ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA SESUAI EYD PADA KARYA TULIS IlMIAH MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA IAIN AMBON: KAJIAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA INDONESIA
BAHTERA INDONESIA:
Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN 2541-3252
Vol. 8, No. 1, Mar. 2023
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA SESUAI EYD PADA KARYA
TULIS IlMIAH MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA IAIN
AMBON: KAJIAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA INDONESIA
Syaidah 1, Nursalam2 & Israwati Amir 3
Institut Agama Islam Negeri Ambon, ,
,
1,2,3
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan penggunaan bahasa berdasarkan EYD edisi
kelima pada karya tulis ilmah yang disusun oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika,
IAIN Ambon dijelaskan secara detil yang merupakan penelitian deskriptif kualitatif Skripsi
mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika khusus Bab I yang berjumlah dua skripsi. Skripsi
tersebut bagian penting dalam artikel ini, yaitu sumber keterangan/ data yang dijadikan sebagai
patokan umum peneliti dalam menganalisis. Selain itu, peneliti mengumpulkan data dengan
beberapa cara, yaitu mendokumentasikan, membaca, serta mencatat. Sedangkan, mereduksi
dan menyajikan data, serta menjelaskan data yang ditemukan merupakan caraatau teknik
peneliti dalam menganalisis data. Peneliti menemukan data yang salah dalam skripsi tersebut,
yaitu 75 data kesalahan EYD edisi kelima dengan bentuk kesalahan di dalamnya terdapat tiga
belas kesalahan pemakaian huruf, sembilan belas kesalahan penulisan kata, 35 kesalahan
pemakaian tanda baca, dan delapan kesalahan penulisan unsur serapan. Penelitian ini hanya
menganalisis kesalaahan EYD edisi kelima tanpa memperhatikan kesalahan berbahasa yang
lain.
Kata Kunci : Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan, karya tulis, bahasa Indonesia
How to Cite: Syaidah, S., Nursalam, N., & Amir, I. . ANALISIS KESALAHAN
PENGGUNAAN BAHASA SESUAI EYD PADA KARYA TULIS IlMIAH MAHASISWA
PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA IAIN AMBON: KAJIAN PENGEMBANGAN DAN
PEMBINAAN BAHASA INDONESIA. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan
Sastra Indonesia, 8(1), 220–230. https://doi.org/10.31943/bi.v8i1.358
DOI: https://doi.org/10.31943/bi.v8i1.358
PENDAHULUAN
Pengembangan dan pembinaan bahasa
Indonesia merupakan dua hal yang tidak
dapat dipisahkan dan saling melengkapi.
Menurut Zaidan dan Tasai (2019: 1.3)
pengembangan dan pembinaan bahasa
Indonesia
upaya
untuk
meningkatkan mutu pemakaian bahasa agar
bahasa
dipakai
dalam
kehidpan
bermasyarakat, baik secara formal maupun
nonformal. Upaya pembinaan dilakukan
melalui peningkatan sikap dan keterampilan
terhadap
220
merupakan
kemampuan
berbahasa,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
BAHTERA INDONESIA:
Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN 2541-3252
Vol. 8, No. 1, Mar. 2023
sedangakan
kegiatan
pengembangan
0424/I/BS.00.01/2022 tentang EYD edisi
mencangkup peningkatan kelengkapan dan
kelima yang dijelakan EYD adalah aturan
sarana kebahasaan yang berwujud dalam
yang digunakan oleh pengguna bahasa baik
kegiatan
dalam lingkup badan pemerintah maupun
penelitian,
pembakuan,
dan
pemeliharaan terhadap yang berhubungan
nonpemerintah
dengan
Menurut
masyarakat pada umumnya. Menurut Azis
Chaer (2013: 67) sasaran pembinaan bahasa
(2022) salah satu cara memuktakhirkan
adalah pengguna bahasa, sedangkan sasaran
PUEBI
pengembangan bahasa adalah subtansi
diterbitkannya EYD edisi kelima ini.
bahasa itu sendiri.
Pemuktahiran dilakukan dengan alasan
kebahasaindonesiaan.
