Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten Sidoarjo

Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia, Aug 2024

Pulau Lusi terbentuk dari hasil endapan sedimen lumpur akibat Bencana Lusi di Kabupaten Sidoarjo tahun 2006. Wisatawan mengunjungi Pulau Lusi awalnya untuk mengenang kejadian dan melihat dampak dari Bencana Lusi. Sejalan perkembangan waktu Pulau Lusi dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Sidoarjo dengan kunjungan lebih dari 100.000 wisatawan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruk motivasi (motif pribadi, pengalaman, fisik, dan emosional) serta konstruk minat berkunjung kembali dalam mengunjungi situs dark tourism Pulau Lusi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 143 responden. Teknik analisis yang digunakan untuk menjawab rumusan permasalahan adalah analisis PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan motif emosional memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan wisatawan untuk mengunjungi Pulau Lusi. Wisatawan memiliki minat untuk berkunjung kembali yang relatif tinggi dengan nilai indikator tertinggi satisfaction ke destinasi wisata Pulau Lusi di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian masa depan diharapkan dapat menggali atribut pariwisata lainnya, seperti persepsi wisatawan untuk memberikan pemahaman lebih komprehensif terkait potensi situs wisata Pulau Lusi.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.uib.ac.id/index.php/altasia/article/download/9199/4026

Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten Sidoarjo

Jurnal ALTASIA Vol. 6, No. 2, Tahun 2024 Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten Sidoarjo Mega Wulandari1, Abdul Wahid Hasyim2, Turniningtyas Ayu Rachmawati3, Dea Saraswati Pramaningrum4 1 Universitas Brawijaya, 2 Universitas Brawijaya, 3 Universitas Brawijaya, 4 Universitas Brawijaya, ABSTRAK Pulau Lusi terbentuk dari hasil endapan sedimen lumpur akibat Bencana Lusi di Kabupaten Sidoarjo tahun 2006. Wisatawan mengunjungi Pulau Lusi awalnya untuk mengenang kejadian dan melihat dampak dari Bencana Lusi. Sejalan perkembangan waktu Pulau Lusi dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Sidoarjo dengan kunjungan lebih dari 100.000 wisatawan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruk motivasi (motif pribadi, pengalaman, fisik, dan emosional) serta konstruk minat berkunjung kembali dalam mengunjungi situs dark tourism Pulau Lusi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 143 responden. Teknik analisis yang digunakan untuk menjawab rumusan permasalahan adalah analisis PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan motif emosional memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan wisatawan untuk mengunjungi Pulau Lusi. Wisatawan memiliki minat untuk berkunjung kembali yang relatif tinggi dengan nilai indikator tertinggi satisfaction ke destinasi wisata Pulau Lusi di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian masa depan diharapkan dapat menggali atribut pariwisata lainnya, seperti persepsi wisatawan untuk memberikan pemahaman lebih komprehensif terkait potensi situs wisata Pulau Lusi. Kata Kunci: Dark Tourism, Pulau Lusi, Motivasi, Minat Berkunjung Kembali ABSTRACT The establishment of Lusi Island occurred due to the deposition of mud sediments that resulted from the Lusi Disaster in Sidoarjo Regency in 2006. Tourists originally visited Lusi Island to memorialize the incident and witness the repercussions of the Lusi Disaster. Over time, Lusi Island has transformed into a prominent tourist destination in Sidoarjo Regency, attracting over 100,000 tourists so far. This study seeks to examine the constructs of motivation (personal, experience, physical, and emotional motives) and reevaluate the revisit intention construct to visit Lusi island. We collected data using purposive sampling and obtained a total of 143 respondents. The research employed a Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis. The results indicated that emotional motives had a considerable impact on tourists' choices to visit Lusi Island. Furthermore, tourists demonstrate a significant inclination to revisit the site, with satisfaction being the primary indicator at Lusi Island in Sidoarjo Regency. Subsequent research will explore additional aspects of tourism on Lusi Island, such as tourist perceptions, as this study solely concentrates on motivation and revisit intentions. Keywords: Dark Tourism, Lusi Island, Motivation, Revisit Intention e-ISSN: 2655-965X, p-ISSN: 2723-3065 156 Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali … Mega Wulandari, et al. Naskah diterima: 06 Mei 2024, direvisi: 27 Juli, diterbitkan: 15 Agustus 2024 DOI : https://doi.org/10.37253/altasia.v6i2.9199 PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan keindahan alam dan beragam keunikan budaya serta memiliki banyak objek pariwisata untuk dikunjungi. Daya tarik wisata yang dapat dieksplor diantaranya adalah wisata budaya, wisata alam, dan wisata buatan (Abdillah & Suryawan, 2019). Selain kegiatan wisata tersebut, terdapat jenis wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan yaitu wisata kelam atau dark tourism (Asyraf et al., 2022). Dark tourism merupakan salah satu tema yang relatif baru dalam industri pariwisata (Sari et al., 2020). Konsep dark tourism pertama kali dikemukakan oleh (Foley dan Lennon, 1996) yaitu aktivitas pariwisata ke lokasi genosida, peperangan, pembunuhan atau peristiwa kejam lainnya. Indonesia merupakan negara rawan bencana secara geografis, geologis, demografis, dan hidrologis tidak mengherankan banyak terjadi bencana dengan skala besar (Rachmawati et al., 2018). Pasca bencana seringkali menjadi daya tarik wisata karena adanya perubahan landscape, perubahan sosial, serta budaya dan ekonomi. Destinasi wisata pasca bencana merupakan bagian dari dark tourism. Indonesia memiliki destinasi dark tourism tersebar diberbagai daerah diantaranya adalah bangunan bersejarah di Lawang Sewu, Semarang (Lawby et al., 2022), Museum Gunung Merapi di Yogyakarta (Gabriella Gisela, Heraldo Boggy, 2018), Wisata Gunung Krakatau di Tanjung Lesung, Kabupaten Banten (Kalsum et al., 2020), Erupsi Gunung Kelud di Kabupaten Kediri (Djunaedi et al., 2022), dan Bencana Semburan Lumpur Panas di Kabupaten Sidoarjo (Mey Intakhiya et al., 2021). Pada 18 Mei 2006, terjadi Semburan Lumpur Panas Sidoarjo di area pengeboran minyak PT Lapindo Brantas, sehingga menenggelamkan 13 desa dan 6 kelurahan dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Jabon, Kecamatan Tanggulangin, dan Kecamatan Porong (Abdillah & Suryawan, 2019). Agar kawasan terdampak tidak meluas, lumpur panas dialirkan ke Sungai Porong sehingga membentuk endapan yang terletak disebelah tenggara Kabupaten Sidoarjo yang saat ini dikenal dengan Pulau Lumpur Sidoarjo (Pulau Lusi). Keberadaan Pulau Lusi tidak dapat dipisahkan dengan Bencana Semburan Lumpur Panas Sidoarjo (Bencana Lusi). Wisatawan mengunjungi Pulau Lusi awalnya untuk mengenang kejadian dan melihat dampak dari Bencana Lusi. Sejalan dengan perkembangan waktu, Pulau Lusi dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Sidoarjo. Daya tarik wisata Pulau Lusi adalah; 1) camping ground di sekitar Sungai Porong, 2) menyusuri Sungai Porong sepanjang 25 km menggunakan perahu motor atau speed boat, 3) wisata hutan mangrove, 4) menikmati sunrise dan sunset di sepanjang aliran Sungai Porong yang tenang, 5) lintasan sepeda dan jogging track, 6) atraksi jetski, 7) memancing, 8) pendidikan Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM). Beragamnya daya tarik wisata Pulau Lusi menjadikannya sebagai destinasi potensial di Kabupaten Sidoarjo. e-ISSN: 2655-965X, p-ISSN: 2723-3065 157 Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali … Mega Wulandari, et al. Tabel 1. Jumlah Kunjungan Wisatawan Pulau Lusi Tahun 2019-2022 Jumlah Kunjungan Jenis Wisatawan Per Tahun Wisatawan 2019 2020 2021 2022 Wisatawan Mancanega ra Wisatawan 135.2 48.1 15.7 108. Nusantara 50 44 79 599 Sumber: (Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, 2023) Pulau Lusi telah menjadi habibat baru bagi bebepara jenis burung, sehingga sesuai untuk kegiatan birdwatching beberapa jenis fauna seperti monyet ekor panjang dan ikan. Wisata perahu disekitar Pulau Lusi menjadi aktivitas menyenangkan bagi pengunjung. Jenis atraksi dan daya tarik tersebut membuat Pulau Lusi tak pernah sepi pengunjung saat weekend. Disamping itu, pulau ini merupakan destinasi cukup unik bagi wisatawan karena terbentuk akibat Bencana Lusi (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.uib.ac.id/index.php/altasia/article/download/9199/4026
Article home page: https://journal.uib.ac.id/index.php/altasia/article/view/9199/4026

Mega Wulandari, Hasyim Abdul Wahid, Rachmawati Turniningtyas Ayu, Pramaningrum Dea Saraswati. Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten Sidoarjo, Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia, 2024, pp. 156-168,