Parenting Style Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlaq al-karimah

Al-Miskawaih: Journal of Science Education (MIJOSE), Feb 2024

Artikel ini mengungkap penerapan parenting style dalam menanamkan nilai-nilai akhlaq al-karimah di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Ainul Yaqien Kota Jambi. Artikel ini berasal dari penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa parenting style dalam menanamkan nilai-nilai akhlaq al-karimah di LKSA Ainul Yaqien Kota Jambi menggunakan parenting style otoritatif yang dikombinasikan dengan parenting style yang bersifat nasehat, keteladanan, dan pembiasaan. Aktualisasi nilai akhlaq al-karimah di lembaga ini berupa menjaga kebersihan, sopan santun, saling tolong-menolong, bersikap adil, berkata jujur, ikhlas, sabar dan selalu bersyukur. Adapun upaya yang dilakukan lembaga dalam menanamkan nilai-nilai akhlaq al-karimah antara lain; melaksanakan ibadah, kajian keagamaan, membudayakan antri, dan berpakaian sopan. This article reveals the application of parenting style in instilling akhlaq al-karimah (Noble Characters) at the Ainul Yaqien Child Welfare Institution (LKSA) in Jambi City. This article comes from descriptive qualitative research using an ethnographic approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. Research findings show that the parenting style in instilling akhlaq al-karimah values at LKSA Ainul Yaqien, Jambi City uses an authoritative parenting style combined with a parenting style that is advice, example and habituation. The actualization of akhlaq al-karimah values in this institution takes the form of maintaining cleanliness, good manners, helping each other, being fair, telling the truth, being sincere, being patient and always being grateful. The efforts made by the institution to instill akhlaq al-karimah include; carrying out worship, religious studies, practicing queuing, and dressing politely.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.centrism.or.id/index.php/mijose/article/download/284/116

Parenting Style Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlaq al-karimah

