METODE STUDI TOKOH DAN APLIKASINYA DALAM PENELITIAN AGAMA
AL-BANJARI, hlm. 274-295
Vol. 18, No.2, Juli-Desember 2019
ISSN (Print) 1412-9507
ISSN (Online) 2527-6778
METODE STUDI TOKOH DAN APLIKASINYA
DALAM PENELITIAN AGAMA
Rahmadi
UIN Antaari Banjarmasin
Diterima 13 Juli 2019 │Direview 27 Desember 2019│Diterbitkan 30 Desember 2019
Abstract:
This paper discusses three aspects of character studies and how they are applied in
research religion. First, the basic concepts of character studies which include
definitions, objectives, indicators or criteria of figures and the usefulness of
character studies. Second, the object and method of character studies. The object of
study includes biographies, thoughts, roles and social contributions empirically in
various fields, and visualized figures. Third, the character study method that can
be used is the biography method commonly applied in historical research,
philosophical research methods, intellectual history methods, qualitative methods,
media text analysis methods and visual culture analysis methods. In religious
research, all of these methods can be applied to study religious leaders who have
popularity, influence and intellectual work.
Keywords: Figure, relegion, research, method, approach
Abstrak:
Tulisan ini membahas tiga aspek studi tokoh dan bagaimana penerapannya
dalam penelitian agama. Pertama, konsep dasar studi tokoh yang meliputi
definisi, tujuan, indikator atau kriteria tokoh dan kegunaan studi tokoh.
Kedua, Objek dan metode studi tokoh. Objek studi tokoh meliputi
biografi, pemikiran, peran dan kontribusi sosialnya secara empiris dalam
berbagai bidang, dan figur tokoh yang divisualisasikan. Ketiga, metode
studi tokoh yang dapat digunakan adalah metode biografi yang biasa
diterapkan dalam penelitian sejarah, metode penelitian filsafat, metode
sejarah intelektual, metode kualitatif, metode analisis teks media dan
metode analisis budaya visual. Dalam penelitian agama, kesemua metode
ini dapat diaplikasikan untuk mengkaji tokoh-tokoh agama yang memiliki
popularitas, pengaruh dan karya intelektual.
Kata kunci: Tokoh, agama, penelitian, metode, pendekatan
Pendahuluan
Perkembangan sejarah dan kehidupan sosial selalu ada seseorang atau
sejumlah orang yang memiliki peran dominan, menonjol, dan memiliki
DIO: 10.18592/al-banjari.v%vi%i.2215
http://jurnal.iain-antasari.ac.id/index.php/index/index
Rahmadi
Metode Studi Tokoh 275
pengaruh besar. Mereka inilah yang kemudian menjadi tokoh besar, tokoh
sentral, atau pemimpin kharismatik yang warisan atau jejak ketokohannya
mewarnai rekaman sejarah kehidupan manusia. Sebagian mereka dipuja sebagai
idola dan sebagian yang lain menjadi tokoh kontroversial, bahkan adapula yang
dicatat sebagai tokoh tiranik yang dikenang dengan penuh kebencian. Karena
kehadiran mereka dalam lintasan sejarah dan jejak warisan ketokohan mereka
yang masih dapat ditemui, banyak orang kemudian berusaha mengabadikan
ketokohan mereka baik dalam bentuk tradisi lisan (cerita rakyat), tulisan,
maupun dokumen dalam bentuk visual (gambar, foto, patung) atau audiovisual
(video, film). Para akademisi terutama para sejarawan juga tidak ketinggalan,
mereka mengkaji kehidupan dan ketokohan serta karya mereka dalam bentuk
riset ilmiah.
Upaya untuk mengungkap ketokohan seseorang melahirkan sejumlah
tulisan tentang tokoh baik dari kalangan sejarawan, sastrawan, budayawan,
agamawan dan bahkan oleh orang awam. Masing-masing menulis sesuai
dengan kecenderungan dan latar belakang keilmuan dan keahliannya masingmasing. Karena itu, kita banyak menemukan berbagai tulisan baik dalam
bentuk hikayat, manaqib, memoar, otobiografi, biografi, novel biografi,
phrosopography dan lainnya yang telah dihasilkan oleh peminat studi tokoh. Di
kalangan perguruan tinggi, para ilmuwan atau akademisi juga tidak mau
ketinggalan. Sesuai dengan latar belakang mereka, para akademisi mengkaji
tokoh secara ilmiah melalui riset intensif dan objektif.
