Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia

Jurnal Pariwisata Indonesia (ALTASIA) merupakan hasil penelitian yang mengikuti situasi dan kondisi kekinian sesuai dengan perkembangan Dynamic Global Tourism. Mengaplikasikan teori dan kajian ilmiah di bidang Kepariwisataan serta mengkompilasi kajian-kajian analisis kritis kepariwisataan secara multidimensi dan multidisiplin. Terbit secara berkala setiap enam bulan sekali, bulan Februari dan Agustus.

List of Papers (Total 131)

Wacana Penerapan Geofence Untuk Meningkatkan Edukasi dan Pengalaman Wisatawan Pada Situs Kota Lama Semarang

Kota Lama Semarang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Namun, keterbatasan akses informasi dan kurangnya integrasi infrastruktur pariwisata cerdas menghambat apresiasi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi infrastruktur pariwisata cerdas dan merancang penerapan geofence guna meningkatkan edukasi dan pengalaman wisatawan. Metode yang digunakan...

Strategi Keberlanjutan Usaha Sate Ikan Tanjung: Melestarikan Kuliner Khas Lombok di Tengah Persaingan Kuliner

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan bisnis sate ikan Tanjung sebagai kuliner khas Lombok, mengingat pentingnya pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha kuliner lokal. Industri kuliner yang berkembang pesat memerlukan strategi yang komprehensif untuk mempertahankan keberlanjutan di tengah tantangan ekonomi, lingkungan...

Estetika dan Kualitas: Pengaruh Elemen Utama Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pastry di Cake Shop

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh estetika dan kualitas produk terhadapkeputusan pembelian konsumen di cake shop. Latar belakangnya adalah pentingnya keduafaktor tersebut dalam menarik minat konsumen, terlebih di era digital yang dipengaruhi olehmedia sosial. Gap masalah yang ditemukan adalah minimnya penelitian yang mengukurdampak estetika dan kualitas produk...

Pengaruh Persepsi Kualitas Daya Tarik Wisata dan Kepuasan Wisatawan Terhadap Word of Mouth di Tanah Lot

Word of Mouth (WOM) dalam konteks pariwisata dianggap sebagai sumber informasi yang penting dan bermanfaat. WOM membantu wisatawan mengevaluasi kualitas layanan, mendapatkan informasi terkait destinasi atau daya tarik wisata, serta memengaruhi keputusan mereka untuk berkunjung. Dampak WOM sangat dipengaruhi oleh kualitas daya tarik wisata dan tingkat kepuasan wisatawan. Kedua...

Analisis Penerapan Community Based Tourism Pada Wisata Kampung Keramik Dinoyo, Kota Malang

Wisata Kampung Keramik Dinoyo adalah destinasi wisata yang terletak di Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Destinasi ini dikembangkan dengan menerapkan konsep Community Based Tourism (CBT). Pariwisata berbasis masyarakat atau Community Based Tourism (CBT) perlu mencakup lima aspek penting dalam pengembangannya, meliputi; ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan...

Pengelolaan Ekowisata Berbasis Ketahanan Ekologi dan Sosial untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Gili Trawangan, Lombok Utara

Gili Trawangan merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang terkenal di Indonesia. Pulau ini memiliki keindahan dan keanekaragaman hayati terutama terumbu karang dan beberapa biota laut yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan untuk snorkeling, diving, dan wisata bahari lainnya. Namun, perkembangan pariwisata yang begitu pesat di Gili Trawangan dapat membawa ancaman dan...

Efektivitas Komunikasi Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia Sebagai Wisata Sejarah Terhadap Gen Z

Museum Munasain adalah salah satu museum yang ada di Kota Bogor yang memamerkan tentang sejarah alam dan hasil-hasil hayati serta pemanfaatan tumbuh-tumbuhan oleh etnis di Indonesia. Salah satu permasalahan dalam wisata sejarah ini adalah museum dianggap kurang menarik minat Gen Z. Eratnya hubungan Gen Z dengan media sosial juga mempengaruhi antusiasme Gen Z untuk berkunjung ke...

Menghidupkan Warisan Budaya: Pentas Kesenian Sebagai Magnet Wisata Candi Surowono di Kediri

Pariwisata merupakan kegiatan untuk melakukan perjalanan atau kunjungan pada suatu tempat dengan tujuan tertentu. Candi Surowono berada di Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri merupakan salah satu candi yang memiliki nilai historis dan budaya dalam setiap relief yang tergambar pada dinding candi. Terdapat empat latar cerita relief yang mengelilingi Candi Surowono antara lain relief...

Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Komitmen Karyawan: Studi Kualitatif Pada Rocky Plaza Hotel

Latar belakang penelitian ini berfokus pada pentingnya budaya organisasi, penghargaan, komunikasi internal, dan lingkungan kerja dalam menciptakan kenyamanan karyawan di industri perhotelan. Banyak hotel menghadapi tantangan dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman meskipun telah menerapkan budaya organisasi yang positif. Gap masalah yang ditemukan dalam penelitian ini...

Analisis Multiplier Effect Pariwisata Berkelanjutan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas

Labuan Bajo adalah destinasi pariwisata super prioritas yang dicanangkan oleh pemerintah pada tahun 2019 untuk mengakselerasi pengembangan wisata Indonesia. Sehingga tidak hanya mengandalkan Bali sebagai tujuan wisata utama. Pengembangan pariwisata ditujukan untuk pengembangan berkelanjutan guna memberikan manfaat sekarang dan masa yang akan datang. Selain itu pembangunan...

Pengembangan Wisata Berkelanjutan di Desa Kupang Kecamatan Jetis Mojokerto

Ciri khas dari Desa Kupang ini yaitu memiliki potensi daya tarik pemandangan alam dan religinya dengan topografi wilayah di dominasi kawasan perbukitan terutama dimininati oleh masyarakat perkotaan. Terdapat beberapa tantangan seperti kapasitas pengunjung, infrastruktur pendukung, kemampuan sumber daya manusia (SDM), dan pemasaran yang hanya mengandalkan mulut ke mulut tentu...

Keputusan Wisata Generasi Z: Eksplorasi Peran Media Sosial di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi

Pariwisata di era digital mengalami perubahan signifikan, terutama dalam preferensi wisata Generasi Z yang sangat dipengaruhi oleh media sosial. Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan sebagai destinasi edukatif dan budaya memiliki potensi besar, namun terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai faktor yang memengaruhi keputusan kunjungan generasi muda. Penelitian ini bertujuan...

Mengharmoniskan Modernitas dan Budaya di Lembang: Desain Villa Berkelanjutan Untuk Pariwisata

Fenomena pertumbuhan pariwisata di Lembang, khususnya di Desa Pagerwangi, menghadirkan tantangan dalam menciptakan desain villa yang dapat mengharmoniskan modernitas dengan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi desain villa berkelanjutan yang mencerminkan nilai-nilai budaya masyarakat setempat, sekaligus memenuhi tuntutan pariwisata modern...

Transformasi Ekonomi Masyarakat Desa Karangsalam, Baturaden melalui Wisata Curug Telu

Era globalisasi saat ini, menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu industri utama dalam pembiayaan ekonomi global. Di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, khususnya Desa Karangsalam, Kecamatan Baturaden memiliki potensi wisata alam yang besar, seperti Curug Telu. Pengembangan Curug Telu ini memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal. Beberapa penelitian...

Faktor yang Mempengaruhi Niat Beli Produk Tiruan Brand Mewah oleh Wisatawan Saat Berlibur ke Kota Batam

Penjualan produk tiruan brand mewah telah menjadi salah satu destinasi wisata yang populer bagi wisatawan yang berlibur ke kota Batam. Pembahasan tentang niat membeli produk tiruan brand mewah oleh wisatawan merupakan topik penelitian yang belum banyak diangkat kedalam topik penelitian, sehingga penelitian ini dapat mengisi kesenjangan pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini...

Motif Pengunjung Sendang Tirto Kamandanu Kediri dalam Perspektif Pilgrimage Tourism

Situs Sendang Tirto Kamandanu memiliki mata air yang konon memiliki khasiat magis danspiritual. Sendang ini merupakan tempat mandi dan menyucikan diri Raja Jayabaya sebelummelakukan pertapaan dan moksa. Tempat ini menjadi petilasan keramat yang dihormatimasyarakat dan menjadi tempat ziarah bagi masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa Timur.Riset ini dilaksanakan untuk melihat...

Eksplorasi Aktivitas Trekking di Wisata Alam Curug Leuwi Hejo Bogor

Wisata alam selalu menjadi pilihan destinasi wisata menarik yang dapat dipilih wisatawan. Konsep wisata alam yang biasanya menyuguhkan kelestarian alam dan keindahannya membuat wisata alam mempunyai magnet tersendiri. Salah satu destinasi wisata alam yang menyuguhkan keindahan alam sebagai daya tarik utama adalah di Kawasan Curug Leuwi Hejo Bogor. Banyaknya pungutan liar yang...