Al-Miskawaih: Journal of Science Education (MIJOSE) P-ISSN: 2964-9161 E-ISSN: 2964-9153 Agriculture, Ecosystems and Environment xxx (2008) 1–9 Journal Homepage: https://journal.centrism.or.id/index.php/mijose Parenting Style Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlaq alkarimah Rachmah Sri Rahayu1* Badarussyamsi2, Abdullah Yunus3 1Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 3 UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, * Correspondence Author 2 Article History: Abstract Received : October 27, 2023 Revised : November 11, 2023 Accepted : December 02, 2023 Online : February 28, 2024 Copyright: This article reveals the application of parenting style in instilling akhlaq al-karimah (Noble Characters) at the Ainul Yaqien Child Welfare Institution (LKSA) in Jambi City. This article comes from descriptive qualitative research using an ethnographic approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. Research findings show that the parenting style in instilling akhlaq al-karimah values at LKSA Ainul Yaqien, Jambi City uses an authoritative parenting style combined with a parenting style that is advice, example and habituation. The actualization of akhlaq al-karimah values in this institution takes the form of maintaining cleanliness, good manners, helping each other, being fair, telling the truth, being sincere, being patient and always being grateful. The efforts made by the institution to instill akhlaq al-karimah include; carrying out worship, religious studies, practicing queuing, and dressing politely. © The Authors Abstrak Lisencing: Artikel ini mengungkap penerapan parenting style dalam menanamkan nilai-nilai akhlaq al-karimah di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Ainul Yaqien Kota Jambi. Artikel ini berasal dari penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa parenting style dalam menanamkan nilai-nilai akhlaq al-karimah di LKSA Ainul Yaqien Kota Jambi menggunakan parenting style otoritatif yang dikombinasikan dengan parenting style yang bersifat nasehat, keteladanan, dan pembiasaan. Aktualisasi nilai akhlaq al-karimah di lembaga ini berupa menjaga kebersihan, sopan santun, saling tolong-menolong, bersikap adil, berkata jujur, ikhlas, sabar dan selalu bersyukur. Adapun upaya yang dilakukan lembaga dalam menanamkan nilai-nilai akhlaq al-karimah antara lain; melaksanakan ibadah, kajian keagamaan, membudayakan antri, dan berpakaian sopan. Keywords: Parenting Style Children’s Attitude Akhlaq al-Karimah Disciplined Character Values Habituation DOI: https://doi.org/10.56436/mijose.v2i1.284 This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercialShareAlike 4.0 International License. Licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. A. Pendahuluan Terpenuhinya kebutuhan psikologis anak akan menyokong pertumbuhan psikologis secara baik serta sehat. Kewajiban orang tua ialah memberikan proteksi serta bertanggung jawab terhadap pertumbuhan anak. Permasalahan akan timbul apabila orang tua tidak sanggup lagi Al-Miskawaih: Journal of Science Education (MIJOSE), Vol. 2, No. 2 (Desember 2023) Rahayu, Badarussyamsi, Yunus Parenting Style… mengasuh anaknya dengan baik. Peran orang tua pasti sangat berarti dalam pertumbuhan serta berkembangan anak. Orang tua diharapkan jadi pendidik, sauri tauladan serta pondasi berkembangnya anak. Bila orang tua sanggup memusatkan pada perihal yang positif, hingga anak akan menirukan hal positif tersebut, kebalikannya bila orang tua memusatkan pada perihal negatif, maka anak akan turut terjerumus dengan hal-hal negatif. Oleh karenanya, orang tua penting sekali peranannya dalam kembang tumbuh anak. Dari pendidikan orang tua lah anak mendapatkan ilmu-ilmu dasar tentang kehidupan. Pendidikan adalah suatu wadah untuk mengembangkan potensi individu. Adapun pendidikan itu tidak hanya berasal dari sekolah saja, tetapi juga dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Tentunya pendidikan didasari terlebih dahulu dan di pondasikan dari lingkungan keluarga. Dari lingkungan keluarga itulah nantinya anak akan mendapatkan ilmu tentang kehidupan, mulai dari cara berbicara, dari tata bahasanya, dari cara bersikap, dan sebagainya. Namun tidak semua anak mendapat pendidikan dan pembinaan dari keluarga mereka. Hal ini terjadi dengan berbagai alasan, misalnya ada yang berasal dari keluarga yang mampu namun orang tua tidak memiliki waktu mendidik, ada keluarga yang tidak mampu dalam hal keuangan sehingga menyekolahkan anak semampunya, ada anak yang tidak memiliki orang tua lagi karena orang tua meninggal dan hanya tinggal dengan sanak-saudara saja, dan latarbelakang kehidupan yang berbeda lainnya. Sehingga tidak semua anak beruntung, hal ini mengakibatkan anak tidak dapat tumbuh seperti anak lainnya. Anak terlantar pada umumnya merupakan anak-anak yang berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Menurut Magdalena,1 Disorganisasi keluarga seperti penceraian kedua orang tua, krisis ekonomi keluarga dan meninggalnya salah satu atau kedua orang tua. Hal ini menjadi penyebab terputusnya hubungan orang tua dan anak. Sehingga mengakibatkan anak terabaikan dan tidak terperhatikan, apalagi pendidikan mereka. Dalam hal ini diperlukan orang dewasa melakukan pembinaan secara utuh kepada mereka, baik pembinaan secara jasmani maupun pembinaan secara rohani. Anak terlantar atau anak yatim piatu mendapat perhatian yang besar dalam Islam. Penyediaan fasilitas hidup dan sarana pendidikan anak yatim piatu merupakan hal penting dalam pertumbuhannya dan Islam memperhatikan itu. Allah berfirman: ُ ‫ع ِن ْٱل َي َٰتَ َم َٰى ۖ قُلْ ِإص ََْل ٌح له ُه ْم َخ ْي ٌر ۖ َو ِإن تُخَا ِل‬ ‫ٱَّلل‬ َ ‫ِح ۚ َولَ ْو‬ ْ ‫ٱَّلل َي ْعلَ ُم ْٱل ُم ْف ِس َد مِنَ ْٱل ُم‬ َ َ‫فِى ٱل ُّد ْن َيا َوٱلْ َءاخِ َرةِ ۗ َو َيسْـَٔلُونَك‬ ُ ‫شا ٓ َء ه‬ ُ ‫طوهُ ْم فَإِ ْخ َٰ َونُ ُك ْم ۚ َو ه‬ ِ ‫صل‬ ٌ ‫ع ِز‬ ‫يز َحكِي ٌم‬ َ ‫ٱَّلل‬ َ ‫ََل َ ْع َنتَ ُك ْم ۚ إِ هن ه‬ “Tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakalah: "Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu; dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”2 Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam memenuhi hak anak. Upaya yang dilakukan untuk anak-anak yang tidak lagi memiliki orang tua, salah satunya dengan mencarikan orang tua pengganti atau orang tua asuh. Orang tua pengganti atau orangtua asuh memi (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.centrism.or.id/index.php/mijose/article/download/284/116
Article home page: https://journal.centrism.or.id/index.php/mijose/article/view/284/116

Rahayu Rachmah Sri, Badarussyamsi Badarussyamsi, Yunus Abdullah. Parenting Style Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlaq al-karimah, Al-Miskawaih: Journal of Science Education (MIJOSE), 2024, pp. 307-322,