Peningkatan Pendapatan Keluarga Melalui Pembuatan Konektor Masker Rajut pada Masa Pandemi Covid-19
Abdimas Universal 4 (2), (2022), 180-185
ABDIMAS UNIVERSAL
http://abdimasuniversal.uniba-bpn.ac.id/index.php/abdimasuniversal
DOI: https://doi.org/10.36277/abdimasuniversal.v4i2.227
Received: 01-07-2022
Accepted: 13-07-2022
Peningkatan Pendapatan Keluarga Melalui Pembuatan Konektor Masker Rajut
pada Masa Pandemi Covid-19
Fitri Rachmillah Fadmi1*; Sanatang2; Jumartin Gerung1
1
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu ilmu Kesehatan, Universtas Mandala Waluya, Kendari
Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universtas Mandala Waluya, Kendari
1*
Email :
2
Abstrak
Pandemi covid-19 merupakan masalah kesehatan yang mendunia saat ini. Dampak dari adanya pandemi covid 19 terlihat nyata
pada perekonomian masyarakat. Banyaknya kejadian PHK, pemberlakuan Work From Home (WFH) karyawan oleh perusahaanperusahaan serta usaha kecil yang mengalami gulung tikar sehingga menyebabkan kondisi pendapatan keluarga menjadi rendah
bahkan tidak ada sama sekali. Kondisi tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat RW 7 Keluarga Baruga Kota Kendari terutama
para ibu rumah tangga (IRT). Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pendapat keluarga melalui
pelatihan pembuatan konektor masker rajut pada IRT dan remaja putri. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah para
IRT dan remaja putri yang terdampak covid-19 sebanyak 20 orang. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini
menggunakan 3 tahapan yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat memberikan
dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat dalam bentuk peningkatan keterampilan dan pendapatan IRT dan remaja putri
melalui pembuatan konektor masker rajut.
Kata Kunci: pendapatan, konektor, masker, rajut, pandemi
Abstract
The covid-19 pandemic is a global health problem today. The impact of the covid-19 pandemic is evident in the community's
economy. The number of occurrences of termination of employment, the implementation of Work From Home (WFH) by
companies and small businesses that have gone out of business, causing the condition of family income to be low or even nonexistent. This condition is felt by the people of hamlet 7 Baruga Village, Kendari City, especially housewives. The purpose of this
community service is to increase family opinion through training in making Rajat mask connectors for housewives and young
women. The target of this community service is 20 housewives and young women operating covid-19. This method of implementing
community service uses 3 stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. The results of community service
provide social and economic impacts on the community in the form of increasing the skills and income of housewives and young
women through the manufacture of knitted mask connectors.
Keywords: income, connector, mask, rajat, pandemic
1. Pendahuluan
Pandemi covid-19 merupakan masalah kesehatan
yang mendunia saat ini. Indonesia salah satu diantara
ratusan negara di dunia dengan jumlah kasus yang
tertinggi (Roser, Ritchie, Ortiz-Ospina, & Hasell,
2020). Hingga kini kasus covid-19 masih terus
meningkat di setiap tahunnya. Sekitar 226 negara telah
terkonfirmasi positif secara global yakni terdapat
312.173.462 jiwa yang positif dan 5.501.000 yang
meninggal dunia dari total 9.194.549.698 dosis yang
telah diberikan per Januari 2022 (WHO, 2022).
Kondisi covid-19 di Indonesia per Januari 2022
menunjukkan bahwa prevalensi covid-19 di beberapa
kota masih cukup tinggi, salah satunya DKI Jakarta.
Jumlah pasien yang dirawat mencapai 5.589 jiwa dari
jumlah yang terkonfirmasi 873.177 jiwa, pasien
Volume 4, Nomor 2, 2022
ISSN 2657-1439 (Print), ISSN 2684-7043 (Online)
sembuh sebanyak 853.977 jiwa, dan meninggal 13.611
jiwa (Kemenkes, 2022). Seperti yang diutarakan oleh
pakar ilmu epidemiologi Universitas Indonesia (UI)
Pandu
Riono
yang
mengungkapkan
bahwa
peningkatan kasus covid-19 seiring sejalan dengan
peningkatan morbiditas masyarakat dalam tatanan
kehidupan baru yang disebut new normal (Pranita &
Nursastri, 2020).
