Sistem Pengendalian Dan Pengawasan Aquaponik Pintar Menggunakan Aplikasi Mobile Berbasis Android

eProceedings of Engineering, Dec 2021

Abstrak Padatnya pemukiman di daerah perkotaan membuat lahan yang digunakan untuk menghasilkan pangan bagi kebutuhan manusia juga berkurang. Dengan demikian diperlukan sebuah sistem pertanian modern yang tidak banyak memakan tempat dan waktu yang terbuang, serta menghasilkan panen maksimal. Akan tetapi sistem akuaponik konvensional masih banyak kekurangannya dalam menjaga kualitas air sehingga mengakibatkan banyak akuaponik yang gagal panen. Disini dirancang sistem akuaponik pintar yang terdiri dari alat dengan beberapa sensor kualitas air (sensor suhu, sensor pH, sensor ketinggian air, serta sensor kekeruhan dan TDS), webserver dan database serta untuk user interfacenya yaitu aplikasi android untuk memudahkan pengguna akuaponik dengan memanfaatkan IoT (Internet of Things). Dan dengan sistem ini pengguna tidak perlu untuk memonitor dan mengontrol langsung kualitas air secara manual atau dengan cara yang konvensional. Hasil pengujian fungsionalitas, seluruh fitur yang terdapat di aplikasi mobile dapat dijalankan dengan baik. Untuk pengujian non-fungsionalitas, aplikasi dapat dijalankan di berbagai android yang mempunyai spesifikasi smartphone yang berbeda. Untuk hasil pengujian delay didapatkan nilai rata-rata pada proses read database sebesar 290,05 ms dan untuk proses write database sebesar 247,81 ms, sehingga nilai delay yang didapat bagus. Untuk hasil pengujian availability dan reliability didapatkan nilai sebesar 99,58% yang diuji selama 8 jam. Kata Kunci: Akuaponik, Kualitas Air, IoT, Aplikasi mobile, Android, Smartphone Abstract Density of settlements in urban areas makes the land used to produce food for human needs is also reduced. Thus we need a modern agricultural system that does not take up much space and time wasted, and produces maximum yields, one of the popular modern farming models is aquaponics, but the conventional aquaponics system still has many shortcomings in maintaining water quality, resulting in many failed aquaponics. Here a smart aquaponics system is designed which consists of tools with several water quality sensors (temperature sensors, pH sensors, water level sensors, as well as turbidity sensors and TDS), a web server and database, as well as for the user interface using an android application to facilitate aquaponics users by utilizing IoT (Internet of Things). And with this system, users do not need to directly monitor and control water quality manually or by conventional. For this final project, the author focuses more on designing and testing mobile applications android-based. The results of functionality testing, all the features contained in the mobile application can be run properly. For non-functionality testing, the application can be run on various androids that have different smartphone specifications. For the delay test results, the average value for the database read process is 290.05 ms and for the database write process is 247.81 ms, so the delay obtained is good. For the results of availability and reliability testing, a value of 99.58% was obtained which was tested for 8 hours. Keyword: Aquaponics, Water Quality, IoT, Mobile Application, Android, Smartphone

Sistem Pengendalian Dan Pengawasan Aquaponik Pintar Menggunakan Aplikasi Mobile Berbasis Android

ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.8, No.6 Desember 2021 | Page 11849 SISTEM PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN AQUAPONIK PINTAR MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE BERBASIS ANDROID SMART AQUAPONICS CONTROLING AND MONITORING SYSTEM USING ANDROID BASED MOBILE APPLICATION Ramadhika Halim Nurbed1, Ahmad Tri Hartanto2, Sevierda Raniprima3 1,2,3 Universitas Telkom, Bandung .id1, .id2, [email protected] Abstrak Padatnya pemukiman di daerah perkotaan membuat lahan yang digunakan untuk menghasilkan pangan bagi kebutuhan manusia juga berkurang. Dengan demikian diperlukan sebuah sistem pertanian modern yang tidak banyak memakan tempat dan waktu yang terbuang, serta menghasilkan panen maksimal. Akan tetapi sistem akuaponik konvensional masih banyak kekurangannya dalam menjaga kualitas air sehingga mengakibatkan banyak akuaponik yang gagal panen. Disini dirancang sistem akuaponik pintar yang terdiri dari alat dengan beberapa sensor kualitas air (sensor suhu, sensor pH, sensor ketinggian air, serta sensor kekeruhan dan TDS), webserver dan database serta untuk user interfacenya yaitu aplikasi android untuk memudahkan pengguna akuaponik dengan memanfaatkan IoT (Internet of Things). Dan dengan sistem ini pengguna tidak perlu untuk memonitor dan mengontrol langsung kualitas air secara manual atau dengan cara yang konvensional. Hasil pengujian fungsionalitas, seluruh fitur yang terdapat di aplikasi mobile dapat dijalankan dengan baik. Untuk pengujian non-fungsionalitas, aplikasi dapat dijalankan di berbagai android yang mempunyai spesifikasi smartphone yang berbeda. Untuk hasil pengujian delay didapatkan nilai rata-rata pada proses read database sebesar 290,05 ms dan untuk proses write database sebesar 247,81 ms, sehingga nilai delay yang didapat bagus. Untuk hasil pengujian availability dan reliability didapatkan nilai sebesar 99,58% yang diuji selama 8 jam. Kata Kunci: Akuaponik, Kualitas Air, IoT, Aplikasi mobile, Android, Smartphone Abstract Density of settlements in urban areas makes the land used to produce food for human needs is also reduced. Thus we need a modern agricultural system that does not take up much space and time wasted, and produces maximum yields, one of the popular modern farming models is aquaponics, but the conventional aquaponics system still has many shortcomings in maintaining water quality, resulting in many failed aquaponics. Here a smart aquaponics system is designed which consists of tools with several water quality sensors (temperature sensors, pH sensors, water level sensors, as well as turbidity sensors and TDS), a web server and database, as well as for the user interface using an android application to facilitate aquaponics users by utilizing IoT (Internet of Things). And with this system, users do not need to directly monitor and control water quality manually or by conventional. For this final project, the author focuses more on designing and testing mobile applications android-based. The results of functionality testing, all the features contained in the mobile application can be run properly. For non-functionality testing, the application can be run on various androids that have different smartphone specifications. For the delay test results, the average value for the database read process is 290.05 ms and for the database write process is 247.81 ms, so the delay obtained is good. For the results of availability and reliability testing, a value of 99.58% was obtained which was tested for 8 hours. Keyword: Aquaponics, Water Quality, IoT, Mobile Application, Android, Smartphone 1. Pendahuluan Pertanian merupakan salah satu sektor yang penting di Indonesia, karena sektor pertanian mempunyai peranan dari keseluruhan perekonomian nasional guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun dengan berkembangnya laju pertumbuhan dan teknologi pada kawasan perkotaan menyebabkan penurunan lahan ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.8, No.6 Desember 2021 | Page 11850 pertanian sebesar 14,18% dari 5.218 hektar ditahun 2011 menjadi 4.570 pada tahun 2016 [1]. Alhasil kebutuhan rumah tangga untuk pangan pun juga menjadi tidak tercukupi [2]. Dengan laju pertumbuhan yang meningkat dampak lainnya dari kepadatan penduduk yaitu limbah. Masih banyak orang tidak menghiraukan akibat dari limbah ini terkhusus limbah cair yang langsung dibuang kelaut yang menyebabkan laut menjadi kotor [3]. Dengan demikian diperlukan sebuah sistem pertanian modern yang tidak banyak memakan tempat dan waktu yang terbuang, serta menghasilkan panen maksimal, salah satu model pertanian modern yang sangat digemari sekarang yakni Akuaponik [4]. Pada sistem ini parameter yang dipakai adalah suhu air, pH air, temperatur air, ketinggian air dan total zat terlarut dalam air, demi menjaga kualitas air pada sistem akuaponik, keakuratan data dari parameter ditambah dengan metode Fuzzy Logic. Dengan data yang ada akan diolah secara otomatis selanjutnya data akan diunggah ke database dan dapat dimonitor dan dikontrol melalui aplikasi mobile berbasis android. Dengan aplikasi mobile dan sitstem yang akan dirancang, Pemilik dapat melihat dan menkontrol kualitas air secara jarak jauh dan tidak perlu sering kali langsung ke tempat untuk sekedar mengecek kondisi. Maka dari itu diharapkan sistem yang dibuat dapat menjadi solusi untuk efisiensi dalam budidaya ikan dan tumbuhan yang dibuat dalam suatu sistem pintar aquaponik, seperti sampel yang dipakai yaitu ikan lele dan tumbuhan kangkung, demi meningkatkan produktiftas kegiatan pembudidaya ikan dan tumbuhan. 2. Dasar Teori 2.1 Aquaponik Pintar (Smart Aquaponics) Aquaponik yang biasanya tradisional dibuat menjadi aquaponik pintar atau biasa disebut smart aquaponics. Yakni sebuah sistem budidaya gabungan antara perikanan dan tanaman dalam satu wadah secara otomatis. Hal terpenting dari sebuah sistem aquaponik ini yaitu penyediaan air yang optimum terhadap masing-masing komoditas dan memanfaatkan resirkulasi air yang membutuhkan perawatan intensif untuk me-monitor sistem tersebut seperti yang dapat mengawasi kadar pH air, suhu air dan lainnya [4]. Sistem ini juga menghemat pengguanaan air dalam budi daya ikan sampai 97%. [6] 2.2 Ikan Lele (Clarias sp) Ikan lele merupakan salah satu komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan, dibalik harganya yang relatif murah serta mempunyai nilai gizi yang tinggi, perawatan dari ikan lele sangat lah mudah, tidak perlu memiliki tempat atau pun air bersih. Selain itu keunggulan yang lain yakni pertumbuhan yang relatif cepat dan cukup adaptif terhadap kondisi lingkungan [7]. 2.3 Kangkung (Ipomea aquatic forsk sp) Hampir semua jenis tanaman air bisa digunakan dalam sistem aquaponik. Tapi yang dipilih disini yaitu tanaman kangkung. Kangkung sendiri bisa menjadi biofilter yang dapat menyerap nitrogen dalam bentuk amonium (NH4+ ) dan nitrat (NO3-) sehingga nitrogen didalam air yang menjadi faktor kualitas air dalam budi daya perikanan. Dan pada tanaman sendiri nitrat berfungsi sebagai nutrisi yang d (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/engineering/article/download/17305/17016
Article home page: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/engineering/article/view/17305/17016

Nurbed Ramadhika Halim, Hartanto Ahmad Tri, Sevierda Raniprima. Sistem Pengendalian Dan Pengawasan Aquaponik Pintar Menggunakan Aplikasi Mobile Berbasis Android, eProceedings of Engineering, 2021,