CITY BRANDING BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, May 2022

ABSTRACT Currently, many regions are trying to image themselves as best they can by implementing the right brand strategy in order to provide many benefits and advantages. Location, geographic location, locale, products and personal figures from an area are used as references to create a brand by communicating its identity and various uniqueness within it. This phenomenon has resulted in many cities, provinces and even countries actively campaigning through various promotional media. Initially, branding was a science that was applied to goods and services, but in its development the brand concept expanded to various objects, including cities. In contrast to the product, a city is a complex entity because it is related to nature, people, objects and the artificial environment. Branding is indeed not seen as a way to manage a city, but rather as a tool to convey a positive image with the aim of increasing the perception of various stakeholders where branding cannot change a city but can help increase its overall competitiveness. the formation of city branding can affect the mental map of how visitors perceive a city in their minds, this happens because the image is a reflection or description of the condition of the elements that a city has in a relatively long period of time. Keyword: City Branding, Kearifan Lokal, pemasaran ABSTRAK Saat ini banyak daerah berusaha mencitrakan dirinya sebaik mungkin dengan menerapkan brand strategy yang tepat agar memberikan banyak manfaat dan keuntungan. Lokasi, letak geografis, kelokalan, produk dan sosok personal dari suatu daerah dijadikan acuan untuk membuat brand dengan mengkomunikasikan identitas dan beragam keunikan di dalamnya. Fenomena ini mengakibatkan banyak kota, provinsi bahkan negara aktif mengkampanyekan diri melalui berbagai media promosi. randing awalnya merupakan keilmuan yang diterapkan pada produk barang dan jasa, namun dalam perkembangannya konsep brand meluas ke berbagai objek termasuk kota. Berbeda dengan produk, sebuah kota merupakan entitas yang kompleks karena berkaitan dengan alam, manusia, benda dan lingkungan buatan. Branding memang tidak dipandang sebagai cara untuk mengelola suatu kota, melainkan sebagai alat untuk menyampaikan citra positif dengan tujuan meningkatkan persepsi yang dimiliki berbagai pemangku kepentingan di mana branding tidak dapat mengubah suatu kota tetapi dapat membantu meningkatkan daya saing secara keseluruhan. pembentukan branding kota dapat mempengaruhi peta mental bagaimana pengunjung mempersepsikan sebuah kota di benak mereka, ini terjadi karena citra merupakan cerminan atau gambaran kondisi dari unsur-unsur yang dimiliki suatu kota pada kurun waktu yang relatif lama. Kata Kunci: Directory,Medicine, Traditional Medicine

