INDEKS KOLEKSI MUSEUM RUMAH KELAHIRAN BAGINDO AZIZ CHAN

Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Oct 2022

This research is motivated by the problem of the absence of a suitable search tool Present complete and detailed information about museum collections, which Making it difficult to find information about the home museum collectionThe birth of Bagindo Aziz Chan. The purpose of this research is to design And produce an information search tool in the form of a museum collection index Bagindo Aziz Chan's birth house that is valid, effective and practical so that you can Facilitate school children, students, students and the community. This research Is a development method. This research procedure consists of several Stages, namely conducting needs analysis, designing products, developing Products, and conduct trials. The test results of this product are declared valid Evidenced by the value of A from the Expert validator, the effectiveness of which is carried out on Large groups get a score of 80% of respondents stated "strongly agree", 20% of respondents stated "agree" and practical obtained in the trial Large groups get a score of 78% of respondents stated "strongly agree", 22% of respondents stated "agree". Then it can be concluded that the Collection Index Bagindo Aziz Chan's Birth House Museum is now worthy of use.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/download/823/488

INDEKS KOLEKSI MUSEUM RUMAH KELAHIRAN BAGINDO AZIZ CHAN

107 Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188 Rifa, Dian INDEKS KOLEKSI MUSEUM RUMAH KELAHIRAN BAGINDO AZIZ CHAN Rifa Utami Putri*; Dian Hasfera2; Erizal Ilyas Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Received: 25 April 2022 Accepted: 20Mei 2022 Published: 28 Juni 2022 ABSTRACT This research is motivated by the problem of the absence of a suitable search tool Present complete and detailed information about museum collections, which Making it difficult to find information about the home museum collectionThe birth of Bagindo Aziz Chan. The purpose of this research is to design And produce an information search tool in the form of a museum collection index Bagindo Aziz Chan's birth house that is valid, effective and practical so that you can Facilitate school children, students, students and the community. This research Is a development method. This research procedure consists of several Stages, namely conducting needs analysis, designing products, developing Products, and conduct trials. The test results of this product are declared valid Evidenced by the value of A from the Expert validator, the effectiveness of which is carried out on Large groups get a score of 80% of respondents stated "strongly agree", 20% of respondents stated "agree" and practical obtained in the trial Large groups get a score of 78% of respondents stated "strongly agree", 22% of respondents stated "agree". Then it can be concluded that the Collection Index Bagindo Aziz Chan's Birth House Museum is now worthy of use. Keywords: Index, Museum Collection, and the Museum of the Birth of Bagindo Aziz Chan. ABSTRAK dilatar belakangi dari permasalahan tidak adanya alat telusur yang menyajikan informasi lengkap dan terperinci tentang koleksi museum, yang menyebabkan sulitnya menelusuri informasi tentang koleksi museum rumah kelahiran Bagindo Aziz Chan . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan menghasilkan sebuah alat telusur informasi berupa indeks koleksi museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan yang valid, efektif dan praktis sehingga dapat mempermudah anak-anak sekolah, pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Penelitian ini merupakan metode pengembangan. Prosedur penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu melakukan analisis kebutuhan, merancang produk, mengembangkan produk, dan melakukan uji coba. Hasil uji coba produk ini dinyatakan valid yang dibuktikan dengan nilai A dari validator Ahli, keefektifan yang dilakukan pada kelompok besar mendapatkan nilai 80% responden menyatakan “sangat setuju”, 20% responden menyatakan “ setuju” dan praktis yang didapatkan pada uji coba kelompok besar mendapatkan nilai 78% Al- Ma'arif. Jurnal Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/ 