Penelitian agama, studi tokoh juga merupakan bagian penting dari
kajian akademik yang tidak terpisahkan mengingat tokoh-tokoh besar yang
lahir dalam bidang agama begitu banyak. Dalam studi Islam misalnya,
sebagaimana yang disebutkan oleh Syahrin Harahap, studi tokoh menjadi
mentradisi di kalangan sarjana muslim sebagai bagian dari kerja intelektual
mereka.1
Meski sudah lama diterapkan dalam kajian akademis dan sudah
menghasilkan banyak laporan riset akademis (skripsi, tesis dan disertasi),
bentuk studi tokoh bagi sejumlah kalangan tertentu, terutama para pengkaji
atau peneliti pemula dari kalangan mahasiswa pengkaji agama, masih menjadi
bahan diskusi. Pertanyaan-pertanyaan seperti apa itu studi tokoh, apa
tujuannya, apa manfaatnya, apa saja jenisnya, dan bagaimana metodologinya
tidak jarang menghinggapi benak mereka. Karena itu, diperlukan bahasan
Harahap, Syahrin, Metodologi Studi Pemikiran Tokoh Islam (Jakarta: Istiqonah Mulya Press,
2006).
1
276 AL-BANJARI
Vol. 18, No. 2, Juli-Desember 2019
khusus tentang studi tokoh dan aplikasinya dalam penelitian agama untuk
menjawab beberapa pertanyaan tersebut.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode konsep dasar studi tokoh yang
meliputi definisi, tujuan, indikator atau kriteria tokoh dan kegunaan studi
tokoh. Kedua, Objek dan metode studi tokoh. Objek studi tokoh meliputi
biografi, pemikiran, peran dan kontribusi sosialnya secara empiris dalam
berbagai bidang, dan figur tokoh yang divisualisasikan. Ketiga, metode studi
tokoh yang dapat digunakan adalah metode biografi yang biasa diterapkan
dalam penelitian sejarah, metode penelitian filsafat, metode sejarah intelektual,
metode kualitatif, metode analisis teks media dan metode analisis budaya visual.
Pembahasan
Konsep Dasar Studi Tokoh
Studi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna penelitian ilmiah;
kajian; atau telaahan sedang tokoh adalah orang terkemuka dan kenamaan
(dalam bidang politik, kebudayaan dan sebagainya).2 Dengan demikian secara
bahasa studi tokoh adalah penelitian atau kajian ilmiah terhadap orang-orang
terkemuka dan kenamaan dalam bidang tertentu. Dalam hal ini kajian tokoh di
sini harus dibedakan dengan kajian tokoh dalam studi karya sastra atau studi
film. Dalam studi karya sastra dan film mengkaji penokohan atau peran
seorang tokoh dalam novel, roman, cerpen, sinetron dan film yang pada
umumnya bersifat fiksi, sementara studi tokoh yang dimaksud di sini adalah
tokoh real, empirik atau ada dalam kenyataan (nonfiksi) dan bersifat faktual.
Syahrin Harahap dalam bahasannya mengenai studi tokoh pemikiran
Islam mendefinisikan studi tokoh adalah “Pengkajian secara sistematis
terhadap pemikiran/gagasan seorang pemikir muslim, keseluruhannya atau
sebagiannya”.3 Menurut Sofyan A. P. Kau, studi tokoh adalah penelitian tokoh
yang didasarkan pada ketokohan dalam bidang keilmuan tertentu, atau atas
dasar keunikan pemikiran dan pendapat, serta karya intelektual yang
ditinggalkannya.4 Menurut Abdul Mustaqim studi tokoh adalah studi kajian
secara mendalam, sistematis, kritis, mengenai sejarah tokoh, ide, atau gagasan
2 Tim Penyusun Kamus Pusat Pembi (...truncated)