METODE STUDI TOKOH DAN APLIKASINYA DALAM PENELITIAN AGAMA

Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, Dec 2019

This paper discusses three aspects of character studies and how they are applied in the research religion. First, the basic concepts of character studies which include definitions, objectives, indicators or criteria of figures and the usefulness of character studies. Second, the object and method of character studies. The object of study includes biographies, thoughts, roles, and social contributions empirically in various fields, and visualized figures. Third, the character study method that can be used is the biography method commonly applied in historical research, philosophical research methods, intellectual history methods, qualitative methods, media text analysis methods, and visual culture analysis methods. In religious research, all of these methods can be applied to study religious leaders who have popularity, influence and intellectual work. Tulisan ini membahas tiga aspek studi tokoh dan bagaimana penerapannya dalam penelitian agama. Pertama, konsep dasar studi tokoh yang meliputi definisi, tujuan, indikator atau kriteria tokoh dan kegunaan studi tokoh. Kedua, Objek dan metode studi tokoh. Objek studi tokoh meliputi biografi, pemikiran, peran dan kontribusi sosialnya secara empiris dalam berbagai bidang, dan figur tokoh yang divisualisasikan. Ketiga, metode studi tokoh yang dapat digunakan adalah metode biografi yang biasa diterapkan dalam penelitian sejarah, metode penelitian filsafat, metode sejarah intelektual, metode kualitatif, metode analisis teks media dan metode analisis budaya visual. Dalam penelitian agama, kesemua metode ini dapat diaplikasikan untuk mengkaji tokoh-tokoh agama yang memiliki popularitas, pengaruh dan karya intelektual.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/al-banjari/article/download/2215/2018

