A Development of Decision Support Systems Selection of Employee Acceptance Using Weighted Product Method
Journal of Information Systems and Informatics
Vol. 1, No. 2, September 2019 e-ISSN: 2656-4882 p-ISSN: 2656-5935
http://journal-isi.org/index.php/isi
Published By DRPM-UBD
Development of Decision Support Systems Selection of
Employee Acceptance Using Weighted Product Method
Rancang Bangun Sistem Penunjang Keputusan
Penerimaan Penerimaan Karyawan Menggunakan
Metode Weighted Product
Arief Herdiansah1, Nurdiana Handayani2, Alfan Kurniawan3
1,2,3Computer Science Dept., Muhammadiyah Tangerang University, Tangerang City, Indonesia
Email: 1arief_herdiansah@ , ,
Abstract
Employee selection is an activity to get human resources for a company. Researchers
conducted research at PT. Gajah Tunggal Tbk where currently the selection process still
uses the conventional method, the current assessment of participants uses technical and
non-technical tests with interview methods but at present the company does not yet have
a standardized weighting of values tested, so companies sometimes have difficulty
determining who should receive from the test participants. Based on the above conditions,
researchers conducted SPK design research using the WP method to assist companies in
getting the right employees according to the employees' technical needs and abilities. SPK
development refers to the results of data collection using qualitative and quantitative data
collection methods. Development of SPK is built based on the waterfall system
development model using the PHP programming language. The system testing method
uses the black box method. The SPK design of employee acceptance selection generated
from this study is expected to be a reference for the selection process of employees in
similar industries with the place of research conducted by researchers.
Keywords: SPK, WP, Employee Selection
1.
PENDAHULUAN
Hampir setiap tahun sebuah Perusahaan manufacturing membuka lowongan
pekerjaan termasuk PT Gajah Tungal Tbk, karena dalam setiap tahun turn-over
karyawan yang terjadi di perusahaan manufacturing cukup banyak. Ketersediaan
karyawan terlatih yang cukup bagi perusahaan manufacturing merupakan sebuah
kebutuhan bagi perusahaan khususnya dibagian produksi karena jika jumlah
karyawan terlatih tidak mencukupi di bagian produksi dapat mengakibatkan
penurunan hasil produksi yang dihasilkan. Dalam proses penerimaan karyawan
baru saat ini perusahaan masih menggunakan metode seleksi konvensional,
dimana calon karyawan akan diminta untuk mengikuti tes tertulis yang terdiri dari
87
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Journal of Information Systems and Informatics
Vol. 1, No. 2, September 2019
p-ISSN: 2656-5935
http://journal-isi.org/index.php/isi
e-ISSN: 2656-4882
pertanyaan teknikal dan non teknikal sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Perusahaan akan melakukan seleksi awal dengan melakukan pemeringkatan calon
karyawan berdasarkan nilai hasil tes tertulis tersebut untuk selanjutnya perusahaan
akan melakukan tes berikutnya yaitu test wawancara dan test kesehatan, kemudian
pihak berwenang perusahaan (dalam hal ini HRD) akan melakukan kalkulasi
pemeringkatan para peserta tes untuk selanjutnya ditentukanlah peserta tes yang
diterima atau tidak diterima sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Akan tetapi
sering kali perusahaan tidak mendapatkan karyawan yang sesuai dengan harapan,
penyebabnya adalah perusahaan sering mendapatkan karyawan yang tidak sesuai
dengan keahlian yang diinginkan disebabkan karena perusahaan tidak memiliki
bobot kriteria yang tetap dalam proses seleksi. Oleh karena itu perusahaan
membutuhkan standarisasi pembobotan penilaian seleksi karyawan dan sebuah
sistem komputerisasi. Sistem merupakan hubungan antara unit yang satu dengan
yang lainnya dimana unit tersebut saling berhubungan satu dengan lainya dan tidak
dapat dipisahkan menuju satu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya [7]
Berdasarkan situasi dan kondisi tersebut, peneliti merasa dalam melakukan
proses seleksi penerimaan karyawan PT Gajah Tunggal Tbk perlu didukung
sistem komputerisasi yang merupakan Sistem Penunjang Keputusan (SPK) yang
dapat memudahkan dalam menentukan dan memilih karyawan yang sesuai
kebutuhan serta kriteria perusahaan. Dalam membangun sistem komputerisasi
tersebut peneliti membuat SPK dengan menggunakan metode Weighting Product
(WP), dengan tujuan mempermudah perusahaan dalam menentukan siapa saja
yang cocok dan sesuai untuk dijadikan karyawan yang sesuai kebutuhan.
Pengambilan keputusan (decision making) merupakan suatu tindakan untuk
memilih diantara berbagai alternatif solusi untuk memecahkan masalah.
Keputusan (decision) didefinisikan sebagai tindakan pilihan dan sering kali harus
dilakukan untuk mengambil banyak keputusan dalam rangka sebuah proses
pemecahan satu masalah [2]. Informasi dalam bentuk dashboard akan
mempermudah proses pengambilan keputusan, perencanaan terpadu, terstruktur,
dan transparan [1].
2.
METODE
Dalam melakukan Penelitian ini peneliti melakukan pendekatan kualitatif, dimana
data yang dikumpulkan banyak bukanlah berupa angka (kuantitatif), tetapi data
tersebut berasal dari dokumen wawancara dan diskusi tentang pemahaman calon
karyawan tentang kondisi kerja dilapangan, data dan catatan pribadi serta dokumen
yang terkait. Penelitian ini akan mengolah data kulitatif tersebut menjadi gambaran
realita empirik dibalik semua data kualitatif tersebut secara mendalam, terinci dan
sejelas-jelasnya. Oleh karena itu peneliti menggunakan pendekatan kualitatif
dengan cara membandingkan kecocokan antara realita empirik dengan teori yang
berlaku memakai metode diskriptif.
88 | Development of DSS Selection of Employee Acceptance Using WP Method
Journal of Information Systems and Informatics
Vol. 1, No. 2, September 2019
p-ISSN: 2656-5935
http://journal-isi.org/index.php/isi
e-ISSN: 2656-4882
Alasan peneliti memilih metode diskriptif karena metode ini memiliki kemampuan
dalam tahap menjelaskan suatu kejadian yang sedang terjadi. Penelitian yang
peneliti buat ini bertujuan untuk menjelaskan suatu kondisi yang terjadi saat ini
dengan prosedur ilmiah untuk menyelesaikan masalah secara ilmiah [6]
Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu:
2.1. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan informasi/data merupakan teknik atau cara yang
dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan informasi/data [5]. Metode
pengumpulan informasi/data yang digunakan peneliti adalah metode
campuran dimana proses pengumpulan informasi/data dilakukan dengan
cara menyusun beberapa pertanyaan dan disebarkan untuk dijawab oleh nara
sumber yang telah ditentukan dan melakukan kegiatan wawancara. Teknik
pengambilan contoh data dengan purposive sampling adalah sebuah teknik
pengambilan sampel dengan menentukan responden yang telah dipilih oleh
peneliti berdasarkan spesifikasi yang dimiliki contoh data tersebut [3].
1. Metode Observasi
adalah sebuah proses pengamatan langsung terhadap profil organisasi dan
objek pen (...truncated)