ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM

Agrimansion: Agribusiness Management & Extension, May 2020

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri tahu, mengetahui faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh, mengetahui alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh, dan mengetahui perioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan dilaksanakan dengan teknik survei. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), yaitu Kelurahan Abian Tubuh karena di kelurahan tersebut terdapat jumlah industri tahu yang paling banyak. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah (1) analisis usaha untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usaha, (2) analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan usaha, (3) matriks SWOT untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha. Dari hasil penelitian diketahui bahwa : Kekuatan utama dalam mengembangkan industri tahu yaitu jumlah modal yang dikelola, SDM pembuat tahu sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun. Sedangkan kelemahan utamanya yaitu kurangnya subsidi kedelai dan belum ada standarisasi produk tahu. Peluang dalam mengembangkan industri tahu yaitu kualitas bahan baku dan kepercayaan konsumen. Sedangkan ancamannya yaitu kenaikan harga sembako dan kurangnya pasokan kayu sebagai bahan bakar akibat musim hujan.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/download/323/226

ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM

ISSN: 1411 – 8262 Vol. 20 No. 1: April 2020 58 ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM REVENUE ANALYSIS AND STRATEGY OF EXTENSIVE SOYBEAN IN THE VILLAGE ABIAN TUBUH SUBDISTRICT SANDUBAYA CITY MATARAM Nurlaila, Anwar, dan Bambang Dipokusumo Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unram ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri tahu, mengetahui faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh, mengetahui alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh, dan mengetahui perioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan agroindustri tahu di Kelurahan Abian Tubuh. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan dilaksanakan dengan teknik survei. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), yaitu Kelurahan Abian Tubuh karena di kelurahan tersebut terdapat jumlah industri tahu yang paling banyak. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah (1) analisis usaha untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usaha, (2) analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan usaha, (3) matriks SWOT untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha. Dari hasil penelitian diketahui bahwa : Kekuatan utama dalam mengembangkan industri tahu yaitu jumlah modal yang dikelola, SDM pembuat tahu sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun. Sedangkan kelemahan utamanya yaitu kurangnya subsidi kedelai dan belum ada standarisasi produk tahu. Peluang dalam mengembangkan industri tahu yaitu kualitas bahan baku dan kepercayaan konsumen. Sedangkan ancamannya yaitu kenaikan harga sembako dan kurangnya pasokan kayu sebagai bahan bakar akibat musim hujan. ____________________________________________________ Kata kunci: analisis pendapatan dan strategi pengembangan ISSN: 1411 – 8262 Vol. 20 No. 1: April 2020 59 ABSTRACT This research aim to know cost, acceptance, earnings industries of soybean, to know internal and eksternal factor which can influence industries development of soybean in The Village Abian Tubuh, knows alternative of applicable strategy in developing industries of soybean in The Village Abian Tubuh, and knows applicable strategy priority in developing industries of soybean in The Village Abian Tubuh. Basic method applied in this research is descriptive analytic method and used with technique survey. Determination method of research is done in purposive, that is The Village Abian Tubuh because the most of industries of soybean in this area located. Data type applied in this research is primary data and secondary data. Data analysis method applied is (1) business analysis to know level of cost, revenue and operating income, (2) anlysis of SWOT to identify internal and external factor becoming strength, weakness, opportunity and threat in development of business, (3) matrix SWOT to formulate alternative development strategy of business. From result of research it is known that : the amount of capital being managed and human resources experienced over 10 years. While main weakness is subsidy the soy less and no standarisation soybean product. Opportunity in developing industries of soybean that is raw material quality and costumers believe. While the threat is to increase of the price of sembako and the lack of preparation of wood as of fuel due to the rainy season. ____________________________________________ Keywords: Revenue analysis and strategy of extensive ISSN: 1411 – 8262 Vol. 20 No. 1: April 2020 60 PENDAHULUAN Semakin sempitnya lapangan pekerjaan di Indonesia, mendorong kita untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, maka dari itu sangat penting untuk menemukan lahan pekerjaan baru diantaranya adalah agroindustri. Salah satu agroindustri yang dapat dilestarikan dan dikembangkan baik kualitas dan kuantitasnya adalah agroindustri tahu kedelai. Agroindustri tahu kedelai merupakan agroindustri rumah tangga yang mengolah kedelai menjadi tahu melalui proses olahan secara sederhana akan tetapi memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan merupakan salah satu komoditas yang dapat diandalkan di daerah Abian Tubuh. Kedelai adalah salah satu jenis tanaman palawija yang merupakan tanaman pangan terpenting setelah jagung dan ubi kayu. Kedelai merupakan makanan penting sebagai sumber protein nabati. Produksi kedelai dimanfaatkan sebagai konsumsi masyarakat, makanan ternak, bahan baku insdustri seperti tempe, tahu, kecap, susu kedelai, minyak goreng, dan sebagai masukan dalam usahatani berupa benih. Kedelai dapat digunakan sebagai salah satu alternatif lain guna memenuhi kebutuhan pangan penduduk, mengingat kangdungan gizi yang terdapat pada biji kedelai cukup tinggi. Dalam 100 gram biji kedelai mengandung 330 kalori, 35 gram protein, 12 gram lemak, 35 gram karbohidrat dan 8 gram air sehingga baik untuk kesehatan manusia (Suprapto, 1991; Kasrino, 1985). Kebutuhan protein akan terus meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk dan pendapatan, sedangkan dipihak lain penyediaan sumber protein di Indonesia masih belum mencukupi. Untuk itu diperlukan sumber protein pengganti yang murah dan mudah. Melihat kandunggan gizi yang dimiliki, kedelai memiliki potensi yang amat besar sebagai sumber utama protein bagi masyarakat Indonesia. Sebagai sumber protein yang tidak mahal, kedelai telah lama dikenal dan digunakan dalam beragam produk makanan yang biasa kita kenal sebagai produk bahan baku dari berbagai industri (Amang B; Sawit dan Rachman; 1996). Melihat peranan kedelai sebagai sumber protein dan bahan baku industri, maka kedelai tetap dipandang penting oleh pemerintah. Ini dapat dibuktikan dengan kesungguhan pemerintah dalam memperhatikan kedelai dapat dilihat pada satu gerakan yang diberi nama “Gema Palanggung 2001”. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi kedelai, padi dan jagung sehingga dicapi swasembada palanggung dan swasembada kedelai menurut gerakan ini direncanakan pada tahun 2001 (Hafsah, 1998). ISSN: 1411 – 8262 Vol. 20 No. 1: April 2020 61 METODE PENELITIAN Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu metode yang bertujuan untuk memecahkan masalah yang ada pada waktu sekarang dengan cara mengumpulan data, menyusun, menganalisis dan menginterpretasikan data untuk mencapai suatu kesimpulan. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik survei yaitu dengan wawancara langsung dan dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya (Nazir, 1993). Penentuan Daerah Sampel Penelitian ini akan dilaksanakan di Kecamatan Sandubaya. Kecamatan Sandubaya terdiri dari tujuh kelur (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/download/323/226
Article home page: http://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/323/226

Nurlaila Nurlaila, Anwar Anwar, Bambang Dipokusumo. ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TAHU DI KELURAHAN ABIAN TUBUH KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM, Agrimansion: Agribusiness Management & Extension, 2020, pp. 58-68,