Pandemi covid-19 membawa pengaruh yang
sangat besar pada kondisi perekonomian masyarakat.
Banyaknya kejadian PHK, pemberlakuan Work From
Home (WFH) karyawan oleh perusahaan-perusahaan
serta usaha kecil yang mengalami gulung tikar
sehingga menyebabkan kondisi pendapatan keluarga
menjadi rendah bahkan tidak ada sama sekali (Yamali
& Putri, 2020). Permasalahan ekonomi juga dihadapi
180 | P a g e
Abdimas Universal 4 (2), (2022), 180-185
oleh masyarakat Kelurahan Baruga Kota Kendari.
Rendahnya kondisi perekonomi masyarakat selama
masa pandemi covid-19 menjadi salah satu dampak
yang sangat dirasakan oleh masyarakat terutama oleh
para ibu rumah tangga (IRT) yang berperan dalam
membangun kesejahteraan keluarga di RW 7 yang
merupakan wilayah dengan kasus covid-19 tertinggi di
kelurahan Baruga.
Di tengah lemahnya perekonomian keluarga
selama masa pandemi, ibu rumah tangga turut terlibat
dalam meningkatkan pendapatan keluarga dengan
berupaya memperoleh pendapatan tambahan seperti
berdagang, bekerja dengan orang lain, dan sebagainya
(Caturiyan, Yusriani, Clarista, Ismianti, & Enjelika,
2021). Upaya peningkatan tersebut dapat dilakukan
melalui pemberdayaan dengan memberikan motivasi,
pengetahuan, dan keterampilan melalui pelatihan
kewirausahaan (Putri, Wardi, & Khairani, 2017).
Pelatihan pembuatan konektor masket rajut
merupakan salah satu upaya peningkatan produktivas
ibu-ibu rumah tangga untuk dapat membuat konektor
masker rajut sendiri di rumah khususnya pada masa
pandemi covid-19. Saat ini, konektor masker banyak
dibutuhkan oleh masyarakat umum, khususnya bagi
wanita berhijab yang mendominasi jumlahnya
dibandingkan dengan wanita yang tidak berhijab
(Rohmatiah, Iswati, Pratiwi, & Lukito, 2022).
Konektor masker rajut memiliki beragam jenis masker
baik untuk yang berhijab maupun yang tidak berhijab
serta bentuk dan warna yang menarik, sehingga selain
dibutuhkan juga dapat dipasarkan. Konektor masker
rajut merupakan aksesoris penyambung tali masker
earloop atau masker yang dikait pada telinga yang
dibuat dari bahan-bahan yang murah dan terjangkau.
Manfaat konektor masker rajut diantara bersifat praktis
terutama pada wanita berhijab, serta mengurangi rasa
sakit dan pusing pada bagian telinga ketika
menggunkan masker earloop dalam waktu lama
(Fadillah et al., 2021).
Hasil survei awal di kelurahan Baruga bahwa
selama pandemi covid-19, para ibu-ibu rumah tangga
dan remaja putri memilki waktu luang yang sangat
banyak namun sebagian besar tidak memiliki
keterampilan yang dapat dikembangkan dalam
memanfaatkan waktu luang tersebut. Berdasarkan
kondisi tersebut, tim penulis berencana untuk
melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat
yang dapat meningkatkan keterampilan para ibu rumah
tangga dan remaja putri di RW 7 Kelurahan Baruga
melalui pelatihan konektor masker rajut dengan tujuan
agar para ibu rumah tangga dan remaja putri mampu
memproduksi suatu produk yang dapat ber (...truncated)