Potensi yang Melimpah Layakkah Desa Cupunagara Menjadi Desa Wisata Berbasis Pengembangan Wisata Alam?

Desa Cupunagara merupakan salah satu desa yang terletak pada kawasan Utara Bandung. Terletak pada kawasan dataran tinggi menjadikan Desa Cupunagara memiliki potensi alam yang melimpah sebagai penunjang pengembangan wisata berbasis alam. Kekayaan mineral yang melimpah, bentukan lahan yang bervariasi, serta kekayaan alam dan budaya didalamnya ternyata belum mampu dikelola dan...

Peranan Memorable Tourist Experience dalam Memediasi Hubungan Antara Tourist Engagement dan Revisit Intention

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan wisata adalah mengadakan event wisata yang atraktif pada destinasi unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh memorable tourist experience dalam memediasi hubungan antara tourist engagement dan niat berkunjung ulang wisatawan terhadap event wisata di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan...

Potensi Pengembangan Sustainable Festival sebagai Penunjang Citra Kota Kreatif: Tinjauan Literatur tentang Event-event Festival di Yogyakarta

Festival di Yogyakarta memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar dengan berbagai kegiatan budaya, seni, dan kreativitas. Festival-festival ini memberikan pengalaman yang unik bagi pengunjung, serta mendorong kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. Penelitian ini menggunakan systematic literature review untuk menganalisis potensi pengembangan...

Potensi Kopi Sebagai Bahan Baku Dalam Pengembangan Wisata Gastronomi Kuliner Lemang Kabupaten Lahat

Lemang adalah salah satu kuliner tradisional kabupaten Lahat yang kini sudah menjadi kuliner komersil. Permasalahnya, lemang tidak memiliki variasi yaitu hanya ada lemang gemuk dan lemang gurih. Bersamaan dengan hal tersebut, lemang memiliki komoditi lain yang mudah ditemukan di daerah ini yaitu kopi. Ekstrak bubuk kopi ditambahkan ke dalam pembuatan lemang. Tujuan penelitian ini...

Analisis Pengembangan Wisata dengan Konsep Community Based Tourism Melalui Persepsi Masyarakat di Desa Semangat Gunung-Daulu, Kabupaten Karo

Kawasan Destinasi Pariwisata Gunung Sibayak dan sekitarnya merupakan salah satu destinasi wisata di kabupaten Karo. Salah satu daya tarik pariwisata yang dimiliki kawasan ini adalah pemandian air panas yang memiliki kandungan belerang. Pengembangan pariwisata di kawasan ini ditemukan pro dan kontra di masyarakat terhadap aktivitas pariwisata yang sering membuat terjadi adanya...

Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten Sidoarjo

Pulau Lusi terbentuk dari hasil endapan sedimen lumpur akibat Bencana Lusi di Kabupaten Sidoarjo tahun 2006. Wisatawan mengunjungi Pulau Lusi awalnya untuk mengenang kejadian dan melihat dampak dari Bencana Lusi. Sejalan perkembangan waktu Pulau Lusi dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Sidoarjo dengan kunjungan lebih dari 100.000 wisatawan hingga saat ini...

Analisis Sentimen Destinasi Wisata Saung Angklung Udjo

Media sosial sudah menjadi hal yang lumrah digunakan sebagai cara untuk mengekspresikan pendapat dan berbagai pengalaman. Sebagai salah satu destinasi wisata terkenal dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Sunda melalui pagelaran kesenian, Saung Angklung Udjo yang berada di Kota Bandung layak untuk dijadikan objek penelitian. Hal ini menjadi menarik, sehingga dilakukan...

Pengembangan Layanan Transportasi Publik Pendukung Pariwisata Keberlanjutan di Kawasan Pantai Selatan Kabupaten Bantul

Transportasi merupakan bagian tak terpisahkan dari pengembangan atraksi dan destinasi wisata. Bila tidak diatur dengan baik, akan muncul berbagai dampak negatif terutama kemacetan dan polusi udara yang dihasilkan dari kendaraan bersamaan dengan meningkatnya pergerakan wisatawan menuju destinasi wisata. Pergerakan wisatawan menggunakan transportasi publik merupakan solusi yang...