IMPLEMENTASI ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PEMASARAN PRODUK MIXUE HARAPAN INDAH BEKASI
Cross-border
Vol. 6 No. 1 Januari-Juni 2023, page 640-646
p-ISSN: 2615-3165
e-ISSN: 2776-2815
IMPLEMENTASI ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI
PEMASARAN PRODUK MIXUE HARAPAN INDAH BEKASI
M.Rizal*
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia
Vina Damayanti
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia
Muhamad Ramdan
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Indonesia
ABSTRACT
SWOT analysis is a form of business for business people whose goal is to
retain business and also potential customers. The aims of this research are
1. To find out the strengths, weaknesses, opportunities, and also threats to
Mixue in Harapan Indah Bekasi, 2. Form a marketing strategy that must be
used by Mixue Harapan Indah Bekasi. SWOT analysis and marketing
strategy are related to each other and have a correlation with the
achievement of business goals. Having brand awareness and also a great
image is not only a form of strength but also a challenge that must be paid
more attention because it is related to the form of transparency of business
ideas with similar business competitors. This study used a qualitative
method. The data used came from two sources, namely secondary data and
primary data through an interview approach as well as direct observation
with the object of research, namely Mixue Harapan Indah Bekasi. The
results of the study on the research object, namely Mixue, have strengths
(location, facilities, service, price, various ice cream products and drinks)
and weaknesses (the product is immediately enjoyed and the menu is only
limited to ice cream and drinks). External factors, namely opportunities
(can be used as a franchise, collaboration, and create jobs) and threats
(unstable raw material prices and competitors of similar products).
Keywords: strategic marketing, swot analysis.
ABSTRACT
Analisis swot merupakan suatu bentuk usaha pelaku bisnis yang tujuannya
untuk mempertahankan bisnis dan juga pelanggan potensial. Tujuan dari
penelitian ini adalah 1. Mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan juga
ancaman pada Mixue di harapan indah bekasi, 2. Bentuk strategi pemasaran
yang harus digunakan oleh Mixue harapan indah bekasi. Analisis swot dan juga
strategi pemasaran memiliki keterkaitan satu sama lain dan memiliki korelasi
640
yang berkaitan dengan pencapain tujuan suatu bisnis. Memiliki brandawareness
dan juga citra yang besar bukan hanya sebagai bentuk kelebihan namun juga
sebagai tantangan yang harus lebih diperhatikan karena berkaitan dengan
bentuk transparansi ide bisnis dengan pesaing bisnis serupa. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif, Data yang digunakan berasal dari dua sumber,
yaitu data sekunder dan data primer melalui pendekatan wawancara dan juga
observasi secara langsung dengan objek penelitian yaitu Mixue Harapan Indah
Bekasi. Hasil penelitian pada objek penelitian yaitu Mixue memiliki kekuatan
(lokasi, fasilitas, pelayanan, harga, produk aneka ice cream dan minuman) dan
kelemahan (produk segera dinikmati dan menu hanya sebatas ice cream dan
minuman saja). Faktor eksternal, yaitu peluang (dapat dijadikan franchise,
kolaborasi, dan membuka lapangan pekerjaan) dan ancaman (harga bahan baku
yang tidak stabil dan pesaing produk sejenis).
Kata Kunci : marketing strategic, swot analysis.
PENDAHULUAN
Industri kuliner atau food and beverage kini kian bertumbuh dan seakan
tidak mengalami penurunan pasca pandemi. Terutama pada minuman, setiap
tahunnya akan ada minuman terbaru yang menjadi incaran seluruh lapisan
masyarakat. Pada bisnis minuman kini telah banyak tren atau inovasi baru yang
bermunculan dan dengan cepat berekspansi ke negara-negara Asia Tenggara
terutama di Indonesia, seperti es krim hingga minuman teh dengan boba contohnya.
Indonesia menjadi pangsa pasar terbesar terhadap minuman boba di Asia
Tenggara, pada tahun 2021 diperkirakan omset tahunan menembus angka 1,6 miliar
dolar AS setara dengan Rp23,74 triliun. Dengan banyaknya jumlah data tersebut
tentunya tidak terlepas dari adanya waralaba dengan merek Mixue yang saat ini
sedang melebarkan sayapnya di Indonesia. Mixue merupakan gerai es krim dan
minuman boba asal China, gerai pertamanya di Indonesia berlokasi di Cihampelas,
Bandung pada tahun 2020 (Rahman, 2022).
Saat ini Mixue sedang digemari masyarakat karena cita rasa yang khas dan
cara pemasaran yang menarik sehingga mampu menarik konsumen untuk
melakukan pembelian (Suryati, 2022). Mixue kini telah memiliki gerai minuman
dengan jumlah terbanyak di Asia Tenggara. Data Momentum Works mencatat ada
lebih dari 1.000 gerai dari Mixue yang tersebar di Vietnam, Singapura, Malaysia,
Thailand, Filipina, dan Indonesia (Pahlevi, 2022).
Dapat dilihat dari kondisi tersebut, maka perusahaan membutuhkan strategi
agar dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Strategi yang dibangun oleh
perusahaan, memiliki dampak yang signifikan pada kesuksesan atau kegagalan
suatu perusahaan serta pada kebangkrutan atau bertahan hidup perusahaan di
pasar (Joana, 2009). Strategi adalah sebagai sebuah arahan dari perusahaan dalam
waktu jangka panjang yang menciptakan keuntungan bagi perusahaan dalam
pengelolaan sumber daya (Yasar, 2010). Guna menciptakan keuntungan jangka
panjang maka perusahaan harus bisa menjalin hubungan yang baik antara
641
konsumennya, sehingga dapat menciptakan loyalitas kepada para konsumennya.
Hal ini menyangkut pada pemasaran, dapat diketahui pemasaran adalah
kegiatan yang mengatur relasi menguntungkan dengan konsumen. Tujuannya untuk
menciptakan nilai untuk konsumen dan menangkap nilai dari konsumen atau
mendapatkan timbal balik dari konsumen (Kotler, 2010). Sehingga pada dasarnya
pemasaran bukan hanya sekedar fungsi bisnis namun menyangkut hal mengenai
menghadapi pelanggan, memahami dan menciptakan komunikasi serta memberikan
nilai serta kepuasan kepada pelanggan.
METODE PENELITIAN
Peneliti ini menggunakan metode analisis kualitatif. Data kualitatif adalah
data yang dinyatakan dalam bentuk bilangan, atau dengan data yang disajikan dalam
bentuk kata-kata yang mengandung makna (Noor, 2014). Data kualitatif pada
penelitian ini berupa data hasil wawancara, catatan di lapangan dan dokumen resmi.
Data yang digunakan berasal dari dua sumber, yaitu data sekunder dan data
primer. Data primer yaitu data yang dikumpulkan sendiri oleh seseorang secara
langsung dari objek yang diteliti dan untuk kepentingan studi yang bersangkutan
yang dapat berupa wawancara dan observasi (Situmorang & Lutfi, 2012) Data
primer berupa hasil wawancara dan observasi mengenai penelitian di Mixue
Harapan Indah. Kemudian data sekunder merupakan data yang diperoleh dan
dikumpulkan oleh studi – studi sebelumnya yang diterbitkan oleh berbagai instansi
lain (Situmorang & Lutfi, 2012). Data sekunder pada penelitian ini berupa
dokumen–dokumen, literature–literature kepustakaan.
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Metode yang dilakukan adalah dengan menganalisis
lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksterna (...truncated)