METODE STUDI TOKOH DAN APLIKASINYA DALAM PENELITIAN AGAMA

AL-BANJARI, hlm. 274-295 Vol. 18, No.2, Juli-Desember 2019 ISSN (Print) 1412-9507 ISSN (Online) 2527-6778 METODE STUDI TOKOH DAN APLIKASINYA DALAM PENELITIAN AGAMA Rahmadi UIN Antaari Banjarmasin Diterima 13 Juli 2019 │Direview 27 Desember 2019│Diterbitkan 30 Desember 2019 Abstract: This paper discusses three aspects of character studies and how they are applied in research religion. First, the basic concepts of character studies which include definitions, objectives, indicators or criteria of figures and the usefulness of character studies. Second, the object and method of character studies. The object of study includes biographies, thoughts, roles and social contributions empirically in various fields, and visualized figures. Third, the character study method that can be used is the biography method commonly applied in historical research, philosophical research methods, intellectual history methods, qualitative methods, media text analysis methods and visual culture analysis methods. In religious research, all of these methods can be applied to study religious leaders who have popularity, influence and intellectual work. Keywords: Figure, relegion, research, method, approach Abstrak: Tulisan ini membahas tiga aspek studi tokoh dan bagaimana penerapannya dalam penelitian agama. Pertama, konsep dasar studi tokoh yang meliputi definisi, tujuan, indikator atau kriteria tokoh dan kegunaan studi tokoh. Kedua, Objek dan metode studi tokoh. Objek studi tokoh meliputi biografi, pemikiran, peran dan kontribusi sosialnya secara empiris dalam berbagai bidang, dan figur tokoh yang divisualisasikan. Ketiga, metode studi tokoh yang dapat digunakan adalah metode biografi yang biasa diterapkan dalam penelitian sejarah, metode penelitian filsafat, metode sejarah intelektual, metode kualitatif, metode analisis teks media dan metode analisis budaya visual. Dalam penelitian agama, kesemua metode ini dapat diaplikasikan untuk mengkaji tokoh-tokoh agama yang memiliki popularitas, pengaruh dan karya intelektual. Kata kunci: Tokoh, agama, penelitian, metode, pendekatan Pendahuluan Perkembangan sejarah dan kehidupan sosial selalu ada seseorang atau sejumlah orang yang memiliki peran dominan, menonjol, dan memiliki DIO: 10.18592/al-banjari.v%vi%i.2215 http://jurnal.iain-antasari.ac.id/index.php/index/index Rahmadi Metode Studi Tokoh 275 pengaruh besar. Mereka inilah yang kemudian menjadi tokoh besar, tokoh sentral, atau pemimpin kharismatik yang warisan atau jejak ketokohannya mewarnai rekaman sejarah kehidupan manusia. Sebagian mereka dipuja sebagai idola dan sebagian yang lain menjadi tokoh kontroversial, bahkan adapula yang dicatat sebagai tokoh tiranik yang dikenang dengan penuh kebencian. Karena kehadiran mereka dalam lintasan sejarah dan jejak warisan ketokohan mereka yang masih dapat ditemui, banyak orang kemudian berusaha mengabadikan ketokohan mereka baik dalam bentuk tradisi lisan (cerita rakyat), tulisan, maupun dokumen dalam bentuk visual (gambar, foto, patung) atau audiovisual (video, film). Para akademisi terutama para sejarawan juga tidak ketinggalan, mereka mengkaji kehidupan dan ketokohan serta karya mereka dalam bentuk riset ilmiah. Upaya untuk mengungkap ketokohan seseorang melahirkan sejumlah tulisan tentang tokoh baik dari kalangan sejarawan, sastrawan, budayawan, agamawan dan bahkan oleh orang awam. Masing-masing menulis sesuai dengan kecenderungan dan latar belakang keilmuan dan keahliannya masingmasing. Karena itu, kita banyak menemukan berbagai tulisan baik dalam bentuk hikayat, manaqib, memoar, otobiografi, biografi, novel biografi, phrosopography dan lainnya yang telah dihasilkan oleh peminat studi tokoh. Di kalangan perguruan tinggi, para ilmuwan atau akademisi juga tidak mau ketinggalan. Sesuai dengan latar belakang mereka, para akademisi mengkaji tokoh secara ilmiah melalui riset intensif dan objektif. Penelitian agama, studi tokoh juga merupakan bagian penting dari kajian akademik yang tidak terpisahkan mengingat tokoh-tokoh besar yang lahir dalam bidang agama begitu banyak. Dalam studi Islam misalnya, sebagaimana yang disebutkan oleh Syahrin Harahap, studi tokoh menjadi mentradisi di kalangan sarjana muslim sebagai bagian dari kerja intelektual mereka.1 Meski sudah lama diterapkan dalam kajian akademis dan sudah menghasilkan banyak laporan riset akademis (skripsi, tesis dan disertasi), bentuk studi tokoh bagi sejumlah kalangan tertentu, terutama para pengkaji atau peneliti pemula dari kalangan mahasiswa pengkaji agama, masih menjadi bahan diskusi. Pertanyaan-pertanyaan seperti apa itu studi tokoh, apa tujuannya, apa manfaatnya, apa saja jenisnya, dan bagaimana metodologinya tidak jarang menghinggapi benak mereka. Karena itu, diperlukan bahasan Harahap, Syahrin, Metodologi Studi Pemikiran Tokoh Islam (Jakarta: Istiqonah Mulya Press, 2006). 1 276 AL-BANJARI Vol. 18, No. 2, Juli-Desember 2019 khusus tentang studi tokoh dan aplikasinya dalam penelitian agama untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Metode Penelitian ini menggunakan metode konsep dasar studi tokoh yang meliputi definisi, tujuan, indikator atau kriteria tokoh dan kegunaan studi tokoh. Kedua, Objek dan metode studi tokoh. Objek studi tokoh meliputi biografi, pemikiran, peran dan kontribusi sosialnya secara empiris dalam berbagai bidang, dan figur tokoh yang divisualisasikan. Ketiga, metode studi tokoh yang dapat digunakan adalah metode biografi yang biasa diterapkan dalam penelitian sejarah, metode penelitian filsafat, metode sejarah intelektual, metode kualitatif, metode analisis teks media dan metode analisis budaya visual. Pembahasan Konsep Dasar Studi Tokoh Studi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna penelitian ilmiah; kajian; atau telaahan sedang tokoh adalah orang terkemuka dan kenamaan (dalam bidang politik, kebudayaan dan sebagainya).2 Dengan demikian secara bahasa studi tokoh adalah penelitian atau kajian ilmiah terhadap orang-orang terkemuka dan kenamaan dalam bidang tertentu. Dalam hal ini kajian tokoh di sini harus dibedakan dengan kajian tokoh dalam studi karya sastra atau studi film. Dalam studi karya sastra dan film mengkaji penokohan atau peran seorang tokoh dalam novel, roman, cerpen, sinetron dan film yang pada umumnya bersifat fiksi, sementara studi tokoh yang dimaksud di sini adalah tokoh real, empirik atau ada dalam kenyataan (nonfiksi) dan bersifat faktual. Syahrin Harahap dalam bahasannya mengenai studi tokoh pemikiran Islam mendefinisikan studi tokoh adalah “Pengkajian secara sistematis terhadap pemikiran/gagasan seorang pemikir muslim, keseluruhannya atau sebagiannya”.3 Menurut Sofyan A. P. Kau, studi tokoh adalah penelitian tokoh yang didasarkan pada ketokohan dalam bidang keilmuan tertentu, atau atas dasar keunikan pemikiran dan pendapat, serta karya intelektual yang ditinggalkannya.4 Menurut Abdul Mustaqim studi tokoh adalah studi kajian secara mendalam, sistematis, kritis, mengenai sejarah tokoh, ide, atau gagasan 2 Tim Penyusun Kamus Pusat Pembi (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/al-banjari/article/download/2215/2018
Article home page: https://doaj.org/article/83c5fea6b8e84a36b539cdb698c37319

Rahmadi Rahmadi. METODE STUDI TOKOH DAN APLIKASINYA DALAM PENELITIAN AGAMA, Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 2019, pp. 274-295, Volume 2, DOI: 10.18592/al-banjari.v18i2.2215