Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten Sidoarjo
Jurnal ALTASIA
Vol. 6, No. 2, Tahun 2024
Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali
Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten
Sidoarjo
Mega Wulandari1, Abdul Wahid Hasyim2, Turniningtyas Ayu Rachmawati3, Dea
Saraswati Pramaningrum4
1
Universitas Brawijaya,
2
Universitas Brawijaya,
3
Universitas Brawijaya,
4
Universitas Brawijaya,
ABSTRAK
Pulau Lusi terbentuk dari hasil endapan sedimen lumpur akibat Bencana Lusi di
Kabupaten Sidoarjo tahun 2006. Wisatawan mengunjungi Pulau Lusi awalnya untuk
mengenang kejadian dan melihat dampak dari Bencana Lusi. Sejalan perkembangan
waktu Pulau Lusi dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Sidoarjo
dengan kunjungan lebih dari 100.000 wisatawan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan
menganalisis konstruk motivasi (motif pribadi, pengalaman, fisik, dan emosional) serta
konstruk minat berkunjung kembali dalam mengunjungi situs dark tourism Pulau Lusi.
Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 143
responden. Teknik analisis yang digunakan untuk menjawab rumusan permasalahan
adalah analisis PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan motif emosional memiliki
pengaruh signifikan terhadap keputusan wisatawan untuk mengunjungi Pulau Lusi.
Wisatawan memiliki minat untuk berkunjung kembali yang relatif tinggi dengan nilai
indikator tertinggi satisfaction ke destinasi wisata Pulau Lusi di Kabupaten Sidoarjo.
Penelitian masa depan diharapkan dapat menggali atribut pariwisata lainnya, seperti
persepsi wisatawan untuk memberikan pemahaman lebih komprehensif terkait potensi
situs wisata Pulau Lusi.
Kata Kunci: Dark Tourism, Pulau Lusi, Motivasi, Minat Berkunjung Kembali
ABSTRACT
The establishment of Lusi Island occurred due to the deposition of mud sediments that
resulted from the Lusi Disaster in Sidoarjo Regency in 2006. Tourists originally visited
Lusi Island to memorialize the incident and witness the repercussions of the Lusi
Disaster. Over time, Lusi Island has transformed into a prominent tourist destination in
Sidoarjo Regency, attracting over 100,000 tourists so far. This study seeks to examine
the constructs of motivation (personal, experience, physical, and emotional motives)
and reevaluate the revisit intention construct to visit Lusi island. We collected data
using purposive sampling and obtained a total of 143 respondents. The research
employed a Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis.
The results indicated that emotional motives had a considerable impact on tourists'
choices to visit Lusi Island. Furthermore, tourists demonstrate a significant inclination
to revisit the site, with satisfaction being the primary indicator at Lusi Island in
Sidoarjo Regency. Subsequent research will explore additional aspects of tourism on
Lusi Island, such as tourist perceptions, as this study solely concentrates on motivation
and revisit intentions.
Keywords: Dark Tourism, Lusi Island, Motivation, Revisit Intention
e-ISSN: 2655-965X, p-ISSN: 2723-3065
156
Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali … Mega Wulandari, et al.
Naskah diterima: 06 Mei 2024, direvisi: 27 Juli, diterbitkan: 15 Agustus 2024
DOI : https://doi.org/10.37253/altasia.v6i2.9199
PENDAHULUAN
Indonesia merupakan negara yang
terkenal dengan keindahan alam dan
beragam keunikan budaya serta memiliki
banyak objek pariwisata untuk dikunjungi.
Daya tarik wisata yang dapat dieksplor
diantaranya adalah wisata budaya, wisata
alam, dan wisata buatan (Abdillah &
Suryawan, 2019). Selain kegiatan wisata
tersebut, terdapat jenis wisata yang
memiliki
potensi
besar
untuk
dikembangkan yaitu wisata kelam atau
dark tourism (Asyraf et al., 2022). Dark
tourism merupakan salah satu tema yang
relatif baru dalam industri pariwisata (Sari
et al., 2020). Konsep dark tourism
pertama kali dikemukakan oleh (Foley
dan Lennon, 1996) yaitu aktivitas
pariwisata ke lokasi genosida, peperangan,
pembunuhan atau peristiwa kejam
lainnya.