108 Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188 Rifa, Dian responden menyatakan “sangat setuju”, 22% responden menyatakan “ setuju”. Maka dapat disimpulkan bahwa Indeks Koleksi Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan ini telah layak untuk digunakan. Keywords: Indeks, Koleksi Museum, dan Museum Rumah kelahiran Bagindo Aziz Chan ---------------------------------------------------------------*) mendapatkan 1. PENDAHULUAN dukungan dari Belanda. Namun tentara sekutu meminta agar Bagindo Bagindo Aziz Chan Lahir di padang pada tanggal 30 September 1910. Bagindo Aziz Chan adalah anak keempat dari enam bersaudara, buah pernikahan dari Bagindo Montok dan Djamilah. Bagindo Aziz Chan mengeyam pendidikan HIS di Padang, MULO di Surabaya, dan AMS di Batavia. Tamat dari AMS, Bagindo Aziz Chan Melanjutkan ke Rechts Hogee School (RHS) di Batavia, tetapi sampai dua tahun dan tidak menamatkannya. Pada tahun 1935, Bagindo Aziz Chan kembali ke kampung halamannya. Beliau mengabdi sebagai guru di bebebrapa sekolah di Kota Padang dan di kota-kota lainnya di Sumatera Aziz Chan tunduk pada kekuatan militer belanda. Bagindo Aziz Chan melakukan perlawanan dengan berbagai cara, salah satunya melalui surat kabar. Bagindo Aziz Chan juga turun langsung memimpin perlawanan terhadap belanda. Beliau gugur setelah terlibat dalam sebuah pertempuran melawan Belanda pada 19 Juli 1947 dalam usia 36 tahun. Jasadnya dikebumikan di taman makam pahlawan bahagia, Bukittinggi. Pada 7 November 2005, berdasarkan keppres No. 82/TK/2005, pemerintah menobatkan Bagindo Aziz Chan sebagai pahlawan (Didi Junaedi, 2014). Barat (Mirnawati, 2012). Sebagai penghargaan yang diberikan oleh Setelah proklamasi kemerdekaan, beliau ditunjuk sebagai wakil wali Kota Padang pada 24 Januari 1946 dan pada 15 Agustus 1946 dilantik sebagai wali kota menggantikan pemerintah Kota Padang sendiri Untuk menghormati jasa-jasa dan pengorbanannya, maka nama Bagindo Aziz Chan diabadikan menjadi nama jalan di beberapa kota, seperti Mr. Abubakar Jaar, yang pindah tugas menjadi residen di Sumatera Utara. Pada Padang dan Bukittinggi. Di Kota Padang, masa pemerintahannya, sekutu menduduki sebuah monumen berbentuk kepalan tinju Kota Padang. Pada saat itu tentara sekutu yang didirikan di persimpangan jalan Gajah Al- Ma'arif. Jurnal Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/ 109 Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188 Rifa, Dian Mada, Jalan Jhoni Anwar, Kampung Olo, dan Rumah tersebut dijadikan sebagai museum Nanggalo. sebagai yang dilindungi berdasarkan undang-undang monumen Bagindo Aziz Chan oleh walikota No. 05 Tahun 2010 tentang penetapan 24 Padang Syahrul Ujud pada 19 Juli 1983, maka Cagar Budaya Kota Padang dan peraturan dari situlah monumen itu dikenal dengan walikota Padang No. 2 Tahun 2012 tentang sebutan tugu simpang tinju (Hendra Makmur, Pengelolaan cagar budaya dan peninggalan Langgam.id, 19 Juli 2019). pertanyaan dari sejarah pengguna dan digunakan sebagai alat telusur sekarang menjadi museum tempat yang untuk petunjuk informasi yang disusun secara dahulunya beliau habiskan untuk masa kecil sistematis dan beliau (Sekretariat Direktorat Jendral Sejarah Meskipun diresmikan tidak dapat dipinjamkan kepada pengguna seperti pada koleksi umum sehingga hanya bisa dibaca di tempat. di Kota Padang. Rumah yang dan Purbakala, 2011). Namun sejak Museum rumah kelahiran Bagindo Aziz Chan dianggapsangat penting Bagindo Aziz Chan diresmikan tahun 2019 dan oleh pemerintah Kota Padang. Atas dasar itu dibuka untuk umum kondisinya sepi akan pemerintah kota padang mendirikan Museum pengunjung. rumah kelahiran Bagindo Aziz Chan sebagai dilakukan dalam 1 minggu yang datang cuma penghormatan dan penghargaan atas jasa 4-5 orang saja atau tidak ada sama sekali Bagindo Aziz Chan merupakan walikota (Ade, Posmetropadang.co.id. 27 Juli 2019 ). Padang yang kedua. Dengan didirikannya Minimnya museum itu untuk mengenang perjuangan (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/download/823/488
Article home page: https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/823/488

Rifa Utami Putri, Dian Hasfera. INDEKS KOLEKSI MUSEUM RUMAH KELAHIRAN BAGINDO AZIZ CHAN, Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 2022, pp. 107-120,