostering entrepreneurial practices based on Islamic values. This study concludes that Islamic education has great potential in developing entrepreneurs who are not only economically competent but also ethical and morally and spiritually responsible. Keywords: Islamic education; entrepreneurship; Islamic values; curriculum integration. Abstrak Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan membentuk insan yang beriman dan berakhlak mulia, tetapi juga relevan dalam membangun jiwa kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan Islam dalam perspektif kewirausahaan, mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang mendukung pengembangan entrepreneurship, serta menjelaskan implementasinya dalam membentuk karakter wirausaha. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh dari literatur ilmiah, Al-Qur’an, hadis, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengandung prinsip-prinsip kewirausahaan seperti kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, dan kreativitas. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam ajaran Islam dan dapat diintegrasikan dalam pendidikan formal maupun nonformal. Implementasi pendidikan Islam dalam membentuk karakter wirausaha dilakukan melalui strategi integrasi kurikulum, keteladanan, serta pembinaan praktik kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membentuk wirausahawan yang tidak hanya kompeten secara ekonomi, tetapi juga beretika dan bertanggung jawab secara moral dan spiritual. Kata kunci: Pendidikan Islam; kewirausahaan; nilai-nilai Islam; integrasi kurikulum. ©IQRO: Journal of Islamic Education. This is an open access article under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license (CC BY-SA 4.0) 1000 | Agussalim et al. Pendahuluan Islam pada hakikatnya merupakan proses pembentukan manusia seutuhnya (insan kamil), yang tidak hanya berfokus pada dimensi teologis dan spiritual, tetapi juga mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan budaya (Aulia dkk., 2024). Seiring perkembangan zaman, tantangan yang dihadapi umat Islam semakin kompleks, khususnya dalam bidang ekonomi. Kemiskinan struktural, keterbatasan akses terhadap sumber daya ekonomi, serta lemahnya daya saing menjadi persoalan yang kerap melanda umat Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut data dari (Badan Pusat Statistik, 2024), tingkat kemiskinan di Indonesia masih berada pada angka 9,03 dari total penduduk, dengan dominasi dari kalangan Muslim. Kondisi ini mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan pendekatan yang lebih transformatif dalam pendidikan Islam, salah satunya dengan memasukkan unsur entrepreneurship ke dalam kurikulum dan praktik pendidikan. Entrepreneurship atau kewirausahaan dalam konteks Islam bukanlah sekadar aktivitas ekonomi untuk mencari keuntungan, melainkan merupakan bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah Swt (Rizky dkk., 2024). Kewirausahaan Islami memadukan aspek spiritual, moral, dan ekonomi dalam satu kesatuan aktivitas yang mendatangkan maslahat bagi diri sendiri dan masyarakat luas (Hartono dkk., 2022a). Rasulullah saw. sendiri dikenal sebagai sosok entrepreneur sukses sebelum masa kenabiannya. Beliau tidak hanya menunjukkan integritas dan kejujuran dalam berdagang, tetapi juga menjadi panutan dalam membangun jaringan bisnis yang etis dan penuh tanggung jawab (Aisyah, 2025). Keberhasilan Rasulullah dan para sahabat dalam bidang entrepreneurship memberikan inspirasi bahwa Islam memiliki potensi besar dalam membangun sistem ekonomi berbasis nilai dan etika. Literatur keislaman juga mencatat pentingnya nilai-nilai seperti amanah, kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, dan kemandirian dalam kegiatan ekonomi (Lestari dkk., 2024). Nilai-nilai ini tidak hanya memperkuat etos kerja umat Islam tetapi juga membentuk karakter entrepreneur yang tangguh dan berintegritas. Menurut (Mukhlis, 2024), pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan sikap hidup peserta didik, termasuk dalam menginternalisasi nilai-nilai kewirausahaan (Nurlia dkk., 2025). Dalam konteks ini, pendidikan Islam perlu didesain agar mampu menanamkan kesadaran ekonomi yang tidak sekadar berbasis profit, tetapi juga berbasis maslahat dan keberkahan. IQRO: Journal of Islamic Education Entrepreneurship dalam Perspektif Islam... |1001 Fenomena meningkatnya pengangguran terdidik menjadi tantangan nyata bagi dunia pendidikan Islam. Berdasarkan laporan (Kompas, 2023), sekitar 7,86 juta orang lulusan perguruan tinggi di Indonesia mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan, dan sebagian besar berasal dari latar belakang pendidikan umum maupun keagamaan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan saat ini masih cenderung menghasilkan lulusan yang berorientasi menjadi pencari kerja (job seeker), bukan pencipta lapangan kerja (job creator). Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru dalam pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan kompetensi kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam. Entrepreneurship dalam perspektif Islam memerlukan pemahaman yang utuh, mulai dari konsep teologis, historis, hingga implementatif dalam dunia Pendidikan (A. S. Maulana, 2020, hlm. 36). Konsep ini memiliki akar yang kuat dalam Al-Qur’an dan Hadis. Misalnya, dalam QS. Al-Jumu’ah [62]: 10, Allah SWT berfirman: "Apabila salat telah ditunaikan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah..." Ayat ini menunjukkan bahwa mencari rezeki melalui aktivitas ekonomi merupakan perintah agama yang s (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro/article/download/7555/5257
Article home page: https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/iqro/article/view/7555/5257

Agussalim Agussalim, Wardana Wardana, Aminullah Aminullah. Entrepreneurship dalam Perspektif Islam: Konsep, Nilai, dan Implementasi Pendidikan, IQRO: Journal of Islamic Education, 2025, pp. 999-1014,