Menulis adalah bagian dari kecakapan
pada
adalah
makin pesatnya
khususnya,
dengan
disusun
serta
dan
perkembangan bahasa
yang dilakukan oleh pengguna bahasa yang
Indonesia saat ini dan kaidah yang memang
perlu diprioritaskan, khususnya pada dunia
dikenal di Indonesia adalah EYD. Namun
pendidikan.
menguasai
pada kenyataan, para mahasiswa tidak
bahasa yang baik dan benar karena
memperhatikan aturan tersebut. Karya tulis
merupakan
ide
ilmiah yang mereka susun baik dalam
seseorang dalam bentuk tulisan. Kegiatan
bentuk makalah, laporan, maupun skripsi
berbahasa tersebut tidak luput dari aktivitas
masih banyak yang menyalahi aturan EYD.
mahasiswa dalam proses penyelesaian tugas
Masalah ejaan yang didapatkan dalam karya
baik tugas sehari-hari yang berbentuk
tulis ilmiah tersebut merupakan masalah
makalah dan laporan maupun tugas akhir
yang
seperti skripsi. Skripsi merupakan teks
dampaknya sangat besar dalam dunia
ilmiah
dan
menulis, khususnya tulisan ilmiah. Dengan
mahasiswa
pertimbangan itu, peneliti meneliti teks
sebagai salah satu persyaratan menjadi
ilmiah mahasiswa tingkat akhir dengan
seorang sarjana pada tingkat strata satu.
judul “Analisis Kesalahan EYD Edisi
Ilmiah
Kelima pada Karya Tulis Ilmiah Jurusan
Menulis
proses
yang
diselesaikan
atau
harus
menuangkan
wajib
oleh
dikerjakan
seorang
tidaknya
sebuah
skripsi
bergantung pada penggunaan bahasanya.
sederhana
dan
sepele,
tetapi
Pendidikan Matematika, IAIN Ambon”
Dalam ilmu Bahasa Indonesia, EYD
dengan rumusan masalah bagaimanakah
kelima adalah hal yang paling
bentuk kesalahan EYD pada karya tulis
substansi dalam penulisan karya tulis
ilmiah jurusan Pendidikan Matematika,
ilmiah. Hal tersebut dipertegas dalam SK
IAIN Ambon?
edisi
KBPPB,
Kemendikbud
Ristek
nomor
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
221
BAHTERA INDONESIA:
Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN 2541-3252
Vol. 8, No. 1, Mar. 2023
Menurut Anto et al (Anto et al., 2017)
(monoftong dan diftong), gabungan huruf
dijelaskan pengertian ejaan adalah pedoman
konsonan, huruf kapital, huruf miring, dan
yang
huruf tebal.
berkaiatan
dengan
tata
bahasa
Indonesia dalam ilmu kebahasaan. Ejaan
bahasa
Indonesia
sudah
2. Penulisan
kata
(bagian
kedua)
yang
mengalami
membahas tentang kata dasar, kata turunan,
perubahan sebanyak sepuluh kali. Adapun
pemenggalan kata, kata depan, partikel,
perubahan tersebut, sebagai berikut; ejaan
singkatan, angka dan bilangan, kata ganti
V. Op (bahasa melayu), ejaan Indonesia
ku-, kau-, mu-, dan nya, serta kata sandang
yang diinternasionalkan, ejaan republik,
si dan sang.
ejaan praktis, pengesahan ejaan yang
3. Pemakaian tanda baca (bagian ketiga) yang
disempurnakan, pedoman umum EYD edisi
membahas tentang tanda titik (.), tanda
kedua, pedoman umum EYD edisi ketiga,
koma (,), tanda titik koma (;), tanda titik dua
pedoman umum EBI (Syahputra & Alvindi,
(:), tanda hubung (-), tanda pisah, tanda
2022), dan k) EYD edisi
edisi kelima
tanya (?), tanda seru (!), tanda elipsisi (…),
berdasarkan SK KBPPB, Kemendikbud
tanda petik (“…”), tanda petik tunggal
Ristek nomor 0424/I/BS.00.01/2022 tentang
(‘…’), tanda kurung ((…)), tanda siku
EYD edisi kelima (Salinan SK KBPPB,
([…]), tanda garis miring (/), dan tanda
Kemendikbud Ristek, 2022)
apostrof (‘).
Sejak dicabut dan dinyatakan tidak
berlakunya
PUEBI
berdasarkan
SK
Mendikbud no.50 thn 2015 pada Agustus,
4. Penulisan unsur serapan(bagian keempat)
yang membahas tentang penulisan unsur
serapan umum dan khusus.
2022 menandakan bahwa E (...truncated)