ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA BERITA POLITIK EDISI APRIL 2023 DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIK.COM)

Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, Sep 2023

This study analyzes and describes spelling errors in political news in the April 2023 edition of the Detik.com newspaper. The data in this study are spelling errors in the form of capital letters errors, word writing errors, italics errors, symbol writing errors. numbers, and punctuation errors. The objectives of this research include, among others, (1) knowing the types of spelling errors that exist in political news in the April 2023 edition of the Detik.com mass media and (2) analyzing and describing the forms of errors in the April 2023 edition of the Detik.com mass media. This research is a descriptive qualitative research with the subject of finding, analyzing, and describing data in the form of spelling errors. According to (Sugiyono, 2022) says that, "The qualitative research method is a research method based on the philosophy of postpositivism, used to research the conditions of natural objects, (as opposed to experiments) where the researcher is a key instrument, data collection techniques are carried out by triangulation (combined), data analysis is inductive or qualitative, and the results of qualitative research emphasize meaning rather than generalization. The results of this study are as follows. (1) Errors in writing capital letters with lots of data, ten errors in writing capital letters, (2) Errors in writing words with lots of error marks, totaling twelve errors, (3) Errors in writing italics with a total of twenty-two errors, (4 ) Errors in writing number symbols with lots of data errors, namely four writing errors, and (5) Errors writing punctuation marks with lots of data errors totaling nine writing errors.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/download/546/273

ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA BERITA POLITIK EDISI APRIL 2023 DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIK.COM)

BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. 8, No. 2 Sep. 2023 ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA BERITA POLITIK EDISI APRIL 2023 DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIK.COM) Khaerul Anwar1, Samsul Bahri2, Nana Triana Winata3 1 Universitas Wiralodra, 2 Universitas Wiralodra, 3 Universitas Wiralodra, ABSTRACT This study analyzes and describes spelling errors in political news in the April 2023 edition of the Detik.com newspaper. The data in this study are spelling errors in the form of capital letters errors, word writing errors, italics errors, symbol writing errors. numbers, and punctuation errors. The objectives of this research include, among others, (1) knowing the types of spelling errors that exist in political news in the April 2023 edition of the Detik.com mass media and (2) analyzing and describing the forms of errors in the April 2023 edition of the Detik.com mass media. This research is a descriptive qualitative research with the subject of finding, analyzing, and describing data in the form of spelling errors. According to (Sugiyono, 2022) says that, "The qualitative research method is a research method based on the philosophy of postpositivism, used to research the conditions of natural objects, (as opposed to experiments) where the researcher is a key instrument, data collection techniques are carried out by triangulation (combined), data analysis is inductive or qualitative, and the results of qualitative research emphasize meaning rather than generalization. The results of this study are as follows. (1) Errors in writing capital letters with lots of data, ten errors in writing capital letters, (2) Errors in writing words with lots of error marks, totaling twelve errors, (3) Errors in writing italics with a total of twenty-two errors, (4 ) Errors in writing number symbols with lots of data errors, namely four writing errors, and (5) Errors writing punctuation marks with lots of data errors totaling nine writing errors. Kata Kunci: Analisis kesalahan, Ejaan, Berita Politik, Detik.com How To Cite: Anwar, K., Bahri, S., & Triana Winata, N. . (2023). ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA BERITA POLITIK EDISI APRIL 2023 DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIK.COM). Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(2), 672– 687. https://doi.org/10.31943/bi.v8i2.546 DOI: https://doi.org/10.31943/bi.v8i2.546 PENDAHULUAN Bahasa merupakan alat komunikasi manusia paling efektif sehingga bahasa mempunyai peran yang sangat penting dalam interaksi sosial. Bahasa merupakan salah satu aspek terpenting dalam kegiatan berkomunikasi (Nisa & Berbahasa, 2018). Dalam konteks sosial, bahasa juga bukan hanya sebagai penyampai pesan atau menerima pesan, lebih luas dari pengertian tersebut bahasa dapat mencerminkan identitas diri. Bahasa merupakan kumpulan katakata yang mana masing-masing kata memiliki makna dan hubungan abstrak dengan suatu konsep (Abdurrahim et al., 2021). Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi di antara individu yang 672 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. 8, No. 2, Sep. 2023 BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia berasal dari daerah yang berbeda-beda. Sebagai bahasa utama, dalam pemakaian bahasa di media massa, ‘masyarakat Indonesia’. Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang digunakan dalam jurnalistik di Indonesia” (Winata, 2019). Hal tersebut berarti, bahasa mempunyai kedudukan yang sangat tinggi dalam sistem komunikasi manusia khususnya komunikan dan komunikator atau menyampaikan dan menerima suatu informasi. Penggunaan bahasa Indonesia pada media massa diatur dalam pasal 39 ayat 1 UU Nomor 24 tahun 2019, tentang bendera, lambang negara, dan lagu kebangsaan, serta bahasa Indonesia wajib digunakan dalam informasi melalui media massa. Berdasarkan UndangUndang tersebut media massa seharusnya dapat menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan EyD V dalam segala bentuk kegiatan apapun di media massa. Melihat kenyataan, penggunaan bahasa di era teknologi, masih banyak pengguna bahasa yang belum menyadari bahwa pemakaian bahasa yang digunakan masih salah. Kesalahan berbahasa ini masih banyak ditemui di media cetak maupun media daring. Salah satu media massa daring adalah Detik.com. Berita elektronik merupakan pengembangan teknologi yang memberikan kemudahan terhadap pembaca dalam mengakses berita dengan waktu dan tempat yang fleksibel, tanpa harus membeli terlebih dahulu media berita cetak (Winata & Logita, 2023). Berdasarkan asas kecepatan pada media daring, sehingga dapat menimbulkan kesalahan dalam penulisan 673 berita, hal tersebut menyebabkan kesalahan dalam menulis berita yang diunggah. Kesalahan penulisan, dari pengamatan awal, terdapat kesalahan penulisan pada berita Detik.com yang meliputi kesalahan ejaan seperti, penulisan ejaan huruf miring, tanda baca, huruf kapital, dan kata dasar. Kesalahan penulisan pada media massa, buka hanya Detik.com saja, hampir semua media daring terjadi kesalaan penggunaan bahasa. Kesalahan berbahasa adalah penggunaan bahasa baik secara lisan maupun tertulis yang menyimpang dari faktor-faktor penentu komunikasi atau menyimpang dari norma kemasyarakatan dan menyimpang dari tata bahasa Indonesia (Setyawati Nanik, 2019). Peran media massa di era teknologi ini tentu sangatlah vital hal tersebut berkaitan dengan penyebaran informasi secara cepat diterima oleh masyarakat, sehingga penulisan pada berita tersebut perlu adanya perhatian supaya, media berita dapat menjadi alat pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia keseluruh masyarakat luas. Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana melambangkan bunyi ujaran dan bagaimana antarhubungan antara lambang-lambang itu. Secara teknis yang dimaksud dengan ejaan adalah penulisan huruf, penulisan kata, dan pemakaian tanda baca (Purnamasari et al., 2020). Secara sederhana yang dimaksud dengan ejaan adalah penulisan huruf, kata, dan tanda baca (Herlina Eli, 2016). Pendapat lain tentang ejaan adalah keseluruhan ketentuan yang mengatur lambang pelambangan bunyi bahasa, termasuk pemisahannya dan penggabungannya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ISSN 2541-3252 Vol. 8, No. 2 Sep. 2023 yang dilengkapi pula dengan tanda baca (Arifin E Zaenal, Mulyani Sri, 2017). Dari pendapat dua ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa ejaan merupakan aturan dalam sebuah tulisan yang meliputi lambang pelambangan bunyi bahasa, termasuk pemisahannya dan penggabungannya yang dilengkapi pula dengan tanda baca. edisi bulan April 2023? (2) bagaimanakah kesalahan penggunaan ejaan, yang meliputi: penulisan huruf kapital dan nonkapital, kesalahan penulisan huruf miring, kesalahan penulisan kata, kesalahan penulisan kata serapan, dan kesalahan penulisan tanda baca yang terdapat pada berita politik Detik.com edisi bulan April 2023? Salah satu contoh kesalahan penulisan pada media massa (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/download/546/273
Article home page: http://bahteraindonesia.unwir.ac.id/index.php/BI/article/view/546/273

Anwar Khaerul, Bahri Samsul, Winata Nana Triana. ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA BERITA POLITIK EDISI APRIL 2023 DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIK.COM), Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 2023,