ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM
ISSN: 1411 – 8262
Vol. 20 No. 1: April 2020
58
ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN
TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH
KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM
REVENUE ANALYSIS AND STRATEGY OF EXTENSIVE
SOYBEAN IN THE VILLAGE ABIAN TUBUH
SUBDISTRICT SANDUBAYA CITY MATARAM
Nurlaila, Anwar, dan Bambang Dipokusumo
Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unram
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan
pendapatan agroindustri tahu, mengetahui faktor internal dan eksternal yang dapat
mempengaruhi pengembangan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh,
mengetahui alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan
agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh, dan mengetahui perioritas strategi yang
dapat diterapkan dalam mengembangkan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh.
Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan
dilaksanakan dengan teknik survei. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan
secara purposive (sengaja), yaitu Kelurahan Abian Tubuh karena di kelurahan tersebut
terdapat jumlah industri tahu yang paling banyak. Jenis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang
digunakan adalah (1) analisis usaha untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan
dan pendapatan usaha, (2) analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan
eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam
pengembangan usaha, (3) matriks SWOT untuk merumuskan alternatif strategi
pengembangan usaha. Dari hasil penelitian diketahui bahwa : Kekuatan utama dalam
mengembangkan industri tahu yaitu jumlah modal yang dikelola, SDM pembuat tahu
sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun. Sedangkan kelemahan utamanya yaitu
kurangnya subsidi kedelai dan belum ada standarisasi produk tahu. Peluang dalam
mengembangkan industri tahu yaitu kualitas bahan baku dan kepercayaan konsumen.
Sedangkan ancamannya yaitu kenaikan harga sembako dan kurangnya pasokan kayu
sebagai bahan bakar akibat musim hujan.
____________________________________________________
Kata kunci: analisis pendapatan dan strategi pengembangan
ISSN: 1411 – 8262
Vol. 20 No. 1: April 2020
59
ABSTRACT
This research aim to know cost, acceptance, earnings industries of soybean, to
know internal and eksternal factor which can influence industries development of
soybean in The Village Abian Tubuh, knows alternative of applicable strategy in
developing industries of soybean in The Village Abian Tubuh, and knows applicable
strategy priority in developing industries of soybean in The Village Abian Tubuh.
Basic method applied in this research is descriptive analytic method and used with
technique survey. Determination method of research is done in purposive, that is The
Village Abian Tubuh because the most of industries of soybean in this area located.
Data type applied in this research is primary data and secondary data. Data analysis
method applied is (1) business analysis to know level of cost, revenue and operating
income, (2) anlysis of SWOT to identify internal and external factor becoming
strength, weakness, opportunity and threat in development of business, (3) matrix
SWOT to formulate alternative development strategy of business. From result of
research it is known that : the amount of capital being managed and human resources
experienced over 10 years. While main weakness is subsidy the soy less and no
standarisation soybean product. Opportunity in developing industries of soybean that
is raw material quality and costumers believe. While the threat is to increase of the
price of sembako and the lack of preparation of wood as of fuel due to the rainy
season.
____________________________________________
Keywords: Revenue analysis and strategy of extensive
ISSN: 1411 – 8262
Vol. 20 No. 1: April 2020
60
PENDAHULUAN
Semakin sempitnya lapangan pekerjaan di Indonesia, mendorong kita untuk
dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, maka dari itu sangat penting untuk
menemukan lahan pekerjaan baru diantaranya adalah agroindustri.
Salah satu agroindustri yang dapat dilestarikan dan dikembangkan baik
kualitas dan kuantitasnya adalah agroindustri tahu kedelai. Agroindustri tahu kedelai
merupakan agroindustri rumah tangga yang mengolah kedelai menjadi tahu melalui
proses olahan secara sederhana akan tetapi memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi
dan merupakan salah satu komoditas yang dapat diandalkan di daerah Abian Tubuh.
Kedelai adalah salah satu jenis tanaman palawija yang merupakan tanaman
pangan terpenting setelah jagung dan ubi kayu. Kedelai merupakan makanan penting
sebagai sumber protein nabati. Produksi kedelai dimanfaatkan sebagai konsumsi
masyarakat, makanan ternak, bahan baku insdustri seperti tempe, tahu, kecap, susu
kedelai, minyak goreng, dan sebagai masukan dalam usahatani berupa benih. Kedelai
dapat digunakan sebagai salah satu alternatif lain guna memenuhi kebutuhan pangan
penduduk, mengingat kangdungan gizi yang terdapat pada biji kedelai cukup tinggi.
Dalam 100 gram biji kedelai mengandung 330 kalori, 35 gram protein, 12 gram
lemak, 35 gram karbohidrat dan 8 gram air sehingga baik untuk kesehatan manusia
(Suprapto, 1991; Kasrino, 1985).
Kebutuhan protein akan terus meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk
dan pendapatan, sedangkan dipihak lain penyediaan sumber protein di Indonesia
masih belum mencukupi. Untuk itu diperlukan sumber protein pengganti yang murah
dan mudah. Melihat kandunggan gizi yang dimiliki, kedelai memiliki potensi yang
amat besar sebagai sumber utama protein bagi masyarakat Indonesia. Sebagai sumber
protein yang tidak mahal, kedelai telah lama dikenal dan digunakan dalam beragam
produk makanan yang biasa kita kenal sebagai produk bahan baku dari berbagai
industri (Amang B; Sawit dan Rachman; 1996).
Melihat peranan kedelai sebagai sumber protein dan bahan baku industri, maka
kedelai tetap dipandang penting oleh pemerintah. Ini dapat dibuktikan dengan
kesungguhan pemerintah dalam memperhatikan kedelai dapat dilihat pada satu
gerakan yang diberi nama “Gema Palanggung 2001”. Gerakan ini bertujuan untuk
meningkatkan produksi kedelai, padi dan jagung sehingga dicapi swasembada
palanggung dan swasembada kedelai menurut gerakan ini direncanakan pada tahun
2001 (Hafsah, 1998).
ISSN: 1411 – 8262
Vol. 20 No. 1: April 2020
61
METODE PENELITIAN
Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu
metode yang bertujuan untuk memecahkan masalah yang ada pada waktu sekarang
dengan cara mengumpulan data, menyusun, menganalisis dan menginterpretasikan
data untuk mencapai suatu kesimpulan. Sedangkan teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah dengan teknik survei yaitu dengan wawancara langsung dan dengan
menggunakan daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya (Nazir, 1993).
Penentuan Daerah Sampel
Penelitian ini akan dilaksanakan di Kecamatan Sandubaya. Kecamatan
Sandubaya terdiri dari tujuh kelur (...truncated)