Indonesia merupakan negara rawan
bencana secara geografis, geologis,
demografis,
dan
hidrologis
tidak
mengherankan banyak terjadi bencana
dengan skala besar (Rachmawati et al.,
2018). Pasca bencana seringkali menjadi
daya tarik wisata karena adanya
perubahan landscape, perubahan sosial,
serta budaya dan ekonomi. Destinasi
wisata pasca bencana merupakan bagian
dari dark tourism. Indonesia memiliki
destinasi dark tourism tersebar diberbagai
daerah diantaranya adalah bangunan
bersejarah di Lawang Sewu, Semarang
(Lawby et al., 2022), Museum Gunung
Merapi di Yogyakarta (Gabriella Gisela,
Heraldo Boggy, 2018), Wisata Gunung
Krakatau di Tanjung Lesung, Kabupaten
Banten (Kalsum et al., 2020), Erupsi
Gunung Kelud di Kabupaten Kediri
(Djunaedi et al., 2022), dan Bencana
Semburan Lumpur Panas di Kabupaten
Sidoarjo (Mey Intakhiya et al., 2021).
Pada 18 Mei 2006,
terjadi
Semburan Lumpur Panas Sidoarjo di area
pengeboran minyak PT Lapindo Brantas,
sehingga menenggelamkan 13 desa dan 6
kelurahan dari 3 kecamatan yaitu
Kecamatan
Jabon,
Kecamatan
Tanggulangin, dan Kecamatan Porong
(Abdillah & Suryawan, 2019). Agar
kawasan terdampak tidak meluas, lumpur
panas dialirkan ke Sungai Porong
sehingga membentuk endapan yang
terletak disebelah tenggara Kabupaten
Sidoarjo yang saat ini dikenal dengan
Pulau Lumpur Sidoarjo (Pulau Lusi).
Keberadaan Pulau Lusi tidak dapat
dipisahkan dengan Bencana Semburan
Lumpur Panas Sidoarjo (Bencana Lusi).
Wisatawan mengunjungi Pulau Lusi
awalnya untuk mengenang kejadian dan
melihat dampak dari Bencana Lusi.
Sejalan dengan perkembangan waktu,
Pulau Lusi dikembangkan menjadi salah
satu ikon wisata Kabupaten Sidoarjo.
Daya tarik wisata Pulau Lusi adalah; 1)
camping ground di sekitar Sungai Porong,
2) menyusuri Sungai Porong sepanjang 25
km menggunakan perahu motor atau
speed boat, 3) wisata hutan mangrove, 4)
menikmati sunrise dan sunset di
sepanjang aliran Sungai Porong yang
tenang, 5) lintasan sepeda dan jogging
track, 6) atraksi jetski, 7) memancing, 8)
pendidikan Kawasan Pusat Restorasi dan
Pembelajaran
Mangrove
(PRPM).
Beragamnya daya tarik wisata Pulau Lusi
menjadikannya sebagai destinasi potensial
di Kabupaten Sidoarjo.
e-ISSN: 2655-965X, p-ISSN: 2723-3065
157
Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali … Mega Wulandari, et al.
Tabel 1. Jumlah Kunjungan Wisatawan Pulau
Lusi Tahun 2019-2022
Jumlah Kunjungan
Jenis
Wisatawan Per Tahun
Wisatawan
2019 2020 2021 2022
Wisatawan
Mancanega
ra
Wisatawan 135.2 48.1 15.7 108.
Nusantara
50
44
79
599
Sumber: (Dinas Pemuda Olahraga
Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten
Sidoarjo, 2023)
Pulau Lusi telah menjadi habibat
baru bagi bebepara jenis burung, sehingga
sesuai untuk kegiatan birdwatching
beberapa jenis fauna seperti monyet ekor
panjang dan ikan. Wisata perahu disekitar
Pulau
Lusi
menjadi
aktivitas
menyenangkan bagi pengunjung. Jenis
atraksi dan daya tarik tersebut membuat
Pulau Lusi tak pernah sepi pengunjung
saat weekend. Disamping itu, pulau ini
merupakan destinasi cukup unik bagi
wisatawan karena terbentuk akibat
Bencana
Lusi (...truncated)