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/download/733/445

CITY BRANDING BERBASIS KEARIFAN LOKAL

229 Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188 Revi, Imca CITY BRANDING BERBASIS KEARIFAN LOKAL Revi Marta 1*; Imca Pero Hasfera 1 Universitas Andalas Padang 2 Universitas Baiturrahman Received: 08 Agustus 2021 Accepted: 20 Agustus 2021 Published: 14 Desember 2021 ABSTRACT Currently, many regions are trying to image themselves as best they can by implementing the right brand strategy in order to provide many benefits and advantages. Location, geographic location, locale, products and personal figures from an area are used as references to create a brand by communicating its identity and various uniqueness within it. This phenomenon has resulted in many cities, provinces and even countries actively campaigning through various promotional media. Initially, branding was a science that was applied to goods and services, but in its development the brand concept expanded to various objects, including cities. In contrast to the product, a city is a complex entity because it is related to nature, people, objects and the artificial environment. Branding is indeed not seen as a way to manage a city, but rather as a tool to convey a positive image with the aim of increasing the perception of various stakeholders where branding cannot change a city but can help increase its overall competitiveness. the formation of city branding can affect the mental map of how visitors perceive a city in their minds, this happens because the image is a reflection or description of the condition of the elements that a city has in a relatively long period of time. Keyword: City Branding, Kearifan Lokal, pemasaran ABSTRAK Saat ini banyak daerah berusaha mencitrakan dirinya sebaik mungkin dengan menerapkan brand strategy yang tepat agar memberikan banyak manfaat dan keuntungan. Lokasi, letak geografis, kelokalan, produk dan sosok personal dari suatu daerah dijadikan acuan untuk membuat brand dengan mengkomunikasikan identitas dan beragam keunikan di dalamnya. Fenomena ini mengakibatkan banyak kota, provinsi bahkan negara aktif mengkampanyekan diri melalui berbagai media promosi. randing awalnya merupakan keilmuan yang diterapkan pada produk barang dan jasa, namun dalam perkembangannya konsep brand meluas ke berbagai objek termasuk kota. Berbeda dengan produk, sebuah kota merupakan entitas yang kompleks karena berkaitan dengan alam, manusia, benda dan lingkungan buatan. Branding memang tidak dipandang sebagai cara untuk mengelola suatu kota, melainkan sebagai alat untuk menyampaikan citra positif dengan tujuan meningkatkan persepsi yang dimiliki berbagai pemangku kepentingan di mana branding tidak dapat mengubah suatu kota tetapi dapat membantu meningkatkan daya saing secara keseluruhan. pembentukan branding kota dapat mempengaruhi peta mental bagaimana pengunjung mempersepsikan sebuah kota di benak mereka, ini terjadi karena citra merupakan cerminan atau gambaran kondisi dari unsur-unsur yang dimiliki suatu kota pada kurun waktu yang relatif lama. Kata Kunci: City Branding, Kearifan Lokal, pemasaran Al- Ma'arif. Jurnal Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/ 230 Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188 Revi, Imca pundi PAD dan pendapatan APBN dari City 1. PENDAHULUAN Pemasaran sebuah kota, daerah, dan negara Branding. Di antaranya Kota Bandung telah menjadi sangat dinamis, kompetitif, Jakarta”, Kota Solo dengan “Solo the spirit of dan penting dewasa ini. Dalam keadaan ini, Java” para pemimpin pasar telah mencitrakan adalah Kota Amsterdam – Belanda dengan dirinya sendiri agar lebih menonjol daripada “I amsterdam” begitu juga Kota New York – kompetitor mereka. Kota, daerah, dan USA dengan “I Love NY”. Creative City negara menemukan bahwa gambaran yang Branding merupakan bagian dari proses baik dan implementasi penuh dari brand kreatif. Tidak bisa muncul begitu saja secara strategy memberikan banyak manfaat dan instan, melainkan memerlukan proses yang keuntungan. Lokasi geografis, seperti produk panjang dengan cara melihat, berfikir, dan dan personal, juga dapat dijadikan acuan bertindak. dengan “BDG”, Kota Jakarta dengan “Enjoy dan yang lebih mencengangkan untuk membuat brand dengan menciptakan dan mengkomunikasikan bagi Dengan perkembangan ini, berbagai daerah Kota, di Indonesia dihadapkan pada persaingan negara bagian, dan negara masa kini telah global dengan daerah dan kota lain di aktif dikampanyekan melalui periklanan, seluruh dunia yang tidak bisa ditawar-tawar. direct mail, dan perangkat komunikasi Padang misalnya, tidak hanya bersaing lainnya. (Keller, 2003, h.40). dengan Bali, Jogja, Bandung dan Jakarta, suatu lokasi yang identitas bersangkutan. tetapi juga dengan Kualalumpur, Singapura, City branding dapat dikatakan sebagai Phuket, Macau dan kota lainnya di dunia. strategi dari suatu negara atau daerah untuk membuat positioning yang kuat 2. TINJAUAN PUSTAKA didalam benak target pasar mereka, seperti layaknya positioning sebuah produk atau 2.1 City Branding jasa, sehingga negara dan daerah tersebut Saat ini terdapat berbagai definisi "brand" dapat dikenal secara luas diseluruh dunia. dan "branding". Menurut kamus kosakata Harahap (dalam Gustiawan, 2011). Banyak Interbrand, sebuah konsultan branding kota dan negara lain telah merasakan terkemuka di dunia yang berpusat di keuntungan besar mendapatkan pundi- New York, mendefinisikan brand secara Al- Ma'arif. Jurnal Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/ 231 Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188 Revi, Imca lebih spesifik, attributes, yakni "a tangible mixture and of intangible, pembeda dikenal dengan istilah brand elements. Jadi secara teknis, ketika symbolized in a trademark, which, if seseorang menciptakan nama baru, logo, managed properly, creates value and atau simbol untuk sebuah produk baru, ia influence" Yaitu suatu perpaduan dari telah menciptakan sebuah brand. atribut, nyata disimbolkan dan melalui abstrak, yang sebuah nama Namun demikian, brand bukan produk tetapi memberi arti pada produk dagang, yang, apabila dikelola dengan dan mendefinisikan tepat, dapat menghasilkan nilai dan dalam pengaruh. sepenuhnya adalah janji, persepsi, segala ruang dan identitas produk waktu. Brand Sedangkan "branding" didefinisikan sesuatu yang konsumen lihat, dengar, sebagai "selecting and blending tangible baca, ketahui, rasakan pikiran tentang and intangible attributes to differentiate suatu produk, jasa, atau bisnis. Merek the product, service or corporation in an juga memiliki posisi istimewa dibenak attractive, meaningful and compelling konsumen, way" masa lalu, pergaulan, dan ekspetasi masa (Ibid) Yaitu pemilihan dan (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/download/733/445
Article home page: https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/733/445

Revi Marta, Hasfera Imca Pero. CITY BRANDING BERBASIS KEARIFAN LOKAL, Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, 2022, pp. 229-238,